Berita Terbaru

PEMBACAAN PESAN-PESAN PERJUANGAN WARNAI UPACARA HARI PAHLAWAN NASIONAL 10 NOPEMBER 2013 DI TOBASA

IMG_4349Pembacaan pesan-pesan perjuangan atau kata-kata mutiara dari berbagai Pahlawan Nasional serta penaburan bunga di Makam Pahlawan Soposurung Balige mewarnai pelaksanaan Upacara Bendera Memperingati  Hari Pahlawan 10 Nopember 2013 di Kabupaten Tobasa dengan Inspektur Upacara Kapolres Tobasa AKBP Edy Fariady, Senin (11/11) di lapangan Sisingamangaraja Balige, yang dihadiri sejumlah anggota LVRI (Legiun Veteran Republik Indonesia) Tobasa dan berbagai instansi PNS di lingkungan Pemkab Tobasa, TNI/Polri, Komisi Pemilihan Umum, ratusan Pelajar dari berbagai sekolah di Tobasa sebagai peserta upacara.

Sebelumnya Kapolres Tobasa AKBP Edy Fariadi juga bertindak sebagai Inspektur Upacara pada acara Ziarah ke Taman Makam Pahlawan Soposurung Balige yang dihadiri Bupati Tobasa Pandapotan Kasmin Simanjuntak, Wakil Bupati Liberty Pasaribu, SH MSi, Kejari Balige Harli Siregar, SH dan Anggota DPRD Tobasa Robet Duo Hutajulu termasuk Sekdakab Tobasa Drs Liberty Manurung, MM Biztel dihadiri sejumlah PNS di lingkungan Pemkab Tobasa, TNI/Polri.

Pesan Pahlawan Nasional diantaranya Nyi Ageng Serang, Prof DR R Soeharso, pesan Prof Moh Yamin, SH yang menyatakan “Cita-cita Persatuan Indonesia itu bukan omong kosong, tetapi benar-benar didukung oleh kekuatan-kekuatan yang timbul pada akar sejarah bangsa kita sendiri”, pesan Supriadi yang menyatakan “Kita yang berjuang jangan sekali sekali mengharapkan pangkat, kedudukan ataupun gaji yang tinggi”, Teuku Nyak Arif, Abdul Muis dan Pangeran Sambernyowo/KGPAA Mangkunegoro I serta Jenderal Sudirman yang menyatakan “Tempat saya yang terbaik adalah ditengah-tengah anak buah, saya akan meneruskan perjuangan, Met of Zonder Pemerintah TNI akan berjuang terus

Selanjutnya Kapolres Tobasa AKBP Edi Fariady selaku Inspektur Upacara membacakan Amanat Menteri Sosial Pada Upacara Bendera Memperingati Hari Pahlawan 10 Nopember 2013 Republik Indonesia, dengan menyatakan bahwa sejarah telah mencatat bahwa perjuangan untuk mendirikan Negara Kesatuan Republik Indonesia yang saat ini menjadi bangsa berdaulat dan terhormat adalah bukan hadiah atau pemberian dari pihak manapun, tetapi melalui proses perjuangan yang sangat panjang, heroik dan disertai dengan pengorbanan yang luar biasa dari para pejuangan dan pahlawan pandahulu kita, sebutnya

Peringatan hari Pahlawan Tahun 2013 yang mengambil tema Pahlawanku Idolaku adalah untuk mengingatkan kembali kepada kita semua dan bagi generasi muda khususnya sebagai penerus cita-cita agar nilai-nilai kejuangan yang telah dibangun tidak boleh dilupakan sampai kapanpun.

Kita semua menyadari bahwa dinamika perubahan yang berkembang dalam kehidupan bermasyarakat, berbangsa dan bernegara saat ini masih menyisakan berbagai permasalahan, seperti kemiskinan, ketelantaran, pengangguran, korban bencana, konflik antar warga dan masalah lain yang dapat mengganggu kelangsungan keharmonisan berbangsa dan bernegara di semua aspek.

Untuk mengatasi masalah-masalah tersebut kita harus bahu membahu dan bersama-sama melakukan segala upaya agar impian dan harapan menjadi Negara Indonesia yang berdaulat, adil, makmur dan sejahtera dapat menjadi kenyataan, sebut Menteri Sosial RI

Modal social yang harus kita perkuat adalah menjaga jati diri sebagai bangsa yang hebat untuk membangun negeri yang lebih kuat, kokoh dan harmonis didalam bingkai NKRI, tutup Dr Salim Segaf Al Jufri, MA selaku Menteri Sosial RI.

(Relis Bagian Humas dan Protokol Setdakab Tobasa)

Advertisements

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s