NAMA AB SILALAHI, SALAH SEORANG PEMRAKARSA TERBENTUKNYA TOBA SAMOSIR DIABADIKAN SEBAGAI NAMA JALAN

Pemerintah Kabupaten Toba Samosir dalam mengenang dan untuk menghargai seluruh jasa-jasa Albertus Bolas Silalahi atau yang lebih dikenal dengan nama AB Silalahi, sebagai salah seorang pemrakarsa dan motivator lahirnya Kabupaten Toba Samosir, telah menetapkan nama AB Silalahi menjadi nama ruas jalan di tanah milik Pemerintah Kabupaten Toba Samosir pada Kompleks Perkantoran Pemerintah Kabupaten Toba Samosir di Simanjalo, Desa Sianipar Sihail-hail, Kecamatan Balige, Kabupaten Toba Samosir.

Penetapan nama AB Silalahi sebagai nama jalan pada Kompleks Perkantoran Pemkab Toba Samosir ini tertuang dalam Peraturan Bupati Toba Samosir Nomor 06 Tahun 2012 tentang Penetapan Nama AB Silalahi menjadi Salah Satu Nama Jalan di Kecamatan Balige, Kabupaten Toba Samosir. Sedangkan peresmian nama jalan tersebut, dilakukan tepat pada tanggal kelahiran AB Silalahi dan ditandai dengan penandatangan prasasti oleh Bupati Toba Samosir Pandapotan Kasmin Simanjuntak, yang dilaksanakan di kediaman Almarhum AB Silalahi, di Jl. Siliwangi, Balige, Selasa (26/06).

Bupati mengatakan, peresmian nama jalan tersebut merupakan wujud terima kasih Pemerintah Kabupaten Toba Samosir atas jasa-jasanya, sehingga nama AB Silalahi akan dapat dikenang sepanjang masa dan pengabdiannya akan menjadi sejarah bagi masyarakat Kabupaten Toba Samosir. “Hasil yang sudah kita petik saat ini, tidak akan kita nikmati apabila Kabupaten Toba Samosir tidak dimekarkan dari Kabupaten Tapanuli Utara”, kata Bupati menegaskan betapa besarnya jasa AB Silalahi dalam membidani terbentuknya Kabupaten Toba Samosir.

Pasa masa hidupnya, AB Silalahi yang menikah dengan MT br. Hutauruk, merupakan salah seorang tokoh masyarakat Tapanuli Utara pada masa itu, yang telah banyak berjuang dalam bidang sosial budaya, pendidikan, agama dan politik. AB Silalahi lahir di Pangururan, Samosir pada tanggal 26 Juni 1919. Pada masanya, melihat Kabupaten Tapanuli Utara masih tertinggal dari daerah lainnya, telah menggerakkan niat beliau dan terpanggil dengan gagasan pemekaran Kabupaten Tapanuli Utara. AB Silalahi berpandangan, dengan pemekaran wilayah, tentunya roda pembangunan akan lebih cepat berputar dan perekonomian rakyat akan lebih berkembang. Gagasannya ini saat itu banyak ditentang, namun akhirnya, dengan perjuangan yang gigih selama hampir 8 (delapan) tahun, pemekaran Kabupaten Tapanuli Utara yang melahirkan Kabupaten Toba Samosir dapat terwujud dan diresmikan pada tanggal 9 Maret 1999 sebagaimana tertuang dalam Undang-Undang Nomor 12 Tahun 1998.

Dalam kiprah politiknya, sebelum bergabung dengan Partai Demokrasi Indonesia, AB Silalahi memulai karir politiknya sebagai Ketua Partai Katolik yang akhirnya berfusi menjadi Partai Demokrasi Indonesia pada tahun 1972. Sebelumnya, pada pemilihan umum pertama tahun 1955, AB Silalahi terpilih sebagai anggota DPR RI dan pada Pemilu 1967 kembali terpilih menjadi anggota DPR Gotong Royong. Pada masa orde baru, dalam kedudukannya sebagai anggota DPRD Tapanuli Utara, AB Silalahi beberapa kali menjabat sebagai Wakil Ketua DPRD yakni pada periode 17 Nopember 1971 s/d 11 Juli 1977, periode 16 Agustus 1977 s/d 12 Juli 1982 dan periode 11 Agustus 1992 s/d 15 September 1997. AB Silalahi sempat juga menjabat sebagai Ketua Sementara DPRD Tapanuli Utara dari tanggal 11 Juli 1992 s/d 11 Agustus 1992.

Disamping itu, masih banyak gagasan dan prakarsa AB Silalahi lainnya dalam berbagai aspek kehidupan  bermasyarakat, berbangsa dan bernegara yang dinilai sangat memberikan manfaat bagi kemajuan di Tapanuli Utara saat itu dan Toba Samosir saat ini, seperti mendorong terbentuknya Lembaga Adat Dalihan Natolu dan menggagas area Soposurung, Balige menjadi sebagai kota pelajar.

Mewakili pihak keluarga, Pande Radja Silalahi anak tertua AB Silalahi menyampaikan rasa terima kasih dan merasa bangga atas perhatian yang diberikan Pemkab Toba Samosir dengan mengabadikan nama orang tua mereka pada salah satu ruas jalan. Senada dengan Pande Radja, DR A. Silalahi mewakili “Pungungan Silahi Sabungan” menambahkan, AB Silalahi sebagai tokoh yang monumental bagi marga Silalahi dan merupakan lambang semangat untuk maju.

Sementara RE Nainggolan mantan Sekdaprovsu yang hadir pada kesempatan tersebut mengatakan, AB Silalahi merupakan tokoh yang konsisten dan teguh dan telah memiliki hampir semua hal yang kita inginkan dalam hidup. “AB Silalahi akan tetap hidup dalam hati dan pikiran kita”, ujar RE Nainggolan.

Uskup Emeritus Keuskupan Agung Medan Mgr. AG Pius Datubara yang cukup mengenal sosok AB Silalahi mengatakan, AB Silalahi merupakan orang yang berjalan dalam nama Tuhan. “AB Silalahi adalah orang yang ber Tuhan”, kata Uskup.

Dengan diresmikannya nama Jalan AB Silalahi ini, maka secara resmi Satuan Kerja Perangkat Daerah Pemerintah Kabupaten Toba Samosir yang berkantor di komplek perkantoran tersebut seperti Badan Kepegawaian Daerah, Badan Perencanaan Pembangunan Daerah, Dinas Pekerjaan Umum, Dinas Pendapatan Pengelola Keuangan dan Kekayaan Daerah, Dinas Pemuda dan Olah Raga, Sekretariat Unit Layanan Pengadaaan dan instansi lainnya akan mengenakan alamat kantor dengan nama Jalan AB Silalahi.

Hadir pada peresmian jalan AB Silalahi ini Wakil Bupati Liberty Pasaribu, Ketua DPRD Toba Samosir Sahat Panjaitan, Bupati Pertama dan Kedua Toba Samosir Sahala Tampubolon dan Monang Sitorus, para sahabat Alm AB. Silalahi di masa hidupnya seperti Bintang Pangaribuan dan Sabam Simanjuntak (anggota DPRD Tobasa), para pimpinan SKPD, kepala bagian dan Camat di Lingkungan Pemkab Toba Samosir, para tokoh agama, tokoh adat , tokoh masyarakat, keluarga besar AB Silalahi dan para undangan lainnya.

(Relis Bagian Humas dan Protokol Setdakab Toba Samosir)

Posted in Humas | Leave a comment

11 KEGIATAN FISIK PNPM SENILAI 3 MILYARD RUPIAH BERHASIL DIBANGUN DI HABINSARAN

Sebesar 3 (tiga) milyard Rupiah dana Program Nasional Pemberdayaan Masyarakat – Mandiri Perdesaan (PNPM-MP) TA 2011 yang dialokasikan untuk Kecamatan Habinsaran, dapat dimanfaatkan para pelaku-pelaku PNPM-MP Kecamatan Habinsaran, untuk pembiayaan pembangunan sebanyak 11 (sebelas) unit sarana-prasarana desa yang tersebar di 11 (sebelas) desa di Kecamatan Habinsaran. Melihat keberhasilan pembangunan kegiatan fisik tersebut, Bupati Toba Samosir Pandapotan Kasmin Simanjuntak, memberikan apresiasinya atas kesungguhan para pelaku PNPM-MP di Kecamatan Habinsaran dalam pelaksanaan program tersebut, hingga akhirnya sasaran hasil kegiatan tersebut dapat tercapai dan bermanfaat bagi masyarakat setempat. Bupati optimis, manfaat pembangunan fisik tersebut akan dapat meningkatkan pertumbuhan ekonomi masyarakat setempat khususnya masyarakat miskin, sebagaimana arah kebijakan pembangunan yang diusung pemerintah.

Hal ini diutarakan Bupati Pandapotan Kasmin Simanjuntak di sela-sela kunjungan kerjanya ketika meresmikan keseluruhan kegiatan fisik PNPM-MP di Kecamatan Habinsaran, yang dipusatkan di Desa Lobu Hole, Kecamatan Habinsaran, Senin (25/06). Peresmian ini ditandai dengan pembubuhan tanda tangan Bupati pada  11 prasasti kegiatan fisik tersebut dengan disaksikan Kaban PM dan PD Labinsar Sirait, Camat Habinsaran Sabam Pardosi beserta Uspika, Tokoh Adat, Tokoh Agama, Tokoh Masyarakat dan warga setempat.

Kunjungan kerja Bupati kali ini, mendapat sambutan yang luar biasa antusias warga Desa Lobu Hole, karena sebagaimana diungkapkan Pdt. Faisal Tanjung, salah seorang tokoh masyarakat setempat, bahwa sepanjang sejarah desanya sejak masa kemerdekaan, baru kali ini desanya dikunjungi seorang kepala daerah meski harus melalui kondisi jalan yang memprihatinkan dengan jarak tempuh yang sangat jauh. Sebagai rasa bangga dan wujud terima kasih, atas kesediaan Bupati Pandapotan Kasmin Simanjuntak mengunjungi Desa Lobu Hole, warga setempat diwakili para tokohnya menyematkan “ulos naganjang sitorop rambu”  sebagai cenderamata kepada Bupati.

Melihat kondisi topografi Kecamatan Habinsaran yang berkontur perbukitan dan lembah, menyebabkan kendala umum yang dihadapi masyarakat setempat adalah masih terbatasnya sarana prasarana transportasi berupa jalan desa. Untuk mengakomodir kebutuhan sarana prasarana jalan ini, usulan kegiatan fisik PNPM-MP TA 2011 di Kecamatan Habinsaran menitikberatkan pada pembangunan fisik jalan berupa perkerasan dan rabat beton. Kegiatan perkerasan telford tersebut yang sekaligus diresmikan Bupati pada kesempatan tersebut, terdapat di Desa Sibuntuon sepanjang 2200 meter senilai Rp. 270.509.000, Desa Lumban Gaol sepanjang 3000 meter berbiaya Rp. 294.736.000,- Desa Pangujungan sepanjang 2000 meter senilai Rp. 331.964.000,- Desa Pararungan sepanjang 2700 meter berbiaya Rp. 342.360.000,- Desa Lumban Lintong sepanjang 2000 meter berbiaya Rp. 268.769.000,- Desa Pagar Batu sepanjang 2000 meter berbiaya Rp. 220.589.000,- Desa Lumban Ruhap sepanjang 2700 meter berbiaya Rp. 308.502.000,- dan Desa Lumban Pinasa sepanjang 2500 meter berbiaya Rp. 285.612.000,- Masih dari alokasi dana TA 2011, kegiatan fisik lainnya yang dilakukan berupa pembangunan rabat beton sepanjang 1000 meter di Desa Lobu Hole berbiaya Rp. 342.447.000,- pembuatan paritan jalan sepanjang 1000 meter di Desa Aek Ulok berbiaya Rp. 173.088.000,- dan kegiatan pipanisasi Air Minum sepanjang 2500 meter di Desa  Lumban Balik berbiaya Rp. 161.344.000,-

Untuk TA 2012, Kecamatan Habinsaran kembali mendapat alokasi dana senilai 3 milyard Rupiah. Dan setelah melalui tahapan perencanaan seperti musyawarah antar desa, alokasi dana tersebut disepakati akan digunakan untuk mendanai kembali 9 (sembilan) bangunan fisik dan 9 (sembilan) kegiatan Simpan Pinjam Perempuan. Ke-9 sarana prasaran yang direncanakan akan dibangun tersebut, meliputi 3 (tiga) kegiatan pengaspalan jalan masing-masing sepanjang 1000 meter di Desa Lumban Gaol, Desa Lumban Rau Selatan dan Desa Lumban Rau Barat  dengan alokasi dana sebesar Rp. 288.086.000,- Rp. 285.867.000,- dan Rp. 259.287.000. Juga akan dilakukan pembuatan rabat beton sepanjang 1250 meter di Desa Batu Nabolon dengan biaya Rp. 346.549.000 dan perkerasan telford berbiaya Rp. 331.475.000,- di Desa Hite Tano sepanjang 2000 meter. Kegiatan fisik lainnya adalah pembangunan Dyk Jembatan sepanjang 10 meter di Desa Tason Marisi senilai Rp. 58.654.000,- pembuatan gorong gorong dengan platt dewker di Desa Pararungan sebanyak 15 unit berbiaya Rp. 313.529.000,- pembuatan rabat beton sepanjang 700 meter di Desa Pangujungan berbiaya Rp. 309.061.000 dan pembangunan sumur bor di Desa Tor Nagodang sebanyak 12 unit dengan alokasi dana Rp. 260.127.000,-. Sedangkan pembiayaan kelompok Simpan Pinjam Perempuan yang akan didanai, terdapat di Desa Parsoburan Tengah sebanyak 4 kelompok dengan alokasi dana Rp. 221.052.000, 3 kelompok SPP di Desa Parsoburan Barat dengan alokasi Rp. 94.373.000,- 1 kelompok di Desa Lumban Pinasa dengan alokasi Rp. 21.052.000,-, 2 kelompok SPP di Desa Lobu Hole dengan alokasi Rp. 42.104.000,- dan 1 kelompok SPP di Desa Lumban Pinasa Saroha dengan alokasi Rp. 31.579.000,-

(Relis Bagian Humas dan Protokol Setdakab Toba Samosir)

Posted in Humas | 2 Comments

PEMBERKATAN GEREJA KATOLIK ST. FELIX CANTALICE DIHADIRI WABUP LIBERTY PASARIBU

 

Pada acara pemberkatan Gereja Katolik St. Felix Cantalice Pulo-Pulo di Desa Sibaruan, Kecamatan Lumban Julu, Minggu (24/06), Bupati Toba Samosir memberikan apresiasi atas prakarsa dan inisiatif masyarakat setempat, yang berhasil merefeksikan gereja sebagai wadah untuk memuji dan memuliakan nama Tuhan serta untuk mendewasakan iman yang salah satunya diwujudkan melalui pemberkatan gereja tersebut. “Inisiatif saudara merupakan pertanda kesungguhan untuk memuji dan memuliakan nama Tuhan”, kata Bupati dalam sambutan tertulisnya yang dibacakan Wakil Bupati Liberty Pasaribu.

Bupati juga menghimbau, agar para jemaat dapat lebih menanamkan dalam diri masing-masing, bahwa gereja merupakan tempat untuk memberikan sukacita dan kedamaian. Dengan demikian, Bupati yakin eksistensi gereja akan dapat terus dipertahankan, hingga disamping memberikan kekayaan iman juga dapat berkembang dalam menyentuh sendi-sendi kehidupan jemaat lainnya seperti bidang sosial dan ekonomi kea rah yang lebih baik. Masih dalam sambutannya, Bupati mengajak semua pihak yang hadir, untuk tetap komit bersikap toleran, hingga gambaran Kabupaten Toba Samosir yang toleran akan terlihat.

Pemberkatan Gereja Katolik St. Felix Cantalice Pulo-Pulo, diawali dengan prosesi dan ibadat ekaristi, yang kemudian dilanjutkan dengan pengguntingan pita di pintu masuk gereja oleh Wabup Liberty Pasaribu serta penandatanganan prasati oleh Uskup Emeritus Keuskupan Agung Medan Mgr. A.G. Pius Datubara, OFMCap. Acara juga dimeriahkan dengan pementasan tor-tor oleh jemaat setempat dan dari jemaat rayon serta undangan lainnya.

Sementara itu, Ir. Viktor Silalahi selaku Ketua Panitia Pesta Pemberkatan Gereja St. Felix Cantalice Pulo-Pulo mewakili seluruh panitia, mengungkapkan rasa terima kasih atas dukungan yang diberikan Pemkab Toba Samosir, untuk gereja yang hampir rampung pembangunannya tersebut, sehingga kedepannya akan memberikan manfaat bagi jemaat dan masyarakat sekitar, khususnya dalam memuliakan Tuhan.

Hadir dalam rombongan Wakil Bupati Liberty Pasaribu para pejabat di Lingkungan Pemerintah Kabupaten Toba Samosir, seperti Asisten Ekonomi Pembangunan Hormat Panjaitan, Asisten Administrasi Umum Tito Siahaan, Staf Ahli Bupati bidang Pembangunan Arusdin Sagala, Kadis Tenaga Kerja dan Transmigrasi Kasten Panjaitan, Camat Lumban Julu Hendra Butar-Butar beserta Uspika Kecamatan Lumban Julu, Kabag Pemerintahan Oloan Pane, Kabag Organisasi Marlindo Sibarani, Kabag Kessos Almen Tambunan dan Kabag Humas dan Protokol Elisber Tambunan. Juga hadir anggota DPRD Toba Samosir, Pola Marisi Simanjuntak dan Syamsudin Manurung.

(Relis Bagian Humas dan Protokol Setdakab Toba Samosir)

 

Posted in Humas | Leave a comment

BUPATI : e-KTP AKAN MENJADI SALAH SATU KUNCI SUKSES DALAM PELAYANAN PUBLIK

Bupati Pandapotan Kasmin Simanjuntak beserta Ibu Netty Pandapotan Kasmin Simanjuntak br. Pardosi bersiap-siap melakukan perekaman data guna memperoleh e-KTP di Kantor Camat Silaen, Kamis (21/06)

Sebagai warga yang tercatat sebagai penduduk di Dusun Simanobak, Desa Pardomuan, Kecamatan Silaen, Bupati Toba Samosir Pandapotan Kasmin Simanjuntak beserta Ny. Netty Pandapotan Kasmin Simanjuntak br. Pardosi, melakukan perekaman data guna mendapatkan KTP Elektronik atau e-KTP sebagai bagian dari mekanisme dalam memperoleh e-KTP, sesuai surat panggilan penduduk wajib e-KTP yang disampaikan pihak kecamatan. Proses perekaman data guna e-KTP ini, dilakukan Bupati Pandapotan Kasmin Simanjuntak beserta Ibu pada “Launching” sebagai pertanda resmi bergulirnya penerapan e-KTP untuk Kabupaten Toba Samosir, yang dilaksanakan secara perdana di Kantor Camat Silaen, pada hari Kamis (21/06). Selama proses berlangsung, Bupati beserta ibu tampak sangat antusias mengikuti seluruh tahapan perekaman data yang meliputi proses verifikasi data, rekam foto, rekam tanda tangan, rekam sidik jari, iris mata dan biodata.

Pada penerapan secara resmi e-KTP ini, bersama Bupati beserta Ibu, hadir para warga Dusun Simanobak, Desa Pardomuan yang pada kesempatan tersebut mendapat jadwal pertama dalam perekaman data. Juga hadir pada kesempatan tersebut, Kadis Kependudukan dan Catatan Sipil Rosita Siagian, Camat Silaen Harapan Napitupulu beserta Uspika, Kabag Humas dan Protokol Elisber Tambunan dan para kepala desa se-Kecamatan Silaen

Bupati Pandapotan Kasmin Simanjuntak melakukan perekaman tanda tangan dalam rangkaian proses perekaman data e-KTP disaksikan petugas pendamping dan operator di Silaen, Kamis (21/06)

Sebelumnya, Bupati Pandapotan Kasmin Simanjuntak dalam sambutannya mengatakan, penerapan e-KTP merupakan upaya pemerintah dalam menertibkan penyelenggaraan administrasi kependudukan dan upaya menjamin kepastian hukum hak sipil penduduk. Maka sebagai upaya dalam meraih pencapaian dimaksud,  Bupati mengatakan, bahwa pemerintah secara nasional telah melakukan 3 (tiga) program strategis secara bertahap di bidang kependudukan, yang diawali dengan program pemutakhiran data penduduk, program penerbitan Nomor Induk Kependudukan dan program penerapan KTP Elektronik secara elektronik. Mengingat manfaat dan pentingnya memperoleh KTP Elektronik ini, Bupati melalui Camat dan para Kepala Desa, menghimbau warga Toba Samosir untuk datang ke tempat pelayanan e-KTP di kantor kecamatan masing-masing sesuai surat panggilan yang telah dimilikinya.

Ny. Netty Pandapotan Kasmin Simanjuntak br. Pardosi melakukan perekaman sidik jari sambil mendengarkan penjelasan petugas pendamping disaksikan Kadis Catpilduk Rosita Siagian dan Kabag Humas dan Protokol Elisber Tambunan, Kamis (21/06) di Silaen.

Lebih lanjut Bupati menjelaskan, dengan KTP Elektronik juga akan diperoleh jaminan “ketunggalan” identitas seseorang, karena disamping data seseorang telah terekam secara elektronik, KTP Elektronik juga dilengkapi dengan kode pengaman data pada sebuah “chip” yang terdapat pada e-KTP. “Dengan demikian, e-KTP akan menjadi kunci sukses untuk identifikasi jati diri penduduk dalam pelayanan publik”, papar Bupati. Maka, agar penerapan e-KTP di Toba Samosir dapat dicapai sesuai target rencana kerjanya, Bupati meminta para pendamping teknis dan petugas operator dapat bersinergi dalam melaksanakan pelayanan perekaman.

Bupati Pandapotan Kasmin Simanjuntak beserta isteri Ny. Netty Pandapotan Kasmin Simanjuntak br Pardosi melakukan perekaman photo guna memperoleh e-KTP di Kantor Camat Silaen, Kamis (21/06)

Sementara itu, Rosita Siagian dalam kapasitasnya sebagai Kadis Kependudukan dan Catatan Sipil Kabupaten Toba Samosir dalam keterangannya menyebutkan, guna mensukseskan program ini, pemerintah pusat telah mendistribusikan 2 (dua) set perangkat e-KTP untuk 16 kecamatan di Toba Samosir. “Perangkat inilah yang digunakan untuk proses enrollment, yakni proses verifikasi data, rekam foto, rekam tanda tangan, rekam sidik jari, iris mata dan biodata”, kata Rosita. Ditambahkannya, proses enrollment untuk 1 (satu) orang wajib KTP ditargetkan berlangsung selama 4 (empat) menit.

Dari jumlah 143.224 orang wajib KTP se-Toba Samosir, sebagaimana yang terdata pada database kependudukan di Kantor Kependudukan dan Catatan Sipil Kabupaten Toba Samosir, untuk Kecamatan Silaen terdapat 11.682 orang yang terdata sebagai wajib KTP. Sesuai rencana kerja yang disusun instansinya, Rosita menargetkan penerapan e-KTP di Toba Samosir akan dapat diselesaikan hingga Nopember 2012. Karena itu, dikatakannya, instansi yang dipimpinnya akan berupaya semaksimal mungkin untuk meminimalisir kendala-kendala yang mungkin terjadi. “Pada dasarnya, kesiapan kita dalam penerapan e-KTP di Toba Samosir sudah sangat siap, namun kendala seperti kesiapan peralatan dan perangkat dari pemerintah pusat masih mengganjal, harapan kita kendala-kendala ini akan terselesaikan sesuai jadwal”, pungkasnya.

(Relis Bagian Humas dan Protokol Setdakab Toba Samosir)

Posted in Humas | Leave a comment

BUPATI MINTA ALOKASI DANA DESA DIKELOLA SECARA TRANSPARAN

 

Bupati Pandapotan Kasmin Simanjuntak memberikan arahan kepada seluruh perangkat desa dari 17 desa se-Kecamatan Uluan, pada Sosialisasi ADD di Aula Kantor Camat Uluan, Rabu (20/06)

Dalam sosialisasi pengelolaan Alokasi Dana Desa (ADD) bagi aparat desa se- Kecamatan Uluan, Rabu (20/06) yang dilaksanakan di Aula Kantor Kecamatan Uluan, Bupati Toba Samosir, Pandapotan Kasmin Simanjuntak, mengingatkan para kepala desa se-Kecamatan Uluan beserta perangkatnya, untuk mengelola ADD secara transparan sehingga dapat dipertanggung jawabkan secara administrasi maupun teknis. Lebih lanjut Bupati menghimbau, agar seluruh lembaga kemasyarakatan dapat terlibat sesuai tugas pokok dan fungsinya, dimana pada akhirnya sasaran dan peruntukan ADD dalam menggerakkan roda pembangunan guna meningkatkan keberdayaan masyarakat menuju kemandirian dapat tercapai. “Saya harapkan, para kepala desa dan seluruh komponen masyarakat dapat bersatu padu menggerakkan roda pembangunan di desa”, ajak Bupati. Bupati juga berharap, pemanfaatan ADD dapat juga dimanfaatkan untuk mengakomodir hasil musrebang desa, sehingga prioritas pembangunan desa tetap terselenggara.

Secara Simbolis, Bupati Pandapotan Kasmin Simanjuntak menyerahkan Buku Panduan Pengelolaan Alokasi Dana Desa kepada Camat Uluan dan beberapa Kepala Desa, Rabu (20/06)

Secara simbolis, pada kesempatan tersebut, Bupati Pandapotan Kasmin Simanjuntak menyerahkan Buku Peraturan Bupati Toba Samosir Nomor 16 Tahun 2012 tentang Pedoman Pengelolaan ADD yang bersumber dari APBD Kabupaten Toba Samosir TA 2012. Diharapkannya, dengan lebih memahami ketentuan-ketentuan pengelolaan ADD sebagaimana diatur dalam peraturan tersebut, para aparat pemerintahan desa dapat mengelola ADD dengan baik dan terhindar dari segala bentuk penyelewengan dan penyalahgunaan.

Sosialiasai yang dihadiri para perangkat desa dari 17 desa se-Kecamatan Uluan ini, diisi dengan paparan Kepala Badan PM dan PD, Labinsar Sirait, yang memberikan penjelasan umum pengelolaan alokasi dana desa. Menurut Labinsar, mengingat pengalokasian ADD yang dilakukan secara proporsional, para kepala desa diminta untuk melengkapi buku-buku administrasi desa, khususnya buku yang memuat profil desa, karena melalui profil desa tersebut beberapa kriteria dalam pengalokasian ADD dapat ditentukan.

Bupati Pandapotan Kasmin Simanjuntak bersama Camat Uluan Elister Manurung melakukan photo bersama usai penyerahan Buku Panduan Pengelolaan ADD kepada para Kades se-Kecamatan Uluan, Rabu (06/20)

Berdasarkan informasi yang diperoleh dari Badan PM dan PD Kabupaten Toba Samosir, untuk Tahun Anggaran 2012, Pemerintah Provinsi Sumatera Utara melalui Badan Pemberdayaan Masyarakat dan Pemerintahan Desa telah menetapkan 39 (tiga puluh sembilan) desa di Kabupaten Toba Samosir, untuk memperoleh bantuan keuangan desa, masing-masing sebesar Rp. 50 juta yang bersumber dari APBD Provinsi Sumatera Utara. Alokasi bantuan keuangan yang dimaksudkan untuk membantu capaian kinerja program prioritas pemerintahan desa dan untuk membantu pelaksanaan urusan pemerintahan yang tidak tersedia alokasi dananya, ditetapkan dengan memperhatikan variabel-variabel seperti pendapatan daerah, jumlah penduduk, jumlah rumah tangga miskin dan luas wilayahnya.

Bantuan keuangan desa dari APBD Provinsi ini, akan langsung ditransfer ke rekening masing-masing desa setelah sebelumnya mengajukan proposal. Untuk penggunaannya, sesuai petunjuk teknisnya, bantuan keuangan desa, akan dialokasikan pada pembangunan sarana-prasarana desa, peningkatan usaha ekonomi desa dan untuk operasional pemerintahan serta peruntukan lainnya.

(Relis Bagian Humas dan Protokol Setdakab Toba Samosir)

 

Posted in Humas | 2 Comments

MENGENANG 105 TAHUN GUGURNYA RAJA SISINGAMANGARAJA XII, TOBASA GELAR ZIARAH NASIONAL

Ketua PN Balige Agus Widodo bertindak selaku Inspektur Upacara pada Ziarah Nasional mengenang 105 Tahun gugurnya Raja Sisingamangaraja XII di Balige (18-06-12)

Upacara ziarah nasional peringatan ke-105 tahun gugurnya Pahlawan Nasional dari Tanah Batak Raja Sisingamangaraja XII dilaksanakan di Kompleks Makam Raja Sisingamangaraja XII di Pagar Batu Balige Toba Samosir, Senin (18/06/2012). Bertindak selaku Inspektur Upacara Ketua Pengadilan Negeri Balige Agus Widodo, SH, M.Hum.

Upacara peringatan dihadiri Ketua DPRD Toba Samosir  Sahat Panjaitan dan para anggota DPRD Toba Samosir, uspida Toba Samosir, para pimpinan SKPD dan PNS di Lingkungan Pemkab Toba Samosir, jajaran Polres Tobasa, Koramil 17 Balige, TNI dari Kipan A-Yonif 125 Simbisa Onan Sampang Balige, organisasi wanita, civitas Universitas Sisingamangaraja XII Tapanuli, dan para pelajar.

Upacara peringatan gugurnya Raja Sisingamangaraja XII yang gugur dalam kontak senjata melawan kolonial Belanda di daerah Sionom Hudon Utara Kabupaten Humbang Hasundutan ini, ditandai dengan mengheningkan cipta yang dipimpin langsung Irup Agus Widodo serta dirangkai dengan penghormatan kepada arwah pahlawan serta peletakan karangan bunga.

Inspektur Upacara Agus Widodo meletakkan karangan bunga dan memberikan penghormatan pada Makam Pahlawan Nasional Raja Sisingamangaraja XII di Pagar Batu, Balige (18-06-12)

Usai peletakan karangan bunga, Irup Agus Widodo diikuti Ketua DPRD Sahat Panjaitan, para anggota DPRD Toba Samosir antara lain Sabam Simanjuntak, Monang Naipospos, Franjos Sitorus, Asisten Pemerintahan Drs. Rudolf Manurung, Asisten Ekbang Hormat Panjaitan, uspida Tobasa dan anggota Legiun Veteran Republik Indonesia (LVRI) Toba Samosir  melakukan tabur bunga di masing-masing makam Raja Sisingamangaraja XII, Raja Patuan Nagari dan Raja Patuan Anggi serta di makam keturunan pahlawan nasional dari Tanah Batak tersebut. Upacara yang cukup sederhana namun hikmat itu diakhiri dengan pembacaan doa oleh Wanton Naibaho dari Kantor Kementerian Agama Kab. Toba Samosir.

Sebagai informasi, Pahlawan Nasional Raja Sisingamangaraja XII gugur pada 17 Juni 1907 di daerah Sionom Hudon Utara Kabupaten Humbang Hasundutan bersama dua putranya yakni Raja Patuan Nagari dan Raja Patuan Anggi serta putri tercintanya Siboru Lopian setelah berperang selama 30 tahun melawan tentara penjajah kolonial Belanda dalam Perang Batak. Setelah dimakamkan di kawasan Tangsi Tarutung Tapanuli Utara, akhirnya pada 17 Juni 1953 tulang belulangnya dibawa ke Pagar Batu Balige untuk dimasukkan ke monumen yang telah dibangun Pemerintah Republik Indonesia, keluarga dan masyarakat.

(Relis Bagian Humas dan Protokol Setdakab Toba Samosir)

Posted in Humas | Leave a comment

139.404 ORANG KUOTA WAJIB KTP DI TOBA SAMOSIR

Peran serta petugas operator komputer sangat strategis dalam melaksanakan penerapan KTP elektronik tahun 2012 karena merupakan ujung tombak dalam pelaksanaan perekaman KTP elektronik sebagai program nasional.

Demikian sambutan tertulis Bupati Toba Samosir yang  dibacakan Sekda Kabupaten Toba Samosir Drs. Liberty Manurung, MM, Biztel di depan para peserta Bimbingan Teknis Operator Kabupaten dan Kecamatan pada Penerapan KTP Elektronik di Kabupaten Toba Samosir di Hotel Sumatera Balige, Rabu (13/06).

Karenanya, Pemerintah Kabupaten Toba Samosir berharap agar pihak konsorsium Sucofindo sebagai pelaksana bimbingan teknis dapat benar-benar melatih para operator sehingga dapat mengatasi permasalahan yang bakal muncul di lapangan dalam pelaksanaan perekaman KTP Elektronik serta mampu mensetting perangkat pendukung yang digunakan agar dapat berfungsi dengan baik. Sementara untuk pelaksanaan di lapangan, Pemkab Toba Samosir memilih kriteria pelayanan minimal 10 jam/ hari mulai dari pukul 08.00 s/d 18.00 WIB dari hari Senin- Sabtu setiap minggunya.

Untuk mencapai kompetensi yang dibutuhkan, pihak konsorsium pelaksana diharapkan melakukan bimbingan teknis dengan metode yang kontekstual sehingga dapat diterapkan di lapangan sehingga mampu mengoperasikan dan memelihara perangkat tersebut untuk mencapai hasil yang optimal, ujar Liberty Manurung.

Sebelumnya, Kadis Kependudukan dan Catatan Sipil Kabupaten Toba Samosir Dra. Rosita Siagian, M.Si mengatakan bahwa sesuai dengan kesepakatan Rapat Koordinasi Nasional KTP Elektronik di Jakarta tanggal 19 s/d 21 Februari 2012, penerapan KTP Elektronik harus selesai pada Oktober 2012. Untuk Kabupaten Toba Samosir, ujar Rosita, capaian target sesuai kuota yang diberikan pemerintah pusat adalah sebanyak 139.404 wajib KTP.

Bimbingan teknis operator pelaksanaan KTP Elektronik di Kabupaten Toba Samosir berlangsung selama 2 hari pada tanggal 13 s/d 14 Juni 2012 diikuti 66 orang operator dari 16  kecamatan dan staf Dinas Kependudukan dan Catatan Sipil Kabupaten Toba Samosir.

(Relis Bagian Humas dan Protokol Setdakab Toba Samosir)

Posted in Humas | Leave a comment