Berita Terbaru

PANGDAM I BB MAYJEN TNI BURHANUDDIN SIAGIAN BERHARAP PUTRA-PUTRI BATAK SEMAKIN BANYAK BERPERAN DI NKRI INI

IMG_0824Pangdam I BB Mayjen TNI Burhanuddin Siagian disambut Muspida, masyarakat Toba Samosir dan Tokoh-tokoh Adat dan Tokoh masyarakat Toba Samosir dengan khidmat dan suasana penuh keakraban saat melakukan kunjungan kerja terhadap 4 (empat) Kabupaten se-Kawasan Tapanuli yakni Kabupaten Toba Samosir, Kabupaten Tapanuli Utara, Kabupaten Humbang Hasundutan dan Kabupaten Samosir, dan diulosi oleh tokoh masyarakat Tobasa, Rabu (28/8) di rumah Dinas Bupati Toba Samosir.

Burhanuddin Siagian dalam sambutannya menyampaikan beberapa harapannya dan sangat berharap putra-putri Batak dari kawasan Tapanuli kedepan akan semakin lebih maju lagi dan semakin banyak mengambil peran di Negara Kesatuan Republik Indonesia yang kita cintai ini, ucapnya

Saya orang Batak pertama yang bertugas dan diangkat jadi Pangdam namun semua itu saya anggap sebagai ujian, kalau saya salah melangkah, maka adik-adik di dibawah tingkat saya di militer akan kehilangan kesempatan berperan di Negara Kesatuan Republik Indonesia ini, ini beban berat buat saya, sebut Jenderal yang beristrikan boru Tampubolon ini dengan terharu.

Dilanjutnya, dimasa lalu ada kepercayaan yang diberikan kepada Pemerintah atasan terhadap orang Batak namun salah melangkah, saya akan menghilangkan anggapan seperti itu, kepercayaan seperti itu akan tetap kita jaga dan pelihara.

Disebutkannya, ketika saya dilantik beberapa pernyataan saya yang sudah pernah saya sampaikan sebelumnya bahwa saya ada karena kalian ada, saya datang untuk melayani bukan untuk dilayani, Kodam dan Rumah Panglima adalah rumah rakyat siapa saja boleh datang, dan itu sebagai bukti kemanunggalan TNI dengan rakyat, kita bangun kesatuan dan kita hilangkan sekat perbedaan, tandasnya

bertigaLebih jauh disampaikannya, secara pribadi saya sangat bangga berada di Balige dan merasa terhormat berada di Tobasa dan berada ditengah-tengah masyarakat Toba Samosir, saya berasal dari Hutagurgur Sitorang, dulu ompung saya adalah Kapala Nagari tapi jujur selama ini saya belum sampai10 kali menginjakkan kaki di kampung halaman saya, ibu saya dari kampung Naiborhu, jadi asli orang Batak, namun banyak yang meragukan kebatakan saya, meskipun nama akte lahir saya Burhanuddin namun nama panggilan keluarga saya adalah Parulian, yang disambut tepuk tangan

Hidup yang penuh perjuangan sudah saya lalui, dari sekolah Dasar, saya sudah cari uang untuk makan sendiri, saya masuk ke sekolah Akademi Militer orangtua saya tidak tau, saya masuk sekolah tentara karena pendidikan yang tidak memerlukan banyak biaya, ujarnya lagi. Saya memulai karir saya ditempatkan di Ujung Pandang, selanjutnya di Magelang Jawa Tengah dan terakhir sebelum menjabat Pangdam I BB, jabatan terakhir saya adalah Komandan Seskoad di Bandung, sebut mantan Komandan Korem Papua ini dengan terharu yang mengaku punya anak sepasang ini juga sudah dikaruniai cucu.

Disebutkannya juga“Apa yang saya lakukan karena hanya basa-basani Debata (Karunia Tuhan-red) tidak karena kekuatan saya, saya berbuat yang terbaik dimananpun saya ditempatkan sesuai dengan kemampuan saya. Saya anak orang susah, saya risih dan tidak nyaman kalau diistemwakan dan Saya setuju dengan Bupati tadi yang menggambarkan bahwa Toba Samosir ibarat anak remaja 14 Tahun, dan anak seusia itu adalah anak yang masih labil dan sering berkelahi atau berantam terlibat tawuran maupun narkoba, namun saya pikir disitu lah peran kita semua untuk berpikir bagaimana Kabupaten Toba Samosir lebih maju seperti Kabupaten lainnya di kawasan Tapanuli,” dan khusus kepada Bapak Bupati Tobasa yang saya hormati dan teman2 lainnya saya sangat tersanjung berada ditengah-tengah masyarakat Tapanuli.

foto bersama2Sebelumnya Bupati Toba Samosir Pandapotan Kasmin Simanjuntak dalam sambutan selamat datangnya menyatakan bahwa kunjungan Pandam I BB merupakan suatu kehormatan yang sangat kami disyukuri dan percayai sebagai berkat bagi pemerintah dan masyarakat Tobasa seperti umpasa Batak yang mengatakan baris-baris ni gaja di rura pangaloan molo mamolus raja roma akka pangomoan dohot parsaulian. Yang berartti apabila pemimpin lewat dan melakukan sesuatu di tempat tertentu maka masyarakat setempat akan mendapatkan kebahagian, kiranya situasi dan kondisi kabupaten toba samosir dapat menyenangkan dan menyegarkan jiwa raga kita sekalian.

Ditambahkannmya, bahwa daerah kabupaten Toba Samosir yang baru berumur 14 tahun 5 bulan sehingga kemajuan pembangunan daerah ini pun masih setara dengan remaja yang memiliki kebutuhan yang besar dan beraneka ragam sehingga memerlukan dukungan dari pihak yang lebih dewasa seperti pemerintah tingkat atas atau FKPD Propinsi Sumatera Utara.

Dijelaskan Bupati, kehadiran Pangdam dan beserta rombongan kami yakin merupakanpeluang untuk mendapatkan petunjuk dan masukan guna percepatan pembangnnan kabupaten toba samosir. Untuk itu mhon kirianya memberikan wejangan dan masukan untuk menambah wawasan dan pengetahuan kami dlam melaksanakan pembangunan toba samosir

Turut hadi dalam acara ini, Bupati Tapanuli Utara Torang Lumban Tobing, Wakil Bupati Humbang Hasundutan Drs Marganti Simanullang, Sekretaris Daerah Kabupaten Samosir Hatorangan Simarmata, Dandim Danrem, 0210/TU Ketua DPRD Toba Samosir Kapolres Toba Samosir. Kejari Balige dan jajaran Pemerintah dilingkungan Pemkab Tobasa, Pemkab Samosir, Pemkab Tapanuli Utara dan Pemkab Humbanghasundutan.

(Relis Bagian Humas dan Protokol Setdakab Toba Samosir)

Advertisements

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s