WABUP : “TERIMA KASIH UNTUK INGAT DAN PEDULI BONA PASOGIT”

Hal tersebut diungkapkan Wakil Bupati Toba Samosir Liberty Pasaribu, SH, MSi dalam sambutannya ketika menghadiri peresmian makam keluarga dari Keturunan G.W Panjaitan/ P.O br. Marpaung yang merupakan orang tua dari Trimedya Panjaitan, SH, anggota DPR RI di Sitorang, Kec. Silaen, Sabtu (25/06).

Liberty Pasaribu juga memberikan apresiasi kepada Trimedya Panjaitan, SH beserta seluruh keluarga besarnya karena pembangunan kompleks makam keluarga ini disamping sebagai salah satu wujud pengamalan 10 Perintah Allah untuk menghormati orang tua, juga sebagai bentuk kepedulian dalam pelestarian budaya serta kesadaran untuk selalu ingat dan mengetahui asal-usul/ silsilah dan upaya memahami budaya leluhur. Pada pesta peresmian makam keluarga yang merupakan rangkaian dari pesta adat “panakkok saring-saring” ini, Wabup juga mengungkapkan bahwa merupakan kebanggan bagi masyarakat Toba Samosir memiliki salah seorang putra terbaiknya yang mampu duduk sebagai anggota DPR RI. Oleh karena itu, Liberty berharap kiranya kepedulian dan kecintaan yang diperlihatkan Trimedya Panjaitan mengingat kapasitas beliau selaku anggota DPR RI dapat juga diaplikasikan dalam wujud lain dalam upaya meningkatkan pembangunan di Kabupaten Toba Samosir.

Ketua DPRD Sahat Panjaitan yang juga hadir pada acara tersebut mengatakan kiranya apa yang telah diperbuat Trimedya Panjaitan dapat menjadi contoh bagi putra-putri Batak lainnya khususnya yang berasal dari Toba Samosir untuk terus menunjukkan kepedulian dan kecintaannya akan budaya Batak sehingga kedepannya dapat diwarisi oleh generasi berikutnya.

Pada kesempatan selanjutnya, Trimedya Panjaitan juga memberikan apresiasi atas peningkatkan pembangunan yang telah diraih Pemerintah Kabupaten Toba Samosir seraya berjanji selaku putra Tobasa akan terus berupaya untuk mendukung dan mensukseskan kemajuan di Bona Pasogit. Sekaitan dalam pelaksanaan peresmian makam keluarga ini, di sisi lain Trimedya mengatakan bahwa kegiatan ini merupakan salah satu wujud “fanatisme ke-Batakannya” khususnya dalam pelestarian budaya Batak. Menurut Trimedya, kompleks makam keluarga yang dibangun di areal seluas + 800 m2 ini, diharapkan akan mampu merubah pemahaman bahwa makam itu merupakan tempat yang menyeramkan, karena makam ini dibangun dengan desain dan ornamen Batak yang dipadukan dengan arsitek modern. “harapan saya, kompleks makam ini akan dapat menjadi tempat ziarah yang nyaman sekaligus menjadi lokasi wisata bagi keluarga besar”, ujarnya. Sebagai wujud kepeduliannya, Trimedya juga berjanji akan terus memberikan perhatiannya dalam peningkatan pembangunan di Bona Pasogit, baik berupa pembangunan infrastruktur, sarana pendidikan dan kesehatan dan peningkatan kualitas sumber daya manusia. “tentunya hal tersebut akan saya perjuangkan, sesuai kapasitas saya”, ujar wakil rakyat yang berkantor di Senayan ini.

Pada peresmian makam keluarga besar G.W Panjaitan/ P.O br Marpaung gelar Op. Parlindungan ini, juga terlihat hadir beberapa kepala daerah/ mewakili di kawasan Tapanuli, diantaranya Bupati Humbang Hasundutan Drs. Maddin Sihombing beserta ibu, Bupati Tapanuli Utara Torang Lumban Tobing beserta Ibu, mewakili Bupati Samosir Asisten Ekonomi Pembangunan Kabupaten Samosir Herbin Tampubolon.

Sementara itu pada rombongan Wakil Bupati Toba Samosir terlihat hadir para pimpinan SKPD di Lingkungan Pemkab Toba Samosir, diantaranya Kepala Badan Lingkungan Hidup dan Pertambangan Drs. Agus Nadeak, MSi, Kadis Sosial Drs. Sangkap Pasaribu, Asisten Administrasi Umum Lodewyk Panjaitan, SH, Staf Ahli Bupati TA. Dugat Panjaitan, Kakan Ketahanan Pangan Marsarasi Simanjuntak dan pejabat lainnya.

BUDAYA ZIARAH MENJADI WISATA MAKAM SEBAGAI PELESTARIAN BUDAYA

Kabag Humas dan Protokol Setdakab Toba Samosir Arwanto H. Ginting di ruang kerjanya (27/06) menanggapi hal ini mengatakan harapannya bahwa berbagai kegiatan pesta adat masyarakat Batak yang dilaksanakan oleh marga-marga dan keluarga Batak akan dapat dimanfaatkan menjadi suatu even wisata. “bisa kita lihat, dalam pesta adat itu menampilkan berbagai momen dan rangkaian acara yang telah menjadi warisan dari leluhur kita, generasi muda sudah banyak yang tidak memahami ini, even seperti ini harus banyak dipublikasikan ”, ujar Ginting.

Terkait dengan pesta budaya seperti pesta “tugu” dan pesta “panakkok saring-saring”, Arwanto menilai even seperti ini, secara tidak langsung akan dapat menggalakkan pengembangan wisata di Tobasa, terlebih apabila dapat dikelola dengan baik. “even seperti ini sangat menarik minat wisatawan, khususnya mancanegara, di beberapa lokasi di Indonesia, makam atau kuburan itu sudah menjadi objek wisata yang sangat menarik, apabila dibandingkan dengan makam orang Batak yang unik dengan berbagai jenis serta didesain dengan berbagai ornamen Batak yang mencerminkan banyak makna sesuai dengan identitas pemilik makam, tentu akan sangat menarik untuk dikunjungi”, katanya.

Arwanto juga mengambil contoh dalam kegiatan ziarah makam yang dilaksanakan keluarga Batak yang jauh-jauh datang dari perantuan untuk memberikan penghormatan kepada leluhurnya. “saya pernah melihat keluarga besar orang Batak yang terdiri dari ratusan orang yang berada di “parserahan” (perantuan), pulang ke Bona Pasogitnya untuk memberikan penghormatan kepada leluhurnya serta untuk mengetahui silsilah dan legenda mereka, mereka berkumpul dari berbagai penjuru daerah di Indonesia dan Luar Negeri, secara tidak langsung selama kunjungan mereka di Bona Pasogit telah turut menggerakkan roda perekonomian, contohnya hotel akan penuh, pengusaha catering kebanjiran order serta selama pelaksanaan pesta para pedagang kecil dan asongan akan kebagian rejeki”, jelasnya.

Pada akhirnya, Arwanto mengatakan kepedulian, kesadaran dan kebanggan selaku orang Batak dengan mengunjungi Bona Pasogit sebagai tradisi, sedikit banyak juga mendorong roda pembangunan. “semakin banyak kegiatan seperti ini, sedikit banyak akan membuka pengembangan sektor wisata dan peningkatan perekonomian masyarakat”, kata Arwanto mengakhiri.

(Relis Bagian Humas dan Protokol Setdakab Toba Samosir)

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s