TATIB DAN KODE ETIK DPRD TOBASA DITETAPKAN

_MG_6769Rancangan Peraturan Tata Tertib (Tatib) dan Peraturan Kode Etik DPRD Kabupaten Tobasa Periode 2014-2019 yang disusun panitia khusus selama dua minggu, diterima dan disetujui DPRD kabupaten setempat. Tujuh fraksi di DPRD itu yakni Fraksi Golkar, Fraksi Perjuangan kebangkitan, Fraksi PKPI, Fraksi Gerindra, Fraksi Hanura, Fraksi Nasdem dan Fraksi Demokrat semuanya menerima dan menyetujui pada Rapat Paripurna Khusus di gedung DPRD Tobasa di Balige, Kamis (5/2).

Tetapi sebelumnya, Ketua DPRD, Ir Boyke Pasaribu didampingi Wakil Ketua Asmadi Lubis dan Tony Simanjuntak terlebih dahulu mempersilahkan Ketua Panitia Khusus Pembentukan Rancangan Peraturan Tatib dan Kode Etik Drs Sahala Tampubolon untuk membacakan Nota Pengantar kedua rancangan peraturan tersebut.

Katanya, panitia khusus telah melakukan pembahasan, kajian dan telaah yang cukup mendalam terhadap kedua rancangan peraturan tersebut, hingga melakukan konsultasi dengan beberapa kabupaten tetangga.

_MG_6776Setelah itu, Ketua DPRD, Boyke mempersilahkan anggota DPRD memberikan pandangan umum dan tanggapan perorangan untuk menanggapi Rancangan Tatib dan Peraturan Kode etik yang telah dibuat oleh Paniatia Khusus.

Dalam amatan, setiap fraksi menyetujui rancangan peraturan tata tertip dan peraturan kode etik DPRD Tobasa. Selanjutnya dilakukan penandatangan oleh Pimpinan DPRD Tobasa Boike Pasaribu disaksikan ketua- ketua fraksi.

Terpisah, Sabaruddin Tambunan, selaku anggota Panitia khusus, mengatakan Tatib dan peraturan Kode etik DPRD tobasa akan dibawa ke Gubernur Sumatera Utara agar dieksaminasi. Menurut politisi Partai Kebangkitan Bangsa ini, ada perubahan yang sangat urgen saat ini pada peraturan baru yang dituangkan dalam Peraturan Tatib DPRD, Salah satu contoh, ketika Satuan Kerja (Satker) mengajukan Renja ke Bappeda, Kebijakan Umum Anggaran (KUA) dan Prioritas dan Plafon Anggaran Sementara (PPAS) yang disusun dengan landasan RKPD langsung diajukan ke Badan Anggaran DPRD.

_MG_6763“Mestinya tidak demikian. Harusnya ke Komisi dulu, baru ke Badan Anggaran, . Inilah yang akan disempurnakan dan kita pertajam dalam peraturan tatib ini,” kata Sabaruddin
Selain itu dikatakan Sabaruddin, DPRD saat ini harus memberi contoh yang baik, dan di dalam tatip DPRD kita juga membuat peraturan agar setiap anggota DPRD Tobasa dilarang merokok ketika rapat paripurna sedang berlangsung di kantor DPRD Tobasa. “dalam melaksanakan rapat di DPRD, setiap anggota DPRD Tobasa tidak dibenarkan merokok”, pungkasnya.

Selama rapat ini berlangsung, hadir dari pihak eksekutif Wabup Liberty Pasaribu, Sekdakab Tobasa Audi Murphy Sitorus, para Staf Ahli Bupati, Asisten, pimpinan SKPD, camat dan pejabat lainnya. Sedangkan mewakili FKPD, tampak Wakapolres Tobasa Kompol R br Siregar, Danramil Balige Kapten (inf) M Simanjuntak dan undangan lainnya.

(#mir/edu)

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s