TOBASA TERIMA 159 CPNS FORMASI PELAMAR UMUM

  • Tenaga Pendidikan 30 orang, Tenaga Kesehatan 59 orang, dan Tenaga Teknis 70 orang

???????????????????????????????Untuk Tahun Anggaran 2014, Pemerintah Kabupaten Toba Samosir (Tobasa) membuka kesempatan menjadi Pegawai Negeri Sipil (PNS) di lingkungan Pemkab Tobasa dengan melakukan rekrutmen sebanyak 159 orang Calon Pegawai Negeri Sipil (CPNS) pelamar Formasi umum dengan berbagai kualifikasi pendidikan. Demikian disampaikan Kepala Badan Kepegawaian Daerah Kasten Panjaitan kepada sejumlah awak media di ruang kerjanya, Selasa (02/09) di Komplek Perkantoran Simanjalo, Balige, Tobasa.

Dijelaskan, mekanisme penerimaan CPNS kali ini berbeda dengan sebelumnya, karena pendaftaran dilakukan secara online ke portal Panitia Seleksi Nasional https://panselnas.menpan.go.id atau https:/regpanselnas.menpan.go.id dengan memasukkan Nomor Induk Kependudukan dan data lainnya. Setelah registrasi berhasil, pelamar kemudian mendaftar secara online ke portal https://sscn.bkn.go.id. Setelah itu, akan dilanjutkan dengan proses verifikasi berkas oleh pihaknya dan pelaksanaan seleksi.

Karena itu, dia menghimbau agar para pelamar dapat mencermati petunjuk pendaftaran sehingga benar-benar dapat mengikuti tahapan-tahapan dari registrasi hingga pendaftaran secara online. Setelah proses registrasi dan pendaftaran dilakukan, pelamar harus mengantarkan langsung surat lamaran beserta dokumen pendukung setiap hari kerja pada 8 September s/d 19 September 2014 ke Kantor Badan Kepegawaian Daerah Kabupaten Tobasa, Jl AB Silalahi, Komplek Perkantoran Soposurung, Simanjalo, Balige. “Surat lamaran tersebut harus diantar langsung dan tidak diperkenankan untuk diwakilkan”, ujar Kasten yang didampingi Kasubbid Pengadaan dan Formasi Pegawai Rudianto Sinaga.

Sedangkan, agar formasi penerimaan pelamar umum ini dapat segera tersosialisasi, katanya, pihaknya akan segera mengedarkan pengumuman tersebut di kantor-kantor pemerintahan hingga ke tingkat kecamatan. “Formasi untuk Kabupaten Tobasa dapat juga diunduh pada portal Panselnas Menpan, dan pada blog humastobasa.wordpress.com ”, tambahnya

Kasten juga menghimbau, apabila ada hal-hal yang perlu diketahui para pelamar terkait penerimaan CPNS formasi pelamar umum ini, agar datang langsung ke Kantor BKD
Tobasa. “Para pelamar jangan terpengaruh dengan isu-isu pencaloan, apabila ada yang kurang dipahami dapat langsung ditanyakan ke kami”, bebernya.

Untuk proses seleksi nantinya, ditambahkan, seleksi akan dilakukan dengan system Computer Asisted Test (CAT) secara online, sedangkan materi ujian meliputi Test Kemampuan Dasar (TKD) dan Test Kemampuan Bidang (TKB).

Kasten menyebutkan, sesuai Surat Bupati Tobasa Nomor 800/2090/PMP/BKD/2014 tertanggal 2 September 2014, kualifikasi pendidikan dan alokasi yang akan diterima, terdiri dari, Tenaga Pendidikan meliputi, S1 PGTK (1), S1 PGSD (3), S1 Pend. Seni Musik (1), S1 Pend. Seni Tari (1), S1 Pend. Seni Kria/ Rupa (1), S1 Pend. Agama Kristen (5), S1 Pend. Olahraga/Penjaskes (1), S1 Pend. Matematika (2), S1 Pend. Kimia (1), S1 Pend. Biologi (1), S1 Pend. Ekonomi Akuntansi (3), S1 Pend. Bahasa Inggris (5), S1 Pend. Bahasa Indonesia (1), S 1 Pend. Kewirausahaan/ Tata Niaga (1), S1 Bimbingan Penyuluhan / Konseling (1), S1 Pend. Bahasa Jerman (1) dan S1 Pend. Sejarah (1).

Lanjutnya untuk Tenaga Kesehatan, terdiri dari Dokter Umum (5), Dokter Gigi (1), S 1 Kesehatan Masyarakat (2), DIII Kebidanan (24), DIII Keperawatan (24), S1 Keperawatan (1), S1 Farmasi (1) dan D3 Farmasi (1). Sedangkan untuk Tenaga Teknis, meliputi kualifikasi pendidikan S1 Teknik Elektro (1), S1 Adm. Negara/Ilmu Sosial & Ilmu Politik (1), S1 Ekonomi Manajemen (3), S1 Hukum (Analis Hukum, 2), D3 Manj. Perkantoran/ Adm. Perkantoran (1), D3 Sekretaris (1), D3 Akuntansi Keuangan (1), D3 Manajemen Keuangan (1), D3 Ekonomi Perpajakan / Perpajakan (1), S1 Perpajakan (1), S1 Teknologi Pendidikan/Adm. Pendidikan (1), S1 Budidaya Pertanian / Agronomi (2), dan S1 Sosial Ekonomi Pertanian/ Agribisnis (1).

Kemudian, S1 Kehutanan (1), S1 Hukum (Perancang Peraturan Perundang-Undangan, 3), S1 Hukum (Penyuluh Hukum Pertama, 3), S1 Ekonomi Akuntansi (5), D3 Ekonomi Akuntansi (1), S1 Teknik Mesin (4), S1 Teknik Sipil (2), D3 Teknik Sipil (1), S1 Teknik Sipil / Arsitektur (1), S1 Ekonomi Akuntansi (2), S1 Hubungan Masyarakat/Ilmu Komunikasi (1), S1 Teknik Informatika/Teknik Komputer (1), D3 Sistem Informasi/ Manajemen Informatika/Teknik Informatika (1), D3 Ilmu Komputer/Teknik Komputer/ T. Jaringan Komputer (2), S1 Sistem Komputer/Sistem Informasi/Sistem Teknik Komputer (2), S1 Teknik Manj. Industri/T. Industri (1), S1 Ekonomi Manajemen (1), S1 Teknik Sipil (1), D3 Teknik Sipil (1), S1 Budi Daya Pertanian/Agronomi (1), S1 Hubungan Masyarakat/Ilmu Komunikasi (2), S1 Teknik Kimia/T. Kimia Industri (1), S1 Farmasi (1), S1 Bahasa Inggris (1), S1 Ekonomi Pembangunan (Analis Pendapatan Daerah,1), S1 Ekonomi Pembangunan (Analis Anggaran, 2), DIII Pariwisata (2), S1 Semua Jurusan (Perencana Pertama, 4) dan S1 Semua Jurusan (Analis Kebijakan, 4).

Pengumuman Penerimaan CPNS Formasi Pelamar Umum Pemkab Tobasa Tahun 2014

(Relis Bagian Humas dan Protokol Setdakab Tobasa)

Posted in Humas | Leave a comment

MASYARAKAT DAN PEMERINTAH TOBASA TOLAK PAHAM ISIS

  • FKPD DAN ELEMEN MASYARAKAT TANDA TANGANI PERNYATAAN SIKAP

IMG_3561Mencermati ancaman perkembangan dan penyebaran paham Islamic State of Iraq and Syria (ISIS) di wilayah Sumatera Utara, khususnya di Toba Samosir (Tobasa), Bupati Tobasa Pandapotan Kasmin Simanjuntak mengajak instansi terkait untuk mengambil langkah tegas dan konkrit untuk melarang semua gerakan ISIS di wilayah tersebut.

“Saya mengajak agar semua pihak terkait, dapat mengoptimalkan dan bersinergi dalam meningkatkan efektifitas penanganan gangguan keamanan sesuai tugas, fungsi dan kewenangan masing-masing”, ujarnya pada Rapat Komunitas Intelijen Daerah (KOMINDA) Kabupaten Tobasa, Senin (01/09) di Balai Data Kantor Bupati Tobasa. Dalam rapat ini juga hadir Wakil Bupati Tobasa Liberty Pasaribu, Sekdakab Audy Murphy Sitorus, Asisten Pemerintahan Robert Gono, Kaban Kesbang dan Linmas Budiyanto Tambunan yang juga Sekretaris Kominda, para camat, kepala desa dan lurah serta berbagai elemen masyarakat Tobasa.

Menurutnya, ideologi ISIS berpotensi menimbulkan pengaruh negatif terhadap ideolagi Pancasila, keBhinekaan dan mengancam keutuhan Negara Kesatuan Republik Indonesia. Untuk itu, dia meminta Kominda dapat memberikan bahan pertimbangan bagi Forum Komunikasi Pimpinan Daerah, sehingga kebijakan deteksi dini terhadap ancaman stabilitas dapat dilakukan.

IMG_3595Untuk mencegah penyebaran dan masuknya paham ISIS di Tobasa, Bupati Kasmin mengamanatkan, Komunitas Intelijen Daerah melakukan upaya dan langkah-langkah peningkatan koordinasi dan kerjasama berjenjang secara optimal dengan unsur pimpinan daerah dan instansi terkait seperti TNI/Polri.

Menurutnya lagi, paham ini dapat dicegah dan diantisipasi perkembangannya dengan memberdayakan peran Forum Kemitraan Masyarakat, serta meminta kepada masyarakat agar tidak mudah terpengaruh terhadap paham dan ideologI ISIS. Secara khusus, dia meminta agar para camat/ kepala desa dan lurah se Tobasa, untuk segera melaporkan perkembangan situasi sosial politik dan Kantramtibmas di daerahnya masing-masing.

Dalam pertemuan KOMINDA Toba Samosir ini, juga disampaikan pernyataan sikap serta penandatangan kesepakatan penolakan dengan tegas paham ISIS di Wilayah Kabupaten Tobasa oleh Bupati Pandapotan Kasmin Simanjuntak, Ketua DPRD Sahat Panjaitan, Dandim 0210/ TU Letkol (inf) Viktor Tampubolon, Kapolres Tobasa AKBP M Edy Faryadi, Kajari Balige Harly Siregar,Ketua PN Balige, Ketua FKUB Tobasa Pdt Herry Simanungkalit, STh, Ketua MUI JE. Samosir, Kakan Kemenag, Ketua FPK, Ketua FKDM, Ketua Forkala dan Ketua KNPI.

IMG_3601Sebagaimana tertuang dalam pernyataan tersebut, antara lain disebutkan menolak dengan tegas keberadaan dan paham ISIS karena bertentangan dengan Pancasila dan NKRI. Karena itu, seluruh komponen ulama, tokoh masyarakat, tokoh adat, tokoh pemuda dan komponen masyarakat lainya bersama pemerintah daerah bersama TNI/ Polri sepakat meningkatkan kewaspadaan atas bahaya paham ISIS tersebut.

Sebelum penandatanganan kesepakatan tersebut, Kapolres Tobasa AKBP M Edy Faryadi juga melakukan paparan tentang bahaya paham ISIS. Dalam paparannya, dia menjelaskan sejarah perkembangan dan latar belakang ISIS yang sangat berbahaya dengan tindakan kekerasan dan penyebaran teror yang dilakukan.
“Walaupun Tobasa mayoritas masyarakatnya beragama Kristen, tetapi kita jangan lupa untuk waspada, agar paham ini jangan berkembang disini, karena alirannya sesat dan menghalalkan segala cara”, pungkas Kapolres yang akan bertugas sebagai Kapolres Deli Serdang ini.

(Relis Bagian Humas dan Protokol Setdakab Tobasa)

Posted in Humas | Leave a comment

KEBAKTIAN PERDANA GEREJA BNKP TOBASA DIHADIRI SEKDA TOBASA

AUDI MURPHY : “GEREJA MERUPAKAN WADAH MEMBINA SUMBER DAYA MANUSIA”

BNKP 03Bupati Toba Samosir melalui Sekretaris Daerah Kabupaten Audi Murphy Sitorus mengatakan, pihaknya sangat mengapresiasi keberadaan gedung baru Gereja Banua Niha Keriso Protestan (BNKP) Jemaat Persiapan Toba Samosir yang berdiri di Desa Tambunan, Balige. “Disamping sebagai tempat ibadah, kami berharap bangunan gereja ini bisa menjadi wadah untuk membina sumber daya manusia khususnya suku Nias melalui pelayanan para pemuka gereja” ujar Audi Murphy saat menghadiri kebaktian perdana di gereja tersebut, Minggu, (24/08).

Masih menurut Audi Murphy Sitorus, keberhasilan masyarakat Nias mendirikan bangunan gereja, ini merupakan gambaran ketulusan dan Kasih yang hidup dalam jemaat BNKP Tobasa dam telah menjadi kebanggaan tersendiri. Karena itu, dengan berlandaskan ketulusan dan kasih itu pula, dia mengajak jemaat BNKP yang ada di Toba Samosir untuk ikut berperan aktif mendukung pembangunan di Tobasa.

BNKP 01Sebelum Kebaktian Perdana di gedung baru Gereja BNKP Persiapan Tobasa dilakukan, diawali dengan pembukaan selubung papan nama gereja BNKP oleh Praeses BNKP Resort 42 Medan, dilanjutkan dengan pengguntingan pita oleh Ketua Dharma Wanita Persatuan Ny.Riama Audi Murphy Sitorus serta pembukaan kunci pintu gereja.

Kebaktian dipimpin oleh Pdt. T. Lase, S.Th, M.Min, sedangkan untuk khotbah dibawakan oleh ibu Pdt. DR. D. Daeli, M.Th. Dalam khotbah yang dikutip dari nats Alkitab Roma 12: 1-8, jemmat diajak untuk senantiasa hidup dalam iman, “Jadikanlah setiap perilaku hidupmu sebagai ibadah kepada Tuhan”, ujar Sekretaris Umum BNKP Pusat di Gunung Sitoli ini dalam khotbahnya.

Sementara itu, usai kebaktian, salah seorang penggagas pendirian BNKP Tobasa N. Harefa mewakili warga jemaat mengucapkan terimakasih kepada Pemkab Tobasa atas perhatian dan sumbangan dana untuk membantu kelanjutan pembangunan gedung Gereja yang belum rampung.

Dalam kebaktian yang dihadiri ratusan jemaat BNKP ini, turut hadir Asisten Ekonomi dan Pembangunan Jhon Patiter Silalahi, Kaban PM & PD Wasir Simanjutak, Inspektur Agus Simanjuntak, Kadis Pasar Arifin Silaen, dan para Kabag Setdakab Tobasa.

(Relis Bagian Humas dan Protokol Setdakab)

Posted in Humas | Leave a comment

PENGRAJIN TENUN ULOS ATBM DI TOBASA DIBEKALI PENINGKATAN KAPASITAS

SEKDA TOBASA : TENUNAN ULOS ATBM MENGANDUNG NILAI-NILAI KEARIFAN LOKAL

tenunan ulosDengan semakin berkurangnya jumlah pengrajin tradisional penenun Ulos dengan Alat Tenun Bukan Mesin (ATBM), mendapat perhatian tersendiri dari Pemerintah Kabupaten Toba Samosir (Tobasa). Menyikapi kondisi tersebut pula, Bupati Tobasa melalui Sekretaris Daerah Audhy Murphy Sitorus menyebutkan,  pihaknya harus segera melakukan upaya-upaya pelestarian maupun revitalisasi bagi para pengrajin tenun ATBM agar keberadaan kain tenun dan tingkat pengrajin tenun dapat dipertahankan dan ditingkatkan.

Salah satu upaya yang ditempuh dalam menjaga kelestariannya serta nilai-nilai kearifan lokal yang terkandung di dalamnya, Pemkab Tobasa melalui Dinas Kebudayaan dan Pariwisata Kabupaten Tobasa dengan menggandeng CV Mangarti Jaya memberikan pembekalan kepada para pengrajin tenun ulos ATBM di wilayah tersebut, di Aula SMK N 1 Balige, Kamis (14/08).

Disebutkannya, dalam melakukan pelestarian dan revitalisasi penenun ulos tersebut, tidak hanya berorientasi pada nilai ekonomi, tetapi juga harus memperhatikan dan mempertahankan nilai-nilai kearifan lokal yang terkandung dalam proses pembuatan dan dalam ulos itu sendiri. Diterangkannya, zaman dahulu ulos adalah sesuatu yang sangat tinggi nilainya di dalam adat Batak, dimana Ulos diciptakan dari benang berbahan tumbuh-tumbuhan dan pewarna alami, dan dalam proses pengerjaannya dilakukan dengan tangan secara manual dan memakan waktu yang cukup lama.

Dalam perkembangan cara produksinya dan kemajuan zaman, ulos telah banyak diciptakan dengan Alat Tenun Mesin (ATM), yang berdampak pada pudarnya minat sebagai pengrajin tenun ulos ATBM, dan menurunnya penggunaan ulos ATBM yang dinilai relatif lebih mahal dan sulit didapatkan. Audy Murphy mengakui, menenun ulos bukan lagi suatu ketrampilan yang sangat diminati dan dibanggakan. “Ini menjadi perhatian serius kita, dan kita juga harapkan dukungan para pemerhati tenunan ulos ATBM”, ujar mantan Sekretaris DPRD ini.

Senada, Anggota DPRD Tobasa Monang Naipospos berharap, dengan upaya peningkatan kapasitas pengrajin tenun ulos ATBM ini, diharapkan akan berdampak para perubahan paradigma pada usaha kerajinan tenunan ulos ATBM, dimana pengrajin ini tidak menjadikan usaha kerajinan tersebut sebagai usaha sampingan, namun sebagai mata pencaharian utama dalam meningkatkan taraf hidupnya. Usaha kerajinan tenun Ulos ATBM menurutnya, harus dapat dijadikan dalam mendorong tumbuhnya ekonomi kreatif.

Sementara itu, Mangarti Sigalingging sebagai salah satu pengusaha dan pemerhati tenunan Ulos menyebutkan, nilai seni yang cukup tinggi yang terkandung dalam tenunan Ulos tersebut, menjadikan Ulos menjadi salah satu komoditi yang memiliki nilai jual secara nasional maupun internasional. Karena itu, Mangarti berharap, pemerintah dan seluruh komponen masyarakat terkait lainnya, dapat memberikan perhatian menyeluruh dalam pelestarian dan peningkatan taraf hidup para pengarjin, sehingga kelangsungan tenunan Ulos ATBM dapat dipertahankan.

Para pengrajin tenun ulos yang berasal dari Kecamatan Uluan, Porsea, Silaen, Tampahan dan Balige ini, akan dibekali dengan ketrampilan untuk mengembangkan motif tenunan ulos dan menggali  kembali jenis tenunan ulos yang mulai langka dan terancam punah. Wadah tersebut juga diharapkan dapat menjadi sarana untuk bertukar pikiran dan dapat untuk saling bertukar gagasan bagi seluruh pengrajin, sehingga dapat terus mengembangkan usahanya. Sementara, untuk mendorong para pengrajin untuk lebih mampu menjadikan usaha kerajinan ini sebagai Dinas Kebudayaan dan Pariwisata dan Dinas Koperasi , Perindustrian dan Perdagangan, juga memberikan pembekalan bagi para pengrajin, agar mampu menyikapi perkembangan zaman dan tidak tergilas perkembangan teknologi pertenunan.

(Relis Bagian Humas dan Protokol Setdakab Tobasa)

Posted in Humas | Leave a comment

PENGURUS FORUM BERSAMA MARKAS CABANG LASKAR MERAH PUTIH TOBASA DILANTIK

BUPATI : FB MACAB LMP TOBASA AGAR AKTIF MENGAWAL PEMBANGUNAN

_MG_1183Berbicara tentang pembangunan, Bupati Toba Samosir (Tobasa) Pandapotan Kasmin Simanjuntak menyebutkan, salah satu komponen penting yang diharapkan ikut berperan serta adalah seluruh elemen masyarakat termasuk para generasi muda. Diyakininya, sekecil apapun yang dilakukan generasi muda, akan sangat bermanfaat dan pihaknya sangat mengapresiasi ini. Hal ini diutarakannya pada pelantikan Pengurus Markas Cabang Laskar Merah Putih (Macab LMP) Kabupaten Tobasa, Selasa (12/08) di Lapangan Sisingamangaraja XII, Balige.

Karena itu, katanya, pihaknya sangat menyambut baik kehadiran berbagai organisasi kemasyarakatan, apalagi dengan niat untuk mengawal dan menggerakkan pembangunan di Tobasa. “Kiranya Forum Bersama Markas Cabang Laskar Merah Putih Tobasa, menjadi penggerak pembangunan, dengan mempertahankan nilai-nilai budaya, etika serta tangguh menghadapi perubahan zaman di masa mendatang”, ujar Kasmin yang juga didaulat sebagai Ketua Dewan Pembina FB Macab LMP Tobasa.

Bupati Tobasa Pandapotan Kasmin Simanjuntak didampingi Isteri Ny Netty br Pardosi diabadikan bersama Ketum Markas Pusat LMP H Adek Erfil Manurung Ketua LMP Sumut Darwin H Lubis dan Ketua LMP Tobasa Bresman SimangunsongKetua LMP Provinsi Sumatera Utara Darwin H Lubis seusai melantik pengurus LMP Toba Samosir disaksikan Ketua Umum Markas Besar Laskar Merah Putih H Adek Ervil Manurung, menyampaikan kebanggaannya melihat antusias dari seluruh warga Tobasa untuk menjadi garda terdepan memberikan yang terbaik ke daerah itu, diharapkan dia, supaya seluruh anggota tidak memperalat atribut LMP untuk menakutnakuti masyarakat akan tetapi mampau menjadi pengayom bagi warga masyarakat,” Laskar Merah Putih bukan organisasi premanisme akan tetapi adalah organisasi berbudi baik dan cerdas,” katanya seraya mengajak seluruh masyarakat untuk komitmen dengan NKRI adalah harga mati.

Bresman Simangunsong menyampaikan Pidato Pelantikan usai dilantik sebagai Ketua FB Macab LMP TobasaSementara itu, Bresman Simangunsong sebagai Ketua FB Macab LMP Tobasa usai dilantik mengawali sambutan pertamanya mengatakan, berdirinya Laskar Merah Putih di daerah itu merupakan tugas berat yang akan mereka hadapi,karena, amanah yang diemban sebagai salah satu organisasi kemasyarakatan harus benar-benar menjadi berkah bagi seluruh masyarakat,” melalui LMP, secara khusus di Tobasa mari kita perjuangkan keutuhannya serta menjadi inspirasi bagi pemerintah untuk membangun daerah ini,” singkat Bresman didampingi Sekretarisnya Eduwart Simanjuntak.

Ketua Panitia Pelaksana Mangapul Siahaan dalam laporannya mengatakan, pembentukan Laskar Merah Putih di Toba Samosir didasari dengan kecintaan terhadap daerah itu, dikatakan dia, dengan legalitas yang diterima seluruh pengurus dia berharap kesepakatan untuk mengawal pembangunan dibawah kepemimpinan Bupati Toba Samosir Pandapotan K Simanjuntak dapat terlaksana yang gunanya kesejahteraan seluruh masyarakat,” dengan bertambahnya jumlah APBD setiap tahun merupakan salah satu bukti bahwa peningkatan pembangunan meningkat, dulu masih disekitaran Rp. 450 juta tetapi sekarang semenjak Kaliber sudah di posisi Rp. 700-an milyar,” ujarnya seraya mengatakan anggaran pelantikan LMP murni adalah sumbangan dari donatur dan anggota.

Pelantikan organisasi kemasyarakatan di Tobasa yang melibatkan 3000 pengurus di tingkat kabupaten, kecamatan dan desa yang memiliki visi dan misi untuk menjaga keutuhan seluruh etnis di daerah itu mendapat sambutan baik dari tokoh adat E. Sibarani, tokoh agama Pdt. Midian Sirait, tokoh pemuda diwakili Tahan Tambunan dari Pemuda Pancasila serta sejumlah organisasi kemasyarakatan lainnya di daerah itu. Mereka sepakat untuk menjalin kerjasama dengan LMP yang memiliki visi dan misi diantaranya untuk menjaga keutuhan daerah Toba Samosir, mendukung pembangunan, mengawal pembangunan dan pemerintahan supaya bisa bekerja dengan baik serta berupaya untuk turut menaikkan pendapatan asli daerah dari sisi sumber daya alam serta potensi yang dimiliki daerah Toba Samosir,” kami siap bekerjasama dengan Laskar Merah Putih,” ucap tokoh adat yang juga ketua Forum Komunikasi Antar Lintas Adat E Sibarani.

Selain dihadiri ribuan warga Tobasa, pelantikan pengurus Laskar Merah Putih di Tobasa juga dihadiri Ketua Tim Penggerak PKK Ny. Netty br. Pardosi, Sekdakab Audhy Murphi, Kapolres, Kajari dan sejumlah perwakilan LMP daerah lainnya di Sumatera Utara serta seluruh pimpinan SKPD di daerah itu.

(Relis Bagian Humas dan Protokol Setdakab Tobasa/TT)

Posted in Humas | Leave a comment

4614 PNS/ 767 Non PNS PEMKAB TOBASA DIPERSIAPKAN UNTUK BPJS KETENAGAKERJAAN

IMG_20140812_105609Bupati Toba Samosir (Tobasa) melalui Sekretaris Daerah Kabupaten Audi Murphy O Sitorus, menyebutkan, pihaknya menyambut baik program BPJS Ketenagakerjaan bagi PNS dan Non PNS di Lingkungan Pemerintah Kabupaten Toba Samosir, karena dalam melaksanakan tugas-tugas, nantinya akan mendapat Jaminan Kecelakaan Kerja (JKK) dan Jaminan Kematian (JK). Untuk mewujudkan ini, Audi Murphy mengatakan, pihaknya akan berupaya keras agar hal ini dapat terealiasi, sesuai ketentuan yang berlaku.

“Ini suatu program yang sangat baik, karena memberikan jaminan perlindungan bagi tenaga kerja, khususnya PNS/ Non PNS di Lingkungan Pemkab Tobasa”, ujarnya, Selasa (12/08) di Ruang Rapat Mini Kantor Bupati Tobasa, saat menerima audiensi Pimpinana BPJS Ketenagakerjaan di Balige.

Dikatakannya, program ini menurutnya akan memberikan nilai tambah yang sangat baik bagi sekitar 4614 orang PNS dan 767 orang Non PNS di Lingkungan Pemkab Tobasa, karena akan dilindungi dan diberi jaminan atas kecelakaan kerja dan kematian.

“Sesuai ketentuan dan kemampuan anggaran, kita akan berupaya hal ini dapat diwujudkan”, katanya didamping Asisten Administrasi Umum Salomo HK Simanjuntak, para Staf Ahli Bupati, Kadis Tenaga Kerja Eston Sihotang dan instansi terkait lainnya. Karena itu, dia berharap, dukungan dalam pengalokasian anggaran ini nantinya akan mendapat sambutan dan respon yang baik dari DPRD.

Senada, Kadis Tenaga Kerja dan Transmigrasi Eston Sihotang, menilai kehadiran BPJS Ketenagakerjaan, disamping sangat penting bagi para tenaga kerja dan pengusaha, juga sangat bermanfaat bagi PNS dan Non PNS.  Secara khusus menurutnya, dengan BPJS Ketenagakerjaan, PNS/Non PNS akan mendapat nilai jaminan yang lebih atas jaminan kecelakaan kerja dan kematian. Untuk dunia usaha, Eston berharap, agar para pengusaha dapat segera mengikutsertakan tenaga kerjanya, sehingga perlindungan terhadap tenaga kerja dan keluarganya semakin lebih baik.

Kepala BPJS Ketenagakerjaan Cabang Pematang Siantar  Sofyan Siregar didampingi Kabid Pemasaran Budi Pramono menyebutkan, BPJS Ketenagakerjaan merupakan transformasi dari PT Jamsostek, sebagai badan penyelenggara jaminan sosial tenaga kerja, untuk memberikan perlindungan yang layak bagi tenaga kerja dan keluarga dan sebagai mitra pengusaha serta berperan dalam pembangunan.

Lebih lanjut dikatakannya, pihaknya akan memberikan dukungan yang optimal dalam mewujudkan pelaksanaan BPJS Ketenagakerjaan ini di Lingkungan Pemkab Tobasa. Untuk mendukung hal ini, katanya, pihaknya akan meningkatkan kompetensi dan pelayanan, sehingga manfaat program ini dapat langsung dinikmati oleh seluruh pekerja dan keluarganya.

(Relis Bagian Humas dan Protokol Setdakab Tobasa)

Posted in Humas | Leave a comment

BUPATI KASMIN SIMANJUNTAK APRESIASI ANAK RANTAU DARI HABINSARAN, NASSAU DAN BORBOR

Bupati : “Anak Rantau Diharapkan menjadi Motivator Kemajuan Kampung Halamannya”

IMG_1088Dukungan dan peran serta masyarakat dalam mengisi pembangunan di Kabupaten Toba Samosir (Tobasa) sangatlah penting dan diharapkan, sehingga arah pembangunan dapat semakin merata dan tepat sasaran sebagaimana cita-cita  dan Visi Kabupaten Tobasa yaitu, “mewujudkan Kabupaten Toba Samosir yang dilandasi Kasih, Peduli dan Bermartabat.”

Salah satu wujud nyata partisipasi masyarakat ini, terlihat dari acara yang diprakarsai para anak rantau dari Kecamatan Habinsaran, Borbor dan Nassau, Sabtu, (09/08), yang menggelar Doa Bersama untuk pemberangkatan siswa/i asal Habinsaran, Borbor, Nassau yang telah diterima di beberapa Perguruan Tinggi Negeri (PTN) dan Perguruan Tinggi Swasta (PTS) terkemuka di Indonesia.

_MG_1056Atas dukungan dan peran serta tersebut, Bupati Tobasa Pandapotan Kasmin Simanjuntak didampingi Ketua TP PKK Ny Netty Pandapotan br Pardosi, mengapresiasi dan menyampaikan terimakasih atas acara yang digagas para anak rantau tersebut. Bupati menilai, perhatian dan tindakan nyata para tokoh muda yang berasal dari Kecamatan Habinsaran, Borbor dan Nassau, merupakan suatu kepedulian, khususnya di bidang pendidikan akan “Bona Pasogit-nya” (kampung halaman-red) yang patut untuk diteladani. “Apa yang digagas para anak rantau ini, kiranya dapat  diteladani, dan menjadi motivasi bagi

Bupati Kasmin Simanjuntak juga mengajak seluruh elemen masyarakat Toba Samosir untuk tak henti-henti mengambil peran serta memajukan dunia pendidikan, sehingga semakin terjangkau dan berkualitas di seluruh jenjang pendidikan. Dia optimis, dengan dukungan seluruh elemen masyarakat, Tobasa akan semakin mampu melahirkan generasi emas yang kreatif, inovatif, produktif mampu berpikir dengan baik, berkarakter serta cinta dan bangga menjadi bangsa Indonesia. Dengan pendidikan yang berkualitas, Kasmin berkeyakinan generasi muda Tobasa, telah memiliki bekal masa depan untuk lebih berdaya saing dan mampu menghadapi perkembangan zaman yang semakin maju untuk membangun peradaban yang unggul, secara khusus dalam menuju Kabupaten Toba Samosir yang penuh Kasih, Peduli dan Bermartabat.

_MG_1114Salah seorang anak rantau pemrakarsa kegiatan tersebut, Kapten T. M. Panjaitan menyatakan ucapan terimakasih dan rasa bangga kepada Bupati Tobasa dan Ibu, yang telah berkenan hadir pada acara pemberangkatan siswa/i yang telah diterima di PTN/PTS terkemuka di Indonesia. TM. Panjaitan mengakui, “Kami tidak dapat memberikan banyak tetapi Kami berprinsip Sedikit Nyata Ada dan Berguna,” sehingga walau kecil yang kami kerjakan buat kampung halaman dapat bermanfaat daripada tidak samasekali.

Kepada para siswa/i yang telah diterima di PTN/PTS di berbagai daerah kami bangga atas prestasi ini dan harapan kami manfaatkanlah  kesempatan ini sebaik mungkin untuk menyongsong masa depan yang lebih baik sehingga Kecamatan Habinsaran, Borbor, Nassau ke depan akan lebih baik terutama dalam pembangunan Sumber Daya Manusia.

_MG_1072Pemrakarsa lainnya, Richard Lubis yang juga Tokoh Pemuda Habinsaran menyebutkan, agar suatu saat nanti para Calon Mahasiswa yang diberangkatkan hari ini bisa menjadi contoh dan menjadi motivator bagi generasi berikutnya untuk mencapai cita-cita yang lebih baik lagi, sehingga tiga kecamatan ini tidak lagi tertinggal dari daerah lainya tetapi diharapkan bisa menjadi contoh kebangkitan pembangunan terutama dalam pendidikan.

Para anak rantau dari Kecamatan Habinsaran, Borbor dan Nassau yang memprakarsai Doa Bersama ini, antara lain; Kapten T.M. Panjaitan (Pasi Intel Kodim Medan), Richard Lubis (Tokoh Pemuda Habinsaran), Tunggul Pardosi (Tokoh Pemuda Habinsaran), Leo Pasaribu (Tokoh Pemuda Habinsaran), Hulman Hutagalung (Tokoh Pemuda Habinsaran) bekerjasama dengan Camat Habinsaran Santo Pane, Plt. Camat Borbor Bertua Pasaribu dan Camat Nassau Liber Sipahutar.

Pada kesempatan itu Bupati  didaulat oleh Pemrakarsa (anak rantau) untuk berkenan menyerahkan bantuan kepada para  calon mahasiswa baru yang telah diterima di PTN/PTS di berbagai daerah di Indonesia. Kemudian Bupati bersama tokoh masyarakat memberikan cendera mata berupa Ulos kepada anak rantau yang diterima oleh Kapten TM. Panjaitan sebagai bentuk rasa terimakasih dan kenang-kenangan dari seluruh masyarakat Habinsaran. Diakhir acara diadakan ritual Mangupa-upa calon mahasiswa baru oleh Tokoh Masyarakat, Bupati Tobasa dan Ibu serta Kapten TM. Panjaitan dari Pemrakarsa untuk doa keselamatan dan kesuksesan buat para calon mahasiswa dalam menjalani pendidikan yang nantinya akan ingat kembali ke kampungnya untuk berbakti dan membangun kampong halamanya.

Sebagaimana juga dilaporkan oleh Kepala Dinas Pendidikan Tobasa Lalo Hartono Simanjuntak bahwa jumlah siswa/i yang diterima di PTN/PTS terkemuka di Indonesia dari Kecamatan Habinsaran, Borbor, Nassau berjumlah 82 orang yang telah dilaporkan dan 1 (satu) orang telah lulus masuk Akademi Militer di Magelang atas nama Ramson Pasaribu berasal dari Kecamatan Borbor. Juga hadir dalam acara ini, Kadis Diknas Tobasa Lalo H. Simanjuntak, Kabag Humas dan Protokol Bakhtiar Simanjuntak, Uspika Kec. Habinsaran, Borbor, Nassau para kepala sekolah dan Kepala UPTD Pendidikan

(Relis Bagian Humas dan Protokol Setdakab Tobasa)

Posted in Humas | Leave a comment