Berita Terbaru

SEMINAR “INJIL dan ADAT” DALAM RANGKA PERAYAAN JUBILEUM 150 TAHUN HKBP DAN 100 TAHUN HKBP DISTRIK IV TOBA

Dihadiri sekitar 200-an orang peserta dan undangan, seminar yang berjudul “Injil dan Adat”, dibuka oleh Praeses IV Toba, Pdt. Parulian Sibarani, MTh pagi tadi (07/04-2011). Para peserta seminar yang terdiri dari jemaat HKBP Distrik IV Toba, mahasiswa bibelvrouw, para guru dan undangan lainnya, tampak sangat antusias mengikuti seminar yang dilaksanakan di Gereja HKBP Porsea Kota. Seminar tersebut didahului dengan kebaktian singkat yang dipimpin oleh Pdt. Robert Silaban, STh.

Dalam sambutannya Pdt. Parulian Sibarani, Mth mengatkan bahwa tujuan seminar ini adalah sebagai sarana untuk membicarakan hubungan antara agama (Protestan) dan gereja (HKBP) dengan budaya batak, bukan sebagai sarana untuk mengambil keputusan pada akhir pelaksanaan seminar. Sebelum membuka seminar, Praeses Distrik IV Toba berharap agar para narasumber dapat membuka wacana dan pikiran para peserta dan undangan agar dalam melaksanakan budaya atau adat batak di kehidupan sehari-hari masih dalam kerangka ajaran agama Kristen.

Sementara itu Bupati Toba Samosir dalam sambutannya yang dibacakan Plh. Sekdakab Toba Samosir, Ir. Saibon Sirait, mengucapkan terimakasih atas terlaksananya kegiatan ini karena akan menambah wawasan kita tentang injil dan adat melalui penjelasan yang akan disampaikan para pakar dibidangnya yang meninjau hubungan injil dan adat dari berbagai segi antara lain dari segi sosiologi, ekonomi dan Theologi. Bupati mengharapkan seminar ini dapat merekomendasikan bagi pemerintah, organisasi keagamaan, lembaga adat dan warga masyarakat, apa yang patut dan tepat kita laksanakan dalam kehidupan kita sehari-hari dalam melaksanakan adat dan budaya kita yang senantiasa diterangi atau digarami dengan injil.

“Pada kesempatan ini juga kami mengajak seluruh pimpinan gereja dan jemaat HKBP Distrik IV Toba agar dapat mendukung visi dan misi  Kabupaten Toba Samosir untuk 5 (lima) tahun ke depan yaitu, kehidupan yang berlandaskan “Kasih, Peduli dan Bermartabat” lanjutnya. Diakhir sambutannya Bupati berharap agar pendeta dan kaum rohaniawan yang ada di Kabupaten Toba Samosir untuk dapat menjaga situasi dan kondisi masyarakat yang aman dan kondusif dengan siraman rohani melalui khotbah serta mengajak umat untuk saling menghormati, toleransi, rukun dan damai baik antar sesama pemeluk agama yang berbeda.

Kemudian Sahat Panjaitan, Ketua DPRD Kabupaten Tobasa yang dalam hal ini sebagai ketua I pelaksana Jubileum 150 Tahun HKBP dan 100 Tahun HKBP Distrik IV Toba, melaporkan bahwa kegiatan ini akan memaparkan peran Gereja HKBP dalam kebudayaan dan adat. Sahat Panjaitan menyampaikan dalam rangka Jubileum 150 Tahun HKBP dan 100 Tahun HKBP Distrik IV Toba, panitia akan melaksanakan beberapa kegiatan yaitu, Seminar, Bakti Sosial, Pemeriksaan Kesehatan dan Acara Puncak yang akan dilaksanakan pada tanggal 25 September 2011. Diakhir laporannya Sahat Panjaitan, selaku Ketua Panitia berharap agar seluruh jemaat HKBP Distrik IV dapat mendoakan panitia agar dapat bekerja dengan baik dalam melaksanakan tugasnya sehingga acara dapat berjalan baik.

(Relis Bagian Humas dan Protokol Setdakab Tobasa)

Advertisements

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s