SEKDA TOBASA MINTA KPP PRATAMA UNTUK LEBIH BERSINERGI DENGAN PEMDA

Sekretaris Daerah Kabupaten Toba Samosir, Liberty Manurung menghimbau pihak Kantor Pelayanan Pajak Pratama (KPP) Balige dapat lebih bersinergi dengan pemerintah daerah melalui koordinasi dan kerjasama dalam upaya mengintensifkan penagihan Pajak Bumi dan Bangunan (PBB) sehingga dapat rampung dengan baik dengan pencapaian target yang maksimal. Menurutnya, hal ini perlu menjadi perhatian khusus guna mendorong kesadaran wajib pajak dalam memenuhi kewajibannya sehingga keterlambatan pembayaran dapat dihindari. Demikian disampaikannya ketika menerima audiensi Kepala KPP Pratama Balige yang baru di ruang kerjanya, Selasa (27/11) di Balige.

Kepala KPP Pratama Balige, Setiadi ST, MT, disamping memperkenalkan dirinya sebagai pejabat yang baru dihunjuk memimpin KPP Pratama Balige, pada audiensi tersebut juga menyampaikan harapannya akan dukungan Pemerintah Kabupaten Toba Samosir guna menggugah kesadaran wajib pajak dalam membayar pajak. Pada kesempatan tersebut, Setiadi, yang pada kesempatan tersebut juga didampingi oleh Kasi Ekstensifikasi Perpajakan, Kondester Sijabat dan Kasi Pengolahan Data dan Informasi, Ivan Wardhana, melaporkan bahwa realisasi PBB sektor perdesaan untuk Tahun Anggaran 2012 sudah mencapai target, sedangkan untuk sektor perkotaan masih di angka 81%.
Setiadi juga mengungkapkan, bahwa seputar adanya rencana pengalihan pengelolaan PBB ke pemerintah daerah, pihaknya akan memberikan dukungan penuh atas rencana tersebut. “Kita akan berkontribusi dalam menyiapkan data awal PBB serta berkomitmen mendukung penyediaan software yang akan dipergunakan”, ujar Setiadi.

Sementara, Kadis PPKKD Kabupaten Toba Samosir, Thamrin Simanjuntak menyatakan kesiapan pihaknya dalam rangka pengelolaan PBB yang dijadwalkan pada 2014 mendatang. Dikatakannya, hingga saat ini pihaknya telah menyiapkan rancangan peraturan daerah untuk mengatur pengelolaan PBB tersebut dan akan segera diajukan ke DPRD. Disamping itu, kata Thamrin,  pihaknya juga sudah mempersiapkan sumber daya manusia yang akan dibutuhkan dalam pelaksanaan kegiatan tersebut. “Beberapa kali kita sudah mengirimkan staf kita untuk mengikuti pendidikan dan pelatihan maupun bimbingan teknis terkait hal tersebut”, kata Thamrin. Namun, diakuinya hingga saat ini yang menjadi kendala yang dihadapi instansinya adalah kesiapan peralatan yang dibutuhkan guna mendukung program tersebut.

Dalam audiensi yang juga dihadiri Asisten Administrasi Umum, Tito Siahaan tersebut juga dilakukan diskusi dan pembahasan tentang status objek pajak lainnya yang diharapkan dapat mendongkrak realisasi penerimaan pajak dari berbagai sektor lainnya.

(Relis Bagian Humas dan Protokol Setdakab Toba Samosir)

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s