BUPATI HADIRI MUSRENBANG LAGUBOTI DAN SIGUMPAR

_MG_7249Penyelenggaraan Musyawarah Perencanaan Pembangunan (Musrenbang) yang dilaksanakan secara berjenjang yang diawali di tingkat desa hingga tingkat nasional, dimaksudkan untuk menampung aspirasi masyarakat sesuai dengan skala prioritas kebutuhan, yang nantinya akan dituangkan dalam Rencana Kerja Pembangunan Daerah (RKPD) untuk tingkat provinsi dan kabupaten/ kota. Demikian dikatakan Bupati Toba Samosir, Pandapotan Kasmin Simanjuntak,  di Aula Serbaguna HKBP Kecamatan Laguboti, Rabu (18/02), saat memberikan arahan dan bimbingan pada pelaksanaan Musrenbang RKPD Kabupaten Toba Samosir Tahun 2016 Di Kecamatan Tahun 2015.

_MG_7236Ditambahkan Bupati, bahwa Musrenbang-RKPD juga bertujuan sebagai media penajaman dan penyelarasan usulan rencana kegiatan di tingkat desa/ kelurahan yang akan menjadi prioritas di wilayah kecamatan. Bupati mengakui, berbagai masukan, usulan maupun permintaan masyarakat belum sepenuhnya bisa diakomodir, salah satunya diakibatkan keterbatasan anggaran. Karena itu, dikatakannya, pihaknya telah berupaya untuk memperoleh bantuan dana pembangunan dari berbagai pihak termasuk pihak swasta. Namun demikian, Bupati juga mengatakan, usulan yang belum tertampung, secara bertahap, tetap akan menjadi perhatian pihaknya.

Sebelumnya pada laporan Ketua Penyelenggara Musrenbang Kecamatan Laguboti, Welman Sibarani melaporkan bahwa telah dilaksanakan Musrenbang Tingkat Desa dari tanggal 31 Januari sampai 8 Februari di seluruh desa yang ada di Kecamatan Laguboti. Ditambahkannya peserta Musrenbang Kecamatan ini adalah utusan dari 22 Desa/Kelurahan, para tokoh masyarakat, uspika Laguboti, dan TP PKK Kecamatan Laguboti.

Ketua DPRD Toba Samosir Boyke Pasaribu, dalam sambuatan tertulisnya, yang dibacakan oleh Anggota DPRD Ramli Aruan menekankan perlunya perencanaan yang matang melalui musyawarah untuk penentuan skala prioritas pembangunan, sekaligus juga memperhatikan kemampuan keuangan daerah. Secara khusus diharapkannya agar dapat juga diakomodir masalah kesenjangan pembangunan di daerah-daerah terpencil, yang banyak ditemukan saat Anggota DPRD mengadakan Reses. Diakuinya bahwa peran Pemerintah Kabupaten sangat sentral dalam pelaksanaan hasil musyawarah, oleh karenanya DPRD mengajak Pemerintah Kabupaten untuk dapat saling bergandengtangan dan bekerjasama sesuai tufoksi masing-masing demi kesejahteraan masyarakat.

_MG_7208Sebelumnya pada hari yang sama, bertempat di Kantor Camat Sigumpar, Bupati juga mengikuti pelaksanaan Musrenbang Kecamatan Sigumpar. Pada kesempatan ini Bupati secara khusus memberi dukungan atas usulan warga dalam pembangunan pasar dan terminal di Kecamatan Sigumpar. “Mari bantu Pemkab Toba Samosir menyediakan lahan untuk itu, Saya sangat mendukung usulan ini’, ujar Bupati.

Pada Musrenbang di dua Kecamatan ini, turut serta mendampingi Bupati diantaranya Sekdakab Toba Samosir Audi Murphy Sitorus, Anggota DPRD Netty br. Pardosi, Ramli Aruan, Tua Parasian Silaen, Alo Sianipar, para Kepala SKPD se- Kab. Toba Samosir dan Camat.

(Relis Bagian Humas dan Protokol Setdakab Toba Samosir)

73 PEJABAT STRUKTURAL ESELON III DAN IV PEMKAB TOBASA DILANTIK

  • TANDA DONGORAN KABAG KESSOS SETDAKAB YANG BARU

_MG_697373 Pejabat struktural eselon III dan IV di lingkungan Pemkab Toba Samosir (Tobasa) dilantik dan diambil sumpahnya oleh Bupati Tobasa yang diwakili Sekretaris Daerah, Audi Murphy O Sitorus di Balai Data Kantor Bupati Tobasa, di Balige, Kamis (12/02). Turut juga dilantik, 11 guru yang diberi tugas tambahan sebagai kepala sekolah dan 3 pengawas sekolah.

Diantara para pejabat yang dilantik tersebut, terdapat beberapa pejabat yang mendapat promosi dan reposisi dari jabatan sebelumnya. Para pejabat yang mendapat promosi diantaranya, Tanda Dongoran sebagai Kabag Kesejahteraan Sosial Setdakab, Jhonny Sinaga sebagai Kabag Hukum dan Jonni DP Lubis sebagai Kabag Administrasi Pembangunan pada Setdakab Tobasa. Sementara yang mengalami reposisi, diantaranya Alberth Sidabutar sebagai Kabag Humas dan Protokol, Lukman Janti Siagian sebagai Kabag Organisasi dan Harapan Napitupulu sebagai Kabag Pemerintahan.

_MG_6987Dalam amanat tertulis Bupati, disebutkan, mutasi atau promosi jabatan tersebut, merupakan suatu proses peningkatan kemampuan bagi PNS, agar di masa mendatang mampu dan siap menduduki jabatan yang lebih tinggi. “Karena itu, mutasi atau promosi jabatan dapat ditanggapi secara positif dan wajar, sebagai bagian dinamisasi proses penyusunan kebutuhan organisasi”, ujar Audi Murphy dalam sambutan Bupati yang dibacakannya.

Disebutkan juga, proses mutasi tersebut juga merupakan bentuk pengembangan struktur birokrasi dan pelayanan yang lebih baik sesuai prinsip pemerintahan yang ideal. Karena itu, katanya, kinerja para pejabat yang dilantik tersebut akan terus diamati, dan apabila tidak operasional dan produktif akan dilakukan evaluasi dalam waktu yang tidak terlalu lama.

_MG_6965Untuk itu, para pejabat tersebut diingatkan, untuk terus meningkatkan disiplin diri dan menghindari sifat-sifat yang menghambat pelaksanaan tugas-tugas. Para pengawas sekolah dan kepala sekolah juga diberi arahan khusus, agar melaksanakan tugas sebaik mungkin, karena tugas yang diemban sangat mulia dan berpengaruh pada kualitas sumber daya manusia yang berdampak juga pada maju mundurnya suatu daerah, bahkan bangsa.

Mengingat perkembangan politik di Toba Samosir yang akan segera memasuki pesta demokrasi pemilihan kepala daerah dalam waktu yang tidak terlalu lama lagi, PNS di lingkungan Pemkab Tobasa juga dihimbau untuk tidak terlibat dalam politik praktis, khususnya dalam dukung mendukung salah satu bakal calon kepala daerah.

daftar pejabat

(Relis Bagian Humas dan Protokol Setdakab Tobasa)

GEDUNG KANTOR BP4K TOBASA DIRESMIKAN

DIHARAPKAN DAPAT BERFUNGSI SEBAGAI RUMAH PENYULUHAN

_MG_6916Setelah dibentuk sejak Tahun 2012 sesuai amanat Undang-undang Nomor 16 Tahun 2006 tentang Sistem Penyuluhan Pertanian, Perikanan dan Kehutanan, akhirnya, Badan Pelaksana Penyuluhan Pertanian, Perikanan dan Kehutanan (BP4K) Toba Samosir (Tobasa) memiliki fasilitas gedung kantor sendiri. Peresmian Kantor BP4K yang berdiri megah di kawasan Soposurung ini dilakukan oleh Bupati Toba Samosir (Tobasa) yang diwakili Asisten Ekonomi Pembangunan Ir. Jhon Piter Silalahi, Selasa (10/2) di Soposurung Kecamatan Balige.

Turut hadir pada acara ini Kepala Badan Koordinasi Penyuluh Pertanian, Perikanan dan Kehutanan (Bakorluh) Provinsi Sumatera Utara Bonar Sirait, Staf Ahli Bupati bidang Pemerintahan Parlindungan Simanjuntak, Kadis Perindagkop Marsarasi Simanjuntak, Kadis Pasar, Pertaman dan Kebersihan Arifin Silaen, para pejabat di lingkungan Pemkab Tobasa lainnya dan para undangan.

Dalam sambutan tertulis Bupati Tobasa yang dibacakan oleh Asisten Ekonomi Pembangunan Jhon Piter Silalahi menyatakan bahwa penyelenggaran penyuluhan pertanian, perikanan dan kehutanan merupakan suatu hal penting dan strategis. Mengingat melalui kegiatan tersebut dapat dilakukan pendampingan, penyebarluasan informasi pasar, teknologi, fasilitasi, pengembangan kelembagaan, kemitraan, proses pembelajaran dan pengembangan model usaha tani bagi pelaku utama dan pelaku usaha pertanian, perikanan dan kehutanan.

_MG_6905Untuk memaksimalkan fungsi tersebut, diharapkannya, dengan berdirinya kantor tersebut dapat menjadi sarana dalam menyelesaikan berbagai permasalahan. Bupati optimis, keberadaan kantor tersebut dapat menjadi “Rumah Penyuluhan”, sehingga berbagai hal yang perlu difasilitasi dalam bentuk penyuluhan dapat dilakukan di kantor tersebut

Senada disebutkan Kaban P4K Tua Pangaribuan bahwa Pemerintah Kabupaten Tobasa melaui BP4K berkomitmen secara bertahap untuk memberi perhatian terhadap persoalan yang dihadapi sesuai skala prioritas, terutama untuk mendukung program pemerintah pusat menuju kedaulatan pangan.

IMG_6904Dikatakan, pembangunan dan peresmian Kantor BP4K tersebut, merupakan bagian dari kepedulian Pemkab Tobasa terhadap penyelenggaraan penyuluh. Karena itu, dia menghimbau jajarannya, agar seluruh staf dan penyuluh yang bernaung di BP4K mampu untuk meningkatkan kreatifitas dalam penyelenggaraan penyuluhan sehingga mampu meningkatkan produktifitas yang bermuara pada peningkatan taraf hidup dan kesejateraan masyarakat.

Kepala Bakorluh Provsu Bonar Sirait, menyambut baik atas berdirinya kantor BPK4K Pemkab Tobasa. Diharapkannya, dengan fasilitas gedung baru ini, para penyuluh di Tobasa dapat lebih meningkatkan tingkat koordinasi dengan stakeholder, sehingga lebih maksimal dalam melayani.

(Relis Bagian Humas dan Protokol Setdakab Toba Samosir)

PENGURUS DPC GAMKI TOBASA AUDIENSI KE PEMKAB

  • SEPAKATI PERJUANGKAN HONOR GURU SEKOLAH MINGGU

_MG_6879Audiensi pengurus DPC GAMKI Tobasa dengan pihak Pemkab Toba Samosir (Tobasa) diterima langsung oleh Wakil Bupati Tobasa Liberty Pasaribu, di ruang kerjanya (Senin (09/02) di Balige. Rombongan pengurus dan anggota GAMKI Tobasa ini, dipimpin Ketua Caretaker Polmer Simanjuntak.

Turut hadir dalam rombongan pengurus GAMKI lainnya, antara lain, Winner Sinambela, Thomson Manurung, Boy Antoni Simangunsong, ketiganya anggota DPRD Tobasa, Guntur Hutajulu yang juga Komisioner Panwaslu, Sesmon Butar-Butar selaku Ketua Panitia Konferensi Cabang dan pengurus lainnya.

Dalam diskusi yang digelar sekitar satu jam tersebut, terjadi dialog yang cukup hangat dan menarik dalam berbagai topik yang dibahas, secara khusus dalam upaya mengefektifkan peranan GAMKI dalam mengisi pembangunan di Tobasa. Polmer menambahkan, GAMKI Tobasa mempunyai kerinduan untuk ambil peran yang penting, khususnya membina generasi muda Kristen. Karena itu diharapkannya, adanya sinergi dengan pihak pemerintah.

_MG_6881Disampaikan juga, audiensi dimaksud juga bertujuan untuk melaporkan pelaksanaan konferensi cabang GAMKI Tobasa, yang direncanakan akan digelar pada 27-28 Pebruari mendatang di Hotel GM Marsaringar, Balige. Pengurus GAMKI Tobasa, juga berharap kehadiran kepala daerah pada pelaksanaan kegiatan konfercab tersebut.

Disepakati juga, akan ditempuh upaya dalam memperjuangkan untuk memberikan apresiasi kepada para guru sekolah minggu di seluruh gereja di wilayah tersebut. Wabup Liberty Pasaribu, menyambut baik wacana tersebut, dan mendorong GAMKI untuk melakukan inisiatif sehingga hal tersebut dapat terwujud.

Disisi lain, Liberty juga menyambut baik prakarsa dan partisipasi positif GAMKI Tobasa, karena bertekad mendukung pelaksanaan roda pembangunan, karena dalam pencapaian itu dibutuhkan dukungan seluruh elemen. Dalam mewujudkan hal tersebut, Wabup berjanji akan memberikan dukungan sepanjang aturan memungkinkan.

Diakuinya juga, cukup banyak masukan dan buah pikiran yang berharga yang diperoleh dalam diskusi yang berlangsung dengan penuh kekeluargaan tersebut. Menanggapi upaya dalam memberikan apresiasi bagi para guru sekolah minggu, Liberty menyebutkan, akan direncanakan dan diupayakan secara bertahap sesuai kemampuan keuangan daerah.

(Relis Bagian Humas dan Protokol Setdakab Tobasa)

SEKDA : APARAT PEMKAB TOBASA DIHARAPKAN MILIKI PRINSIP “3T”

SekdakabUntuk lebih meningkatkan kualitas pelayanan publik dan menggerakkan roda pemerintahan, pembangunan dan kemasyarakatan ke arah yang lebih, aparatur Pemerintah Kabupaten Toba Samosir (Tobasa) diharapkan memiliki prinsip dan sikap yang Tanggap, Tangguh dan Trinidas.

Hal ini diamanatkan Sekretaris Daerah Kabupaten Tobasa Audi Murphy Sitorus sebagaimana disampaikan Plt Kabag Humas dan Protokol Robintang FP Sitepu, di ruang kerjanya di Kantor Bupati Tobasa, Jumat (06/02), di Balige. Dikatakan, amanat tersebut disampaikan pada apel gabungan yang diikuti seluruh SKPD di lingkungan Pemkab Tobasa, belum lama ini.

 Diterangkan, aparat yang “tanggap” merupakan aparat yang cerdas dan memahami tugas pokok dan fungsinya (Tupoksi) sehingga dapat mengemban amanah dengan baik. Pemahaman akan tupoksi, katanya, menjadikan aparat untuk bekerja sesuai dengan koridor yang telah ditentukan sesuai dengan ketentuan peraturan yang belaku.

“Pemahaman akan tupoksi sangat mempengaruhi dalam penyusunan rencana program kerja dan kegiatan yang akan dilaksanakan”, ujar juru bicara Pemkab Tobasa tersebut. Ditambahkan, aparat yang tanggap juga merupakan aparat yang mengetahui kondisi masyarakatnya dan dapat bertindak sesuai dengan kebutuhan warga. Tanggap dapat juga dimaknai, mampu menyiapkan program ataupun kegiatan sesuai dengan perkembangan dan skala prioritas yang dibutuhkan masyarakat.

Selanjutnya, untuk mendukung kinerjanya, kata Robintang, aparatur juga harus didukung dengan kondisi fisik yang prima. Dengan kondisi tersebut, akan tercipta aparat yang “tangguh” yang akhirnya secara maksimal dapat bekerja dan memberikan pelayanan publik yang prima.

Prinsip ketiga yang hendaknya dapat diterapkan dalam aktifitas pekerjaan sehari-hari katanya, yakni Trinidas. Sesuai visi dan misi Pemkab Tobasa dalam mewujudkan aparatur yang berwibawa, disebutkan, dalam melaksanakan seluruh tugas pokok dan fungsinya, harus memiliki tanggung jawab moral.

“Dengan memegang prinsip tersebut, diharapkan citra aparatur pemerintah di mata masyarakat akan semakin baik, dan asumsi negatif semakin terkikis. Maka citra dan pengabdian aparatur pemerintah tersebut, akan mulia di tengah-tengah masyarakat”, pungkasnya.

(Relis Bagian Humas dan Protokol Setdakab Toba Samosir)

TATIB DAN KODE ETIK DPRD TOBASA DITETAPKAN

_MG_6769Rancangan Peraturan Tata Tertib (Tatib) dan Peraturan Kode Etik DPRD Kabupaten Tobasa Periode 2014-2019 yang disusun panitia khusus selama dua minggu, diterima dan disetujui DPRD kabupaten setempat. Tujuh fraksi di DPRD itu yakni Fraksi Golkar, Fraksi Perjuangan kebangkitan, Fraksi PKPI, Fraksi Gerindra, Fraksi Hanura, Fraksi Nasdem dan Fraksi Demokrat semuanya menerima dan menyetujui pada Rapat Paripurna Khusus di gedung DPRD Tobasa di Balige, Kamis (5/2).

Tetapi sebelumnya, Ketua DPRD, Ir Boyke Pasaribu didampingi Wakil Ketua Asmadi Lubis dan Tony Simanjuntak terlebih dahulu mempersilahkan Ketua Panitia Khusus Pembentukan Rancangan Peraturan Tatib dan Kode Etik Drs Sahala Tampubolon untuk membacakan Nota Pengantar kedua rancangan peraturan tersebut.

Katanya, panitia khusus telah melakukan pembahasan, kajian dan telaah yang cukup mendalam terhadap kedua rancangan peraturan tersebut, hingga melakukan konsultasi dengan beberapa kabupaten tetangga.

_MG_6776Setelah itu, Ketua DPRD, Boyke mempersilahkan anggota DPRD memberikan pandangan umum dan tanggapan perorangan untuk menanggapi Rancangan Tatib dan Peraturan Kode etik yang telah dibuat oleh Paniatia Khusus.

Dalam amatan, setiap fraksi menyetujui rancangan peraturan tata tertip dan peraturan kode etik DPRD Tobasa. Selanjutnya dilakukan penandatangan oleh Pimpinan DPRD Tobasa Boike Pasaribu disaksikan ketua- ketua fraksi.

Terpisah, Sabaruddin Tambunan, selaku anggota Panitia khusus, mengatakan Tatib dan peraturan Kode etik DPRD tobasa akan dibawa ke Gubernur Sumatera Utara agar dieksaminasi. Menurut politisi Partai Kebangkitan Bangsa ini, ada perubahan yang sangat urgen saat ini pada peraturan baru yang dituangkan dalam Peraturan Tatib DPRD, Salah satu contoh, ketika Satuan Kerja (Satker) mengajukan Renja ke Bappeda, Kebijakan Umum Anggaran (KUA) dan Prioritas dan Plafon Anggaran Sementara (PPAS) yang disusun dengan landasan RKPD langsung diajukan ke Badan Anggaran DPRD.

_MG_6763“Mestinya tidak demikian. Harusnya ke Komisi dulu, baru ke Badan Anggaran, . Inilah yang akan disempurnakan dan kita pertajam dalam peraturan tatib ini,” kata Sabaruddin
Selain itu dikatakan Sabaruddin, DPRD saat ini harus memberi contoh yang baik, dan di dalam tatip DPRD kita juga membuat peraturan agar setiap anggota DPRD Tobasa dilarang merokok ketika rapat paripurna sedang berlangsung di kantor DPRD Tobasa. “dalam melaksanakan rapat di DPRD, setiap anggota DPRD Tobasa tidak dibenarkan merokok”, pungkasnya.

Selama rapat ini berlangsung, hadir dari pihak eksekutif Wabup Liberty Pasaribu, Sekdakab Tobasa Audi Murphy Sitorus, para Staf Ahli Bupati, Asisten, pimpinan SKPD, camat dan pejabat lainnya. Sedangkan mewakili FKPD, tampak Wakapolres Tobasa Kompol R br Siregar, Danramil Balige Kapten (inf) M Simanjuntak dan undangan lainnya.

(#mir/edu)