NATAL BERSAMA PEMKAB TOBASA DENGAN ELEMEN MASYARAKAT

“DENGAN SEMANGAT NATAL, JEMAAT DIAJAK BERDAMAI DENGAN ALAM”

Natal Bersama3Meski diguyur hujan, perayaan Natal Bersama Kabupaten Toba Samosir (Tobasa) dengan seluruh lapisan masyarakat Tobasa Tahun 2013 di Lapangan Sisingamangaraja XII, Balige, Kamis (12/12) dibanjiri ribuan jemaat dari berbagai kalangan, seperti para pelajar, mahasiswa/i/PNS/TNI/POLRI, pekerja dari berbagai profesi, dan masyarakat umumnya. Thema yang diangkat para perayaan ini, dikutip dari nats Alkitab Kejadian 1:1 berbunyi “Pada Mulanya Allah Menciptakan Langit dan Bumi”, yang dirangkai dengan sub thema “Berdamai dengan Alam, untuk melestarikan karya ciptaan Tuhan, dalam mewujudkan Kabupaten Tobasa yang memiliki Kasih, Peduli dan Bermartabat”.

Natal BersamaPerayaan diawali dengan prosesi dari kawasan Tugu DI Panjaitan dengan membawa symbol-symbol perayaan Natal berupa Salib, Alkitab dan Lilin. Turut dalam barisan prosesi menuju Lapangan Sisingamangaraja XII Balige, Bupati Tobasa Pandapotan Kasmin Simanjutak didampingi Ketua TP PKK Tobasa Ny. Netty Pandapotan br Pardosi, Kajari Balige Harly Siregar, Pinca Bank Sumut Balige Nelson Hutapea, anggota DPRD Mangapul Siahaan dan para pimpinan SKPD. Setiba di lokasi perayaan, barisan prosesi disambut dengan kidung pujian “Joy to The World” oleh Paduan Suara Avenue Voice.

Sebelum ibadah, dilakukan penyalaan lilin sebagai symbol Natal yang menerangi dunia, masing-masing oleh Bupati Pandapotan Kasmin Simanjuntak, Ketua TP PKK Ny. Netty Pandapotan br Pardosi, Wakil Bupati Liberty Pasaribu, Ketua DPRD Sahat Panjaitan, Dandim 0210/TU-TS Letkol (inf) Viktor Tampubolon, Wakapolres Kompol B. Panjaitan, Kajari Balige Harly Siregar, Ketua Panitia Jonni Hutajulu dan Tokoh Gereja/ Masyarakat.

Natal Bersama2Dengan penuh hikmat, jemaat mengikuti rangkaian ibadah yang diselingi persembahan lagu-lagu pujian kebesaran Tuhan yang dibawakan Paduan Suara IT Del, SMA BTB, Peserta Festival Koor Tobasa Peduli dan PS Avenue Voice. Juga dibawakan lagu pujian oleh Paduan Suara Raksasa SMUN 1 dan SMUN 2 Balige dengan personil sekitar 500 orang. Masih dalam rangkaian ibadah, diperdengarkan kutipan nats-nats Alkitab melalui liturgi yang dibawakan langsung Bupati, Wakil Bupati, Ketua DPRD, FKPD, dan Ketua TP PKK.

Dalam khotbah Natal perayaan ini, Pdt. Lukas Immanuel Zega, S.Th mengingatkan jemaat yang hadir akan makna Perayaan Natal kali ini, untuk menjadi masyarakat yang ber-Tuhan sebagai pencipta langit dan bumi. Karena itu, jemaat diajak menjaga dan mencintai karya ciptaan Tuhan, dengan salah satunya dengan berdamai dengan alam.

Dalam sambutannya, Bupati Tobasa Pandapotan Kasmin Simanjuntak mengatakan, thema natal ini sangat sarat makna. Sesuai thema tersebut, para hadirin diingatkan, untuk menghargai dan mengelola ciptaan Tuhan dengan optimal bagi kesejahteraan. “Melalui hubungan yang harmonis antara makhluk hidup dan bumi, kita telah berdamai dengan alam”, ujar Bupati. Melalui  Perayaan Natal bersama ini juga, jemaat dan hadirin juga diingatkan untuk senantiasa bersyukur atas seluruh limpahan karya Tuhan.

IMG_7789Mewakili FKPD Tobasa, Kajari Balige, Harly Siregar dalam sambutannya mengatakan, sesuai thema dan sub thema perayaan tersebut, maka, sebagai bagian dari kehidupan manusia, manusia harus dapat hidup bersahabat dan berdampingan dengan alam. Melalui perayaan tersebut, diharapkannya dapat menggugah komitmen seluruh lapisan masyarakat akan pentingnya mengelola alam dengan baik sebagai ciptaan Tuhan. Untuk berdamai dengan alam, Harly meminta, agar mengawalinya dengan berdamai dengan diri sendiri, dengan sesama dan dengan lingkungan.

IMG_7825Hal senada juga disampaikan Ketua DPRD Sahat Panjaitan dalam sambutannya. Thema perayaan Natal Bersama Pemkab dengan Elemen Masyarakat yang baru pertama kali dilaksanakan ini menurutnya memiliki esensi yang sangat penting. Karena itu, dia berharap, perayaan tersebut menjadi momentum penyusunan konsep pembangunan yang berorientasi pada pelestarian. Untuk tahun mendatang, pihaknya meminta eksekutif  untuk lebih menekankan pentingnya pembangunan yang berwawasan lingkungan.

Ketua Panitia Perayaan, Joni Hujulu mengatakan, melalui perayaan Natal Bersama Pemkab dengan seluruh Elemen Masyarakat ini diharapkan dapat mempererat tali persaudaraan dan kebersamaan antar pemerintah dan masyarakat Tobasa. Menurutnya, hal ini sangat penting dalam mensukseskan pembangunan di Tobasa.  “Melalui damai dan semangat Natal yang dibangun dalam kebersamaan pada perayaan ini, akan tercipta harmonisasi antar pemerintah dan masyarakat”, ujar Joni yang sehari-hari menjabat Kadis Perindagkop Tobasa.

Natal Bersama4Usai ibadah, perayaan Natal dihibur penampilan artis-arti ibukota seperti Marsada Band, Rita Butar-Butar, Trio Lamtama, RnB Trio dan pelawak. Juga tampil  Penampilan artis-artis ibukota ini, khususnya Marsada Band mampu memukau para jemaat sehingga enggan beranjak dari lokasi perayaan. Selama tampil, diselingi pertunjukan pesta kembang api yang begitu indah menghiasi langit malam kota Balige.

Panitia juga menyediakan ratusan hadiah lucky draw, dengan berbagai jenis hadiah seperti TV, Sepeda, Kulkas, berbagai jenis benda-benda elektronik dan hadiah lainnya. Dalam kemeriahan perayaan Natal ini, Bupati Pandapotan Kasmin Simanjuntak secara spontan menambah hadiah utama lucky draw berupa sepeda motor.

(Relis Bagian Humas dan Protokol Setdakab Tobasa)

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s