Berita Terbaru

TOBA SAMOSIR TERIMA DIPA 2012 DARI KEMENTERIAN KEUANGAN RI

Untuk percepatan pelaksanaan pembangunan, harus ditempuh langkah-langkah yang kreatif dan inovatif. Tantangan ini harus dapat ditanggulangi sehingga sasaran akan terciptanya kesejahteraan masyarakat dapat dipenuhi. Hal ini disampaikan  Bupati Toba Samosir Pandapotan Kasmin Simanjuntak dalam sambutannya pada penyerahan Daftar Isian Pelaksanaan Anggaran (DIPA) oleh Kementerian Keuangan RI melalui Kantor Pelayanan Perbendaharaan Negara (KPPN) Balige. Penyerahan DIPA 2012, Jumat (23/12) di Balige. Lebih lanjut Bupati mengatakan, pemerintah dituntut juga untuk dapat bekerja lebih cerdas, hal ini mengingat Rencana Kerja Pemerintah yang menekankan upaya percepatan dan perluasan pertumbuhan ekonomi yang berkualitas, inklusif dan berkeadilan bagi peningkatan kesejahteraan rakyat. Ditambahkan Bupati, untuk mewujudkan rencana tersebut, alokasi anggaran dan kebijakan strategis antara lain diarahkan pada peningkatan belanja infrastruktur dan pemberian dukungan pendanaan untuk kegiatan “multiyears” serta kebijakan lainnya.

Terkait penyerapan dana dalam pencapaian tujuan alokasi anggaran, Bupati Pandapotan Kasmin Simanjuntak menghimbau Satuan Kerja Perangkat Daerah/ SKPD Toba Samosir, agar dapat memanfaatkan anggaran secara efektif dan efisien sesuai rencana dan skala prioritas  serta didukung dengan penyusunan rencana penyerapan dana yang tepat. Dalam pengadaan barang dan jasa, Bupati mengingatkan agar SKPD juga benar-benar mempedomani dengan seksama peraturan-peraturan terkait pengadaan barang dan jasa tersebut. Selanjutnya, Bupati meminta agar metode yang menekankan pada partisipasi masyarakat dalam pelaksanaan program pembangunan terus ditingkatkan, sehingga masyarakat dapat merasa lebih memiliki dan juga bertanggung jawab terhadap kesuksesan pembangunan. “Melalui metode ini, manfaat pembangunan akan segera dirasakan rakyat”, kata Bupati.

Acara yang diselenggarakan di Balai Data Kantor Bupati Toba Samosir ini, diisi dengan penyerahan secara simbolis DIPA Tahun 2012 oleh Kepala KPPN Balige yang diterima Bupati/ Wakil Bupati dari 4 (empat) Kabupaten yang menjadi lingkup kerja KPPN Balige, yakni Kabupaten Toba Samosir, Kabupaten Samosir, Kabupaten Humbang Hasundutan dan Kabupaten Tapanuli Utara. DIPA tersebut selanjutnya diserahkan Bupati/Wakil Bupati kepada Kuasa Pengguna Anggaran (KPA) masing-masing SKPD dan instansi vertical di wilayahnya.

Kepala KPPN Balige Taufiq Widyantoro mengatakan, DIPA TA 2012 tersebut akan diserahkan kepada Bupati/ Wakil Bupati ke-4 kabupaten yang menjadi lingkup kerja KPPN Balige, dan selanjutnya pada kepala daerah tersebut akan menyerahkan kepada Kuasa Pengguna Anggaran (KPA) Satuan Kerja Perangkat Daerah yang memperoleh alokasi dana. Terkait penyerapan anggaran yang belum berjalan optimal di tahun-tahun sebelumnya, Taufiq menjelaskan bahwa, sejak Tahun 2011 telah mulai diterapkan system reward and punishment yakni berupa pemberian penghargaan kepada instansi yang mempunyai kinerja keuangan yang baik, dan memberikan sanksi bagi kinerjanya yang tidak baik. Menurutnya, metode ini akan mampu memacu semua instansi pemerintah untuk memperbaiki kinerjanya. Khusus untuk pengelolaan dana BOS, Taufiq menambahkan, saat ini sedang disusun Peraturan Menteri Dalam Negeri tentang Tata Cara Pengelolaan Keuangan BOS di Daerah dan Peraturan Menteri Pendidikan dan Kebudayaan tentang Tata Cara Penggunaan Dana BOS di satuan pendidikan dasar. “Dengan peraturan ini, penyaluran dana BOS akan berjalan lebih cepat dan tepat sasaran”, ungkap Taufiq.

Seputar penerapan sistem “reward and punishment” oleh Kementerian Keuangan, Sekretaris Daerah Kabupaten Toba Samosir Liberty Manurung melalui Kabag Humas dan Protokol Arwanto Ginting menyampaikan, untuk memperbaiki pola penyerapan anggaran pada SKPD di Lingkungan Pemkab Toba Samosir, akan ditempuh langkah-langkah perbaikan, berupa penyusunan jadwal kegiatan yang lebih terencana dan adanya evaluasi dan monitoring atas pelaksanaan anggaran. “diharapkan, dengan pola ini akan tercipta pola penyerapan dana dan pertanggungjawaban anggaran yang sehat ”, ujar Arwanto.

Sesuai dengan data yang berhasil dihimpun dari KPPN Balige, jumlah dan nilai DIPA Tahun Anggaran 2012 yang diserahkan, meliputi DIPA Kantor Pusat yang berlokasi di daerah dan instansi vertical Kementerian/ Lembaga di Daerah sebanyak 75 DIPA dengan nilai Rp. 276.187.635.000,-, DIPA Tugas Pembantuan untuk SKPD di Kabupaten Toba Samosir, Samosir, Humbang Hasundutan dan Tapanuli Utara sejumlah 20 DIPA senilai Rp. 23.191.955.000,- dan DIPA Urusan Bersama untuk SKPD di Kabupaten Toba Samosir, Samosir, Humbang Hasundutan dan Tapanuli Utara sebesar Rp. 84.833.868.000,-. Sementara untuk jumlah SKPD yang menerima DIPA, meliputi Kabupaten Toba Samosir 29 SKPD, Samosir 17 SKPD, Tapanuli Utara 21 SKPD dan Humbang Hasundutan 19 SKPD.

Hadir pada kesempatan tersebut Wakil Bupati Humbang Hasundutan Marganti Manullang, Kapolres Toba Samosir AKBP Budi Suherman, Wakapolres Taput Benma Sembiring, Sekretaris Daerah Kabupaten Toba Samosir Liberty Manurung, para Asisten, Staf Ahli, para Kepala SKPD di Lingkungan Pemkab Toba Samosir, Pemkab Samosir, Pemkab Taput, Pemkab Humbang Hasundutan dan undangan lainnya.

(Relis Bagian Humas dan Protokol Setdakab Toba Samosir)

Advertisements

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s