BUPATI TOBASA : “GERAKAN PEMBANGUNAN SANGAT DIPENGARUHI KUALITAS INFORMASI”

Peranan insan pers sebagai pilar keempat demokrasi, sangat kuat untuk mendukung keberhasilan pembangunan melalui informasi yang disajikan. Opini dan sikap masyarakat terhadap gerakan pembangunan sangat dipengaruhi kualitas informasi yang diperoleh. Karena itu, Bupati Toba Samosir dalam sambutan tertulisnya yang dibacakan Wakil Bupati Liberty Pasaribu mengatakan, bahwa pihaknya berusaha memenuhi amanat Undang-Undang Nomor 14 Tahun 2008 tentang Keterbukaan Informasi Publik, yakni dengan melayani lebih terbuka sehingga setiap insan atau pihak dapat memperolehnya secara tepat dan cepat.

Untuk mendukung ini juga, Pemkab Toba Samosir telah menempuh langkah lainnya dengan menghunjuk Pejabat Pengelola Informasi dan Dokumentasi (PPID) hingga ke tingkat Satuan Kerja Perangkat Daerah. Melalui ini diharapkan, pelayanan permintaan informasi dapat terpenuhi secara optimal. Hal ini diutarakan di sela-sela deklarasi dan pengukuhan Dewan Pengurus Pusat Aliansi Jurnalis Tapanuli (DPP Arjuna) sebagai salah satu organisasi profesi yang mewadahi para insan pers/ jurnalis di wilayah Tapanuli, Kamis (08/11) di Balige.

Wabup Liberty Pasaribu pada kesempatan tersebut juga mengatakan, bahwa maju mundurnya pembangunan di Toba Samosir salah satunya tergantung peranan insan pers. Artinya, opini publik dapat dibentuk melalui pemberitaan yang disuguhkan, sehingga masyarakat berada pada kesimpulan yang menyatakan kemajuan atau kemunduran yang terjadi. Karena itu, Wabup Liberty Pasaribu, berharap agar pemberitaan itu dapat lebih menekankan pada sisi positif pelaksanaan pembangunan tersebut. “Marilah kita membangun Toba Samosir ini, dan tidak semata-mata melihat sisi negatif pelaksanaan pembangunan tersebut’, ajak Liberty Pasaribu.

Ketua DPRD Toba Samosir, Sahat Panjaitan di kesempatan sebelumnya mengatakan, insan pers sebagai mitra DPRD, sebagaimana salah satu tugas DPRD diharapkan dapat bersama-sama untuk melakukan “pengawasan” melalui kontrol sosial oleh pers. Karena itu, diharapkannya, agar kontrol sosial yang dilakukan, bertujuan untuk mendorong pembangunan yang dilakukan supaya berjalan ke arah yang lebih baik. Sahat juga mengatakan, kebebasan pers di Indonesia merupakan salah satu barometer di era demokrasi saat ini, karena itu diharapkannya agar kebebasan pers tersebut tidak menjadi kebebasan yang kebablasan sehingga citra profesi jurnalis tersebut tetap terjaga dengan baik.

(Relis Bagian Humas dan Protokol Setdakab Toba Samosir)

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s