BUPATI APRESIASI PELAKSANAAN PESTA BUDAYA TRADISIONAL BATAK DI TB. SILALAHI CENTER

Pesta Budaya Tradisional Batak Ke- 4 kembali digelar di TB. Silalahi Center di Balige Kabupaten Toba Samosir. Event tahunan ini dibuka secara resmi pada hari Sabtu (14/04) dan sesuai jadwal akan berlangsung  selama dua hari. Pesta Budaya yang digagas oleh Letjend (Purn) TB. Silalahi ini mendapat apresiasi dan dukungan penuh dari Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Toba Samosir. Bupati Pandapotan Kasmin Simanjuntak dan Wakil Bupati Liberty Pasaribu beserta beberapa Kepala SKPD di lingkungan Pemkab Toba Samosir hadir pada acara pembukaan tersebut. Tampak juga hadir Meneg BUMN Dahlan Iskan, Wamendikbud Wiendu Nuryanti, Prof. Emil Salim, Dirut Bank Sumut Gus Irawan, Mantan Sekdaprovsu RE. Nainggolan serta beberapa Kepala Daerah di seputaran Danau Toba.

Acara pembukaan diawali dengan penampilan tari yang cukup memukau dari siswa Yayasan Sultan Agung Pematang Siantar. Mereka tampil dengan kostum yang sangat apik maupun koreographi yang sangat matang. Beberapa tarian etnik dari berbagai daerah di tanah air tersuguh dengan sangat indah. Penampilan mereka ini mendapat aplaus yang meriah dari penonton. Selanjutnya ditampilkan juga pada kesempatan ini para pemenang lomba tahun yang lalu. Di hari pertama Pesta Budaya ini diperlombakan beberapa event seperti martumba, tor-tor, marhasapi, paduan suara, paminta gondang dan lomba desain busana ulos. Perlombaan sendiri diikuti peserta dari beberapa daerah seperti Samosir, Humbang Hasundutan, Tapanuli Utara dan tentunya Toba Samosir.

Boleh dikatakan acara ini cukup sukses mengingat besarnya animo masyarakat mengunjungi pesta budaya ini. Banyak diantara pengunjung bahkan berasal dari luar kota yang dengan sangat antusiasnya menyaksikan seluruh rangkaian acara. Tampak juga beberapa stand milik pemerintah daerah seperti dari Pemko Medan, Pemkab Tapanuli Selatan dan Bank Sumut turut menyemarakkan lokasi TB. Silalahi Center. Disamping menyaksikan lomba, pengunjung juga dapat melihat-lihat peninggalan sejarah budaya batak di Museum Batak dan mengunjugi Huta Batak yang berada di kompleks TB. Silalahi Center.

Hari kedua event ini, Minggu (15/04), walau berlangsung dalam keadan hujan, namun tidak menyurutkan animo masyarakat untuk datang berkunjung. Hari kedua tidak kalah meriahnya dibandingkan hari pertama dimana pada kesempatan ini seluruh pemenang lomba ditampilkan untuk menghibur pengunjung. Lomba desain busana ulos, ternyata mendapat apresiasi tersendiri dari pengunjung. Tampak mereka cukup mengagumi desain busana dengan bahan ulos yang dihasilkan oleh para desainer muda berbakat dari bonapasogit. Acara pada hari kedua ini diakhiri dengan penyerahan hadiah lomba oleh Bupati Toba Samosir yang diwakili oleh Kadis Pariwisata Robert Pardede. Hadiah yang diberikan berupa trophy dan uang pembinaan kepada masing-masing juara.

Berikut nama-nama juara pertama dari masing-masing kategori : Lomba Martumba diraih oleh SD San Fransisco Balige, Lomba Tor-tor diraih oleh SMA Negeri I Pangururuan. Sementara untuk Lomba Paminta Gondang diraih oleh SMA Negeri I Siborong-borong, Lomba Marhasapi disabet oleh Roland Tobing, Lomba Paduan Suara diraih oleh SMA HKBP Tarutung dan untuk Desain Baju Ulos diraih oleh Ammy Siahaan.

(Relis Bagian Humas dan Protokol Setdakab Toba Samosir)

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s