SUKACITA DI PERAYAAN NATAL BERSAMA KELUARGA BESAR KEJARI BALIGE

  • KAJARI BALIGE : “PERAYAAN NATAL JANGAN HANYA RUTINITAS SEMATA”

IMG_20141222_182032Sukacita dan keceriaan terasa pada Perayaaan Natal Bersama Keluarga Besar Kejaksaan Negeri Balige dan Cabang Kejaksaan Balige di Porsea, di Aula Marhara, Hotel GM Marsaringar, Balige, Senin (22/12). Sukacita juga terlihat dari para Undangan yang hadir, seperti Bupati Tobasa Pandapotan Kasmin Simanjuntak, Wabup Liberty Pasaribu, Sekdakab Audi Murphy Sitorus, mewakili Dandim 0210/TU, mewakili Kapolres Tobasa dan undangan lainnya.

Ibadah diawali dengan prosesi dan mengumandangkan lagu-lagu pujian serta diselingi dengan liturgi yang dibawakan Kajari, Kacabjari, Kariksa, Kasubagbin, Kasipidum, Kasipidsus, dan Kasidatun. Yang menarik, keceriaan Natal begitu terlihat saat liturgi anak-anak digelar. Dengan kepolosannya, anak-anak begitu bersemangat menyampaikan liturgi nya dengan suara yang lantang.

Juga dilakukan penyalaan lilin diiringi lagu pujian “Malam Kudus” oleh Pengkotbah Pdt H Simanungkalit, Bupati Tobasa, Kajari Balige, Ketua IAD, mewakili purnaja, dan pegawai.

_MG_3135Dalam khotbahnya, Pdt H Simanungkalit, mengajak jemaat agar merayakan Natal yang diawali dalam Keluarga, karena segala sesuatu akan indah jika diawali dalam keluarga. Pdt H Simanungkalit juga meminta jemaat dapat merenungkan tema yang diangkat dalam nats Alkitab Imamat 26:12 yang berbunyi “Tetapi aku akan hadir di tengah-tengahmu, dan Aku akan menjadi Allahmu dan kamu akan menjadi umatKu”.

Kajari Balige Andre Abraham mengatakan, sukacita dan semarak Natal di Balige dengan jumlah gereja yang cukup banyak, mengibaratkan Kota Balige seperti Kota Betlehem. Karena itu, dia berharap Natal itu dapat benar-benar dapat dimaknai. Sehingga perayaan Natal bukan hanya sebatas rutinitas dan seremonial semata.

_MG_3099Lebih lanjut menurutnya, sukacita perayaan Natal identik dengan kelahiran Juru Selamat manusia Yesus Kristus. Karena itu, perayaan Natal yang digelar kali ini, identik dengan acara-acara khusus buat anak-anak. Dikatakan, sebelumnya digelar ibadah khusus untuk anak-anak. Kemudian, dilakukan pemberian bingkisan khusus untuk anak-anak.

Namun, menurutnya lagi, dalam perayaan Natal tersebut, hal terpenting dalam merayakan Natal adalah memaknai Natal dengan hati dan kasih. Sehingga, perayaan kelahiran Juru Selamat membawa damai bagi umatnya.

Bupati Tobasa Pandapotan Kasmin Simanjuntak menyebutkan, melalui perayaan Natal tersebut, akan dapat memupuk dan memperkokoh kesatuan seluruh stakeholder dalam membangun Tobasa yang dicita-citakan, dengan kasih dan kepedulian untuk memberikan yang terbaik bagi masyarakat Tobasa. Dia berharap, makna Natal dapat menyentuh seluruh jemaat yang hadir sehingga menjadi pembawa damai dalam kehidupan sehari-hari.

Ketua Panitia Natal Kejari Balige, Johannes Siregar menyebutkan, selain ibadah Natal, sebelumnya juga telah dilakukan kunjungan kasih bagi penyandang disabilitas ke Panti Karya Hephata. Juga diberikan bingkisan Natal untuk seluruh pegawai Kejari Balige dan Purnaja.

(Relis Bagian Humas dan Protokol Setdakab Tobasa)

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s