PEMKAB TOBASA GELAR LATIHAN PENGELOLA PROGRAM DAN PENYULUH PEMBERDAYAAN KESEJAHTERAAN KELUARGA

IMG_2587Gerakan Pemberdayaan dan Kesejahteraan Keluarga (PKK) adalah gerakan nasional dalam pembangunan masyarakat demi terwujudnya keluarga yang beriman, berbudi luhur, sehat sejahtera, maju dan mandiri, kesetaraan gender serta kesadaran hukum dan lingkungan, dan Tim Penggerak PKK adalah mitra kerja pemerintah dan organisasi kemasyarakatan, yang berfungsi sebagai fasilitator, perencana, pelaksana, pengendali dan penggerak untuk terlaksananya program pemberdayaan dan kesejahteraan keluarga, sebut Netty Pardosi, Ketua Tim Penggerak PKK Kab. Toba Samosir, Selasa (24/9) saat menyampaikan sambutan pada pelaksanaan kegiatan Pelatihan Pengelola Program dan Penyuluh Pemberdayaan Kesejahteraan Keluarga (LP3PKK) di SMK Negeri 1 Balige.

Untuk meningkatkan kualitas dan memantapkan gerakan PKK, perlu dilakukan pelatihan-pelatihan terhadap kader-kader PKK salah satunya adalah lewat LP3PKK, sebut Ketua TP-PKK menambahkan, seraya meminta peserta agar mengikuti kegiatan dengan baik, sehingga semua materi perlu kita pahami, dan pelaksanaan pembinaan di desa binaan dapat maksimal kita laksanakan.

Selanjutnya Bupati Toba Samosir Pandapotan Kasmin Simanjuntak menyampaikan bahwa kegiatan PKK merupakan bagian dari pembangunan nasional yang searah dan selaras dengan dinamika pembangunan dan merupakan kegiatan integral dari kegiatan PKK secara keseluruhan, sedangkan sasarannya adalah keluarga di perdesaan dan perkotaan yang perlu ditingkatkan dan dikembangkan kemampuan dan kepribadian dalam bidang mental spiritual meliputi sikap dan perilaku dan secara fisik material meliputi pangan, sandang, papan, kesehatan dan kesempatan kerja yang layak serta lingkungan hidup yang lestari melalui peningkatan pendidikan, pengetahuan dan ketrampilan, sebutnya.

IMG_2600Bupati juga meminta agar berbagai kegiatan yang diprogramkan oleh setiap SKPD untuk wanita diperdesaan, dalam pelaksanaan nya hendaknya dapat bekerjasama dengan PKK, agar kesejahteraan keluarga dan kemajuan desa dapat segera tercapai, dan banyak factor yang saling mempengaruhi keberhasilan program yakni: rencana kerja yang proporsional disesuaikan dengan kebutuhan dan kemampuan, kerjasama diantara pengelola, sikap para pelaku, dan profesionalisme dan pengetahuan serta wawasan para pengelola program dan penyuluhan, ungkpa Bupati.

Sebelumnya Ketua Panitia Pelaksana Labinsar Sirait, S.Sos. MSi dalam laporannya menyampaikan bahwa kegiatan ini bertujuan untuk meningkatkan kepedulian dan peran aktif masyarakat khususnya wanita berdasarkan semangat kebersamaan, kekeluargaan dalam melaksanakan kegiatan melalui 10 program pokok PKK untuk mencapai masyarakat yang adil dan makmur menuju keluarga sejahtera, sebutnya dihadapan peserta yang berasal dari TP-PKK Kab Tobasa sebanyak 28 orang, Ketua TP-PKK Kecamatan se-Kabupaten sebanyak 16 orang, sekretaris PKK Kecamatan, Ketua Pokja TP-PKK Kecamatan, para camat dan jajaran SKPD di lingkungan Pemkab Tobasa.

Serta meningkatkan pengetahuan serta wawasan para pengelola program dan penyuluh PKK Kab. Tobasa, dan menyamakan pemahaman dan persepsi serta gerak langkah yang sama bagi tim penggerak PKK Kab Tobasa dengan TP-PKK Kecamatan selaku pengelola dan penyuluh program PKK.

Sedangkan hasil yang diharapkan pada kegiatan ini adalah adanya persamaan persepsi dan meningkatkan pemahaman para penyuluh dan pengelola program PKK di Kab. Tobasa, sesuai Rakernas VII PKK Tahun 2010 di Tobasa, dan peserta diharapkan dapat memahami dengan benar cara pengisian data khususnya secretariat, pokja I, II, III dan IV, serta memahami tertib administrasi dan adanya pembinaan kepada tim penggerak PKK secara berjenjang.

IMG_2566Narasumber dalam kegiatan ini dari instansi di lingkungan Pemkab Toba Samosir yakni Badan Pemberdayaan Masyarakat dan Pemerintahan Desa (Bappemas) untuk topic tertib administrasi PKK, Badan Pemberdayaan Perempuan, Anak dan KB untuk topic pencegahan Kekerasan Dalam Rumah Tangga, Dinas Perindagkop untuk topik usaha peningkatan pendapatan keluarga (UP2K), Dinas Pertanian, Perikanan dan Peternakan untuk topic pemanfaatan halaman pekarangan (hatinya PKK), Dinas Kesehatan untuk topic pemanfaatan hasil tanaman obat keluarga (Toga).

(Relis Bagian Humas dan Protokol Setdakab Toba Samosir)

Posted in Humas | Leave a comment

BUPATI TOBASA PANDAPOTAN KASMIN SIMANJUNTAK RAIH SAHABAT PERS AWARD TAHUN 2013

foto relis siaran persBupati Tobasa Pandapotan Kasmin Simanjuntak mendapat Anugerah Sahabat Pers 2013 dari Serikat Perusahaan Pers (SPS) Cabang Sumut bersama 16 (enam belas) tokoh dan individu yang dinilai berjasa dan peduli terhadap perkembangan pers di daerah ini serta mempunyai langkah pemikiran dan kebijakan yang bermanfaat bagi masyarakat pada puncak peringatan HUT ke – 67 SPS Sumut di Hotel JW Marriott Medan, Sabtu (21/9) malam.

Penghargaan ini diberikan karena Pandapotan Kasmin Simanjuntak selama ini dinilai mampu melakukan komunikasi dengan baik, tidak mempersulit awak media dalam memperoleh informasi dan tidak tertutup terhadap wartawan, “hal ini menjadi tantangan bagi Pemerintah Kabupaten Toba Samosir sebagai jajarannya pak Bupati untuk tetap melakukan kerjasama yang baik dengan berbagai awak media yang ada di Kabupaten Toba Samosir, dan tentunya kami sangat mengepresiasi penghargaan ini untuk melakukan evaluasi atas pelayanan kami terhadap pekerja pers dalam menghasilkan berita yang baik,” sebut Plt Kabag Humas Setdakab Tobasa, Lukman J Siagian, SH, Senin (23/9) diruang kerjanya saat dikonfirmasi wartawan sekaitan pemberian Sahabat Pers 2013 terhadap Bupati Toba Samosir.

Sahabat Pers Award ini, menurut Kabag Humas meskipun disampaikan secara pribadi terhadap Pandapotan Kasmin Simanjuntak, selaku Bupati Toba Samosir juga merupakan moment bagi Pemkab Tobasa untuk semakin memotivasi seluruh jajaran SKPD di lingkungan Pemkab agar lebih meningkatkan kerjasama dan keterbukaan informasi, itu harapan kami kepada awak media yang bertugas di Kabupaten Toba Samosir khususnya yang bertugas di Unit Pemkab Tobasa pada Bagian Humas Setdakab, ujarnya

 Sehingga Pemkab Tobasa dan awak media dapat bersinergi saling memberi masukan, saran dan kritik dalam rangka memperbaiki dan meningkatkan kinerja Pemerintah Kabupaten Toba Samosir termasuk dalam mengeluarkan kebijakan setiap saat, termasuk kinerja Bagian Humas Setdakab sebagai mitra pers setiap hari.

Untuk itu dihimbau terhadap rekan-rekan pers yang bertugas di Kabupaten Toba Samosir, selain mempunyai fungsi social control, edukasi dan hiburan, pers juga dapat melakukan koreksi termasuk lewat tulisan-tulisan kontruktif terlebih dalam pelaksanaan pembangunan, pemerintahan dan pelayanan kemasyarakatan, silahkan menulis apa saja, tetapi tulislah sesuai ketentuan peraturan perundang-undangan dan jangan mencampurkan opini dan fakta, termasuk jangan melakukan penggiringan opini dengan melakukan justifikasi terhadap suatu permasalahan, narasumber dengan kualifikasi yang jelas dan hindari trial by press, jangan lakukan pemberitaan berdasarkan pesanan dan kepentingan orang lain, hendaknya tetap lakukan check and recheck dengan melakukan konfirmasi cover both side dengan menjunjung asas praduga tak bersalah, sehingga pihak yang diberitakan tidak merasa dirugikan atas suatu pemberitaan tertentu, pungkas alumni Fak Hukum USU ini menghimbau rekan pers di Tobasa.

Banyak tulisan dan teknik penulisan yang baik sudah dilakukan teman-teman pers di Kabupaten Toba Samosir apalagi akhir-akhir ini, tetapi himbauan kami, hendaknya tetaplah penyajian berita tentang Toba Samosir memperhatikan nilai-nilai pemberitaan yang baik, Bagian Humas siap dikonfirmasi, sehingga secara hukum, objek pemberitaan tidak ada yang merasa dirugikan apalagi pihak yang merasa dirugikan sampai menggunakan hak koreksi, hak jawab dan hak gugat atau membawanya ke ranah hukum, bila itu dilakukan berarti ada pihak yang merasa dirugikan, sebut Kabag Humas yang juga mantan wartawan daerah yang bertugas di Tobasa ini menjelaskan.

Sementara, tokoh public yang mendapat Anugerah Sahabat Pers antara lain, H Gatot Pudjo Nugroho (Gubsu), H Tengku Erry Nuradi (Wagubsu),H Rahmat Shah (DPD-RI), H Dzulmi Eldin (Plt. Wali Kota Medan), H Ngogesa Sitepu (Bupati Langkat), Syafri Hutahuruk (Wali Kota Sibolga), Kharuddin Syah Sitorus (Bupati Labuhan-batu Utara),), Raja Bonaran Situmeang (Bupati Tapanuli Tengah), Maddin Sihombing (Bupati Humbang Hasudutan), JR. Saragih (Bupati Simalungun) dan Tigor Panusunan Siregar (Bupati Labuhan-batu),  Erwin Nasution (Dirut PTPN IV), Nasril Kamaruddin (Dirut PT Inalum), Hendra Arbie (Manager Garuda Plaza) dan Bathara Moeda Nasution (Dirut PTP 2) dan penghargaan terhadap Pandapotan Kasmin Simanjuntak (Bupati Toba Samosir) diwakili Kabag Humas Setdakab Tobasa Lukman Janti Siagian, SH yang diserahkan Ketua SPS Sumut Teruna J Said dan didampingi Ketua Harian SPS Pusat M Ridho Eisy yang juga anggota Dewan Pers.

(Relis Bagian Humas dan Protokol Setdakab Toba Samosir)

Posted in Humas | Leave a comment

ACARA TEPUNG TAWAR DI MASJID AL-HADONAH BALIGE BUPATI BERANGKATKAN 4 (EMPAT) JEMAAH CALON HAJI KABUPATEN TOBASA

IMG_2310Bupati Tobasa Pandapotan Kasmin Simanjuntak diwakili Staf ahli Bupati Rudolf Manurung, melepas keberangkatan 4 (empat) jemaah calon haji Kabupaten Toba Samosir Tahun 2013 pada acara tepung tawar di Masjid Al Hadonah Balige, Senin (16/9) dihadiri Kapolres Tobasa AKBP Edi Fariadi mewakili Uspida Toba Samosir serta jajaran Pemerintah Kabupaten Toba Samosir dan Kantor Kementerian Agama Kabupaten Toba Samosir.

Menurut Bupati, satu hal yang patut kita syukuri adalah bahwa ada 4 (empat) orang umat muslim Kabupaten Toba Samosir yang mampu dan berkesempatan untuk menunaikan ibadah haji, ditambahkannya, ini tentunya tidak terlepas dari kesungguhan calon jemaah bersangkutan untuk mempersiapkan diri, bekerja lebih sungguh-sungguh dalam memperbaiki ekonomi keluarga sehingga segala kebutuhan biaya dapat dipenuhi, sebut Bupati.

Hal lain yang perlu disyukuri, pinta Pandapotan Kasmin Simanjuntak, adalah kesungguhan calon jemaah haji dalam menghadapi persaingan yang sangat ketat akibat kuota yang sangat terbatas bagi Kabupaten Toba Samosir, Perjuangan calon jemaah haji berangkat ke tanah suci akan menjadi berkat buat calon jamaah dan keluarga.

Perlu kami sampaikan, bahwa undang-undang telah mengamanahkan NKRI menjamin kemerdekaan warga negaranya untuk beribadah menurut agama dan kepercayaannya masing-masing, dan ditambahkan pemerintah berkewajiban melakukan pembinaan, pelayanan dan perlindungan sesuai dengan tupoksi.

Sehubungan dengan itu, Pemkab Tobasa sesuai dengan visi dan misinya, kasih, peduli dan bermartabat senantiasa berupaya memberikan fasilitas dan kemudahan yang sangat memuaskan kepada calon jemaah, dengan kemampuan yang sangat terbatas, diharapkan calon jemaah haji dapat maklum dan mensyukuri apa yang dapat diberikan oleh Pemerintah, mudah-mudahan pada tahun yang akan datang dengan perkenan Tuhan yang Maha Kuasa, kita semua bisa berbuat yang lebih baik lagi

Sebelumnya Kepala Bagian Sosial Setdakab Tobasa Harapan Napitupulu saat mendampingi Staf Ahli Bupati Rudolf Manurung, membenarkan Pemerintah Kabupaten Toba Samosir tetap ikut membantu dan berpartisipasi dalam pemberangkatan Calon jemaah Haji tahun ini.

Selanjutnya Sekretaris Panitia Drs Hamdan Manurung, Sag menyatakan 4 (empat) calon jemaah haji dari Tobasa, Farida Muhammad Yunus Pardede, Solikhah Sumarno Tohirin, Rointan Usman Pane, dan Masjidah Rahim Pane.

Turut hadir dalam pertemuan ini, Pengurus MUI Kabupaten Toba Samosir, Ikatan Persaudaraan Haji Kabupaten Toba Samosir, Pengurus MUI Kecamatan, Kenaziran Masjid serta Panitia Pelaksana Ibadah Haji Kabupaten Toba Samosir Ketua A. Hukdin Samosir, Sag dan Drs Hamdan Manurung sebagai sekretaris.

(Relis Bagian Humas dan Protokol Setdakab Toba Samosir)

Posted in Humas | 1 Comment

Bupati Lantik 34 Pejabat Ess III dan IV di Lingkungan Pemkab Toba Samosir : MUTASI JABATAN PNS MERUPAKAN PROSES REFORMASI BIROKRASI UNTUK TINGKATKAN KUALITAS PELAYANAN PUBLIK

PelantikanPromosi dan mutasi jabatan bagi Pegawai Negeri Sipil merupakan hal wajar dan biasa yang harus dipahami sebagai proses reformasi birokrasi yang terus dijalankan termasuk peningkatan kualitas pelayanan publik maupun peningkatan kapasitas penyelenggaraan pemerintahan di Kabupaten Toba Samosir, sebut Bupati Toba Samosir Pandapotan Kasmin Simanjuntak, Senin (16/9) di Aula Data Kantor Bupati Toba Samosir, saat melantik 34 Pejabat Eselon III dan IV di Lingkungan Pemerintah Kabupaten Toba Samosir.

Menurut Bupati, tuntutan dan tantangan birokrasi pemerintah di Kabupaten Toba Samosir dalam rangka mewujudkan good governance, peningkatan pelayanan prima kepada masyarakat, serta peningkatan kepercayaan public atas kinerja birokrasi harus dijawab dengan sungguh-sunggu, sebut Bupati dalam sambutannya.

Kepada para pejabat yang dilantik dalam eselon yang sama namun posisi yang baru, Bupati menyatakan demi penyegaran organisasi dan memberikan pengalaman tugas, dalam rangka memperkaya pengetahuan, serta memperluas wawasan, Selaku PNS, Bupati meyakini bahwa proses promosi, rotasi maupun mutasi merupakan bagian integral dari proses pembinaan karir bagi PNS guna menghindari stagnasi karir dan sempitnya pengetahuan maupun wawasan dalam bidang pemerintahan, tegas Bupati.

Dalam kesempatan ini, Bupati juga menyampaikan 4 (empat ) pesan dalam pelantikan kali ini, yakni pertama, laksanakan seluruh tugas dan kewajiban dengan penuh dedikasi, tanggungjawab, jujur, loyal dan professional, baik dalam kapasitas jabatan maupun dalam rangka menjaga kehormatan institusi dan korps PNS.

Kedua, senantiasa mengedepankan rasionalitas dan ketaatan pada aturan, serta tetap tegas dalam melaksanakan peraturan, ketiga selalu mengedepankan etika birokrasi, bersikap rendah hati dan santun dalam melayani kepentingan masyarakat serta berpegang teguhlah pada ajaran agama, pinta Bupati.

Selanjutnya kepada Camat yang dilantik diminta agar memberdayakan peran serta masyarakat dalam pembangunan berapa bergotong royong dan dapat bekerja sama dengan kepala desa dan Sekretaris Desa  dalam pembangunan Kecamatan, demikian juga kepada para Ibu Camat supaya berusaha untuk memajukan peran serta PKK ditengah-tengah masyarakat.

Untuk pejabat Eselon III dilantik diantaranya Martua Tumpal Malau, SP. Jadi Kepala Unsur Pelaksana Harian Badan Penanggulangan Bencana Daerah, Drs Halomoan Simanjuntak, Kabag Administrasi Pembangunan Setdakab.  Drs Ganyang Situmorang Sekretaris DPPKKD, Jaga Situmorang, SH jadi Sekretaris Dinas PPKKD, Robert Manurung, SH Kepala Bidang Belanja Dinas PPKKD, Drs Washington F Pangaribuan, Kepala Bidang Kebersihan Dinas Pasar Kebersihan dan Pertamanan Kab. Toba Samosir, Harlen Togar Simarmata, S.Sos., Kepala Bidang Pendapatan DPKKD,  Drs Tolopan Hutagaol, Kabid Bina Kepemudaan Tiarma Sinurat, S.Sos, Kabid Pemberdayaan Usaha Kecil dan Menengah Dinas Perindagkop, Hulman Sitorus, SE Camat Bonatua Lunasi, Elisber Tambunan, SE,  Camat Uluan, Sahat Manondang Manullang, SP, Sekretaris Dinas Perindagkop, Pantun Josua Pardede, SSos, Msi, Sekcam Siantar Narumonda, Lahsa J Simanullang, SSTP, Sekcam Balige, drh Gifson Sirait Kabid Peternakan, Darwin Sianipar, SPt, Msi, Kabid Perindustrian Dinas Perindagkop, sedangkan Janriko M Pasaribu, Spt, Kabid Perikanan.

Sementara untuk eselon IV, sejumlah pejabat diangkat yakni Darlen Harianja, SE. Kasi Perbendaharaan DPPKKD,  dan termasuk Risma Butar-butar, Karolina Simanjuntak, Nursariani Tiodora Sinaga, ST, Mardiati Dewi Nurdelita Simanjuntak, SE. Nimsi Melva Tambunan, SSTP, Lila Wanrus Tamba, ST Rosta Munte, Ompon Tony Marulitua, S.SPt, Siodo Damero Tambun, SP. Desmawati F Pardosi, SE, Pandapotan Lumbangaol, S.Hut, Binsar Simangunsong, Bangun Sihite, Risma Sitorus, SE, MSi.

(Relis Bagian Humas dan Protokol Setdakab Toba Samosir)

Posted in Humas | 1 Comment

TOBASA JUARA LOMBA PADUAN SUARA FESTIVAL DANAU TOBA TAHUN 2013

FDT2Kegigihan peserta lomba paduan suara utusan dari Kabupaten Toba Samosir dalam mengikuti kegiatan paduan suara nampaknya tidak sia-sia, buktinya dari 7 (Tujuh) Kabupaten Kota yang mengikuti lomba paduan suara dalam kegiatan Festival Danau Toba 2013 yang dilaksanakan di hotel Toledo Inn, Tuktuk Siadong Kecamatan Simanindo, Rabu (11/9) dengan menghadirkan juri Benny Simanjuntak, Tara Nababan dan Parlin Silalahi, melalui perjuangan yang cukup keras, akhirnya kontingen Kabupaten Toba Samosir berhasil meraih prestasi bergengsi menjadi juara pertama di ajang yang mengandalkan suara merdu ini.

Ketujuh kontingen lomba paduan suara tersebut berasal dari Kabupaten Tapanuli Utara, Kabupaten Humbang Hasundutan, Kabupaten Samosir, Kabupaten Toba Samosir, Pemko Siantar dan Pemko Tanjung Balai. Setiap kontingen membawakan dua buah lagu salah satunya lagu wajib yang sudah ditentukan panitia yaitu lagu “ Tao Toba Na Tio”.

Lomba paduan suara ini mendapat perhatian pengunjung Festival Danau Toba 2013, termasuk saat penyelenggaraan final lomba, yang akhirnya Kabupaten Tobasa meraih Juara I dengan nilai 1953 yang pada umumnya adalah penyanyi yang sudah terlatih dan tergabung dalam avenue voice, Pemenang II Kabupaten Samosir dengan  nilai 1922 dan pemenang III dari Kabupaten Humbang Hasundutan dengan nilai 1920.

Kegiatan yang diadakan berlatar belakang dengan semakin pesatnya budaya luar yang masuk ke Indonesia, terkadang kita lupa dengan aneka ragam budaya yang kita miliki. Sebagai contoh di bidang tarik suara, banyak masyarakat kita yang hampir melupakan lagu tradisional daerah masing-masing. Oleh karena itu lomba bernyanyi ini diadakan di dalam Festival Danau Toba adalah sebagai salah satu cara jitu untuk menarik perhatian masyarakat Sumatera Utara pada khususnya dan wisatawan lokal maupun mancanegara pada umumnya agar dapat berpartisipasi dalam rangka melestarikan alam, adat istiadat dan kebudayaan daerah.

Paduan suara ini juga diadakan dengan tujuan menarik wisatawan asing agar dapat berkunjung ke Sumatera Utara dan memperkenalkan lagu daerah, khususnya Lagu Batak yakni Mengembangkan bakat-bakat anak daerah yang mempunyai talenta menyanyi, Melestarikan lagu daerah Batak agar tidak punah, Memberi hiburan masyarakat dan wisatawan

 Sebelumnya pihak panitia menyatakan bahwa lomba ini terdiri dari lomba paduan suara dan bernyanyi solo, Menyanyikan lagu wajib dan lagu daerah (bahasa Batak) yang telah ditentukan oleh juri utama, yaitu Benny Simanjuntak, pemilik Contoh Manajemen Artis Jakarta, Yang dapat berperan serta adalah tentu masyarakat luas dari Sumatera Utara dengan kategori umur remaja, dewasa dan umum atau professional, Kategori remaja dengan batasan usia dari 13-18 tahun, Kategori dewasa dengan batasan usia 19-24 tahun, Kategori umum atau profesional dengan batasan usia 25-30 tahun.

(Relis Bagian Humas dan Protokol Setdakab Toba Samosir)

Posted in Humas | 1 Comment

KEMENPAREKRAF RI HUNJUK KAB TOBA SAMOSIR TUAN RUMAH FESTIVAL DANAU TOBA TAHUN 2014

FDTSetelah Kabupaten Samosir sukses melaksanakan Festival Danau Toba Tahun 2013, akhirnya Kabupaten Toba Samosir atau biasa disebut Tobasa ditunjuk oleh Kementerian Pariwisata dan Ekonomi Kreatif RI menjadi tuan rumah pelaksanaan Festival Danau Toba Tahun 2014, Bupati Tobasa Pandapotan Kasmin Simanjuntak di Samosir, Jumat (13/9), mengatakan, sebenarnya pihaknya belum siap untuk menggelar kegiatan yang melibatkan Suku Batak dari lima puak atau kategori itu.

“Sebenarnya kami belum sanggup. Tapi karena mendapatkan dukungan dari sesepuh masyarakat Batak TB Silalahi akhirnya kami menerima penunjukan itu,” katanya usai bertemu Wamenparkekraf Sapta Nirwandar di Festival Danau Toba 2013 di Samosir.

Menurut dia, dengan adanya penunjukan ini pihaknya langsung bergerak cepat untuk mempersiapkan festival termasuk melakukan koordinasi dengan Kementerian Pemuda dan Olahraga.

Bahkan, kata dia, Menteri Pemuda dan Olahraga Roy Suryo akan mengucurkan dana yang cukup besar yaitu sekitar Rp20 miliar. Dana ini salah satunya untuk membangun infrastruktur untuk sarana dan prasarana olahraga.

“Kami akan bangun tribun di Lapangan Sisingamangaraja. Ada dua tribun yang akan kami bangun. Untuk dana lainnya akan dicarikan dari sponsor,” katanya menambahkan.

Selain menyiapkan tim, pihaknya juga telah mempersiapkan waktu pelaksanaan Festival Danau Toba 2014 yaitu medio Juni hingga Juli. Hal ini dilakukan bertepatan dengan hasil libur sekolah yang salah satu tujuannya untuk mendorong hadirnya masyarakat pada festival tersebut. “Itulah waktu yang tepat. Yang jelas tidak bersamaan dengan bulan puasa,” kata orang nomor satu di Kabupaten Tobasa.

Ditanya apa yang akan diandalkan pada Festival Danau Toba 2014, Pandapotan Kasmin Simanjuntak mengaku akan mengandalkan ulos sebagai ikon.

Rencananya pihaknya akan membuat ulos terpanjang. Hanya saja untuk ukuran detailnya masih dalam pengkajian. Sedangkan untuk kegiatan olahraga, kata dia, di Kabupaten Tobasa akan mengandalkan arung jeram menyusuri sungai Asahan. Bahkan saat ini mulai dikenal hingga tingkat internasional.

“Sudah banyak turis yang mencoba arung jeram di Asahan. Makanya, lokasi ini akan kami andalkan di festival nanti,” katanya menegaskan. Sementara itu untuk akomodasi telah dibangun beberapa hotel yang nantinya dipersiapkan untuk menyambut tamu lokal maupun asing. Selain itu juga akan terus memperbaiki infrastruktur lainnya seperti jalan, sarana dan prasarana lainnya.

(Relis Bagian Humas dan Protokol Setdakab Toba Samosir)

Posted in Humas | Leave a comment

KETUA DPRD KABUPATEN TOBASA SAHAT PANJAITAN : “LKPJ SEBAGAI EVALUASI PENYELENGGARAAN PEMERINTAHAN, TERTIB ADMINISTRASI, PENGELOLAAN KEUANGAN DAN PELAYANAN MASYARAKAT”

???????????????????????????????

Ketua DPRD Toba Samosir, Sahat Panjaitan( kanan) bersama Bupati Toba Samosir Pandapotan Kasmin Simanjuntak (Photo : Dokumentasi Humas)

Rapat Paripurna DPRD Kabupaten Toba Samosir dalam rangka penyampaian Laporan Keterangan Pertanggungjawaban (LKPJ) Bupati Toba Samosir dan Ranperda Kabupaten Toba Samosir tentang Pertanggungjawaban Pelaksanaan Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah Tahun Anggaran 2012 merupakan fungsi pengawasan terhadap pelaksanaan pemerintahan dan pelaksanaan APBD, hendaklah kita laksanakan dengan penuh tanggungjawab menuju arah perbaikan dan peningkatan kinerja aparatur pemerintah daerah, sebut Ketua DPRD Kabupaten Toba Samosir Sahat Panjaitan, belum lama ini saat ditanya wartawan di sela-sela pelaksanaan Rapat Paripurna LKPJ Tahun 2012.

Ditambahkan, bahwa pengawasan terhadap pelaksanaan pemerintahan dan pelaksanaan APBD, hendaklah kita laksanakan dengan penuh tanggungjawab menuju arah perbaikan dan peningkatan kinerja aparatur pemerintah daerah dalam pelaksanaan pemerintahan, pembangunan dan pelayanan masyarakat.

Sekaligus bagi Kepala Daerah, laporan ini dapat dijadikan sebagai salah satu bahan evaluasi dalam rangka pembinaan dan peningkatan penyelenggaraan pemerintahan, pelaksanaan tertib administrasi dan pengelolaan keuangan serta peningkatan pelayanan terhadap masyarakat di Kabupaten Toba Samosir, sebut politisi muda dari Partai PPRN ini.

Sahat Panjaitan dalam sambutannya sebelumnya menyampaikan beberapa hal diantaranya Laporan Keterangan Pertanggungjawaban Kepala Daerah (LKPJ) kepada DPRD adalah laporan berupa informasi penyelenggaraan pemerintahan daerah selama 1 (satu) tahun anggaran yang disampaikan oleh Kepala Daerah dalam rapat paripurna dan dibahas oleh DPRD secara internal sesuai dengan tata tertib DPRD.

Selanjutnya, hasil pembahasan dimaksud akan ditetapkan dengan Keputusan DPRD sebagai rekomendasi kepada Kepala Daerah untuk perbaikan penyelenggaraan pemerintahan daerah ke depan sebagaiman diatur dalam PP Nomor 3 Tahun 2007 tentang Laporan Penyelenggaraan Pemerintahan Daerah kepada pemerintah, Laporan Keterangan Pertanggungjawaban Kepala Daerah kepada DPRD, dan informasi penyelenggaraan pemerintahan daerah kepada masyarakat.

Termasuk PP Nomor 65 Tahun 2010 dan Peraturan Menteri Keuangan Nomor:04/PMK.07/2011 mengamanatkan derah berkewajiban menyampaikan laporan Pertanggungjawaban pelaksanaan APBD yang meliputi laporan realisasi APBD, Neraca, Laporan Arus Kas dan Catatan Atas Laporan Keuangan.

Lebih lanjut disebutkannya bahwa penyampaian LPPD dan Laporan Pertanggungjawaban Pelaksanaan APBD adalah untuk mewujudkan tujuan pelaksanaan otonomi daerah sejalan dengan upaya menciptakan pemerintahan yang bersih, bertanggungjawab, transfaran, akuntabilitas, efektif dan efisien sesuai dengan tata pemerintahan yang baik.

Keseluruhan rangkaian kegiatan ini, merupakan penerapan fungsi pengawasan DPRD terhadap kinerja Bupati Toba Samosir dalam kurun waktu 1 (satu) tahun anggaran 2012, sebagaimana diamanahkan  Undang-Undang Nomor 27 Tahun 2009 dan Tatib DPRD Kab Toba Samosir Nomor 3 Tahun 2010 dalam Pasal 5 huruf h menyebutkan bahwa DPRD mempunyai tugas dan wewenang  meminta laporan keterangan pertanggungjawaban Bupati dalam penyelenggaraan pemerintahan daerah.

(Relis Bagian Humas dan Protokol Setdakab Toba Samosir)

Posted in Humas | Leave a comment