UPAYA MEMENUHI INFORMASI PUBLIK, PEMKAB TOBASA GELAR TEMU PERS

“EFEKTIFITAS PEMERINTAHAN DESA DIPENGARUHI PENATAAN DAN PENINGKATAN KAPASITAS PERANGKAT DESA”

_MG_7665Seratusan wartawan/ti di Lingkungan Pemerintah Kabupaten Toba Samosir (Tobasa) mengikuti Temu Pers yang digelar Bagian Humas dan Protokol Setdakab Toba Samosir, Kamis (07/11) di Balai Data Kantor Bupati Tobasa di Balige. Temu pers yang dipimpin langsung Asisten Pemerintahan Setdakab Tobasa Robert Gono Hutajulu menghadirkan narasumber Kepala Badan Pemberdayaan Masyarakat dan Pemerintahan Desa (Badan Pemmas Pemdes), Wasir Simanjuntak, para kepala bidang dan para Fasilitator Pemberdayaan, Fasilitator Keuangan PNPM-MP tingkat kabupaten.

Dalam sambutan Bupati yang dibacakan Robert Gono, temu pers tersebut diharapkan akan menjadi sarana mempermudah masyarakat untuk memperoleh informasi khususnya terkait materi yang dibahas. Diakui, penyebarluasan informasi oleh insan pers merupakan tugas mulia, dan harus dilakukan secara bertanggung jawab, netral tanpa meninggalkan semangat dan jiwa kritik yang membangun.

_MG_7653Senada, Plt Kabag Humas dan Protokol Robintang Sitepu menambahkan, kewajiban badan publik untuk memberikan sajian informasi, diharapkan senantiasa mendapat dukungan insan pers, dan pihaknya sangat mengapresiasi hal tersebut, karena insan pers telah berkenan menjadi agen penyebarluasan informasi seputar program dan kebijakan yang ditempuh pemerintah daerah.

Adapun topik yang diangkat pada pertemuan tersebut, seputar pelaksanaan Alokasi Dana Desa (ADD), Program Nasional Pemberdayaan Masyarakat – Mandiri Perdesaan (PNPM-MP) serta diseminasi informasi Undang-Undang Nomor 6 Tahun 2014 tentang Desa.

_MG_7679Dalam paparannya, Kepala Badan Pemmas dan Pemdes menjelaskan, sesuai amanat untuk efektifitas pemerintahan desa diperlukan penguatan pemerintahan desa, yang mencakup pemantapan kerangka aturan, penataan kewenangan, pemantapan kelembagaan, administrasi dan keuangan desa, serta penataan dan peningkatan kapasitas perangkat desa.

Wasir menambahkan, untuk meningkatkan kualitas aparatur desa, pihaknya telah merencanakan berbagai kegiatan pendidikan dan pelatihan bagi seluruh aparatur desa di 231 desa yang tersebar. “Untuk efektifitas dan efesiensi, kita rencanakan akan melaksanakannya pada 16 kecamatan”, beber Wasir.

_MG_7674Terkait penggunaan alokasi dana desa, Wasir menyebutkan, dana desa difokuskan pada alokasi biaya operasional desa sebesar 30 % dan biaya pemberdayaan masyarakat sebesar 70 % dari total alokasi yang diperoleh. Namun demikian, diakuinya, alokasi dana desa saat ini masih sangat minim.

Karena itu, dia berharap, wacana pengalokasian dana desa sebesar 1 milyar untuk masing-masing desa, diharapkan dapat direalisasikan. Dengan alokasi tersebut, dia optimis peningkatan pelayanan masyarakat desa, pemberdayaan dan peningkatan peran serta dan partisipasi masyarakat dapat berlangsung maksimal.

Lebih lanjut Wasir menambahkan, terkait pelaksanaan PNPM-MP di wilayah Kabupaten Tobasa, sejauh ini relatif berlangsung baik sesuai dengan Petunjuk Teknis Operasional (PTO) yang berlaku. Namun demikian, dia menghimbau, agar seluruh pelaku-pelaku PNPM-MP, dapat berbuat yang terbaik sehingga sasaran program tersebut dapat tercapai.

Temu pers ini juga diisi dengan sesi tanya jawab yang menghasilkan berbagai pokok pikiran, serta kritik yang membangun, yang selanjutnya diharapkan menjadi masukan dan informasi bagi Pemkab Tobasa dalam menata dan menindaklanjuti program kerja yang akan ditempuh.

(Relis Bagian Humas dan Protokol Setdakab Tobasa)

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s