TOBASA PERINGATI HARKITNAS KE-104, DIRANGKAI DENGAN PERINGATAN HARDIKNAS TAHUN 2012

Peringatan Hari Kebangkitan Nasional (HARKITNAS) tingkat Kabupaten Toba Samosir Tahun 2012 yang dirangkai dengan peringatan Hari Pendidikan Nasional (HARDIKNAS), diawali dengan pelaksanaan ziarah nasional di Taman Makam Pahlawan Soposurung, Senin (21/05) di Balige. Dalam ziarah yang dilakukan untuk mengenang perjuangan para pahlawan Kebangkitan Nasional dan pahlawan Pendidikan Nasional ini, dilakukan peletakan karangan bunga serta penaburan bunga, dengan dipimpin Kapolres Toba Samosir, AKBP Budi Suherman yang bertindak selaku Inspektur Upacara.

Selepas pelaksanaan ziarah nasional, rombongan Bupati dan Wakil Bupati Toba Samosir beserta Uspida plus, menuju Lapangan Sisingamangaraja XII, di Balige, untuk mengikuti upacara sebagai kegiatan puncak peringatan hari bersejarah nasional ini. Dalam upacara, yang juga dihadiri mahasiswa/i serta siswa/I SD, SMP, SMA/SMK dari beberapa lembaga pendidikan di Toba Samosir ini, Bupati Toba Samosir Pandapotan Kasmin Simanjuntak bertindak selaku Inspektur Upacara. Upacara yang berlangsung sederhana namun penuh hikmat ini, juga diisi dengan persembahan lagu-lagu perjuangan yang dibawakan Paduan Suara SMA Negeri 1 Balige.

Dalam sambutan tertulis Menteri Komunikasi dan Informatika, selaku Ketua Umum Peringatan HARKITNAS Tahun 2012, yang dibacakan Bupati Pandapotan Kasmin Simanjuntak, mengamanatkan, pentingnya menjaga konsistensi dan kesinambungan nilai-nilai kebangsaan sebagai ciri Ke-Indonesia-an yang telah dirintis pada pendahulu bangsa ini. Ciri tersebut dikatakannya, dapat dijadikan sebagai suatu enerji bagi langkah-langkah ke depan, serta menjadi renungan dan evaluasi, sejauhmana nasionalisme tersebut terimplementasi dalam tanggung jawab masing-masing individu warga negera Indonesia dalam bermasyarakat, berbangsa dan bernegara. Dalam memperingati HARKITNAS ke-104 ini, Menkominfo berharap, semangat nasionalisme ini, terus menjadi obor penerang dan pencerah bagi langkah anak bangsa, menjaga dan mengembangkan konstruksi nasionalisme yang bercirikan Ke-Indonesia-an sejati. Adapun tema yang diangkat pada peringatan ini adalah “Dengan Semangat Hari Kebangkitan Nasional, Kita Tingkatkan Kesadaran Berbangsa dan Bernegara yang Berkarakter Damai dan Berdaya Saing menuju Masyarakat Sejahtera”.

Sementara, sekaitan dengan Peringatan HARDIKNAS, di sambutan lainnya, Menteri Pendidikan dan Kebudayaan menyebutkan, kemajuan ilmu pengetahuan dan teknologi dewasa ini, menyebabkan mobilitas fisik dan non fisik yang memunculkan dominasi peradaban tertentu, maka dalam kaitannya, peran dunia pendidikan menjadi penting dalam membangun peradaban yang didasarkan jati diri dan karakter bangsa. Sementara, untuk mewujudkan sebagaimana Tema “Bangkitnya Generasi Emas Indonesia” yang diangkat pada peringatan Hardiknas ini, Menteri mengatakan, telah disiapkan kebijakan yang sistematis, yang memungkinkan terjadinya mobilitas secara masif.

Sebagai wujud semangat Kebangkitan Nasional dan wujud kesadaran berbangsa, pada peringatan tersebut, secara berturut-turut oleh Bupati Pandapotan Kasmin Simanjuntak, Ketua TP PKK Ny. Netty Pandapotan Kasmin Simanjuntak, Kapolres Tobasa, Kasdim 0210/TU, Sekdakab Liberty Manurung, juga dilakukan penyerahan secara simbolis bantuan kepada masyarakat yang lanjut usia dan cacat berat yang disebut dengan istilah Asistensi Orang dengan Kecacatan (ASODK) Berat dan Asistensi Lanjut Usia (ASLU).

Berdasarkan keterangan yang diperoleh dari Dinas Sosial Kabupaten Toba Samosir, sebagaimana disampaikan Kabid Pelayanan Sosial, Paga Matandung, menyebutkan, untuk Tahun Anggaran 2012, pemerintah pusat telah menetapkan alokasi penerima asistensi ini, sebanyak 45 orang penerima ASLU dan 8 orang penerima ASODK- Berat. Ditambahkannya, data penerima ASLU dan ASODK-Berat diperoleh, melalui survey dan pendataan yang dilakukan Dinas Sosial, dan selanjutnya diusulkan ke Departemen Sosial. “Dari keseluruhan usulan yang kita ajukan, baru ke-53 orang ini yang ditetapkan Departemen Sosial sebagai penerima asistensi”, ujar Paga Matandung. Juga dijelaskannya, adapun bantuan yang diserahkan, berupa uang senilai Rp. 300.000 bagi ASODK-Berat dan Rp. 200.000 bagi ASLU dan akan diterima setiap bulannya serta dapat langsung dicairkan di kantor pos dengan membawa kartu asistensi milik penerima.

(Relis Bagian Humas dan Protokol Setdakab Toba Samosir)

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s