MASYARAKAT DAN PEMERINTAH TOBASA TOLAK PAHAM ISIS

  • FKPD DAN ELEMEN MASYARAKAT TANDA TANGANI PERNYATAAN SIKAP

IMG_3561Mencermati ancaman perkembangan dan penyebaran paham Islamic State of Iraq and Syria (ISIS) di wilayah Sumatera Utara, khususnya di Toba Samosir (Tobasa), Bupati Tobasa Pandapotan Kasmin Simanjuntak mengajak instansi terkait untuk mengambil langkah tegas dan konkrit untuk melarang semua gerakan ISIS di wilayah tersebut.

“Saya mengajak agar semua pihak terkait, dapat mengoptimalkan dan bersinergi dalam meningkatkan efektifitas penanganan gangguan keamanan sesuai tugas, fungsi dan kewenangan masing-masing”, ujarnya pada Rapat Komunitas Intelijen Daerah (KOMINDA) Kabupaten Tobasa, Senin (01/09) di Balai Data Kantor Bupati Tobasa. Dalam rapat ini juga hadir Wakil Bupati Tobasa Liberty Pasaribu, Sekdakab Audy Murphy Sitorus, Asisten Pemerintahan Robert Gono, Kaban Kesbang dan Linmas Budiyanto Tambunan yang juga Sekretaris Kominda, para camat, kepala desa dan lurah serta berbagai elemen masyarakat Tobasa.

Menurutnya, ideologi ISIS berpotensi menimbulkan pengaruh negatif terhadap ideolagi Pancasila, keBhinekaan dan mengancam keutuhan Negara Kesatuan Republik Indonesia. Untuk itu, dia meminta Kominda dapat memberikan bahan pertimbangan bagi Forum Komunikasi Pimpinan Daerah, sehingga kebijakan deteksi dini terhadap ancaman stabilitas dapat dilakukan.

IMG_3595Untuk mencegah penyebaran dan masuknya paham ISIS di Tobasa, Bupati Kasmin mengamanatkan, Komunitas Intelijen Daerah melakukan upaya dan langkah-langkah peningkatan koordinasi dan kerjasama berjenjang secara optimal dengan unsur pimpinan daerah dan instansi terkait seperti TNI/Polri.

Menurutnya lagi, paham ini dapat dicegah dan diantisipasi perkembangannya dengan memberdayakan peran Forum Kemitraan Masyarakat, serta meminta kepada masyarakat agar tidak mudah terpengaruh terhadap paham dan ideologI ISIS. Secara khusus, dia meminta agar para camat/ kepala desa dan lurah se Tobasa, untuk segera melaporkan perkembangan situasi sosial politik dan Kantramtibmas di daerahnya masing-masing.

Dalam pertemuan KOMINDA Toba Samosir ini, juga disampaikan pernyataan sikap serta penandatangan kesepakatan penolakan dengan tegas paham ISIS di Wilayah Kabupaten Tobasa oleh Bupati Pandapotan Kasmin Simanjuntak, Ketua DPRD Sahat Panjaitan, Dandim 0210/ TU Letkol (inf) Viktor Tampubolon, Kapolres Tobasa AKBP M Edy Faryadi, Kajari Balige Harly Siregar,Ketua PN Balige, Ketua FKUB Tobasa Pdt Herry Simanungkalit, STh, Ketua MUI JE. Samosir, Kakan Kemenag, Ketua FPK, Ketua FKDM, Ketua Forkala dan Ketua KNPI.

IMG_3601Sebagaimana tertuang dalam pernyataan tersebut, antara lain disebutkan menolak dengan tegas keberadaan dan paham ISIS karena bertentangan dengan Pancasila dan NKRI. Karena itu, seluruh komponen ulama, tokoh masyarakat, tokoh adat, tokoh pemuda dan komponen masyarakat lainya bersama pemerintah daerah bersama TNI/ Polri sepakat meningkatkan kewaspadaan atas bahaya paham ISIS tersebut.

Sebelum penandatanganan kesepakatan tersebut, Kapolres Tobasa AKBP M Edy Faryadi juga melakukan paparan tentang bahaya paham ISIS. Dalam paparannya, dia menjelaskan sejarah perkembangan dan latar belakang ISIS yang sangat berbahaya dengan tindakan kekerasan dan penyebaran teror yang dilakukan.
“Walaupun Tobasa mayoritas masyarakatnya beragama Kristen, tetapi kita jangan lupa untuk waspada, agar paham ini jangan berkembang disini, karena alirannya sesat dan menghalalkan segala cara”, pungkas Kapolres yang akan bertugas sebagai Kapolres Deli Serdang ini.

(Relis Bagian Humas dan Protokol Setdakab Tobasa)

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s