Berita Terbaru

231 DESA SE-KABUPATEN TOBA SAMOSIR PEROLEH ALOKASI DANA DESA SECARA PROPORSIONAL

Untuk dapat terus tumbuh dan berkembang, pemerintahan desa berhak atas pemenuhan bantuan keuangan dalam wujud Alokasi Dana Desa (ADD), yang disesuaikan dengan kemampuan keuangan daerah. Pengalokasian ADD pada masing-masing desa, diberikan dengan memperhatikan keanekaragaman, partisipasi, otonomi asli, demokratisasi dan pemberdayaan yang terdapat pada desa tersebut. Kuangan desa tersebut akan dituangkan dalam Anggaran Pendapatan dan Belanja Desa, dimana disamping didanai dari alokasi dana desa, sebagaimana diatur dalam Peraturan Pemerintah Nomor 72 tahun 2005 tentang Desa, pendanaan keuangan desa dapat bersumber dari pendapatan asli desa, bantuan keuangan pemerintah/ pemerintah provinsi dan kabutan, hibah dan sumbangan pihak ketiga.

Penjelasan ini disampaikan Bupati Toba Samosir, Pandapotan Kasmin Simanjuntak, kepada seluruh kepala desa, sekretaris desa dan perangkat desa lainnya se-Kecamatan Borbor yang didampingi Camat Borbor Jose Rizal Pasaribu, pada Sosialisasi Pengelolaan Alokasi Dana Desa (ADD) yang berlangsung di Kantor Kecamatan Borbor, Senin (11/06) di Pangururan.

Untuk Tahun Anggaran 2012, Bupati Pandapotan Kasmin Simanjuntak menyebutkan, pembagian alokasi dana desa untuk masing-masing desa se-Kabupaten Toba Samosir akan dilakukan secara proporsional, yang artinya, ADD yang dialokasikan, dirumuskan dengan memperhatikan faktor-faktor, seperti jumlah rumah tanggan miskin (RTM), luas wilayah dan keterjangkaun desa serta faktor jumlah penduduk dan factor potensi ekonomi penduduk desa. “Hal ini  dengan mengacu sebagaimana diatur dalam Keputusan Menteri Dalam Negeri Nomor 37 Tahun 2007”, kata Bupati. Masih dalam arahannya, Bupati mengingatkan para kepala desa beserta seluruh perangkat desa, dalam melakukan pengelolaan alokasi dana desa, untuk menganut prinsip-prinsip transparansi serta menghindari segala bentuk penyelewengan dan penyalahgunaan ADD, sehingga pembangunan desa sebagai prioritas utama dapat tetap terselenggara dan berkesinambungan.

Selama sosialisasi berlangsung, Kepala Badan Pemerdayaan Masyarakat dan Pemerintahan Desa, Labinsar Sirait sebagai pemateri dalam kegiatan tersebut, memberikan paparan bagi seluruh peserta atas pokok-pokok pikiran dalam pengelolaan ADD seperti mekanisme perencanaan, penggunaan, penyaluran dan pencairan serta pertanggungjawaban ADD. Menurut Labinsar, sosialisasi ini dimaksudkan, sebagai upaya untuk membekali para aparat desa, untuk lebih memahami ketentuan-ketentuan yang harus dipedomani dalam pelaksanaan ADD, sehingga pembangunan desa yang didanai ADD akan tepat sasaran sesuai kebutuhan desa.

Berdasarkan data yang diperoleh dari Badan Pemberdayaan Masyarakatan dan Pemerintahan Desa Kabupaten Toba Samosir, Kabag Humas dan Protokol Elisber Tambunan menginformasikan, sesuai dengan kemampuan keuangan derah, untuk Tahun Anggaran 2012 ini, telah dialokasikan bantuan keuangan atau ADD sebesar Rp. 12.550.500.000,- (dua belas milyard lima ratus lima puluh juta lima ratus ribu rupiah, yang akan dibagi secara proporsional bagi 231 Desa se-Kabupaten Toba Samosir. Penggunaan ADD ini meliputi ADD untuk Tunjangan Penghasilan Aparatur Desa (TPAD) sebesar Rp. 6.528.060.000,- (enam milyard lima ratus dua puluh delapan juta enam puluh ribu rupiah) dan untuk ADD Pemberdayaan sejumlah Rp. 6.022.440.000,- (enam milyard dua puluh juta empat ratus empat puluh ribu rupiah.

(Relis Bagian Humas dan Protokol Setdakab Toba Samosir)

Advertisements

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s