PERAYAAN NATAL OIKUMENE KABUPATEN TOBASA DIBANJIRI RIBUAN JEMAAT

Oikumene1Perayaan Natal Oikumene Kabupaten Toba Samosir Tahun 2012 dibanjiri ribuan jemaat dari berbagai denominasi gereja dan berbagai elemen masyarakat Toba Samosir, dan dilangsungkan di Lapangan Sisingamangaraja XII, Balige, Sabtu (08/12). Thema yang diangkat pada perayaan ini, dikutip dari nats Alkitab 1 Yohanes 4: 19 yang berbunyi “Allah telah Mengasihi Kita”, yang dirangkaikan dengan sub thema “Dengan Kasih Allah, Kita Wujudkan Toba Samosir yang hidup di dalam kasih, peduli akan sesama dan lingkungan.

Sebelum ibadah Natal dimulai, dengan diiringi dengan lantunan lagu Natal “O Holy Night”, Bupati Toba Samosir, Pandapotan Kasmin Simanjuntak didampingi Wakil Bupati Liberty Pasaribu bersama Ketua DPRD, Sahat Panjaitan, Kajari Balige Harly Siregar, Sekdakab Toba Samosir Liberty Manurung, Wakapolres Tobasa, Kompol F. Tampubolon, Bishop GMI Wilayah I dan undangan lainnya, didaulat untuk menyalakan lilin sebagai simbol terang di dunia dalam damai Natal.

Meski sempat diguyur hujan, seluruh jemaat terlihat sangat antusias dan khidmat mengikuti ibadah yang juga menampilkan fragmen singkat yang dibawakan jemaat HKI Patane, Porsea. Dalam fragmen yang dibawakan dengan menggunakan pakaian dan ornamen-ornamen Batak ini, dikisahkan kehadiran injil di Tanah Batak yang disebarkan misionaris DR. IL Nommensen. Dalam rangkaian ibadah, juga diperdengarkan kutipan-kutipan nats Alkitab dalam liturgi yang dibawakan berbagai elemen masyarakat baik unsur pemerintah, denominasi gereja, elemen masyarakat dari berbagai profesi, siswa/I SD/SMP/SMA dan undangan lainnya. Lagu-lagu pujian Natal juga dipersembahkan oleh beberapa kelompok paduan suara, seperti paduan suara TP-PKK, Ina Judika HKBP, Avenue Voice, SMUN 2 Balige dan lainnya. Sedangkan khotbah Natal Oikumene kali ini, dibawakan Pdt. Bernard Sitorus dari Gereja Methodist Indonesia, yang dalam kotbahnya mengutip nats Alkitab 1 Korintus 13:13 dan Johannes 4:9, mengajak seluruh jemaat yang hadir untuk senantiasa tetap berpegang teguh pada iman, pengharapan dan kasih.

Oikumene3Sebelumnya, Bupati Toba Samosir, Pandapotan Kasmin Simanjuntak dalam sambutannya mengatakan, perayaan Natal untuk dijadikan sebagai momentum untuk semakin membuka hati, sehingga firman Tuhan Yesus dapat tumbuh dan berbuah di hati masing-masing umat. Dengan demikian menurutnya, umat Kristiani akan menjadi pelaku-pelaku firman yang hidup. Dikatakannya lagi, sebagai pengikut Yesus Sang Juru Selamat, umat Kristiani harus bersikap dan memiliki perilaku yang menghadirkan kerajaan dan kemulian Tuhan dalam kehidupan sehari-hari. “Maka makna Natal, yaitu damai sejahtera yang penuh keakraban dan kesetiakawanan menjadi pola hidup masyarakat Toba Samosir”, kata Bupati. Diingatkannya juga, agar perayaan Natal jangan hanya dijadikan sebagai tradisi semata, karena Natal disamping sebagai peringatan kelahiran Tuhan Yesus, dapat dijadikan sebagai wujud syukur atas penyertaan Tuhan sehingga umat manusia terselamatkan.

Senada dengan Bupati, Ketua DPRD Toba Samosir, Sahat Panjaitan, pada perayaan Natal tersebut, mengajak seluruh umat Kristiani khususnya di Toba Samosir untuk saling membantu dan mengasihi satu sama lain, sebagaimana Tuhan Allah mengasihi umatnya selama ini, karena menurutnya, segala keberhasilan yang kita peroleh merupakan berkat Tuhan yang dilimpahkan atas umatnya.

Oikumene33Sekretaris Daerah Kabupaten Tobasa, Liberty Manurung selaku Ketua Panitia Perayaan Natal Oikumene  menyebutkan, penyelenggaraan perayaan Natal tersebut merupakan momentum penting bagi umat manusia untuk meningkatkan kesadaran bahwa keselamatan telah dianugerahkan oleh Tuhan bagi umat manusia yang percaya kepadaNya. Karena itu, selaku umat yang telah menerima keselamatan, menurutnya, kita wajib memelihara keselamatan itu dan senantiasa berbagi kasih anugerah itu terhadap sesama. Masih dalam memeriahkan perayaan Natal ini juga, disebutkannya, telah dilakukan berbagai kegiatan bhakti sosial bernuansa peduli lingkungan hidup, berupa penaburan ribuan bibit ikan pada 10 (sepuluh) sungai di 10 (sepuluh) kecamatan penanamban bibit pohon pada beberapa lingkungan gereja di Toba Samosir.

Pada kesempatan sebelumnya, Bupati, Wakil Bupati beserta Uspida yang hadir, menyerahkan bingkisan Natal kepada masing-masing 4 (empat) keluarga tidak mampu dari 16 Kecamatan di Toba Samosir. Perayaan Natal ini juga dihibur penampilan artis-arti lokal dan ibukota serta dimeriahkan dengan pertunjukan pesta kembang api yang cukup meriah. Kembang api yang diperkirakan berbiaya ratusan juta rupiah ini dengan berbagai bentuk dan warna-warni menghiasi langit malam kota Balige yang sejuk. Mengakhiri perayaan Natal Oikumene, jemaat yang beruntung juga memperoleh hadiah Natal berupa lucky draw yang disediakan panitia.

(Relis Bagian Humas dan Protokol Setdakab Toba Samosir)

Posted in Humas | Leave a comment

BAZDA TOBASA BANTU 54 ORANG MUSTAHIK

Bazda1Keberadaan Badan Amil Zakat Daerah (Bazda) sebagai mitra pemerintah daerah telah melaksanakan tugas mulia dalam membantu sesama terutama masyarakat yang kurang mampu. Karena itu, sebagai lembaga yang amanah, profesional dan transparan, Bupati Toba Samosir, Pandapotan Kasmin Simanjuntak, mendorong Bazda Toba Samosir untuk terus meningkatkan pengumpulan dan pendistribusian dana zakat secara merata serta memberikan pelayanan prima dalam penerimaan dan penyaluran dana zakat sehingga dapat merubah mustahik menjadi muzakki.

Demikian sambutan Bupati Toba Samosir yang dibacakan Sekretaris Daerah Liberty Manurung, di sela-sela penyerahan bantuan program beasiswa untuk siswa/i SMP, SMA/SMK dan bantuan guru honor yang bersumber dari zakat, yang diselenggarakan Bazda Kabupaten Toba Samosir di Aula Panti Asuhan Muhammad Yasin Tambunan, Kamis (06/12).

Bupati melalui Sekda Liberty Manurung  juga memberikan apresiasi atas penyaluran zakat ini, karena dengan pemberian zakat diyakini dapat mempersempit jurang perbedaan ekonomi di tengah-tengah masyarakat, dan pemberian zakat juga secara tidak langsung telah mendukung program pemerintah dalam mensejahterakan masyarakatnya.

Bazda2Secara khusus, pada kesempatan tersebut, setelah menyerahkan secara simbolis zakat kepada para mustahik, Liberty Manurung berpesan kepada para siswa/i penerima zakat, agar dengan zakat yang diterima dapat termotivasi untuk terus belajar dan memacu prestasi. Demikian juga halnya dengan para guru honor yang menerima zakat, akan semakin bergiat dalam melaksanakan tugasnya dalam menciptakan anak didik yang berkualitas. “Untuk itu, selalu belajar keras dan bekerja cerdas”, himbau Liberty. Tidak lupa, Liberty juga mengingatkan para siswa/i yang hadir untuk menghindari penyalahgunaan narkoba dan untuk jangan sekali-kali pernah mencobanya.

Bazda3Berdasarkan laporan yang disampaikan Panitia Pelaksana Hamdan Manurung, disebutkan bahwa untuk zakat yang disalurkan kali ini, meliputi pemberian beasiswa untuk 22 orang siswa/i SMP, 20 orang siswa/i SMA/SMK dan zakat bantuan guru honor untuk 12 orang. Siswa/i penerima beasiswa ini dikatakannya berasal dari beberapa kecamatan di Tobasa seperti Pintu Pohan Meranti, Habinsaran, Lumban Julu, Siantar Narumonda dan kecamatan lainnya. Ditambahkannya, setelah resmi dilantik sekitar 6 bulan yang lalu, Bazda Tobasa telah berhasil mengumpulkan zakat sekitar Rp. 49 juta, yang pada umumnya berasal dari zakat profesi sebesar 2,5%.

Penyerahan zakat ini juga dihadiri Ketua DPRD Tobasa yang diwakili anggota DPRD Komisi C Mangapul Siahaan, Kadis Pendidikan yang diwakili Sekretaris Dinas Eston Sihotang, Ketua MUI Tobasa H. Jauhari Efendi Samosir dan undangan lainnya.

(Relis Bagian Humas dan Protokol Setdakab Toba Samosir)

Posted in Humas | Leave a comment

LOMBA CIPTA MENU B2-SA WARNAI PERINGATAN HAR PANGAN SEDUNIA TINGKAT TOBASA

PanganSeduniaMengantisipasi kekurangan pangan pada musim paceklik, akibat gagal panen dan banjir, Pemerintah Kabupaten Toba Samosir (Tobasa) mengembangkan Lumbung Pangan Desa dengan membangun sarana penyimpanan lumbung pangan sebanyak 12 unit dan menyalurkan cadangan pangan kepada kelompok lumbung pangan desa sebanyak 80 ton padi, dengan tujuan supaya cadangan pangan masyarakat tetap tersedia dikala terjadi situasi kekurangan pangan. Kabupaten Toba Samosir tercatat sebagai kabupaten dengan kategori swasembada, mengingat untuk Tahun 2011 saja, produksi padi mengalami kenaikan  sebesar 7,5 % dari tahun 2010, yakni mencapai 117.582 ton atau setara dengan 56.600 ton beras, sedangkan kebutuhan masih di kisaran 27.960 ton, yang berarti surplus 203 %.

“Untuk itu secara bertahap kita harus terus melanjutkan pembangunan lumbung pangan desa ini, agar seluruh desa memiliki lumbung pangan,” kata Bupati Tobasa Pandapotan Kasmin Simanjuntak melalui Wabup Liberty Pasaribu pada peringatan Hari pangan sedunia ke 32 di Aula SMK Negeri 1 Balige, Rabu (5/12).

Disamping itu, kata Bupati, kualitas pola konsumsi pangan juga harus ditingkatkan. Untuk mewujudkannya program percepatan penganekaragaman konsumsi pangan terus digalakkan, dengan memberdayakan kelompok wanita dan PKK Desa, agar ibu rumah tangga mau dan mampu mengolah jenis makanan dari bahan pangan lokal untuk kebutuhan keluarga seperti sayur-sayuran, telur, ikan dan daging.

“Pembinaan dan pemberian bantuan alat pengolahan pangan, bantuan bibit sayuran, ternak ayam dan ternak itik kepada masyarajat dalam peningkatan akses pangan ditingkat rumah tangga seperti yang dilakukan tahun ini hendaknya terus ditingkatkan,” pinta Bupati.

PanganSedunia2Ketua TP PKK Tobasa Ny. Netty Pandapotan Kasmin Simanjuntak melalui Ny. Agustina Liberty Pasaribu menyebutkan salah satu cara menciptakan sumber daya manusia berkualitas adalah dengan memperbaiki kualitas konsumsi masyarakat. Untuk mewujudkan hal itu, peran ibu dan anggota keluarga sangat besar. Karenanya Netty meminta supaya pengetahuan akan pentingnya konsumsi pangan beragam, bergizi, berimbang dan aman terus disosialisasikan.

Kepala Kantor Ketahanan Pangan Kabupaten Tobasa Marsarasi Simanjuntak SP mengatakan peringatan hari pangan sedunia tahun ini merupakan momen penting bagi masyarakat dalam mewujudkan ketahanan dan kemandirian pangan berbasis pada sumber daya lokal yang tersedia. Tujuannya meningkatkan kesadaran dan perhatian masyarakat akan pentingnya penanganan masalah pangan baik tingkat daerah maupun tingkat nasional.

PanganSedunia3Masih dalam rangkaian kegiatan ini, Ketua TP PPK Netty Pandapotan Kasmin Simanjuntak diwakili Ny Agustina Liberty Pasaribu didampingi Wabup Liberty Pasaribu, Kakan Ketapang Marsarasi Simanjuntak SP, Staf Ahli Bupati Arusdin Sagala, Asisten Pemerintahan Wasir Simanjuntak para Kepala Dinas, Kakan dan Camat se Tobasa membuka kegiatan lomba cipta menu beragam, bergizi, seimbang dan aman (B2-SA) yang diikuti 16 kecamatan. Pembukaan itu ditandai pengguntingan pita dan peninjauan jenis-jenis ragam makanan yang dipamerkan seluruh peserta. Setelah melalui proses penilaian oleh Dewan Juri, Tim PKK Kecamatan Pintu Pohan Meranti berhasil menggondol juara pertama lomba cipta menu B2-SA, disusul Kecamatan Nassau dan Kecamatan Bonatua Lunasi di tempat kedua dan ketiga. Sementara juara Harapan I diraih Kecamatan Silen dan Juara Harapan II oleh Kecamatan Parmaksian.

Selanjutnya penyerahan bantuan cadangan pangan berupa gabah/padi kepada 14 kelompok lumbung pangan desa dengan jumlah 70 ton gabah. Bantuan alat pengolahan pangan lokal berupa alat mesin penepungan basah sebanyak 2 unit, alat mesin penepungan kering 2 unit, alat mesin pengolah kerupuk 1 unit, alat pengolah krispy pora-pora 3 unit dan alat pengiris ubi 16 unit.

Kemudian penyerahan bantuan penguatan modal LDPM kepada Gapoktan Desa Nagatimbul Kecamatan Bonatua Lunasi Rp. 150 juta dan Gapoktan Desa Sintong Marnipi Kecamatan Laguboti Rp. 75 juta. Sementara bantuan modal Program Aksi Desa Mandiri Pangan kepada Desa Ombur Kecamatan Silaen sebesar Rp. 100 juta.

Selanjutnya penyerahan makanan tambahan berupa susu, telor dan kacang hijau kepada 101 balita gizi kurang melalui puskesmas dari 6 kecamatan di Tobasa. Penyerahan hadiah, piagam kepada kelompok dan PPL pendamping berprestasi. (LM/ES/DP/ED)

(Relis Bagian Humas dan Protokol Setdakab Toba Samosir)

Posted in Humas | Leave a comment

TIM MONEV PKK PROVSU KUNJUNGI DESA NALELA, KECAMATAN PORSEA

OTim Monitoring dan Evaluasi (MONEV) PKK Provinsi Sumatera Utara, yang dipimpin Ketua Tim Dra. Cut Juliati Suherman, dan para anggota yang terdiri dari Drs. Ahmad Arif, Juara Siahaan, Drg. Elisabeth dan Dra. Natizah, berkunjung ke Desa Nalela, Kecamatan Porsea salah satu dari 9 (sembilan) desa binaan TP PKK Kabupaten Toba Samosir untuk kategori Desa Program Terpadu P2WKSS, Rabu (28/11).

Kepala Badan PM dan PD, Labinsar Sirait mengatakan, kedatangan Tim dari Provinsi ini dimaksudkan guna melakukan monitoring terhadap kegiatan dan perkembangan desa binaan PKK Kabupaten Toba Samosir, sekaligus memberikan pembinaan untuk meningkatkan pengetahuan dan kemampuan TP-PKK desa. Ditambahkannya, selama kegiatan ini berlangsung, tim akan mengevaluasi pelaksanaan tertib administrasi, PKDRT, UP2K PKK, Hatinya PKK dan pemanfaatan hasil TOGA.

OSetibanya di Desa Nalela, Tim Monev PKK Provsu yang didampingi Ketua TP-PKK Tobasa, Ny. Netty Pandapotan Simanjuntak br Pardosi, Wakil Ketua TP-PKK, Ny. Agustina Liberty Pasaribu br. Sibuea,  dan Camat Porsea, Augus Sitorus, rombongan langsung disambut “Tor-Tor Manomu-nomu” yang dipersembahkan anak-anak desa setempat. Tampak anggota tim sangat terkesima dengan penyambutan yang dilakukan, dan sangat kagum dengan keramahan warganya dan suasana lingkungan Desa Nalela yang benar-benar asri. Saat monitoring dan evaluasi dilakukan, hadir berbagai kelompok-kelompok binaan TP PKK Toba Samosir dan TP PKK Kecamatan Porsea, seperti kelompok Bina Keluarga Balita, Bina Keluarga Remaja, Kelompok Lansia, Karang Taruna, kelompok Posyandu, Dasa Wisma, UP2K dan kelompok-kelompok binaan lainnya di desa tersebut.

Sebelum mengunjungi  Desa Nalela, Tim Monev diterima Bupati Toba Samosir, Pandapotan Kasmin Simanjuntak dengan didampingi Asisten Pemerintahan, Wasir Simanjuntak, Asisten Administrasi Umum, Tito Siahaan, Kepala Badan PM dan PD, Labinsar Sirait, para Staf Ahli Bupati dan para pimpinan SKPD lainnya.

Monev PKK ProvsuDalam amanatnya, Bupati mengatakan, kegiatan PKK merupakan bagian dari Pembangunan Nasional dan kegiatan PKK di daerah merupakan bagian yang terintegrasi dari kegiatan PKK secara Nasional yang harus dilaksanakan secara serasi dan terpadu. Karena itu, kata Bupati, untuk menunjang eksistensi PKK, khususnya terhadap desa binaannya, pemerintah daerah telah mengupayakan pembangunan infratruktur perdesaan dan meningkatkan ketrampilan masyarakat setempat dengan berbagai bimbingan dan pelatihan. Bupati juga mengharapkan dukungan dan kerjasama TP PKK kabupaten, karena dengan program tersebut, Bupati yakin kesejahteraan masyarakat dapat ditingkatkan. “Melalui Program dan Kegiatan PKK, diharapkan kesehatan dan kecerdasan masyarakat semakin meningkat”, ujar Bupati.

(Relis Bagian Humas dan Protokol Setdakab Toba Samosir)

Posted in Humas | Leave a comment

TOBASA PERINGATI HARI GURU NASIONAL, HUT PGRI KE-67 DAN HUT KORPRI KE-41 TAHUN 2012

Peringatan Hari Guru Nasional yang dirangkai dengan peringatan HUT PGRI ke-67 dan HUT Korps Pegawai Negeri Sipil (KORPRI) ke 41 Tahun 2012 Tingkat Kabupaten Toba Samosir, diperingati secara sederhana dengan upacara Nasional, dan bertindak selaku Inspektur Upacara, Wakil Bupati Toba Samosir, Liberty Pasaribu di Lapangan Sisingamangaraja XII, Balige, Kamis (29/11).

Dalam upacara yang berlangsung khidmat, dengan dihadiri pengurus dan ratusan anggota KORPRI dan PGRI ini, juga dilakukan pembacaan Ikrar Guru, Panca Prasetya Korpri serta menyanyikan lagu Hymne Guru, Mars KORPRI dan beberapa lagu nasional lainnya.  Hadir juga Asisten Pemerintahan Setdakab Tobasa, Wasir Simanjuntak, para pimpinan SKPD di lingkungan Pemkab Toba Samosir, para pengurus dan anggota organisasi wanita/ Ormas/ OKP, siswa/i SD/SMP/SMA dan mahasiswa/i dari PI-Del Laguboti dan Akper HKBP Balige.

Presiden RI selaku Penasehat Nasional KORPRI dalam sambutannya yang dibacakan Wakil Bupati Toba Samosir, Liberty Pasaribu mengamanatkan, KORPRI harus mampu meningkatkan kualitas manajemen pemerintahan melalui pemantapan kelembagaan, ketatalaksanaan, hingga peningkatan kompetensi sumber daya manusia Pegawai Negeri Sipil. Dikatakan juga, KORPRI telah menunaikan perannya sebagai pilar utama dalam mewujudkan tata pemerintahan yang bersih dan berwibawa. Diakui, Birokrasi pemerintahan saat ini telah tampil dengan pelayanan yang semakin baik, dan peningkatan kinerja aparatur negara melalui reformasi birokrasi, memiliki posisi yang sangat strategis terhadap keberhasilan pencapaian tujuan pembangunan nasional.

Sementara, Menteri Pendidikan dan Kebudayaan sekaitan dengan peringatan Hari Guru Nasional dalam sambutannya pada rangkaian upacara tersebut yang juga dibacakan Wabup Liberty Pasaribu, mengatakan, dalam meningkatkan kualitas pendidikan, paling tidak ada 4 (empat) aspek yang perlu dikembangkan, yakni kompetensi guru dalam pemahaman substansi bahan ajar, pedagogi,kompetensi kepribadian dan kompetensi sosial. Menurutnya, inilah aspek yang harus diberi perhatian khusus dalam rencana implementasi kurikulum 2013.

Selepas upacara, juga dilakukan penyematan bunga secara simbolik oleh Wabup Liberty Pasaribu, Wakapolres Tobasa Kompol F. Tampubolon, Kajari Balige Harly Siregar dan Dandim 0210/TU-TS yang diwakili Danramil Balige Kapten (Inf) Merayot Simanjuntak, kepada beberapa guru, yakni Anita Silaban (Guru TK Alternatif Balige), Ramli Sihotang (Kasek SDN 176367 Balige), Ratna Siahaan (Guru SMPN 2 Balige), Majek Ginting (Guru SMAN 1 Balige) dan Resterida Marpaung (Guru SMKN 2 Balige). Kadis Pendidikan melalui Sekretaris Dinas, Eston Sihotang, mengatakan, penyematan bunga kepada para pahlawan tanpa tanda jasa tersebut dimaksudkan, sebagai wujud penghargaan pemerintah daerah atas dedikasi para guru tersebut dalam meningkatkan kualitas pendidikan di Toba Samosir.

Pada kesempatan tersebut, juga diberikan penghargaan kepada Marta Magdalena Samosir, salah seorang siswi SMK N 2 Balige, Kelas II/Ak-1, yang telah mengukir prestasi dan mengharumkan nama Toba Samosir. Putri seorang petani dari Onan Runggu ini, telah meraih Juara II Tim Matematik Non-Teknologi tingkat Provinsi Sumatera Utara, yang diselenggarakan Dinas Pendidikan Provinsi Sumatera Utara, pada tanggal 9-13 Nopember 2012 yang lalu.

 (Relis Bagian Humas dan Protokol Setdakab Toba Samosir)

Posted in Humas | Leave a comment

MERIAHKAN HUT KE 13, DWP TOBASA GELAR LOMBA PADUAN SUARA HYMNE DAN MARS DWP

Lagu Hymne dan Mars Dharma Wanita Persatuan (DWP) Republik Indonesia berkumandang di Gedung Serbaguna SMK Negeri 1 Balige Kabupaten Toba Samosir (Tobasa), Selasa (27/11). Lagu ini dikumandangkan oleh 471 anggota DWP Kabupaten Tobasa lewat Lomba Paduan Suara Hymne dan Mars DWP. Bupati Tobasa Pandapotan Kasmin Simanjuntak dalam sambutannya yang dibacakan Wakil Bupati Liberty Pasaribu mengatakan sangat apresiatif terhadap Lomba Paduan Suara Hymne dan Mars DWP tersebut serta bangga terhadap pihak yang memprakarsainya. Namun supaya kegiatan memiliki dampak lebih, peserta diminta tidak saja menjadikan lomba mencari pemenang, tetapi lebih dari itu.

Menurut Bupati, beberapa hal yang patut diperhatikan DWP Kabupaten Tobasa dalam mensukseskan programnya, yakni bertaqwa kepada TYME, selaku istri dan ibu rumah tangga tidak berhenti belajar menambah pengetahuan guna mendukung suami tanpa mencampuri tugasnya sebagai PNS, hidup hemat dan tampil sederhana serta mampu menjalin keakraban dan ramah kepada masyarakat sekitar.

Penasehat DWP Kabupaten Tobasa Ny. Netty P Kasmin Simanjuntak meminta DWP terus turut ambil bagian dalam upaya membangun bangsa, membantu dan memotivasi para suami sebagai aparat pemerintah agar bekerja maksimal dalam mensukseskan program pemerintah untuk mensejahterakan masyarakat secara adil dan merata.

“Saya berharap Lomba Paduan Suara Hymne dan Mars DWP dalam menyambut HUT Ke DWP 13 tahun 2012 ini senantiasa mempererat hubungan sesama anggota DWP, menumbuhkan sikap sportivitas dan kreatifitas peserta lomba, meningkatkan potensi diri, aktif dalam menyikapi setiap permasalahan yang timbul serta terus dan selalu menggali kreatifitas,” ujarnya.

Senada juga diutarakan Ketua DWP Ny. Rosita Liberty Manurung. Istri PNS mempunyai andil besar dalam pembangunan karakter bangsa. Untuk itu diminta anggota DWP Tobasa tampil percaya diri, pandai mengukur kemampuan dan potensi serta bakat yang dimiliki, sehingga timbul semangat berperan aktif  mendampingi para suami. “Anggota DWP harus cerdas dalam mengelola potensi dirinya untuk dapat dimanfaatkan melengkapi keperluan rumah tangga. Karenanya saya berharap perlombaan ini hendaknya memberi semangat baru bagi seluruh peserta dan mampu mempererat ikatan sesama anggota DWP Kabupaten Tobasa,” ujarnya.

Sebelumnya Ketua Panitia Pelaksana Lomba Ny. Kastarida Arusdin Sagala dalam laporannya mengatakan, peserta lomba adalah anggota DWP se-Tobasa. Jumlah kelompok yang ikut berpartisipasi dalam perlombaan itu sebanyak 22 kelompok. Lomba Paduan Suara ini disebutkan merupakan satu upaya penyegaran dan pelestarian nilai-nilai kejuangan yang terkandung dalam lirik lagu tersebut. Kegunaannya meningkatkan kebulatan tekad dan jati diri kelaurga anggota DWP sebagai insan pembangunan ditengah-tengah kelaurga, Bangsa dan Negara Republik Indonesia.

Selain itu, kata Kastarida, lomba juga diharapkan dapat meningkatkan tali persaudaraan dan silaturahmi antar anggota DWP Tobasa serta meningkatkan rasa kebersamaan antar sesama anggota dan seluruh pengurus DWP.
Lomba Paduan suara ini dibuka langsung Bupati Tobasa Pandapotan Kasmin Simanjuntak diwakili Wabup Liberty Pasaribu. Mendampingi turut hadir Sekda Liberty manurung, para Kepala Dinas dan camat dilingkungan Pemkab Tobasa. Dewan juri dalam perlombaan, Komposer TH Nababan, Dosen Musik STAKPN Tarutung Amudi Lumbantobing dan Aston P Manik.

Sesuai penilaian dewan juri, dalam lomba paduan suara itu, Unit Dinas Pendidikan berhasil meraih Juara I, Unit BKD Juara II, Gabungan Unit Dinas Perhubungan, Dispora dan Sekwa Juara III, Gabungan Unit Kecamatan Balige dan Nassau Juara IV, Unit Kecamatan Porsea Juara V dan Gabungan Unit Dinas Pertanian, Ketapang dan Badan penyuluhan Juara VI . Bagi setiap pemenang diberikan hadiah, tropi dan hadiah lainnya. (es)

(Relis Bagian Humas dan Protokol Setdakab Toba Samosir)

Posted in Humas | Leave a comment

SEKDA TOBASA MINTA KPP PRATAMA UNTUK LEBIH BERSINERGI DENGAN PEMDA

Sekretaris Daerah Kabupaten Toba Samosir, Liberty Manurung menghimbau pihak Kantor Pelayanan Pajak Pratama (KPP) Balige dapat lebih bersinergi dengan pemerintah daerah melalui koordinasi dan kerjasama dalam upaya mengintensifkan penagihan Pajak Bumi dan Bangunan (PBB) sehingga dapat rampung dengan baik dengan pencapaian target yang maksimal. Menurutnya, hal ini perlu menjadi perhatian khusus guna mendorong kesadaran wajib pajak dalam memenuhi kewajibannya sehingga keterlambatan pembayaran dapat dihindari. Demikian disampaikannya ketika menerima audiensi Kepala KPP Pratama Balige yang baru di ruang kerjanya, Selasa (27/11) di Balige.

Kepala KPP Pratama Balige, Setiadi ST, MT, disamping memperkenalkan dirinya sebagai pejabat yang baru dihunjuk memimpin KPP Pratama Balige, pada audiensi tersebut juga menyampaikan harapannya akan dukungan Pemerintah Kabupaten Toba Samosir guna menggugah kesadaran wajib pajak dalam membayar pajak. Pada kesempatan tersebut, Setiadi, yang pada kesempatan tersebut juga didampingi oleh Kasi Ekstensifikasi Perpajakan, Kondester Sijabat dan Kasi Pengolahan Data dan Informasi, Ivan Wardhana, melaporkan bahwa realisasi PBB sektor perdesaan untuk Tahun Anggaran 2012 sudah mencapai target, sedangkan untuk sektor perkotaan masih di angka 81%.
Setiadi juga mengungkapkan, bahwa seputar adanya rencana pengalihan pengelolaan PBB ke pemerintah daerah, pihaknya akan memberikan dukungan penuh atas rencana tersebut. “Kita akan berkontribusi dalam menyiapkan data awal PBB serta berkomitmen mendukung penyediaan software yang akan dipergunakan”, ujar Setiadi.

Sementara, Kadis PPKKD Kabupaten Toba Samosir, Thamrin Simanjuntak menyatakan kesiapan pihaknya dalam rangka pengelolaan PBB yang dijadwalkan pada 2014 mendatang. Dikatakannya, hingga saat ini pihaknya telah menyiapkan rancangan peraturan daerah untuk mengatur pengelolaan PBB tersebut dan akan segera diajukan ke DPRD. Disamping itu, kata Thamrin,  pihaknya juga sudah mempersiapkan sumber daya manusia yang akan dibutuhkan dalam pelaksanaan kegiatan tersebut. “Beberapa kali kita sudah mengirimkan staf kita untuk mengikuti pendidikan dan pelatihan maupun bimbingan teknis terkait hal tersebut”, kata Thamrin. Namun, diakuinya hingga saat ini yang menjadi kendala yang dihadapi instansinya adalah kesiapan peralatan yang dibutuhkan guna mendukung program tersebut.

Dalam audiensi yang juga dihadiri Asisten Administrasi Umum, Tito Siahaan tersebut juga dilakukan diskusi dan pembahasan tentang status objek pajak lainnya yang diharapkan dapat mendongkrak realisasi penerimaan pajak dari berbagai sektor lainnya.

(Relis Bagian Humas dan Protokol Setdakab Toba Samosir)

Posted in Humas | Leave a comment