PERAYAAN NATAL OIKUMENE KABUPATEN TOBASA DIBANJIRI RIBUAN JEMAAT

Oikumene1Perayaan Natal Oikumene Kabupaten Toba Samosir Tahun 2012 dibanjiri ribuan jemaat dari berbagai denominasi gereja dan berbagai elemen masyarakat Toba Samosir, dan dilangsungkan di Lapangan Sisingamangaraja XII, Balige, Sabtu (08/12). Thema yang diangkat pada perayaan ini, dikutip dari nats Alkitab 1 Yohanes 4: 19 yang berbunyi “Allah telah Mengasihi Kita”, yang dirangkaikan dengan sub thema “Dengan Kasih Allah, Kita Wujudkan Toba Samosir yang hidup di dalam kasih, peduli akan sesama dan lingkungan.

Sebelum ibadah Natal dimulai, dengan diiringi dengan lantunan lagu Natal “O Holy Night”, Bupati Toba Samosir, Pandapotan Kasmin Simanjuntak didampingi Wakil Bupati Liberty Pasaribu bersama Ketua DPRD, Sahat Panjaitan, Kajari Balige Harly Siregar, Sekdakab Toba Samosir Liberty Manurung, Wakapolres Tobasa, Kompol F. Tampubolon, Bishop GMI Wilayah I dan undangan lainnya, didaulat untuk menyalakan lilin sebagai simbol terang di dunia dalam damai Natal.

Meski sempat diguyur hujan, seluruh jemaat terlihat sangat antusias dan khidmat mengikuti ibadah yang juga menampilkan fragmen singkat yang dibawakan jemaat HKI Patane, Porsea. Dalam fragmen yang dibawakan dengan menggunakan pakaian dan ornamen-ornamen Batak ini, dikisahkan kehadiran injil di Tanah Batak yang disebarkan misionaris DR. IL Nommensen. Dalam rangkaian ibadah, juga diperdengarkan kutipan-kutipan nats Alkitab dalam liturgi yang dibawakan berbagai elemen masyarakat baik unsur pemerintah, denominasi gereja, elemen masyarakat dari berbagai profesi, siswa/I SD/SMP/SMA dan undangan lainnya. Lagu-lagu pujian Natal juga dipersembahkan oleh beberapa kelompok paduan suara, seperti paduan suara TP-PKK, Ina Judika HKBP, Avenue Voice, SMUN 2 Balige dan lainnya. Sedangkan khotbah Natal Oikumene kali ini, dibawakan Pdt. Bernard Sitorus dari Gereja Methodist Indonesia, yang dalam kotbahnya mengutip nats Alkitab 1 Korintus 13:13 dan Johannes 4:9, mengajak seluruh jemaat yang hadir untuk senantiasa tetap berpegang teguh pada iman, pengharapan dan kasih.

Oikumene3Sebelumnya, Bupati Toba Samosir, Pandapotan Kasmin Simanjuntak dalam sambutannya mengatakan, perayaan Natal untuk dijadikan sebagai momentum untuk semakin membuka hati, sehingga firman Tuhan Yesus dapat tumbuh dan berbuah di hati masing-masing umat. Dengan demikian menurutnya, umat Kristiani akan menjadi pelaku-pelaku firman yang hidup. Dikatakannya lagi, sebagai pengikut Yesus Sang Juru Selamat, umat Kristiani harus bersikap dan memiliki perilaku yang menghadirkan kerajaan dan kemulian Tuhan dalam kehidupan sehari-hari. “Maka makna Natal, yaitu damai sejahtera yang penuh keakraban dan kesetiakawanan menjadi pola hidup masyarakat Toba Samosir”, kata Bupati. Diingatkannya juga, agar perayaan Natal jangan hanya dijadikan sebagai tradisi semata, karena Natal disamping sebagai peringatan kelahiran Tuhan Yesus, dapat dijadikan sebagai wujud syukur atas penyertaan Tuhan sehingga umat manusia terselamatkan.

Senada dengan Bupati, Ketua DPRD Toba Samosir, Sahat Panjaitan, pada perayaan Natal tersebut, mengajak seluruh umat Kristiani khususnya di Toba Samosir untuk saling membantu dan mengasihi satu sama lain, sebagaimana Tuhan Allah mengasihi umatnya selama ini, karena menurutnya, segala keberhasilan yang kita peroleh merupakan berkat Tuhan yang dilimpahkan atas umatnya.

Oikumene33Sekretaris Daerah Kabupaten Tobasa, Liberty Manurung selaku Ketua Panitia Perayaan Natal Oikumene  menyebutkan, penyelenggaraan perayaan Natal tersebut merupakan momentum penting bagi umat manusia untuk meningkatkan kesadaran bahwa keselamatan telah dianugerahkan oleh Tuhan bagi umat manusia yang percaya kepadaNya. Karena itu, selaku umat yang telah menerima keselamatan, menurutnya, kita wajib memelihara keselamatan itu dan senantiasa berbagi kasih anugerah itu terhadap sesama. Masih dalam memeriahkan perayaan Natal ini juga, disebutkannya, telah dilakukan berbagai kegiatan bhakti sosial bernuansa peduli lingkungan hidup, berupa penaburan ribuan bibit ikan pada 10 (sepuluh) sungai di 10 (sepuluh) kecamatan penanamban bibit pohon pada beberapa lingkungan gereja di Toba Samosir.

Pada kesempatan sebelumnya, Bupati, Wakil Bupati beserta Uspida yang hadir, menyerahkan bingkisan Natal kepada masing-masing 4 (empat) keluarga tidak mampu dari 16 Kecamatan di Toba Samosir. Perayaan Natal ini juga dihibur penampilan artis-arti lokal dan ibukota serta dimeriahkan dengan pertunjukan pesta kembang api yang cukup meriah. Kembang api yang diperkirakan berbiaya ratusan juta rupiah ini dengan berbagai bentuk dan warna-warni menghiasi langit malam kota Balige yang sejuk. Mengakhiri perayaan Natal Oikumene, jemaat yang beruntung juga memperoleh hadiah Natal berupa lucky draw yang disediakan panitia.

(Relis Bagian Humas dan Protokol Setdakab Toba Samosir)

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s