TOBASA TINGKATKAN KUALITAS PENYELENGGARAAN PENYULUHAN

Pemerintah Kabupaten Toba Samosir memandang penyelenggaraan penyuluhan pertanian, perikanan dan kehutanan sebagai suatu langkah strategis dalam pendampingan dan penyebarluasan informasi teknologi serta untuk memfasilitasi pengembangan kelembagaan dan kemitraan, guna melakukan proses pembelajaran dan pengembangan model usaha tani bagi pelaku-pelaku usaha pertanian. Demikian diutarakan Bupati Toba Samosir, Pandapotan Kasmin Simanjuntak ketika membuka secara resmi kegiatan Penyegaran Tenaga Penyuluh, Pengamat Hama dan TB-THL guna Peningkatan Kualitas Penyelenggaraan Penyuluhan di Toba Samosir, yang dilaksanakan di Aula Sanggar Kegiatan Belajar (SKB) Porsea, Rabu (14/11) di Porsea.

Memperhatikan pentingnya hal tersebut, Bupati mengatakan, Pemkab Toba Samosir telah menerbitkan Peraturan Daerah Nomor 04 Tahun 2011 tentang Pembentukan Organisasi dan Tata Kerja Badan Pelaksana Penyuluhan Pertanian, Perikanan dan Kehutanan sebagai wadah Satuan Administrasi Pangkal (SATMINKAL) penyelenggaraan sebagai wujud implementasi Undang-Undang Nomor 16 Tahun 2006 tentang Sistem Penyuluhan Pertanian, Perikanan dan Kehutanan. Juga sesuai amanat undang-undang dimaksud, dan mengingat penyelenggaraan penyuluhan bukanlah tanggung jawab pemerintah semata, maka dalam menetapkan strategi penyuluhan, disamping didukung lembaga penyuluhan pemerintah, Bupati dapat dibantu lembaga penyuluhan swasta/ swadaya seperti Komisi Penyuluhan. Untuk Kabupaten Toba Samosir, Bupati telah menetapkan Surat Keputusan Nomor 178.2 Tahun 2012 tentang pembentukan Komisi Penyuluhan. Dengan keberadaan komisi ini, Bupati berharap akan memperoleh masukan sebagai bahan pertimbangan dalam penyelenggaraan dan fasilitasi penyuluhan.

Lebih lanjut Bupati mengatakan, sebagai salah satu bentuk perhatian Pemkab Toba Samosir akan keberadaan petugas penyuluh, pihaknya telah mengalokasikan pembayaran honor petugas penyuluh selama 2 (dua) bulan terakhir, karena ternyata Pemerintah Pusat melalui Kementerian Pertanian dan Kementerian Kelautan, hanya mengalokasikan pembayaran honor petugas penyuluh hanya untuk 10 (sepuluh) bulan saja.

Untuk memberikan pembekalan dan penyegaran bagi tenaga penyuluh, pengamat hama dan TB-THL, pada kegiatan ini dihadirkan narasumber dari Guru Besar Fakultas Pertanian Universitas Sumatera Utara, Prof. DR. Ir. Meneth Ginting, M.A.D.E dan Kepala Pusat Penelitian Ketahanan Pangan dan Agribisnis, Lembaga Penelitian USU, Ir. Hasudungan Butar-Butar, MSi, yang juga salah seorang anggota Komisi Penyuluhan Provinsi Sumatera Utara. Dalam paparannya, Meneth Ginting, yang juga mantan Bupati Karo ini, membekali para petugas penyuluh tentang Penyuluhan dalam Berbagai Aspek Pembangunan yang dikaitkan dengan Dinamika Organisasi dalam Mengukur Keberhasilan. Sementara Hasudungan Butar-Butar, memaparkan Peranan Penyuluh Pertanian dan Masalah yang Dihadapi pada Era Otonomi Daerah. Menurut Hasudungan, kelembagaan penyuluhan pertanian diharapkan dapat berfungsi sebagai home base yang mampu melakukan pembinaan karier dan profesionalisme penyuluh pertanian serta mampu menjamin berlangsungnya penyelenggaraan penyuluhan pertanian terpadu yang efektif, efisien dan produktif serta bersifat sinergis dengan pengembangan agribisnis sesuai dengan potensi daerah.

Ketua Komisi Penyuluhan Toba Samosir, Ir. Sahata Butar-Butar mengatakan, melalui kegiatan ini diharapkan akan bermanfaat pada peningkatakan kualitas penyelenggaraan penyuluhan pertanian sehingga penyuluh pertanian dapat mengaktualisasi diri dan berperan sebagai ujung tombak pada peningkatan tingkat kesejahteraan petani. Melalui pertemuan ini, juga diharapakannya akan menjadi wadah bertukar pikiran bagi para petugas penyuluhan pertanian untuk memberikan pertimbangan pada pengambilan kebijakan khususnya seputar penyelenggaraan penyuluhan.

Terkait dengan jumlah tenaga penyuluh di Toba Samosir, Sahata mengatakan, hal ini juga telah menjadi perhatian pihaknya, mengingat jumlah tenaga penyuluh di Toba Samosir masih jauh dari angka ideal. Hal ini juga diamini Sekretaris BP4K, Ir. Asnah Manurung. Menurutnya, setidaknya setiap desa harus memiliki satu orang petugas penyuluh. Dikatakannya lagi, jumlah petugas penyuluh saat ini diperkirakan hanya berjumlah 93 petugas penyuluh yang terdiri dari penyuluh PNS dan THL, dan bertugas untuk melayani penyuluhan pada 231 desa dan 13 kelurahan di Toba Samosir. Karena itu, kedepannya, untuk memaksimalkan penyelenggaraan penyuluhan, pihaknya secara bertahap akan berupaya memenuhi keterbatasan petugas penyuluh ini.

Pada pelaksanaan kegiatan yang diikuti sekitar seratusan tenaga penyuluh ini, juga dihadiri Ketua DPRD Toba Samosir, Sahat Panjaitan Kepala BP4K Toba Samosir, Ir. Tua Pangaribuan, Kepala Badan Koordinasi Penyuluhan Provinsi Sumatera Utara, Ir. Bonar Sirait, Msi.

(Relis Bagian Humas dan Protokol Setdakab Toba Samosir)

Posted in Humas | Leave a comment

PEMERINTAH DAN GEREJA HARUS PADU MELAYANI MASYARAKAT

Untuk membangun masyarakat seutuhnya menjadi lebih beriman, cerdas, memiliki kasih serta kepedulian terhadap sesama, diperlukan partisipasi seluruh elemen masyarakat. Untuk mewujudkan hal ini di Kabupaten Toba Samosir, Gereja sebagai salah satu komponen kehidupan bermasyarakat juga memegang peranan. Hal ini disampaikan Bupati Toba Samosir melalui Wabup Toba Samosir, Liberty Pasaribu dalam sambutan tertulisnya di hadapan seribuan jemaat HKBP pada Pesta Peletakan Batu Pertama Pembangunan Gereja HKBP Baruara, Minggu (11/10) di Balige.

Lebih lanjut dikatakan, gereja sebagai organisasi sangat erat hubungannya dengan peran pemerintah, dan apabila kedua peranan dimaksud dapat terpadu sedemikian rupa, maka akan menjadi kekuatan dalam pelaksanaan pembangunan. “Oleh karena itu, saya harapkan agar kita semua dapat menjalin kerjasama dalam setiap pelayanan kepada masyarakat, dengan demikian eksistensi pemerintah dan gereja, sungguh-sungguh dirasakan masyarakat”, ujar Wabup Liberty Pasaribu.

Sebelum pelaksanaan peletakan batu pertama, dilakukan ibadah bersama seluruh jemaat dengan kotbah yang diambil dari nats Bibel, Heber 9 : 24-28. Jemaat juga disuguhi lagu-lagu pujian melalui penampilan paduan suara/ koor dari gereja- gereja HKBP tetangga serta dari paduan suara “Metanoia” SMU Negeri 2 Balige, yang pada kesempatan tersebut membawakan kidung pujian yang memukau.

Renovasi Gereja HKBP Baruara yang dibangun pada tahun 1821 ditaksir membutuhkan biaya sekitar Rp. 1,5 Milyar dengan sumber dana dari prakarsa jemaatnya serta didukung kepedulian para anggota jemaat lainnya di perantuan serta dari sumbangan pihak lainnya. Renovasi yang memiliki jemaat sekitar 450 kepala keluarga ini ini diperkirakan akan rampung pada tahun 2013.

(Relis Bagian Humas dan Protokol Setdakab Toba Samosir)

Posted in Humas | Leave a comment

PERINGATAN HARI PAHLAWAN KE-67 DI TOBASA, DIAWALI ZIARAH NASIONAL

Sebagai wujud penghargaan dan untuk mengenang jasa dan perjuangan para pahlawan, rangkaian peringatan Hari Pahlawan ke-67 tingkat Kabupaten Toba Samosir diawali dengan pelaksanaan upacara ziarah nasional dipimpin Kajari Balige, Harli Siregar, SH, MH, dengan mengambil tempat di Taman Makam Pahlawan (TMP) Bahagia, Soposurung, Sabtu (10/11) di Balige.

Disamping memberikan penghormatan kepada para arwah pahlawan dengan mengheningkan cipta, pada ziarah nasional ini juga dilakukan peletakan karangan bunga di monumen TMP Bahagia oleh Kajari Balige dilanjutkan penaburan bunga ke makam para pahlawan oleh Wabup Tobasa Liberty Pasaribu, Kapolres Tobasa AKBP Budi Suherman, Ketua PN Balige Agus Widodo, mewakili Ketua DPRD Mangapul Siahaan dan Sekdakab Tobasa Liberty Manurung.

Selepas pelaksanaan ziarah nasional ini, puncak peringatan Hari Pahlawan dilakukan dengan pelaksanaan Upacara Nasional di Lapangan Sisingamangaraja XII, Balige, dipimpin Inspektur Upacara Dandim 0210/TU-TS, Letkol Inf. Victor Tampubolon. Sementara, bertindak sebagai Komandan Upacara, Dan Kipan A-125/SMB, Lettu Inf. H. Nainggolan didukung Kapolsek Balige AKP. Gibson Siagian selaku Perwira Upacara.

Dalam amanatnya, Letkol Inf. Viktor Tampubolon membacakan sambutan Menteri Sosial RI, antara lain mengamanatkan, agar dengan semangat kepahlawanan menjadi sumber motivasi dan modal sosial untuk mengatasi berbagai masalah. Sebagaimana tema “Semangat Kepahlawanan untuk Indonesia Sejahtera”, peringatan Hari Pahlawan kali ini diharapkan menjadi momentum Bangsa Indonesia untuk mewujudkan masyarakat sejahtera sebagaimana yang dicita-citakan para pendahulu negara.

Ziarah dan upacara nasional peringatan Hari Pahlawan ini, juga dihadiri para Asisten dan Kabag Setdakab Tobasa, Staf Ahli Bupati, para pimpinan SKPD, para perwira di jajaran Polres Tobasa. Sedangkan kesatuan barisan yang mengikuti upacara ini, antara lain para pelajar SD/SMP/SMU, Mahasiswa, KORPRI, personil TNI dan POLRI, serta Ormas/OKP.

(Relis Bagian Humas dan Protokol Setdakab Toba Samosir)

Posted in Humas | Leave a comment

BUPATI TOBASA : “GERAKAN PEMBANGUNAN SANGAT DIPENGARUHI KUALITAS INFORMASI”

Peranan insan pers sebagai pilar keempat demokrasi, sangat kuat untuk mendukung keberhasilan pembangunan melalui informasi yang disajikan. Opini dan sikap masyarakat terhadap gerakan pembangunan sangat dipengaruhi kualitas informasi yang diperoleh. Karena itu, Bupati Toba Samosir dalam sambutan tertulisnya yang dibacakan Wakil Bupati Liberty Pasaribu mengatakan, bahwa pihaknya berusaha memenuhi amanat Undang-Undang Nomor 14 Tahun 2008 tentang Keterbukaan Informasi Publik, yakni dengan melayani lebih terbuka sehingga setiap insan atau pihak dapat memperolehnya secara tepat dan cepat.

Untuk mendukung ini juga, Pemkab Toba Samosir telah menempuh langkah lainnya dengan menghunjuk Pejabat Pengelola Informasi dan Dokumentasi (PPID) hingga ke tingkat Satuan Kerja Perangkat Daerah. Melalui ini diharapkan, pelayanan permintaan informasi dapat terpenuhi secara optimal. Hal ini diutarakan di sela-sela deklarasi dan pengukuhan Dewan Pengurus Pusat Aliansi Jurnalis Tapanuli (DPP Arjuna) sebagai salah satu organisasi profesi yang mewadahi para insan pers/ jurnalis di wilayah Tapanuli, Kamis (08/11) di Balige.

Wabup Liberty Pasaribu pada kesempatan tersebut juga mengatakan, bahwa maju mundurnya pembangunan di Toba Samosir salah satunya tergantung peranan insan pers. Artinya, opini publik dapat dibentuk melalui pemberitaan yang disuguhkan, sehingga masyarakat berada pada kesimpulan yang menyatakan kemajuan atau kemunduran yang terjadi. Karena itu, Wabup Liberty Pasaribu, berharap agar pemberitaan itu dapat lebih menekankan pada sisi positif pelaksanaan pembangunan tersebut. “Marilah kita membangun Toba Samosir ini, dan tidak semata-mata melihat sisi negatif pelaksanaan pembangunan tersebut’, ajak Liberty Pasaribu.

Ketua DPRD Toba Samosir, Sahat Panjaitan di kesempatan sebelumnya mengatakan, insan pers sebagai mitra DPRD, sebagaimana salah satu tugas DPRD diharapkan dapat bersama-sama untuk melakukan “pengawasan” melalui kontrol sosial oleh pers. Karena itu, diharapkannya, agar kontrol sosial yang dilakukan, bertujuan untuk mendorong pembangunan yang dilakukan supaya berjalan ke arah yang lebih baik. Sahat juga mengatakan, kebebasan pers di Indonesia merupakan salah satu barometer di era demokrasi saat ini, karena itu diharapkannya agar kebebasan pers tersebut tidak menjadi kebebasan yang kebablasan sehingga citra profesi jurnalis tersebut tetap terjaga dengan baik.

(Relis Bagian Humas dan Protokol Setdakab Toba Samosir)

Posted in Humas | Leave a comment

BUPATI TOBASA INSTRUKSIKAN SKPD KELOLA ANGGARAN SESUAI PERUNDANG-UNDANGAN

Untuk mencapai opini tertinggi Badan Pemeriksa Keuangan RI yakni “Wajar Tanpa Pengecualian/WTP” dalam pengelolaan keuangan daerah atas Laporan Keuangan Pemerintah Daerah (LPKPD), Bupati Toba Samosir, Pandapotan Kasmin Simanjuntak, instruksikan jajarannya untuk melakukan pengelolaan keuangan daerah secara transparan, efisien, efektif dan dapat dipertanggung jawabkan sesuai peraturan perundang-undangan. “Seluruh kegiatan yang menggunakan anggaran keuangan daerah, harus dapat dipertanggung jawabkan, disertai dengan data-data administrasi”, ujar Bupati Pandapotan Kasmin Simanjuntak dihadapan seratusan peserta Bimbingan Teknis (Bimtek) Penatausahaan Keuangan Daerah, yang bertempat di TB Centre, Senin (05/11) di Balige.

Opini Wajar Tanpa Pengeculian diperoleh, apabila LKPD telah menyajikan secara wajar semua hal yang material, posisi keuangan (neraca), LRA & Laporan Arus Kas sesuai dengan prinsip akuntansi. Karena itu, kepada para peserta Bimtek yang terdiri dari merupakan para Pejabat Penatausahaan Keuangan Daerah dan Bendahara Pengeluaran/ Penerimaan se-Kabupaten Toba Samosir, Bupati meminta, untuk benar-benar dapat memahami seluruh rangkaian materi yang disampaikan pada kegiatan tersebut, sehingga ilmu tentang pengelolaan keuangan daerah dapat dipraktekkan di SKPD masing-masing.

Sementara Kepala Dinas Pendapatan, Pengelola Keuangan dan Kekayaan Daerah (DPPKKD), Thamrin Simanjuntak di tempat yang sama mengatakan, dalam mencapai opini WTP tersebut, diperlukan adanya kesamaan pemahaman dan kesamaan langkah oleh seluruh aparat pengelola keuangan di Kabupaten Toba Samosir tentang pengelolaan keuangan daerah yang tertib, taat pada peraturan perundang-undangan, efektif, efisien, ekonomis, transparan, dan akuntabel. Maka menurut Thamrin, melalui Bimtek ini faktor-faktor tersebut akan terpenuhi di seluruh aparat pengelola keuangan daerah se-Kabupaten Toba Samosir.

Lebih lanjut dikatakannya, adapun narasumber yang dihadirkan dalam bimbingan teknis ini, terdiri dari Direktorat Anggaran Daerah Kementerian Dalam Negeri, BPKP Perwakilan Provinsi Sumatera Utara dan dari Dinas PPKKD Kabupaten Toba Samosir. Dalam rangkaian bimtek ini, salah seorang narasumber yang hadir, Kasubdit Anggaran Daerah Wilayah IV, Horas Maurits Panjaitan, dari Direktorat Anggaran, Kementerian Dalam Negeri, menyajikan paparan seputar mekanisme pengelolaan keuangan daerah, pedoman penyusunan APBD TA 2013 berdasarkan Permendagri 37 Tahun 2012 dan pedoman pemberian hibah dan bantuan sosial berdasarkan Permendagri Nomor 39 Tahun 2012.

Dalam salah satu materi pemaparannya, Horas Maurits mengatakan, adapun indikator kinerja pengelolaan keuangan daerah adalah ketepatan waktu penetapan APBD, porsi APBD untuk kesejahteraan masyarakat meningkat, tingginya persentasi realisasi APBD, ketepatan penyampaian LKPD dan meningkatnya kualitas opini BPK. Masih dalam paparannya, untuk penyusunan APBD, menurutnya harus memuat prinsip-prinsip, antara lain : adanya kesesuaian kewenangan daerah, tepat waktu sesuai jadwal/ tahapan, transparan, melibatkan partisipasi masyarakat, dan memperhatikan rasa keadilan dan kepatutan serta tidak boleh bertentangan dengan kepentingan umum dan peraturan yang lebih tinggi maupun peraturan daerah lainnya. Sedangkan, dalam ketentuan pemberian hibah, dikatakannya agar hibah yang diberikan dapat menunjang penyelenggaraan urusan pemerintah daerah, sementara untuk bantuan sosial yang diberikan harus dapat melindungi dari kemungkinan terjadinya resiko sosial/ kemiskinan.

(Relis Bagian Humas dan Protokol Setdakab Toba Samosir)

Posted in Humas | Leave a comment

STAF MEMASUKI PURNA BHAKTI 25 TAHUN, BAGIAN KESSOS SETDAKAB TOBASA GELAR ACARA PERPISAHAN

Kabag Kessos Almen Tambunan, Kabag Humas dan Protokol Elisber Tambunan, berphoto bersama dengan Ary A. Siagian (berkacamata) beserta seluruh staf pada Bagian Kesejahteraan Sosial Setdakab Toba Samosir, Kamis (01/11) di Balige

Didorong semangat kekeluargaan serta untuk memberikan apresiasi atas kebersamaan dan kerjasama dalam melaksanakan tugas-tugas kedinasan selama ini, para pegawai pada Bagian Kesejahteraan Sosial (Kessos) Setdakab Toba Samosir dipimpin Kabag Kessos Almen Tambunan, menggelar acara spontanitas kepada rekan kerja mereka Ary A. Siagian yang akan memasuki masa purna bhakti (pensiun-red), di ruang kerja Bagian Kessos Setdakab Toba Samosir, Kamis (01/11) di Balige.

Sebagaimana surat keputusan pensiun yang diterimanya, terhitung mulai tanggal 1 Nopember 2012, Ary A. Siagian yang menjabat Kasubbag Pendidikan dan Kebudayaan pada Bagian Kessos akan memasuki Batas Usia Pensiun setelah 25 (dua puluh lima) tahun mengabdi sebagai Pegawai Negeri Sipil. Mengawali karirnya di birokrasi, Ary mulai berkarya di Kabupaten Nias sebagai Calon Pegawai Negeri Sipil pada 1 Maret 1986 pada satuan kerja Badan Koordinasi Keluarga Berencana Nasional (BKKBN) selama hampir 15 tahun. Dengan niat untuk mengabdi di kampung halaman, Ary kemudian pindah tugas ke Pemerintah Kabupaten Toba Samosir pada tahun 2000 dan ditempatkan pada BKKBN, dan terakhir pada 2009 promosi pada Bagian Kessos Setdakab Toba Samosir.

Salah seorang rekan kerjanya, Tanda Dongoran mengatakan, sangat terkesan dengan kinerja yang diperlihatkan Ary selama bekerja pada Bagian Kessos. “Banyak pengalaman yang dapat saya gali dan ditiru dari beliau”, ujar Dongoran. Ditambahkannya, keteladanan dan kedisplinan rekan kerjanya tersebut, diharapkan dapat diikuti para PNS lainnya, sehingga kinerja yang dicapai dapat lebih maksimal dalam mensukseskan tugas pelayanan publik yang diemban pemerintah.

Kabag Kessos, Almen Tambunan memberikan apresiasi atas kinerjanya selama ini, seraya berpesan, walaupun sudah memasuki masa pensiun, agar tali silaturahmi yang telah terjalin selama ini tetap terjaga. “Selamat memasuki dan menikmati masa pensiun”, ujar Almen dengan mata berkaca-kaca. Acara spontanitas ini diakhiri dengan penyerahan cenderamata kepada Ary, dan diakhiri dengan makan bersama.

Sementara, Ary mengatakan tidak menduga sebelumnya acara yang digagas atasannya tersebut, dan dengan kegiatan ini dia merasa sangat tersanjung akan apresiasi dan kepedulian rekan-rekannya. Menanggapi kegiatan ini, Kabag Humas dan Protokol, Elisber Tambunan menyampaikan, bahwa hal-hal positif seperti ini perlu dicontoh SKPD lainnya di Lingkungan Pemerintah Kabupaten Toba Samosir, sebagai wujud penghargaan kepada PNS yang akan memasuki masa purna bhakti, sehingga tali kekeluargaan tetap erat terjalin walaupun sudah pensiun.

(Relis Bagian Humas dan Protokol Setdakab Toba Samosir)

Posted in Humas | Leave a comment

PEDULI PENDIDIKAN DI “BONA PASOGIT”, BUPATI TOBASA APRESIASI IKBH JABODETABEK

Menurut Bupati Toba Samosir, Pandapotan Kasmin Simanjuntak, dalam memberhasilkan pembangunan di Kabupaten Toba Samosir tidak hanya semata-mata menjadi tanggung jawab pemerintah, tetapi semua elemen masyarakat diharapkan harus berperan serta sesuai kapasitas dan kewenangannnya masing-masing. Mengingat keterbatasan pemerintah, dukungan ini akan memiliki andil yang sangat besar dalam mendorong laju pembangunan di wilayah Toba Samosir. “Seperti pemberian bantuan komputer dari Ikatan Keluarga Besar Habinsaran (IKBH) se-Jabodetabek saat ini, adalah telah menjadi satu bukti peran serta serta kepedulian anak rantau dalam membangun Tobasa khususnya di bidang pendidikan, dan kita patut mengapresiasi dan mengucapkan terimakasih kepada mereka, agar kelak di kemudian hari kepedulian seperti ini dapat berkelanjutan,” kata Bupati Pandapotan Kasmin Simanjuntak, Selasa (30/10) di Habinsaran, saat IKBH menyerahkan komputer ke SMA Negeri 1 Habinsaran dan ke Kantor Camat.

Kepada anak didik SMA Negeri 1 Habinsaran, Bupati berpesan, agar benar-benar menjadikan komputer bantuan IKBH tersebut sebagai motivator dalam membekali diri masing-masing dengan ilmu pengetahuan khususnya kemampuan dalam mengoperasikan komputer, yang kelak akan menjadi salah satu modal utama dalam menggapai cita-citanya.

Setelah bantuan diterima dari perwakilan IKBH, Bupati Pandapotan Kasmin Simanjuntak, didampingi Asisten Pemerintahan, Drs. Wasir Simanjuntak dan Kadis Pendidikan Dra. Mariani, selanjutnya menyerahkannya kepada Kepala SMAN 1 Habinsaran Togar Duharman Panjaitan SPd MSi dan Camat Habinsaran Sabam Pardosi SE. Saat diserahkan, Bupati menginstruksikan agar bantuan tersebut dapat dipergunakan mendukung peningkatakan kemampuan siswa/i SMAN 1 Habinsaran dalam pengoperasian komputer, dan untuk mendukung aktifitas perkantoran dalam meningkatkan kinerja di lingkungan Kantor Camat Habinsaran. Penyerahan ini juga disaksikan para tokoh masyarakat setempat dan ratusan siswa/siswi dan para guru di SMA Negeri tersebut.

Sebelumnya, Ev. Pinda Charles Sianipar, mewakili IKBH Jabodetabek, menceritakan sekilas gagasan penyerahan bantuan komputer ini, yang diawali ketika Bupati Pandapotan Kasmin Simanjuntak melakukan pertemuan dengan para anak rantau putra/i dari Habinsaran di Jakarta. Pada kesempatan tersebut, diceritakannya, Bupati meminta dukungan para putra-putri Habinsaran yang berada di parserahan (perantauan-red) untuk mendukung pembangunan di Toba Samosir. Terdorong ajakan Bupati tersebut, Ev. Pinda Charles berinisiatif mengajak rekan-rekannya di perantauan untuk bersama-bersama mendukung program Bupati Toba Samosir, yang salah satunya diwujudkan dengan memberikan perhatian dan kepedulian pada pembangunan sektor pendidikan dengan menyerahkan bantuan komputer, dengan harapan agar para siswa/i dari Parsoburan dapat bersaing dalam mengisi kualifikasi lapangan pekerjaan yang ada.  Ev. Pinda Charles juga mengatakan, dengan bantuan yang diserahkan ini, siswa/i SMAN 1 Parsoburan akan ditempah menjadi siswa/i menjadi lebih disiplin serta dapat mengisi waktu luang dengan hal-hal yang positif.

Juga dikatakannya, IKBH senantiasa berupaya mendukung pembangunan di Toba Samosir, khususnya di Habinsaran. Hal ini menurutnya telah diwujudkan, dimana pada tahun-tahun sebelumnya, IKBH telah beberapa kali memberikan perhatian dan bantuan untuk SMAN 1 Habinsaran melalui pelaksanaan seminar-seminar dan bantuan kelengkapan sekolah lainnya. “Kami senantiasa mendukung pembangunan di Toba Samosir, dan senantiasa akan berupaya terus melakukannya”, ujar Ev. Pinda Charles.

Di tempat yang sama, Ketua Komite Sekolah SMAN 1 Habinsaran, Tumpal Silalahi senada dengan para tokoh masyarakat setempat, mengucapkan terima kasih atas bantuan IKBH tersebut. “Sudah lama kami impikan bantuan ini, semoga dengan bantuan ini, dapat menjadi motivasi bagi siswa/i untuk kelak menjadi generasi yang berhasil dan mengikuti jejak para perantau untuk peduli kampung halamannya”, pungkas Silalahi.

Para anak rantau yang tergabung dalam IKBH Jabodetabek yang menyumbangkan komputer PC dengan perincian 10 (sepuluh) unit untuk SMA Negeri 1 Habinsaran dan 1 (satu) unit untuk Kantor Camat Habinsaran, yakni Ev. Pinda Charles Sianipar/ Ny. TB br Samosir, MBA (5 unit), Ir. Rudolf Jakob Sianipar, MBA (1 unit), Diner Samosir (1 unit), Karmen Siregar (1 unit), Kapten Pnb. Firman Albiner Hutapea (1 unit) dan Kurnia Ria Sianipar, SE (1 unit).

Terkait dengan penyerahan bantuan dari anak rantau ini, Kabag Humas dan Protokol, Elisber Tambunan mengatakan harapannya, partisipasi dan kepedulian IKBH yang peduli Bona Pasogit ini, dapat diikuti anak rantau dari 16 kecamatan lainnya agar sudi kiranya memberikan perhatian dan peduli pembangunan di kampung halamannya. (eds)

(Relis Bagian Humas dan Protokol Setdakab Toba Samosir)

Posted in Humas | Leave a comment