TOBASA PERSIAPKAN PENATAAN TRAYEK BATAS KAWASAN HUTAN

trayek hutanSebagai akibat dari munculnya SK Menteri Kehutanan Nomor 44 Tahun 2005, Pemerintah Kabupaten Toba Samosir melalui Dinas Kehutanan dan Perkebunan perlu melakukan penataan batas kawasan hutan dengan terlebih dahulu melakukan pembahasan trayek batas kawasan hutan dengan pihak terkait.

Demikian disebutkan Kadis Kehutanan dan Perkebunan Tobasa, Alden Napitupulu dalam laporannya pada rapat Panitia Tata Batas Luar Kawasan Hutan Kabupaten Tobasa, di Balai Data Kantor Bupati Tobasa, Selasa (18/02) di Balige.

Disebutkan, dengan penataan trayek batas hutan ini, yang nantinya akan dikukuhkan sebagai kawasan hutan, akan diperoleh kepastian hukum atas status, letak, batas dan luas kawasan hutan. Karena itu, katanya, dalam panitia ini juga tergabung pihak pihak terkait, seperti Dinas Kehutanan Provinsi Sumut, Kantor Pertanahan Tobasa, BPKH I Medan, Bappeda Tobasa, para camat dan para kepala desa.

Ditambahkan, dengan peran Panitia Tata Batas Luar Kawasan Hutan tersebut, Alden berharap, akan tercapai persepsi yang sama dalam pelaksanaan tata batas kawasan hutan, dan akan diperoleh kesepakatan tentang rencana trayek batas kawasan hutan di Tobasa.

Melihat permasalahan yang cukup menonjol di masyarakat terkait konflik penguasaan tanah yang berkaitan dengan hutan, Bupati Tobasa Pandapotan Kasmin Simanjuntak, dalam arahannya, secara khusus meminta seluruh panitia dapat memberi perhatian dan bekerja dengan maksimal dalam penataan batas luar kawasan hutan di Tobasa. Dengan demikian, diharapkannya, konflik penguasaan tanah dapat diminimalisir.

Bupati juga meminta para camat dan kepala desa untuk memberikan data dan informasi yang berkaitan dengan penguasaan tanah di wilayah masing-masing. Karena, dengan data dan informasi tersebut, akan menjadi pertimbangan dalam penentuan batas tanah ke depannya.

Dalam rapat ini, juga dilakukan paparan oleh Dinas Kehutanan Provsu dan BPKH I Medan, untuk memberikan gambaran dan sejarah singkat perjalanan penetapan kawasan hutan di wilayah Sumut khususnya di Tobasa.  Secara interaktif, para peserta memberikan pertanyaan yang dengan hal-hal yang memerlukan pemahaman lebih mendalam dalam penataan trayek batas kawasan hutan tersebut.

Rapat ini juga dihadiri para undangan, seperti anggota DPRD Tobasa dari Komisi C, Asisten Pemerintahan Audi Murphy Sitorus, para Staf Ahli Bupati, para Kabag Setdakab Tobasa dan LSM serta insan pers.

(Relis Bagian Humas dan Protokol Setdakab Tobasa)

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s