Berita Terbaru

TOBA SAMOSIR TERIMA PENGHARGAAN DALAM PENINGKATAN PRODUKSI BERAS NASIONAL

Upaya Pemerintah Kabupaten Toba Samosir dalam memberdayakan kapasitas masyarakat petani agar mampu melaksanakan kegiatan ekonomi produktif telah menunjukkan hasil yang signifikan. Pembangunan di sektor pertanian juga dinilai berhasil meningkatkan produktivitas dan produksi komoditi padi dalam rangka swasembada pangan dan ketahanan pangan.

Melihat pencapaian tersebut, pada Rapat Kerja Nasional Ketahanan Pangan, yang digelar di Hotel Kempinski, Grand Indonesia, Jakarta, Rabu (18/07), Bupati Toba Samosir Pandapotan Kasmin Simanjuntak didaulat untuk menerima Piagam Penghargaan dari Presiden Republik Indonesia, DR H. Soesilo Bambang Yudhoyono, atas keberhasilan Toba Samosir dalam “Peningkatan Produksi Beras Nasional (P2BN) di atas 5 %” , yang langsung diserahkan Menteri Pertanian RI Ir. H. Suswono, MMA. Adapun tema yang diangkat pada Rapat Kerja Nasional yang dihadiri para Gubernur, Bupati/ Walikota Se-Indonesia ini adalah, “Percepatan Swasembada Lima Komoditas Pangan Pokok”.

Sektor pertanian sebagai salah satu pilar pembangunan di Kapaten Toba Samosir memiliki peranan yang sangat besar, mengingat hampir  + 90 % masyarakat Toba Samosir adalah petani. Karena itu, peningkatan pendapatan petani juga tidak luput dari perhatian Pemkab Toba Samosir melalui Dinas Pertanian dalam salah satu programnya yakni kegiatan peningkatan Pengetahuan Ketrampilan Sikap (PKS) petani dengan menggalakkan penyuluhan pertanian sebagai wujud “transfer of knowledge” kepada para petani.

Berdasarkan data yang diperoleh dari Dinas Pertanian Toba Samosir, potensi lahan sawah yang telah dilakukan pembinaan dan pengembangannya untuk pertanaman padi sawah 2 x setahun seluas 5.553 Ha dari luas keseluruhan yang diperkirakan 18.005 Ha. Sedangkan strategi yang diterapkan dalam pencapaian peningkatan produksi beras tersebut, Dinas Pertanian telah menempuh strategi yang dikenal dengan “Tujuh Gema Revitalisasi”, yang meliputi revitalisasi lahan, perbenihan dan perbibitan, infrastruktur dan sarana, sumber daya manusia, pembiayaan petani, kelembagaan petani dan revitalisasi teknologi dan industri hilir.

Lebih lanjut, dalam keterangan yang disampaikan Kadis Pertanian Ir. Parlindungan, pencapaian yang telah diraih dalam kurun waktu 2008-2010, guna mendukung peningkatan ketahanan pangan untuk melestarikan swasembada pangan, seperti adanya peningkatan perluasan areal pertanian, pemberian dan penyediaan bantuan benih bermutu. Juga dikatakannya, pihaknya juga telah berhasil melakukan pembangunan rehabilitasi jaringan irigasi JITUT seluar 1.500 Ha dan JIDES seluar 1.800 Ha.

Dan berdasarkan data BPS Toba Samosir, untuk produksi pertanian khususnya produksi padi, pada tahun 2009 produksi padi sebesar 91.639 ton gabah kering giling dengan surplus beras 34.944 ton. Sementara, untuk tahun 2010 produksi padi tersebut mengalami kenaikan sebesar 15,75 %  menjadi 106.075 ton dengan surplus beras sebesar 42.931 ton atau. Sedangkan, untuk tahun 2011, berdasarkan angka ramalan III, produksi padi di Toba Samosir diperkirakan mencapai  110.118 ton gabah kering giling dengan surplus beras sebesar 45.304 ton.

(Relis Bagian Humas dan Protokol Setdakab Toba Samosir)

Advertisements

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s