BUPATI DORONG INVESTOR BERINVESTASI DI TOBASA

Dalam mempercepat laju pembangunan guna meningkatkan kesejahteraan masyarakat di Kabupaten Toba Samosir, Bupati Toba Samosir Pandapotan Kasmin Simanjuntak memberikan perhatian ekstra guna menarik minat para investor untuk mengembangkan investasinya di Toba Samosir. Menurut Bupati, mengingat melimpahnya sumber daya alam yang sangat potensial, serta dengan dukungan kerjasama dan kerjasama pemerintah daerah, para investor akan diberi peluang untuk bertumbuh dalam iklim investasi yang sehat di Toba Samosir.

Salah satu dalam wujud dukungannya, Kamis (17/11), Bupati Pandapotan Kasmin Simanjuntak melakukan kunjungan kerja dengan menghadiri sosialisasi pembangunan Pembangkit Listrik Tenaga Air (PLTA) berkapasitas 40 MW di Kecamatan Nassau, Toba Samosir. Rencana pembangunan PLTA yang dimotori oleh PT Binsar Natorang Energi (BNE) dan dikenal dengan PLTA Hasang ini, direncanakan akan dapat menjadi andalan dalam menunjung kebutuhan energi di Toba Samosir bahkan di Sumatera Utara.

Pada kesempatan tersebut, Bupati Pandapotan Kasmin Simanjuntak menghimbau dan menyampaikan harapannya kepada masyarakat untuk merelakan sebagaian tanahnya yang terkena pembangunan jalan. Bupati menjelaskan pembangunan jalan tersebut dilakukan demi kepentingan bersama dan untuk dimanfaatkan masyarakat sekitar. Dan kepada pihat PT BNE, Bupati juga meminta, untuk lahan masyarakat terkena areal Proyek PLTA Hasang agar diberikan kompensasi. Bupati berharap, kehadiran PLTA Hasang nantinya akan memberikan kemudahan bagi masyarakat dengan memasang jaringan listrik ke desa-desa yang selama ini masih belum menikmati fasilitas listrik. “Jika sudah sosialisasi maka PT BNE harus realisasikan pembangunannya, jangan sampai jalan ditempat,” kata Kasmin.

Sosialisasi ini juga dihadiri Ketua DPRD Toba Samosir Sahat Panjaitan. Menurut Sahat Panjaitan, potensi sumber daya alam untuk pembangkit listrik di Kecamatan Nassau sangat tinggi. Diharapkannya, masyarakat agar tetap saling menjaga lingkungan sehingga potensi tersebut tidak segera hilang, sehingga bias dimanfaatkan dalam jangka panjang sampai ke anak cucu.

Pihak PT BNE melalui Manager Proyek PLTA Hasang, Bayu Hardianto dalam sosialisasi tersebut menjelaskan bahwa PLTA Hasang akan memanfaatkan air sungai Aek Hualu sebagai pembangkit listrik. Proyek PLTA tersebut melibatkan tiga desa yaitu Desa Lumban Rau Utara, Desa Lumban Rau Tenggara dan Desa Siantarasa. Bayu juga menjelaskan bahwa terhadapa masyarakat setempat di sekitar lokasi proyek, PT BNE akan memberikan penyaluran dana dalam bentuk Community Social Responsilbility (CSR) kepada masyarakat. “kami juga akan memberikan kesempatan bekerja bagi putra daerah untuk bekerja di PLTA Hasang”, papar Bayu. Lebih lanjut, Bayu juga berjanji, selama PLTA Hasang beroperasi tidak akan menyebabkan polusi dan kerusakan lingkungan lainnya. Disamping itu, juga disampaikan bahwa salah satu wujud bantuan kepada masyarakat, akan dilakukan pembangunan jalan dari Parhitean ke Siantarasa dilengkapi dengan fasilitas penerangan jalan.

(Relis Bagian Humas dan Protokol Setdakab Toba Samosir)

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s