Berita Terbaru

ASN HARUS NETRAL DALAM PILKADA

Pelaksana Harian Bupati Toba Samosir Drs Audi Murphy O. Sitorus, SH MSi melalui Surat Bupati Toba Samosir Nomor: 060/823/ORG/2015 tertanggal 3 September 2015 perihal Netralitas Aparat Sipil Negara dan Larangan Penggunaan Aset Pemerintahan Dalam Pemilihan Kepala Daerah Serentak, secara resmi mengedarkan larangan keterlibatan PNS dilingkungan Pemkab Toba Samosir dalam keterlibatan politik praktis Pilkada serentak Tahun 2015, serta menginstruksikan agar seluruh Pimpinan SKPD/Unit Kerja melakukan sosialisasi ketentuan netralitas ASN ini sampai ke tingkat Staf termasuk Pegawai Non PNS.

Ketentuan netralitas PNS ini, menindaklanjuti Surat Edaran Kementerian Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi Nomor: B/2355/M.PANRB/07/2015 perihal Netralitas Aparat Sipil Negara dan Larangan Penggunaan Aset Pemerintahan Dalam Pemilihan Kepala Daerah Serentak tertanggal 22 Juli yang ditujukan juga kepada Bupati/Walikota se Indonesia, demikian disampaikan Plh Bupati Toba Samosir Drs Audi Murphy O. Sitorus, SH MSi melalui Kepala Bagian Organisasi Setdakab Toba Samosir Lukman Janti Siagian, SH, Jumat (4/9) di Balige.

Menurut Lukman J Siagian SH, “dalam edaran dimaksud seluruh ASN, tentunya termasuk PNS dilingkungan Pemkab Tobasa, dilarang terlibat dalam politik praktis termasuk menjadi anggota dan pengurus partai sesuai dengan Pasal 85 ayat 4 huruf b Undang-Undang Nomor 5 Tahun 2014 tentang Aparatur Sipil Negara, dan hal lebih jelas ditegaskan dalam PP Nomor 53 Tahun 2010 tentang Disiplin PNS pasal 4 angka 15 yang menyebutkan bahwa setiap PNS dilarang memberikan dukungan kepada Calon Kepala Daerah/Wakil Kepala Daerah dengan cara terlibat dalam kegiatan kampanye untuk mendukung calon KDH/Wakil KDH, menggunakan fasilitas yang terkait dengan jabatan dalam kegiatan kampanye, membuat keputusan dan atau tindakan yang menguntungkan atau merugikan salah satu pasangan calon selama masa kampanye dan atau mengadakan kegiatan yang mengarah kepada berpihakan terhadap pasangan calon yang menjadi peserta pemilu sebelum, selama dan sesudah masa kampanye meliputi pertemuan, ajakan, himbauan, seruan atau pemberian barang kepada PNS dalam lingkungan unit kerjanya, anggota keluarga dan masyarakat, sehingga ketentuan larangannya sudah jelas sesuai edaran dimaksud, sebut Lukman Siagian.

Bagi PNS yang tidak mentaati ketentuan ini dan melakukan pelanggaran terhadap larangan akan dijatuhi hukuman disiplin sedang sampai  dengan berat sesuai peraturan perundang-undangan, tentunya Pemerintah Kabupaten Toba Samosir melalui pimpinan unit kerja diberbagai tingkatan termasuk tingkat SKPD, Kecamatan dan Kelurahan masing-masing diminta juga melakukan pengawasan terhadap seluruh PNS dilingkungan Pemkab Tobasa dalam setiap tahapan penyelenggaraan pemilihan Kepala Daerah di seluruh wilayah Kabupaten Toba Samosir dan untuk efektifitas larangan ini, terhadap pelanggaran yang dilakukan akan dicatat dalam Berita Acara sebagai bahan melakukan penindakan selanjutnya sesuai ketentuan, sebutnya mengakhiri keterangannya.

( Relis Bagian Humas dan Protokol Setdakab Tobasa)

Advertisements

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s