SEBANYAK 401 UNIT KEGIATAN FISIK PNPM-MP RAMPUNG DIBANGUN DI TOBA SAMOSIR

Sejak tahun 2007 hingga 2012 pelaksanaannya di Kabupaten Toba Samosir, Program Nasional Pemberdayaan Masyarakat – Mandiri Perdesaan (PNPM-MP) telah merampungkan pembangunan 401 unit kegiatan fisik dengan berbagai jenis yang tersebar di beberapa desa pada 16 Kecamatan di Toba Samosir. Pembangunan fisik ini didanai dari alokasi Bantuan Langsung Mandiri PNPM-MP, dan diperkirakan telah menyedot anggaran sebesar Rp. 92.200.000.000,- (Sembilan puluh dua milyar dua ratus juta rupiah).

Hal ini disampaikan Bupati Toba Samosir, Pandapotan Kasmin Simanjuntak pada Semiloka Satuan Kerja Perangkat Daerah (SKPD) PNPM-MP Tahun 2012, yang berlangsung di Gedung SMK N 1 Balige, Rabu (08/08) di Balige. Semiloka ini disamping dihadiri para pimpinan SKPD di Lingkungan Pemerintah Kabupaten, juga hadir para pelaku-pelaku PNPM-MP tingkat Kecamatan diantaranyak Penanggungjawab Operasional Kegiatan (PjOK) dan Pendamping Lokal (Penlok).

Disamping kegiatan fisik tersebut, PNPM-MP juga menyalurkan bantuan modal bergulir berupa Simpan Pinjam khusus Perempuan (SPP). Ditambahkan Bupati, sepanjang periode tersebut, untuk kegiatan SPP ini, PNPM-MP melalui Unit Pengelola Kegiatan PNPM-MP di tingkat Kecamatan telah menyalurkan dana perguliran SPP kepada 537 Kelompok SPP dengan total dana perguliran sebesar Rp. 12.710.000.000,- (Dua belas milyard tujuh ratus sepuluh juta rupiah).

Melihat keberhasilan PNPM-MP di Kabupaten Toba Samosir, Bupati mengajak semua pihak terkait, khususnya Tim Koordinasi dan Pelaku-Pelaku PNPM-MP untuk terus meningkatkan efektivitas program tersebut. Ditegaskan Bupati juga, untuk kesinambungan keberhasilan PNPM-MP di Toba Samosir di masa mendatang, pihaknya telah berkomitmen untuk tetap memberikan dukungan dana regulasi yang berpihak kepada masyarakat.

Sementara, terkait dengan penyelenggaraan semiloka tersebut, Bupati berharap, melalui semiloka yang digelar tersebut, akan diperoleh komitmen para SKPD dalam penanggulangan kemiskinan dan pemberdayaan masyarakat melalui program kerja pembangunan daerah yang disusun. Disamping itu, Bupati juga meminta agar seluruh SKPD terkait, untuk tidak henti-hentinya meningkatkan koordinasi lintas sektoral dalam program-program yang disusun sehingga terdapat kesamaan pola pemahaman akan implementasinya. Karena menurutnya, melalui koordinasi tersebut, upaya meningkatkan anggaran “pro poor” dalam pelaksanaan penanggulangan kemiskinan akan lebih mudah dilakukan dan lebih terarah sasarannya.

Pada pelaksanaan semiloka ini, hadir narasumber Otto D. Sagala dari Badan Pemberdayaan Masyarakat dan Pemerintahan Desa Provinsi Sumatera Utara, yang melakukan pemaparan seputar Strategi Penanggulangan Kemiskinan Perdesaan melalui Pemberdayaan Masyarakat. Pemaparan selanjutnya diisi dengan materi tentang Kebijakan Pengintegrasian PNPM-MP ke dalam Pembangunan Daerah dengan Narasumber Sekretaris Daerah Kabupaten Toba Samosir Liberty Manurung.

(Relis Bagian Humas dan Protokol Setdakab Toba Samosir)

 

 

 

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s