Berita Terbaru

Pemkab Tobasa Gelar Acara Gerakan Cinta Museum dan Warisan Budaya Tak Benda Tahun 2016

Untuk memperkuat apresiasi siswa/i sebagai penerus bangsa terhadap nilai sejarah dan budaya bangsa, Pemkab Toba Samosir melalui Dinas Kebudayaan dan Pariwisata kembali menggelar acara Gerakan Cinta Museum dan Warisan Budaya Tak Benda Tahun 2016, yang bertempat di Aula TB Silalahi Center, Selasa (01/11/2016).

Museum adalah sarana untuk mengembangkan budaya dan peradaban manusia, yang memiliki penguatan Identitas masyarakat termasuk masyarakat di sekitarnya. Pada saat masyarakat mulai kehilangan akar budaya atau jati dirinya maka museum dapat mempengaruhi dan memberi inspirasi tentang hal-hal penting yang harus diketahui dari masa lalu menuju masa depan. Kegiatan ini bertujuan untuk memperkuat apresiasi siswa/i SMA/SMK di Kabupaten Toba Samosir terhadap nilai sejarah dan budaya bangsa serta memiliki tanggung jawab mencerdaskan bangsa dan kepedulian pada identitas jati diri bangsa, demikian sambutan Bupati Toba Samosir yang disampaikan oleh Asisten Bidang Ekonomi Pembangunan, Jhon Pieter Silalahi.

Museum dapat diartikan sebagai “rumah harta karun” hasil peradaban manusia, yang menyimpan dan memelihara apa yang dimiliki manusia baik memori, kebudayaan, mimpi-mimpi dan harapan-harapan manusia. Dengan demikian museum tidak hanya menyimpan dan memelihara warisan budaya yang bersifat tangible (dapat dirasakan dengan rabaan) namun juga yang bersifat intangible (Tak Benda).

Warisan Tak Benda adalah merupakan praktek dan ekspresi hidup yang diturunkan dari generasi ke generasi. Warisan Tak Benda diwujudkan antara lain dalam tradisi, seni pertunjukan, ekspresi lisan seperti bahasa, praktek, ekspresi, pengetahuan, ketrampilan, serta alat-alat, benda alamiah, dan artefak. Serta ruang budaya yang terkait dan diakui oleh berbagai komunitas, kelompok, dan dalam hal tertentu oleh perseorangan sebagai warisan budaya mereka.

Peserta yang terdiri dari siswa/i SMU/SMK di Toba Samosir beserta guru pembimbingnya dibekali materi seputar museum dan warisan budaya yang disampaikan oleh beberapa narasumber yang berkompeten di bidangnya, antara lain Martina Silaban, SH (Koordinator Bimbingan dan Edukasi Museum Negeri Provsu; Monang Naipospos yang seorang budayawan; Duma Yanti Silalahi,SE, M.Hum, Direktur Museum TB Silalahi Center; dan Ultri S. Simangunsong, Kadisbudpar Tobasa.

Diharapkan melalui acara ini, dapat memotivasi kita khususnya para pelajar dan generasi muda untuk mendalami, mempelajari serta mengenal lebih dekat kearifan budaya lokal yang dimiliki, sehingga timbul rasa menghargai, rasa mencintai dan rasa memiliki.

Turut hadir dalam acara tersebut, beberapa Kepala SKPD, Para Kepala Sekolah, Kabag Humas dan Protokol Setdakab Toba Samosir, Kabid Kominfo Dishubkominfo.

Advertisements
Berita Terbaru

DIRJEN PERHUBUNGAN DARAT SIDAK DI TOBA SAMOSIR

img_1431Direktur Jenderal (Dirjen) Perhubungan Darat, Pudji Hartanto Iskandar, Kementerian Perhubungan Republik Indonesia melakukan kunjungan lapangan ke Toba Samosir pada hari Selasa, (01/11). Turut didampingi Kepala Dinas Perhubungan dan Kominfo Toba Samosir dan rombongan dari Kementerian Perhubungan Republik Indonesia.

Dirjen Perhubungan Darat RI di Pelabuhan Balige mengatakan bahwa dalam kunjungannya ke beberapa pelabuhan di seputar kawasan Danau Toba adalah untuk mengetahui bagaimana kapal-kapal digunakan oleh masyarakat dari segi keamanan dan dari segi kenyamanan. Semuanya itu harus ditingkatkan termasuk kelanjutan perjalanan para penumpang. Di Pelabuhan Ajibata saya menemukan Life Jacket itu tidak ready for use, padahal itu sangat perlu untuk keselamatan penumpang. Setelah dari pelabuhan Balige Dirjen dan rombongan melanjutkan kunjungan ke lokasi rencana pembangunan galangan kapal di Desa Tampubolon, kecamatan Balige.

Berita Terbaru

GUS IRAWAN DPR RI RESES DAPEM SE-KAWASAN DANAU TOBA

img_1426Gus Irawan Pasaribu, SE. Ak, MM, CA sebagai Anggota Dewan Perwakilan Rakyat Republik Indonesia (DPR RI) Komisi VII dari Partai Politik Gerakan Indonesia Raya (Gerindra), melakukan kunjungan Reses ke daerah pemilihannya yakni sekawasan Danau Toba meliputi Tujuh Kabupaten : Taput, Tobasa, Samosir, Humbang Hasundutan, Dairi, Karo dan Simalungun. Kegiatan Reses tersebut bertempat di Hotel Niagara Parapat, Simalungun. Pada hari Senin (31/10). Turut hadir pada acara tersebut : Gubernur Sumatera Utara di wakili Dr. Ir Binsar Situmorang, M.Si, MAP Asisten Perekonomian dan Pembangunan Propsu, Sekdakab Tobasa Drs. Audi Murphy Sitorus, SH, M.Si mewakili Bupati Tobasa, dan Bupati 6 Kabupaten sekawasan Danau Toba atau yang mewakili.

Sekdakab Tobasa Drs. Audi Murphy O. Sitorus, SH, M.Si pada saat pertemuan acara reses tersebut menyampaikan aspirasi yaitu dulu sejak mulai mekarnya Pemerintah Kabupaten Toba Samosir menerima Annual Fee sebesar 7 (tujuh) milyard setiap tahun dari PT. Inalum tetapi setelah take over atau dikelola Pemerintah Indonesia, penerimaan annual fee tersebut tidak ada lagi di peroleh Pemkab Toba Samosir, dan dimohonkan kepada DPR RI untuk memfasilitasi Pemerintah Pusat dengan Pemkab Tobasa agar dicapai solusi yang terbaik. Kemudian Sekdakab Tobasa menyampaikan Aspirasi Pemkab Tobasa yang mana sejak pendirian PT. Inalum pernah berjanji memberikan 2 (dua) MW  tenaga listik untuk masyarakat sekitarnya, tetapi hal tersebut hingga sampai saat ini belum pernah di berikan kepada masyarakat Toba Samosir.

Berita Terbaru

CAMAT TAMPAHAN SERAHKAN BANTUAN UNTUK KORBAN KEBAKARAN

_dsc0009Plt. Camat Tampahan Jhon Mauritz Siagian mewakili Bupati Toba Samosir, Jumat (28/10), menyerahkan bantuan berupa bahan bangunan kepada empat kepala keluarga korban kebakaran yang terjadi beberapa waktu yang lalu di Desa Meat Kecamatan Tampahan.

Jhon Mauritz mengatakan penyerahan bantuan ini merupakan wujud perhatian Pemerintah Kabupaten Toba Samosir (Tobasa) terhadap warganya yang tertimpa musibah. Mauritz menjelaskan bantuan yang diberikan antara lain berupa kayu broti, semen, batu bata, daun jendela, serta pintu dengan total nilai sebesar dua puluh juta rupiah.

“Kita berharap bantuan ini dapat meringankan beban para korban kebakaran, sekaligus dapat mempercepat pembangunan kembali rumah mereka”, pungkas Mauritz.

Berita Terbaru

PEMKAB TOBASA PERINGATI HARI KELUARGA KE-23 DAN PENCANANGAN KAMPUNG KB TAHUN 2016

img_0945Salam Keluarga Berencana (KB) “ DUA ANAK CUKUP,BAHAGIA SEJAHTERA “.

Pemerintah Kabupaten Toba Samosir merayakan Peringatan Hari Keluarga ke-23 dan Pencanangan Kampung KB tahun 2016 tingkat Kabupaten Toba Samosir dengan Tema ** HARGANAS MERUPAKAN MOMENTUM UPAYA MEMBANGUN KARAKTER BANGSA MEWUJUDKAN INDONESIA SEJAHTERA **, dan Motto “ KELUARGA BERKARAKTER, INDONESIA JAYA “. Peringatan tersebut dihadiri Bupati Toba Samosir Ir. Darwin Siagian, Ketua PKK Tobasa, Ketua Dharma Wanita Persatuan Tobasa, Kepala BKKBN Propsu Drs. Temazaro Zega, M.Kes, Mewakili Dandim 0210/TU, Mewakili Kapolres Tobasa, Kepala SKPD Tobasa, Pimpinan BUMN dan BUMD serta undangan lainnya, dan masyarakat. Bertempat di Desa Pangujungan Kecamatan Habinsaran, pada hari Kamis (27/10).

img_1006Bupati Toba Samosir mengatakan pada kata sambutannya, Program KB bukan semata-mata hanya mempunyai 2 (dua) anak cukup tetapi Suami dan istri harus mampu untuk menyekolahkan anaknya sampai jenjang sarjana dan mencukupi kebutuhan sandang pangan yang cukup. Kemudian Bupati menghimbau kepada SKPD Tobasa, BUMN, BUMD dan Perusahaan Swasta untuk membuat program bantuan mewujudkan Kampung KB di Desa Pangujungan dan Pemkab Tobasa dengan Masyarakat harus punya Komitmen mensukseskan Kampung KB Desa Pangujungan menjadi percontohan di tingkat Kabupaten Toba Samosir.

Kepala BKKBN Propinsi Sumatera Utara juga mengatakan dengan di canangkannya Kampung KB di Desa Pangujungan, Kecamatan Habinsaran Kabupaten Toba Samosir ini, semoga Program Kependudukan Keluarga Berencana dan Pembangunan Keluarga (KKBPK) dapat bersinergi, berkolaborasi dan saling mendukung satu sama lain dengan sektor-sektor pembangunan terkait lainnya dalam mengisi berbagai kegiatan di Kampung KB nantinya. Hal ini demi menjadikan Kampung KB sebagai kampung masyarakat yang sehat dan memiliki produktifitas yang tinggi dan memberikan manfaat bagi masyarakat tersebut. Peringatan tersebut dirangkai dengan pemberian hadiah kepada Pemenang Program KB  dan pemberian alat pertanian.

Berita Terbaru

PEMUDA TOBASA PERINGATI HARI SUMPAH PEMUDA KE-88 TAHUN  

img_1105Sumpah Pemuda adalah satu tonggak utama dalam pergerakan sejarah perjuangan kemerdekaan Indonesia. Ikraryang dikumandangkan para pemuda saat itu dianggap sebagai kristalisasi semangat untuk menegaskan cita-cita berdirinya negara Indonesia.

Bertepatan dengan peringatan lahirnya Sumpah Pemuda yang diperingati setiap tanggal 28 Oktober, Gabungan Pemuda Toba Samosir yang terdiri dari berbagai Organisasi Masyarakat bersama Aparat Sipil Negara, TNI, POLRI dan utusan siswa/I se-Kabupaten Toba Samosir ikuti Peringatan Upacara  Sumpah Pemuda yang ke-88 Tahun di Lapangan Sisingamangaraja XII Balige, Jumat (28/10).

img_1132Hari Sumpah Pemuda ke-88 dengan Tema : “Pemuda Indonesia Menatap Dunia,” dipimpin langsung Wakil Bupati Tobasa Hulman Sitorus sebagai Pembina Upacara yang juga dihadiri oleh Forum Komunikasi Pimpinan Daerah dan Kepala SKPD di Lingkungan Pemkab Tobasa.

Dalam sambutan Menteri Pemuda Olah Raga Imam Nachrowi yang dibacakan oleh Wakil Bupati Tobasa Hulman Sitorus kembali mengingatkan ucapan Sukarno yang terkenal “Beri aku 1.000 orang tua, niscaya akan kucabut Semeru dari akarnya, Beri aku 10 pemuda, Niscaya akan kuguncangkan dunia,” yang membuktikan bahwa Pemuda adalah tulang punggung Negara.

“Ucapan  Sukarno tidak hanya isapan jempol semata tetapi telah terbukti dengan raihan prestasi yang dicapai oleh para pemuda bangsa ini beberapa waktu lalu di tingkat Internasional,” tegasnya.

Setelah pelaksanaan Upacara, Wakil Bupati Tobasa juga menyematkan Pin serta menyerahkan Piagam Penghargaan kepada Anggota Pramuka Kwarcab Toba Samosir yang menjadi peserta pada Jambore Nasional di Cibubur Tahun 2016.

Berita Terbaru

FPK TOBASA LAKUKAN DIALOG DAN SOSIALISASI DI PORSEA

Untuk mengantisipasi terjadinya konflik vertikal maupun horizontal yang disebabkan oleh latar belakang berbagai permasalahan ras, suku, budaya dan agama yang dapat mengancam integritas nasional, Pemerintah mengatur pembentukan Forum Pembauran Kebangsaan (FPK) daerah melalui Permendagri No.34 Tahun 2006.

“Pembauran kebangsaan merupakan bagian penting dari kerukunan nasional, dalam upaya meningkatkan persatuan dan kesatuan bangsa guna memperkokoh integritas nasional serta menegakkan kedaulatan Negara Kesatuan Republik Indonesia,” ujar Wakil Bupati Toba Samosir Hulman Sitorus pada pembukaan Dialog dan Sosialisasi FPK di Gedung Pertemuan Kecamatan Porsea, Kamis (27/10).

“Moment dialog ini sangat tepat karena pada bulan ini kita juga memperingati Hari Sumpah Pemuda yang mempersatukan bangsa ini dalam perjuangan untuk berbangsa, berbahasa dan bertanah air satu yaitu Indonesia,” lanjut Hulman.

Wakil Bupati Tobasa juga berharap kepada seluruh masyarakat, terutama para peserta dialog untuk dapat mendukung program Pemerintah yang dicanangkan oleh Presiden RI melalui revolusi mental. Sehingga semua lapisan masyarakat, Aparat Pemerintah, TNI, POLRI harus melakukan perubahan secara bersama kea rah yang lebih baik untuk menyongsong masa depan yang lebih baik, sebutnya.

“Dengan keberadaan Forum Pembauran Kebangsaan, kerukunan antar suku, budaya, ras dan agama kita harapkan semakin baik di Tobasa karena sampai saat ini Toba Samosir dikenal merupakan daerah yang aman dari konflik yang berbau SARA dan itu harus kita pertahankan,” pungkasnya.

Sebgaimana dijelaskan oleh Ketua FPK Tobasa St. M. Tampubolon bahwa Penyelenggaraan pembauran kebangsaan adalah proses pelaksanaan kegiatan integrasi anggota masyarakat dari berbagai ras, suku, etnis, melalui interaksi sosial dalam bidang bahasa, adat istiadat, seni budaya, pendidikan, dan perekonomian untuk mewujudkan kebangsaan Indonesia tanpa harus menghilangkan identitas ras, suku, dan etnis masing-masing dalam kerangka Negara Kesatuan Republik Indonesia.

 “Dialog dan sosialisai yang kita gelar pada hari ini merupakan upaya FPK untuk menjaring aspirasi para utusan etnis, di Kecamatan untuk menciptakan keharmonisan di dalam Kebhinekaan,” sebut M. Tampubolon.

 Informasi dari Panitia menyebutkan bahwa peserta merupakan utusan suku/etnis yang berada di Kecamatan Porsea, Parmaksian, Siantar Narumonda, Uluan, Laguboti yang juga dihadiri oleh Danramil Porsea Kapten Inf. S. Purba, Sekcam Porsea, Kaban Kesbangpollinmas yang diwakili oleh J. Sirait dengan menghadirkan Kapolres Tobasa sebagai Narasumber yang diwakili oleh Kasat Sabhara AKP. P. Nainggolan, SH dan Wakil Bupati melaui Kesbangpollinmas Tobasa.