Berita Terbaru, Pendidikan

TINGKAT KELULUSAN UJIAN NASIONAL SMA/SMK DI TOBASA MENINGKAT

Drs. Baktiar Sirait Kabid Kurikulim Dinas Pendidikan Kab. Toba Samosir

Tingkat kelulusan siswa-siswi Sekolah Menengah Atas (SMA) dan Sekolah Menengah Kejuruan (SMK) Kabupaten Toba Samosir TP 2010/2011 adalah 99,87 %, yang dihitung berdasarkan jumlah siswa yang hadir mengikuti Ujian Nasional. Bila dibandingkan dengan hasil Ujian Nasional pada Tahun Pelajaran 2009/2010 dengan persentase kelulusan 98,75 % maka tahun ini terjadi peningkatan kelulusan sebesar 1,12 %, demikian penjelasan Kepala Dinas Pendidikan Toba Samosir melalui Kepala Bidang Kurikulum Dinas Pendidikan  Kab. Toba Samosir Baktiar Sirait di ruang kerjanya di Kantor Dinas Pendidikan Kabupaten Toba Samosir di Soposurung, Balige, Kamis (19/05).

Baktiar juga menambahkan bahwa sebagaimana visi Dinas Pendidikan Kabupaten Toba Samosir yakni “Terwujudnya insan Intelektual yang peduli dan profesional berlandaskan kasih”, Dinas Pendidikan Kabupaten Toba Samosir telah melakukan berbagai upaya dan terobosan dalam upaya meningkatkan kualitas pendidikan di Kabupaten Toba Samosir. “Salah satunya dapat dilihat dalam pelaksanaan Ujian Nasional Tahun Pelajaran 2010/2011 yang berjalan dengan sukses dan aman serta terlihat padatingkat kelulusan siswa/i SMA/SMK yang meningkat”, ujarnya.

Berdasarkan Surat Keputusan Kepala Dinas Pendidikan Provinsi Sumatera Utara perihal penetapan hasil ujian nasional tingkat SMA/SMK,  Dinas Pendidikan Kab. Toba Samosir telah menerima data peringkat kelulusan berdasarkan nilai rata-rata hasil ujian dan total nilai ujian.  Untuk tingkat SMA  peringkat berdasarkan nilai rata-rata hasil ujian , sebagai berikut : peringkat I adalah SMA Negeri 2 Balige dengan nilai rata-rata 8,83, peringkat II adalah SMA Negeri Laguboti dengan nilai rata-rata 8,34 dan peringkat III adalah SMA Negeri 1 Balige dengan nilai rata-rata 8,31. Sedangkan untuk Sekolah Menengah Kejuruan (SMK) peringkat I diraih SMK Karya Pendidik dengan total nilai 34,68 peringkat II adalah SMK PGRI 10 dengan total nilai 33,82 dan III adalah SMK Negeri 2 Balige dengan total nilai 33,76.

Ketika disinggung mengenai kebiasaan para siswa-siswi yang selalu melakukan aksi corat-coret seragam sekolahnya, “pada tahun ini aksi serupa sudah hampir tidak ada lagi dilakukan oleh para siswa/i”, ungkapnya. Baktiar Sirait mengatakan bahwa hal ini berkat kerjasama pihak Dinas Pendidikan Toba Samosir dengan para Kepala Sekolah yang tergabung dalam Musyawarah Kerja Kepala Sekolah (MKKS) untuk menghimbau dan menyadarkan para siswa/i agar tidak melakukan aksi corat-coret pada pakaian seragam mereka.

(Relis Bagian Humas dan Protokol Setdakab Tobasa)

Advertisements

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s