TOBASA RAYAKAN HUT KORPRI KE-40 DIRANGKAI DENGAN HARI JADI PGRI KE-66

Birokrasi sebagai komponen utama pengelola pemerintahan negara harus dapat meningkatkan kualitas pengabdian dan kinerja terbaiknya kepada masyarakat, bangsa dan negara. Demikian disampaikan Presiden Republik Indonesia DR. Soesilo Bambang Yudhoyono selaku penasehat KORPRI dalam sambutan tertulisnya yang dibacakan Sekretaris Daerah Kabupaten Toba Samosir Liberty Manurung yang bertindak selaku inspektur upacara pada peringatan Hari Ulang Tahun KORPRI ke-40 tingkat Kabupaten Toba Samosir di Lapangan Sisingamangaraja XII, di Balige, Selasa (29/11).

Lebih lanjut kata Presiden, dalam kurun waktu empat dasa warsa, KORPRI telah menunjukkan peran dan tanggung jawab yang besar dalam tugas dan pengabdiannya kepada bangsa dan negara baik dalam pelaksanaan tugas pemerintahan dan tugas lainnya sesuai amanat undang-undang maupun dalam memantapkan pembinaan terhadap para anggotanya. Maka, untuk mengarahkan organisasi KORPRI sebagai organisasi yang profesional dan netral, Presiden telah mengeluarkan Keputusan Presiden Nomor 24 tahun 2010, yang pada lampirannya juga mengatur tentang Anggaran Dasar Korps Pegawai Republik Indonesia. Terkait dalam pelaksanaan reformasi birokrasi, Presiden mengatakan, pemerintah berketetapan untuk terus memberi dukungan dan fasilitasi, karena reformasi birokrasi ini diharapkan akan dapat sebagai fondasi yang kokoh untuk mewujudkan pemerintahan berkelas dunia atau “world class bureaucracy” di tahun 2025 mendatang.

Selaku Penasehat KORPRI, Presiden juga menyampaikan pesan kepada seluruh anggota KORPRI untuk ikut mensukseskan agenda percepatan pembangunan. Disamping itu, para anggota KORPRI juga diminta dapat menyikapi secara responsif dan konstruktif kritik masyarakat. Presiden juga mengajak seluruh anggota KORPRI dapat mewujudkan tata pemerintahan yang baik dengan melaksanakan tugas pengabdian dengan penuh tanggung jawab, dan secara khusus dalam menyikapi pemilihan 2012 mendatang, anggota KORPRI untuk bertindak profesional dan proporsional. “Amalkan Doktrin KORPRI Bhineka Karya Abdi Negara”, ujar Presiden diakhir sambutannya. Thema HUT KORPRI kali ini adalah “Dengan Semangat HUT Ke-40 KORPRI, kita tingkatkan pembinaan jiwa KORPRI dalam Kebhinekaan guna memperkokoh Persatuan dan Kesatuan NKRI”. Maka, untuk tingkat Kabupaten Toba Samosir mengambil sub-thema “Memperkokoh Persatuan dalam Kebhinekaan anggota Korps PNS yang dilandasi Kasih, Peduli dan Bermartabat di Kabupaten Toba Samosir.

Upacara HUT KORPRI ke-40 ini, juga dirangkai dengan peringatan Hari Jadi Persatuan Guru Republik Indonesia (PGRI) ke-66 tingkat Kabupaten Toba Samosir. Sekaitan dan Hari Jadi PGRI, Menteri Pendidikan dan Kebudayaan dalam sambutannya yang dibacakan Sekdakab Toba Samosir Liberty Manurung, mengatakan bahwa tugas guru sangat mulia, karena menyiapkan generasi penerus, demi masa depannya yang lebih baik, lebih berbudaya, dan sekaligus membangun peradaban. Karena itu, kelayakan menjalani profesi guru sangat diperlukan atas tanggung jawabnya sebagai jembatan ke masa depan peserta didiknya. Mengingat peran yang besar ini menurut Menteri, menunjukkan guru berbeda dari profesi lainnya, maka tidak berlebihan, guru mendapat kehormatan yang tinggi memiliki Hari Guru. Menteri juga menekankan pentingnya peranan guru sebagi sumber keteladanan dan sumber motivasi serta mampu menginspirasi peserta didik untuk berbuat lebih baik. Kemampuan untuk membentuk karakter peserta didik juga merupakan satu kesatuan dari tugas guru. Di akhir acara, Liberty Manurung juga didaulat untuk menyematkan bunga secara simbolis kepada para guru sebagai tanda terima kasih atas jasa para guru dengan diiringi  lagu Hymne Guru. Sebagaimana tema hari jadi PGRI “Meningkatkan Peran Stratejik Guru untuk Membangun Karakter Bangsa”, maka untuk Kabupaten Toba Samosir, sub thema yang ditetapkan adalah “Peningkatan Kinerja Guru untuk Pendidikan Bermutu dan Membangun PGRI sebagai Organisasi Profesional Guru yang Kuat dan Bermartabat”.

Upacara yang berlangsung penuh hikmat ini, dihadari para Asisten Setdakab, para Staf Ahli Bupati, para pimpinan SKPD dan Pegawai Negeri Sipil di Lingkungan Pemkab Toba Samosir, para guru dan siswa/i SD, SMP, dan SMA/SMK di Kecamatan Balige.

(Relis Bagian Humas dan Protokol Setdakab Toba Samosir)

2 thoughts on “TOBASA RAYAKAN HUT KORPRI KE-40 DIRANGKAI DENGAN HARI JADI PGRI KE-66”

  1. 1.Kalo bisa pak humas tahun depan hari guru yah dirayakan oleh guru bukan Korpri karena tidak semua guru korpri (pns) dan juga tidak semua guru di Tobasa adalah PGRI…!!!!!, jadi bukan perayaan PGRI yang saya tahu adalah hari GURU ke -40..tolong diperhatikanlah nasib guru yang non PNS ini…itukan sesuai dengan visi misi bupati kasih, peduli dan guru-guru pun akhirnya akan bermartabat…!!!
    2. Pak knapa untuk sekolah2 swasta tidak ada bantuan untuk biaya operasional..karna yang saya tahu bahwa YAYASAN SOPOSURUNG balige punya pak TB silalahi ada dianggarkan ratusan juta (kita tahu yang masuk ke YASOP hampir 99% adalah orang kaya semua dan itupun tidak sekolah melainkan yayasan kalo sekolah numpang sma negeri 2 balige)..apa sekolah2 swasta lainnya tidak mencerdaskan kehidupan bangsa juga..tolonglah visi dan misi bupati itu jangan jadi slogan saja..jangan pernah membeda-bedakan dalam membantu sekolah baik yang dipimpin oleh pejabat atau tidak…
    Mohon maaf bila ada kata2 yang tidak berkenan..demi kemajuan pen-didikan di tobasa tanpa memandang status..terima kasih…Horas-horas-horas

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s