Berita Terbaru

ORGANISASI YANG EKSIS ADALAH ORGANISASI YANG DINAMIS

Untuk eksistensinya, suatu organisasi, baik swasta maupun pemerintah, harus mampu menyesuaikan kebutuhan dengan tuntutan, khususnya dari stakeholders yang dilayaninya. Karena itu, Bupati Toba Samosir, Pandapotan Kasmin Simanjuntak meminta jajarannya untuk dapat menyikapi hal ini, mengingat dinamika organisasi tersebut pasti bermuara akan adanya perubahan. “Dengan perubahan tersebut, kita akan semakin didewasakan, semakin bijak di dalam berfikir dan bertindak”, ujar Pandapotan Kasmin Simanjuntak, Senin (04/06), ketika membuka secara resmi Sosialisasi Analisis Jabatan, Analisis Beban Kerja dan Perhitungan Kebutuhan Pegawai di Lingkungan Pemerintah Kabupaten Toba Samosir.

Sosialisasi yang menghadirkan narasumber dari Kantor Badan Kepegawaian Negara Regional VI Medan ini, dilaksanakan di Sanggar Kegiatan Belajar (SKB) Porsea, dan diikuti para pimpinan SKPD dan pejabat yang membidangi kepegawaian dari setiap masing-masing Satuan Kerja Perangkat Daerah (SKPD) di Toba Samosir.

Masih dalam arahannya, Bupati Pandapotan Kasmin Simanjuntak berharap, sosialisasi ini akan memberikan kesamaan persepsi dan kesamaan langkah, dalam suatu komitmen akan perubahan yang mungkin terjadi di dalam organisasi perangkat daerah di masa-masa yang akan dating. Bupati menilai, sosialisasi ini memiliki nilai strategis, karena dalam dinamika organisasi tersebut, tugas pemerintah dalam penyelenggaraan urusan pemerintahan, pembangunan dan kemasyarakatan dituntut dengan pola pikir dan pola tindak yang berpihak pada kepentingan masyarakat yang dilayani.

Narasumber yang terdiri dari Westerling Siregar dan Ojak Murdani dari Kanreg VI BKN Medan, dalam paparannya, membekali para peserta dengan metode dan teknik penyusunan analisis jabatan dan materi tata cara perhitungan kebutuhan pegawai, yang selanjutnya akan menjadi data pokok dalam menentukan formasi kebutuhan Pegawai Negeri Sipil di Lingkungan Pemerintah Kabupaten Toba Samosir.  Selanjutnya, agar para peserta dapat lebih memahami dan mengetahui komposisi ideal pegawai pada masing-masing SKPD, juga dipaparkan materi dalam pengukuran beban kerja. “Analisis Beban Kerja, akan berguna dalam penataan organisasi, penyusunan daftar susunan pegawai, mutasi pegawai dan promosi, evaluasi pelaksanaan tugas, penilaian prestasi kerja dan dalam pelaksanaan pengawasan melekat”, papar Westerling.

Dengan dipandu Staf Ahli Bupati Bidang Pembangunan, Arusdin Sagala, sosialiasi yang mengadopsi metode “two way communication” ini berlangsung dengan atraktif, serta diselingi dengan penjelasan-penjelasan dari para narasumber, sehingga dapat lebih membuka wawasan para peserta di bidang kepegawaian. Hadir pada kesempatan tersebut, Kepala Badan Kepegawaian Daerah Budiyanto Tambunan, Kabag Organisasi dan Tata Laksana Marlindo Sibarani, Kabag Humas dan Protokol Elisber Tambunan dan undangan lainnya.

(Relis Bagian Humas dan Protokol Setdakab Toba Samosir)

Advertisements

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s