PERCEPATAN REVITALISASI PROGRAM KB, RSUD PORSEA TERIMA ALAT “LAPARASCOPY” DARI BKKBN SUMUT

Kabupaten Toba Samosir yang berpenduduk 175.277 jiwa, mengalami kondisi pertumbuhan penduduk yang cukup tinggi. Kondisi ini disatu sisi, dapat dijadikan sebagai modal pembangunan, namun disisi lain, juga berpotensi menimbulkan kerawanan. Karena itu, menurut Wakil Bupati Toba Samosir Liberty Pasaribu, jumlah tersebut harus  diseimbangkan dengan aspek kebutuhan hidup yang baik dan layak yang antara lain meliputi aspek kesehatan, pendidikan, lapangan pekerjaan dan aspek kehidupan lainnya. Menyikapi kondisi ini, dalam upayanya menyeimbangkan aspek kebutuhan hidup di bidang kesehatan khususnya guna menjamin akses pelayanan dalam proses persalinan, Pemerintah Kabupaten Toba Samosir melalui RSUD Porsea telah menjalin kerjasama dengan BKKBN Perwakilan Sumatera Utara.

Hal ini diutarakan Wabup Liberty Pasaribu, dalam sambutannya di sela-sela kegiatan penandatanganan “Memorandum of Understanding” antara Pemkab Toba Samosir dengan BKKBN Perwakilan Sumatera Utara. Kerjasama ini tertuang dalam Nota Kesepahaman (MoU) yang ditandatangani Direktur RSUD Porsea dr. Sabam JMT Simatupang, MPH dengan Kepala Perwakilan BKKBN Sumut drg. Widwiono, MKes, bertempat di RSUD Porsea, Selasa (24/07).

Dalam MoU tersebut antara lain disepakati, peningkatkan kerjasama dalam pelaksanaan,  pembinaan dan pengawasan Program Keluarga Berencana Pasca Persalinan dalam Jaminan Persalinan. Untuk mendukung kegiatan ini, pihak BKKBN Perwakilan Sumut juga menyerahkan alat “Laparascopy” untuk dipergunakan di RSUD Porsea, sebagai alat pendukung dalam pelaksanaan tindakan medis operasi, baik operasi yang bersifat umum, maupun operasi yang berkaitan dengan Program Keluarga Berencana.

Atas pemberian alat yang hanya diserahkan kepada 6 (enam) Kabupaten/ Kota di Indonesia ini, Wakil Bupati Liberty Pasaribu atas nama Pemkab Toba Samosir memberikan apresiasi yang tinggi kepada pihak BKKBN Perwakilan Sumut. Selanjutnya Wabup Liberty Pasaribu menghimbau RSUD Porsea dan BPPAKB Toba Samosir untuk memaksimalkan penggunaan alat tersebut secara efektif hingga capaian program Keluarga Berencana di Toba Samosir terus meningkat. “Dengan demikian, tujuan terciptanya masyarakat yang berkualitas melalui Keluarga Kecil, Bahagia dan Sejahtera dapat terwujud”, ujar Liberty Pasaribu.

Senada dengan Wabup Liberty Pasaribu, Kepala Perwakilan BKKBN Provinsi Sumatara drg. Widwiono, MKes, juga meminta agar alat yang diserahkan tersebut dapat benar-benar dipergunakan dengan baik hingga memberikan manfaat yang luas bagi masyarakat. “Saya akan bangga apabila alat ini rusak karena dipakai, namun akan sangat mengecewakan apabila alat ini rusak karena tidak dipakai sama sekali”, kata Widwiono.

Pada kesempatan tersebut, juga dilakukan kegiatan Pelayanan Medis Operasi Wanita (MOW), kepada 150 orang akseptor dari seluruh Kecamatan se-Kabupaten Toba Samosir yang dilayani langsung oleh Tim Medis dari Klinik PKMI Medan.

(Relis Bagian Humas dan Protokol Setdakab Toba Samosir)

 

 

 

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s