RANCANGAN RTRW 2011-2031 TOBA SAMOSIR DIKONSULTASIKAN KE PUBLIK

Dari sembilan tahapan legalisasi Rencana Tata Ruang Wilayah/ RTRW, Badan Perencanaan Pembangunan Daerah Kabupaten Toba Samosir telah memasuki tahap legalisasi ketiga yakni konsultasi publik perumusan konsepsi RTRW. Kegiatan yang juga difasilitasi Direktorat Jenderal Tata Ruang Kementerian Pekerjaan Umum ini dilaksanakan pada hari Rabu (13/07) di Balai Data Kantor Bupati Toba Samosir dengan dihadiri berbagai elemen masyarakat.

Bupati Toba Samosir Pandapotan Kasmin Simanjuntak yang diwakili Asisten Pemerintahan Drs. Rudolf Manurung dalam sambutannya mengharapkan dukungan seluruh komponen masyarakat baik berupa saran dan buah pikiran yang membangun mengingat dokumen RTRW ini nantinya akan menjadi dokumen acuan dalam perencanaan tata ruang wilayah dan pelaksanaan pembangunan di Toba Samosir untuk masa 20 (dua puluh) tahun ke depan.

Bupati juga meminta hendaknya RTRW 2011-2031 yang disusun untuk dipadukan dan diserasikan dengan rencana pembangunan jangka menengah dan jangka panjang  serta diharmonisasikan dengan RTRW Nasional, RTRW Provinsi, RTRW Kabupaten/Kota berbatasan dan RTR Kawasan Strategis Provinsi.

Ketua DPRD Toba Samosir Sahat Panjaitan dalam sambutannya mengatakan bahwa RTRW ini sangat diperlukan dalam memperlancar pelaksanaan pembangunan fisik mengingat Kabupaten Toba Samosir merupakan daerah yang kaya potensi yang membutuhkan pengelolaan secara serius dan optimal. Sahat Panjaitan juga meminta agar RTRW tersebut hendaknya disusun sebagaimana prinsip perencanaan pembangunan yang menganut aspek keselarasan, keserasian, keterpaduan, berkesinambungan dengan berbasis kerakyatan.

Sementara itu, James Siahaan yang hadir mewakili Dirjen Tata Ruang Kementerian Pekerjaan Umum RI mengatakan bahwa penyusunan RTRW merupakan upaya untuk menjamin kemakmuran rakyat sebesar-besarnya. “oleh karena itu, melalui konsultasi publik ini akan diperoleh pandangan-pandangan yang diperlukan sebagai landasan perencanaan pembangunan”, ujar salah satu putra terbaik Tobasa ini.

Konsultasi publik yang rangkai dengan sesi diskusi dan tanya jawab ini mendapat respon yang positif dan tanggapan yang sangat antusias dari peserta yang hadir. Para peserta yang hadir diantaranya menyuarakan agar pengalihfungsian lahan pertanian menjadi kawasan pemukiman untuk diperhatikan dengan demikian upaya peningkatan produksi lahan pertanian di Wilayah Kabupaten Toba Samosir dapat ditingkatkan

Setelah tahapan konsultasi publik ini, rancangan konsep teknis RTRW tersebut akan diajukan ke Gubernur Sumatera Utara untuk mendapatkan rekomendasi, namun terlebih dahulu dikonsultasikan dengan Badan Koordinasi Penataan Ruang Daerah Provinsi Sumatera Utara. Kemudian dilanjutkan dengan konsultasi ke Badan Koordinasi Penataan Ruang Nasional untuk mendapat persetujuan DPRD. Sebelum bermuara ditetapkan menjadi peraturan daerah Kabupaten Toba Samosir, kembali akan dilakukan evaluasi ranperda oleh Gubernur Sumatera Utara.

Disamping dihadiri dari pihak Kementerian PU dan instansi terkait lainnya, berbagai organisasi pemuda dan kemasyarakatan, lembaga pendidikan dan dewan pendidikan, perusahaan daerah dan swasta LSM dan insan pers juga dihadir pada pertemuan tersebut. Tidak ketinggalan para Camat se-Kabupaten Toba Samosir beserta tokoh masyarakat ambil bagian pada kegiatan yang berlangsung sehari ini.

(Relis Bagian Humas dan Protokol Setdakab Toba Samosir)

2 thoughts on “RANCANGAN RTRW 2011-2031 TOBA SAMOSIR DIKONSULTASIKAN KE PUBLIK”

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s