Berita Terbaru

POLA PEMBANGUNAN PARTISIPATIF DENGAN PIHAK SWASTA

2 KM RUAS JALAN BATU MOROR MENUJU TANO PONGGOL DIPERLEBAR

Silaen“Dalam percepatan pembangunan, kita tidak dapat hanya bergantung pada peranan pemerintah, kita juga berharap dukungan seluruh pihak, termasuk masyarakat dan dunia usaha untuk berkontribusi dalam pelaksanaan pembanguan” ujar Dimposma Sihombing, ketika dijumpai saat meninjau lokasi pelebaran ruas jalan Batu Moror Desa Dalihan Natolu menuju Tano Ponggol Desa Sibide Barat Kecamatan Silaen, beberapa waktu lalu.

Dikatakan, seluruh potensi yang ada harus dapat diberdayakan secara maksimal untuk menyokong pembangunan. “Dukungan dan bantuan sebesar dan sekecil apapun sangat bermanfaat dalam menggerakkan pembangunan“, ujarnya, sembari menambahkan bahwa kunjungan kerja ke desa di wilayahnya kali ini merupakan kunjungan terakhir di akhir masa jabatannya sebagai Camat Silaen setelah dipromosikan menjadi Kepala Bagian Pemerintahan Setdakab Tobasa.

Dalam pelebaran ruas jalan tersebut, Dimposma mengapresiasi pihak PT Hutahaean yang telah berperan serta bersama pemerintah untuk memperbaiki akses jalan menuju dua desa tersebut. “Sekitar 2 Km ruas jalan Batu Moror menuju Tano Ponggol akan diperlebar oleh pihak PT Hutahaean”, bebernya. Dia juga mengapresiasi dukungan warga di sekitar pelebaran jalan tersebut, karena tidak menuntut sepeser pun ganti rugi atas lahan mereka yang terkena pelebaran.

“Seluruh pihak telah berkolaborasi dengan baik, pemerintah menjalin komunikasi yang baik dengan warga dan pihak PT Hutahaean, dan mendapat respon yang sangat positif, sehingga dapat ditindaklanjuti”, katanya.

Diharapkannya, pola pembangunan partisipatif yang dilakukan PT Hutahaean dapat lebih ditingkatkan dalam berbagai sektor lainnya. “Kiranya pihak swasta atau dunia usaha lainnya, dapat mengikuti jejak ini, sehingga tidak serta merta pelaksanaan pembangunan itu bergantung pada alokasi anggaran pada APBD”, katanya lagi.

“Dengan terciptanya sinergi yang baik antara pemerintah, masyarakat dan dunia usaha seperti ini, kita optimis percepatan pembangunan dapat dilakukan di Silaen”, ujarnya berharap pola pembangunan ini dapat terus bertumbuh.

Selama 383 hari memerintah Kecamatan Silaen yang disebutnya sebagai “Luat Na Tarpasu-pasu” (daerah yang diberkati-red), Dimposma mengakui telah berusaha semaksimal mungkin mengemban amanah sebagai camat di wilayah tersebut. Disadari, masih terdapat beberapa kekurangan, karena itu dia berharap, amanah ini akan dapat diemban dengan baik oleh camat yang menggantikannya.

(Relis Bagian Humas dan Protokol Setdakab Tobasa)

Advertisements

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s