CEGAH PENYALAHGUNAAN NARKOBA, PNS TOBASA LAKUKAN TEST URINE

IMG_0284Kondisi saat ini, penyalahgunaan dan peredaran Narkoba sudah sampai pada tingkat yang membahayakan dan mengkhawatirkan. Maka sebagai langkah antisipatif, Pemerintah Kabupaten Toba Samosir (Tobasa) dan Badan Narkotika Kabupaten Tobasa melakukan pemeriksaan berupa test urine, bagi Pegawai Negeri Sipil di Lingkungan Pemkab Tobasa.

Demikian disebutkan Wakil Sekretaris BNK Tobasa, Harapan Napitpulu di sela-sela pelaksanaan test urine, Rabu (10/12) di Rumah Dinas Bupati Tobasa. Lebih lanjut disebutkan, langkah antisipatif ini diambil untuk mencegah dan mempersempit ruang gerak penyalahgunaan narkoba khususnya di kalangan aparatur sipil pemerintah daerah.

“Sebagai langkah awal, kita lakukan test urine bagi jajaran Pemkab Tobasa, dan ini kita lakukan secara mendadak untuk mencapai hasil yang maksimal”, ujar Harapan. Selain untuk jajaran Pemkab, selanjutnya, katanya, juga akan dilakukan bagi masyarakat, sehingga pengawasan penyalahgunaan narkoba dapat semakin diawasi dan dapat ditempuh langkah-langkah antisipatif lainnya.

Harapan Napitupulu yang juga Kepala Bagian Kesejahteraan Sosial Setdakab Tobasa menambahkan, melalui test urine narkoba bagi PNS ini, merupakan sebagai suatu sarana bagai pimpinan untuk melakukan kontrol dan pengawasan terhadap jajarannya.

Diakui, kondisi penyalahgunaan narkoba yang sangat mengkhawatirkan dan sudah menjangkau seluruh tingkatan dan kalangan masyarakat. Karena itu, berbagai upaya untuk memutus mata rantai narkoba harus gencar dilakukan. Walaupun dilakukan secara bertahap, menurutnya, hal ini perlu digalakkan sebagai bukti keseriusan pemerintah dalam memberantas peredaran narkoba.

Hingga berita ini diturunkan, tercatat beberapa pejabat struktural eselon II, III dan IV dan staf sudah diambil sampel urine untuk selanjutnya ditest. “Kita berharap adanya kesadaran dan inisiatif seluruh PNS untuk mengikuti test urine, sehingga sasaran program ini dapat tercapai”, tambahnya.

Lebih lanjut, secara khusus menjelang perayaan Natal dalam waktu dekat, disebutkan, pihaknya akan bekerjasama dengan Dinas Perhubungan Tobasa akan melakukan test bagi para pengemudi, khususnya pengemudi angkutan umum dan truk. “Ini untuk mendukung keselamatan para penumpang, dan test ini akan dilakukan sewaktu-waktu”, pungkasnya.

Sebagaimana diketahui, berdasarkan Data BNN, jaringan Narkoba internasional telah memanfaatkan  Indonesia sebagai pangsa pasar potensial peredaran narkoba, BNN mencatat transaksi dan perputaran uang dalam satu tahun sebesar 42,8 trilyun hanya untuk membeli narkoba dan dana tersebut mengalir ke rekening jaringan  internasional.

(Relis Bagian Humas dan Protokol Setdakab Tobasa)

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s