NATAL OIKUMENE KABUPATEN TOBASA PENUH KASIH DAN SUKACITA

Perayaan Natal sebagai perayaan keagamaan umat Kristiani merupakan perayaan yang mengingatkan umat Kristiani akan kelahiran Yesus Kristus Sang Juru Selamat Penebus Umat Manusia, disamping itu, Natal juga mengandung makna saat manusia diingatkan kembali akan kebesaran Kasih Allah. Cerminan makna Natal ini tersirat pada Perayaan Natal Oikumene Kabupaten Toba Samosir yang berlangsung dengan sederhana namun penuh damai dan sukacita. Perayaan Natal ini juga mampu menggugah peningkatan kualitas keimanan masyarakat Toba Samosir, terlihat dari antusiasme yang cukup besar dimana sekitar lima ribu masyarakat Toba Samosir yang hadir menambah semarak Perayaan Natal Oikumene Kabupaten Toba Samosir yang berlangsung di Lapangan Sisingamangaraja XII, Rabu (28/12) di Balige.

Sebelum ibadah Natal dimulai, Bupati Toba Samosir Pandapotan Kasmin Simanjuntak, dalam sambutannya mengatakan harapannya akan perayaan Natal ini akan mampu menjadi motivasi bagi jemaat yang hadir dan seluruh warga Toba Samosir untuk hidup dalam terang, hidup lebih bersemangat dan berpengharapan kepada Tuhan, juga hidup dengan lebih mendekatkan diri kepadaNya. “kiranya kita dapat memancarkan kasih dan terang kepada sesama, sehingga mereka juga dapat melihat terang itu”, kata Bupati. Bupati meminta agar momentum Natal, juga dijadikan sebagai momentum untuk melakukan perenungan atas kesalahan-kesalahan sebelumnya sehingga akan tercipta peningkatan kualitas hidup. Juga dalam pesan Natalnya, Bupati mengajak seluruh elemen masyarakat Toba Samosir untuk dapat menyongsong masa depan yang lebih baik melalui kerja nyata dan pelayanan yang menjadi berkat bagi sesama, lingkungan dan terutama untuk Tuhan.

Sementara Ketua Panitia Natal Oikumene Sahat Panjaitan yang juga merupakan Ketua DPRD Toba Samosir, dalam laporannya menyebutkan bahwa perayaan Natal ini merupakan wujud atas kerinduan akan terciptanya perayaan Natal bersama yang dapat menjadi perekat tali persaudaraan bagi seluruh elemen masyarakat Toba Samosir. Juga menurut Sahat, perayaan Natal ini merupakan respon atas kebaikan Allah kepada manusia, dengan melakukan yang terbaik bagi Allah yakni dengan peduli dan mengasihi sesama sebagaimana kapasitas masing-masing.

Acara yang dimulai dengan prosesi yang mengambil start dari Tugu DI Panjaitan ini, dilanjutkan dengan penyalaan lilin yang antara lain dilakukan oleh Bupati Toba Samosir Pandapotan Kasmin Simanjuntak, Wakil Bupati Liberty Pasaribu, para pejabat dari Forum Komunikasi Pimpinan Daerah, Pengkotbah dan undangan lainnya. Kemudian, ibadah Natal dimulai dengan dihiasi oleh lantunan lagu-lagu bernuansa Natal yang dengan merdu dibawakan para jemaat, dan para kelompok paduan suara, seperti Paduan Suara TP PKK, Avenue Voice dan lainnya. Dalam membawakan liturgi, hampir seluruh elemen masyarakat Toba Samosir mendapat giliran untuk menyampaikan liturgi, antara lain dari jajaran pemerintahan, denominasi berbagai gereja, lembaga pendidikan, dunia usaha, ormas, perwakilan kecamatan, perwakilan berbagai profesi dan lainnya.

Sebagaimana tema yang dikutip dari Alkitab Yesaya 9 : 1a, yang berbunyi “Bangsa yang berjalan di dalam kegelapan, telah melihat terang yang besar”, Pastor Harold Harianja, OFM Cap. S. Lic yang didaulat sebagai Pengkotbah mewakili Uskup Agung Medan, mengatakan bahwa melalui Natal, umat manusia telah memenangkan pertempuran melawan kegelapan. “Natal merupakan momen hadirnya terang dalam diri manusia dalam menjalani hidupnya”, ujar Pastor Harold.

Pastor Harold Harianja, OFM Cap. S. Lic yang sehari-harinya menjabat Vikaris Jenderal pada Keuskupan Agung Medan, juga mengingatkan jemaat yang hadir agar perayaan Natal dapat lebih dimaknai dengan makna yang sesungguhnya sehingga bukan merupakan acara seremonial belaka.

BINGKISAN NATAL SINTERKLAS

Sebelumnya, masih dalam rangkaian kegiatan perayaan Natal Oikumene Kabupaten Toba Samosir ini, pada siang harinya, Rabu (28/12) beberapa orang yang mengenakan kostum Sinterklas melakukan pawai mengelilingi kota Balige sambil membagikan bingkisan Natal yang disediakan panitia. Sepanjang jalan, terlihat atraksi para Sinterklas ini sangat menarik perhatian warga, namun tidak sampai menyebabkan kemacetan arus lalu lintas karena kesigapan petugas yang telah ditugaskan panitia.

Rombongan pawai bersama beberapa Sinterklas untuk memeriahkan perayaan Natal ini dilepas Wabup Liberty Pasaribu disaksikan para Panita Natal Oikumene. Disamping untuk membagikan tali kasih berupa bingkisan Natal, para Sinterklas ini juga diminta untuk dapat menyampaikan pesan Natal kepada seluruh warga Toba Samosir.

(Relis Bagian Humas dan Protokol Setdakab Toba Samosir)

2 thoughts on “NATAL OIKUMENE KABUPATEN TOBASA PENUH KASIH DAN SUKACITA”

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s