KEMENTERIAN PARIWISATA DORONG TERBENTUKNYA FORUM TATA KELOLA PARIWISATA TOBA SAMOSIR

_MG_2839Kementerian Pariwisata bersama Disbudpar Toba Samosir (Tobasa) menggelar Convergence Meeting Penataan dan Penguatan Kelembagaan serta Manajemen Pengelolaan Destinasi Pariwisata di Tobasa, Jumat (25/09), di Hotel Sere Nauli, Laguboti Tobasa.

Kegiatan ini dibuka secara resmi oleh Plh. Bupati Tobasa Audi Murphy Sitorus yang diwakili oleh Asisten Administrasi Umum Eston Sihotang. Dengan menghadirkan narasumber yakni Andhy MT. Marpaung, SH, Benjamin Abdurrahman dan Kadisbudpar Tobasa Ultri Simangunsong. Fokus meeting kali ini adalah pembentukan tim formatur Forum Tata Kelola Pariwisata (FTKP) yang nantinya bertugas merumuskan struktur, pendanaan dan berbagai aspek dalam pembentukan FTKP di Tobasa.

_MG_2843Andhy Marpaung yang mewakili Asisten Tata Kelola Destinasi Kementerian Pariwisata mengatakan untuk periode 2015-2019, pemerintah telah menargetkan jumlah kunjungan wisatawan mancanegara di Sumatra Utara sebanyak 1 juta orang.

“Untuk mencapai taget itu tentunya harus ada sinergitas menyangkut infrastruktur, transportasi, promosi, investasi dan kelembagaan yang kuat. Itulah sebabnya kita sangat berharap dalam tahun ini FTKP sudah harus terbentuk di Tobasa. Kepada tim formatur kita minta agar bergerak cepat dalam membentuk kelembagaan FTKP di Tobasa,” harap Andhy.

Benjamin Abdurahman dalam paparannya mengatakan bahwa FTKP nantinya akan melibatkan unsur dunia usaha, masyarakat dan pemerintah. Dalam pengelolaan pariwisata ketiga unsur ini harus bersinergi untuk menciptakan pariwisata yang berdaya saing. “Fungsi FTKP ini adalah sebagai media komunikasi dalam hal tata kelola pengembangan destinasi wisata. Dengan adanya forum ini pembagian peran akan terdefenisi dengan baik sesuai fungsi masing-masing, sehingga akan tercipta sinergi dalam pengembangan wisata di Tobasa,” terang Benjamin.

_MG_2843Diharapkan dengan adanya forum ini masalah klasik birokrat dalam hal koordinasi, komunikasi dan kolaborasi bisa teratasi, karena dalam forum ini nantinya seluruh unsur adalah setara. Sehingga pola kerjanya akan mengedepankan dialog dan diskusi dalam mengidentifikasi berbagai isu dan permasalahan yang ada.

Sementara itu sebelumnya Plh. Bupati mengatakan bahwa Tobasa memiliki banyak objek wisata, baik wisata alam, budaya dan rohani. Namun tidak termanfaatkan secara optimal karena keterbatasan infrastruktur dan aksesibilitas yang belum mendukung. Melalui kelembagaan FTKP kiranya permasalahan mendasar ini dapat diatasi.

“Kita sadar keterpaduan program yang melibatkan sinergitas aktivitas wisata atau atraksi, aksesibilitas dan amenitas di lokasi destinasi wisata yang melibatkan penanganan lintas SKPD dan pemberdayaan masyarakat belum optimal,” lanjut Plh. Bupati.

Kita berharap FTKP ini kiranya akan menjadi fondasi yang kuat dalam mengembalikan kejayaan pariwisata Danau Toba khususnya di Tobasa, pungkas Plh. Bupati.

(Relis Bagian Humas dan Protokol Setdakab Toba Samosir)

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s