KEMENTERIAN KELAUTAN DAN PERIKANAN SEBAR BENIH IKAN DI PERAIRAN DANAU TOBA-BALIGE TOBASA

_MG_7514Menteri Kelautan dan Perikanan Republik Indonesia (Menteri KP RI) yang diwakili Dirjen Perikanan Budidaya Kementerian Kelautan DR. Slamet Subyakto bersama Pj. Bupati Tobasa Hasiholan Silaen, SH tebar 21.000 ekor benih ikan di Perairan Danau Toba, Kabupaten Toba Samosir (Tobasa), Senin (30/11).

Pada acara penaburan benih ikan di Perairan Danau Toba nampak hadir Staf Ahli Menteri KP Saut Hutagalung, MM, Kadis Kelautan dan Perikanan Provinsi Sumut H. Zonny Waldy dan FKPD Tobasa Boike Pasaribu (Ketua DPRD), AKBP Jidin Siagian (Kapolres Tobasa), Jeffri P. Maukar (Kajari Balige), Derman Nababan (Wakil Ketua PN Balige), Dandim 0210/TU yang diwakili oleh Kasdim serta Sekdakab Tobasa Drs. Audi Murphy Sitorus.

_MG_7581Selanjutnya rombongan menuju Pendopo Rumah Dinas Bupati Tobasa untuk mengikuti temu ramah bersama masyarakat Kelompok Pembudidaya Ikan (POPDAKAN), Kelompok Pengolah dan Pemasar Hasil Perikanan (POKLAHSAR), Kelompok Usaha Bersama (KUB) dan Kelompok Masyarakat Pengawas (POKMASWAS) Perikanan Tobasa.

Dalam sambutannya Pj. Bupati menyampaikan terima kasih akan kunjungan kerja pihak Kementerian Kelautan di Tobasa, sekaligus perhatian atas perkembangan usaha perikanan di Danau Toba khususnya Tobasa, sebutnya.

_MG_7572“Kabupaten Tobasa memiliki potensi perikanan air tawar yang cukup besar, namun karena keterbatasan SDM yang dimiliki dalam pengembangan perikanan, maka budidaya belum dapat dilakukan secara optimal dan konsumsi akan ikan terus meningkat, membuat harga ikan di pasaran relatif mahal,” kata Pj. Bupati.

“Karenanya kami sangat mengharapkan dukungan dari Kementerian KP untuk memberi perhatian khususnya pengembangan perikanan dan peningkatan kualitas SDM perikanan di daerah yang nantinya akan mampu mengelola sumberdaya Perikanan dengan baik,” ujar Hasiholan.

_MG_7569Dirjen Perikanan Budidaya Slamet Subyakto dalam diskusi juga mengingatkan kepada masyarakat, agar selalu menjaga kelestarian lingkungan dalam menjalankan usaha terutama budidaya ikan perairan danau, karena Air Danau Toba banyak digunakan untuk keperluan masyarakat.

“Dan untuk menjadi perhatian bersama agar keberadaan bagan (red : sulangat) di perairan Danau Toba dilarang, karena dapat mengganggu budidaya ikan dengan maksimal,” ujar Slamet.

“Kementerian Kelautan akan berusaha semaksimal mungkin untuk memfasilitasi para kelompok dalam pembudidayaan, pengolahan, pemasar maupun kelompok usaha perikanan, akan tetapi kami minta agar tiap kelompok untuk mengurus badan usaha kelompok masing-masing. Agar kementerian memiliki dasar hukum untuk memberikan bantuan dalam rangka pemberdayaan masyarakat petani ikan (perikanan) di Tobasa,” sebut Dirjen Perikanan.

Kadis Pertanian, Peternakan dan Perikanan Tobasa Ir. Tua Pangaribuan mengatakan  bahwa benih ikan yang ditabur di perairan Danau Toba ada beberapa jenis antara lain, 1.000 ekor ikan mas, 6.000 ekor ikan tawes dan 14.000 ekor ikan nila yang khusus didatangkan dari UPT Balai Benih Ikan-Kerasaan dan 10.000 benih ikan mujahir dari PT. Aquafarm.

Diharapkan benih ikan ini nantinya dapat berkembang dengan baik, sehingga dapat meningkatkan perekonomian masyarakat nelayan yang ada di Tobasa, tutupnya.

(Relis Bagian Humas dan Protokol Setdakab Tobasa)

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s