BUPATI MINTA KETERSEDIAAN PUPUK BERSUBSIDI DIAWASI

_MG_0521Untuk mencapai sasaran produksi pertanian, ketersediaan pupuk merupakan salah satu faktor yang menentukan. Prinsip ketersediaan pupuk harus mencakup ketepatan jenis, jumlah, harga, tempat, waktu dan mutu. Hal ini disampaikan, Bupati Toba Samosir (Tobasa) Pandapotan Kasmin Simanjuntak, di Kantor Bupati Tobasa, di Balige, belum lama ini.

Kasmin menyebutkan, khusus untuk penyediaan pupuk, pemerintah telah memberikan subsidi, sehingga harga pupuk relatif lebih terjangkau petani. Namun demikian lanjutnya, pupuk yang disubsidi pemerintah, perlu dilakukan pengawasan, mulai dari pengadaan sampai penyalurannya kepada yang berhak.

“Penyaluran pupuk bersubsidi harus tepat sasaran, seperti kepada kelompok tani, gapoktan dan petani”, ujar Bupati Kasmin.

Salah satu yang perlu diperhatikan dalam distribusi pupuk bersubsidi agar tepat sasaran, kata Bupati Kasmin, para petani harus terlebih dahulu menyusun Rencana Defenitif Kebutuhan Kelompok (RDKK), sesuai luasan areal yang diusahai. Kemudian, berdasarkan, rekomendasi pemupukan yang berimbang sesuai spesifikasi lokasi, akan dilakukan verifikasi dan validasi atas RDKK tersebut.

Untuk menjamin ketepatan penyaluran sesuai RDKK tersebut, Bupati Kasmin Simanjuntak mengatakan, pihaknya telah menginstruksikan peran serta badan penyuluh kecamatan dan penyuluh pertanian, ikut memperhatikan penyusunan RDKK dimaksud.

Lebih lanjut katanya, mengingat rentannya penyalahgunaan pupuk bersubsidi, melalui Keputusan Bupati Tobasa Nomor 86 Tahun 2014, telah ditetapkan Komisi Pengawasan Pupuk dan Pestisida, dengan komposisi keanggotaan dari instansi terkait dan penegak hukum.

Dia berharap, komisi ini dapat bekerja maksimal memantau agar sejauhmana peredaran pupuk dan pestisida di Kabupaten Tobasa dapat diketahui. Secara khusus katanya, dia juga meminta distributor, kepala gudang, agar membuat dan melaporkan penyaluran pupuk bersubsidi secara periodik ke Komisi Pengawas. Dengan demikian, katanya, realisasi dan daya serap pupuk bersubsidi dapat diketahui.

“Saya telah meminta, hal ini benar-benar dipedomani, karena pupuk sangat penting bagi petani, karena akan berdampak pada tingkat kesejahteraan petani di Tobasa”, tandas Bupati Kasmin.

Sementara, Kabag Perekonomian Setdakab Tobasa, Jose Rizal Pasaribu menyebutkan, pihaknya secara periodik menggelar koordinasi dan evaluasi penyaluran pupuk bersubsidi dengan para distributor hingga ke kios pengecer, dengan target agar Tahun 2015, setiap kelompok tani mampu menyusun RDKK. Hal ini katanya, akan berdampak pada alokasi pupuk bersubsidi yang tepat sasaran dan sesuai kebutuhan.

Terkait pengawasan yang dilakukan, Jose Rizal mengatakan, akan memaksimalkan fungsi dan peranan KP3 serta masyarakat, sehingga dapat meminimalisir penyelewengan penyaluran pupuk bersubsidi. “Apabila masyarakat mengetahui adanya penyalahgunaan pupuk bersubsidi, dapat langsung melaporkan ke KP3 dan pihak berwajib”, pungkas mantan Camat Borbor ini.

(Relis Bagian Humas dan Protokol Setdakab Tobasa)

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s