CIPTAKAN TENAGA PENDIDIK PROFESIONAL, GURU-GURU DI TOBASA IKUTI UJI KOMPETENSI

Guru sebagai tenaga pendidik diharapkan mempunyai kedudukan yang professional. Hal tersebut juga merupakan sebagian dari amanat Undang-Undang Nomor 14 Tahun 2005 tentang Guru dan Dosen yang menekankan tenaga pendidik untuk memiliki kualifikasi akademik minimum sarjana didukung dengan kompetensi dan kemampuan untuk mewujudkan tujuan pendidikan nasional. Sebagai agen pembelajaran, guru juga dituntut untuk memiliki kemahiran, keahlian atau kecakapan untuk memenuhi standard mutu.

Guna mencapai tujuan pembangunan nasional yang diselaraskan dengan tujuan pembangunan sektor pendidikan di Kabupaten Toba Samosir salah satunya dalam konteks peningkatan mutu pendidikan, Sabtu (25/02), Dinas Pendidikan Kabupaten Toba Samosir bekerjasama dengan Lembaga Penjaminan Mutu Pendidikan (LPMP) Provinsi Sumatera Utara menyelenggarakan Uji Kompetensi Awal/ UKA bagi 445 (empat ratus empat puluh lima) tenaga pendidik dari berbagai SD/SMP/SMU/SMK dan SLB Se-Kabupaten Toba Samosir di Soposurung, Balige. UKA bagi tenaga pendidik ini sebagai prasyarat guru bersertifikat, diselenggarakan secara serentak di seluruh Indonesia. Selama pelaksanaan UKA di Kabupaten Toba Samosir, agar berlangsung dengan baik dan tepat sasaran, ternyata tidak luput dari perhatian Bupati Toba Samosir dengan memerintahkan Asisten Pemerintahan Drs. Rudolf Manurung untuk memantau dan melakukan monitoring kegiatan ini.

Seputar para tenaga pendidik yang mengikuti uji kompetensi sebagai bagian dari tahapan proses sertifikasi guru ini, Kadis Pendidikan Kabupaten Toba Samosir melalui Kabid Pendidik dan Tenaga Pendidikan Eston Sihotang menjelaskan, tenaga pendidik yang mengikuti uji kompetensi diseleksi berdasarkan system perengkingan yang terintegrasi dengan data base NUPTK yang dipublikasikan secara online. Lebih lanjut menurut Sihotang,  usia tenaga pendidik juga merupakan kriteria utama dalam proses perengkingan. “Di samping itu, perlu untuk diketahui, perangkingan tidak dikelompokkan menurut jenjang pendidikan dan status kepegawaian”, jelas Sihotang.

Lebih lanjut Eston menginformasikan bahwa sesuai data Dinas Pendidikan Kabupaten Toba Samosir dan LPMP Provinsi Sumatera Utara, adapun jumlah tenaga pendidik di Kabupaten Toba Samosir yang mengikuti uji kompetensi awal ini, terdiri dari 2 (dua) orang guru TK, 304 guru SD, 70 guru SMP, 40 guru SMA dan 29 guru SMK. Sementara Kabag Humas dan Protokol Setdakab Toba Samosir melalui Kasubbag PPD Robintang Sitepu mengatakan, dengan uji kompetensi ini diharapkan para tenaga pendidik di Kabupaten Toba Samosir akan lebih menguasi aspek-aspek kompetensi tenaga pendidik yang antara lain meliputi pedagogik, aspek profesional, sosial dan aspek kepribadian. Dengan demikian, menurut Sitepu, sasaran akan peningkatan kualitas tenaga pendidik dan mutu pendidikan sesuai dengan standard nasional dapat terpenuhi. “Hal ini juga sejalan dengan salah satu misi yang diemban Pemkab Toba Samosir di sektor pendidikan, yakni Meningkatkan mutu pendidikan dan pengembangan sumber daya manusia”, pungkas Sitepu.

(Relis Bagian Humas dan Protokol Setdakab Toba Samosir)

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s