BUPATI TOBASA DAN KETUA KPU MONITORING PELAKSANAAN PEMUNGUTAN SUARA

DENGAN FORMULIR A-5, BUPATI PANDAPOTAN KASMIN SIMANJUNTAK GUNAKAN HAK SUARA

IMG_20140409_104801Bupati Toba Samosir Pandapotan Kasmin Simanjuntak dan Ketua KPU Tobasa Rinto P Hutapea bersama Forum Komunikasi Pimpinan Daerah lainnya seperti Kajari Balige Harly Siregar, Dandim diwakili Kasdim 0210/TU Risa Wilsi serta Tim Fasilitasi Perkembangan Politik di Kabupaten Toba Samosir, melakukan monitoring pemungutan suara pemilihan legislatif DPR, DPD, DPRD Provinsi dan Kabupaten pada beberapa Tempat Pemungutan Suara (TPS) sepanjang jalan lintas Parsoburan, Kecamatan Habinsaran, Rabu (09/04).

Amatan di lapangan, pada beberapa TPS yang ditinjau, seperti TPS III Bulu Duri Lumban Ruhap, TPS I Pasanggarahan, TPS II Simpang Tiga Parsoburan, dan beberapa TPS lainnya, warga terlihat begitu antusias untuk memberikan hak suaranya pada Pesta Demokrasi Tahun 2014 kali ini. Para Pemilih memadati TPS dan dengan tertib menunggu giliran untuk memberikan hak suaranya.

Terkait partisipasi pemilih, Ketua KPU Tobasa Rinto P Hutapea mengatakan, pihaknya optimis partisipasi pemilih di Tobasa akan meningkat melihat antusiasme para pemilih termasuk pemilih pemula di lapangan. Lebih lanjut, seputar pelaksanaan pemungutansuara, sesuai amatan dan laporan yang diperolehnya, Rinto menyebutkan proses pemungutan suara di seluruh wilayah Tobasa relatif berlangsung kondusif.

“Partisipasi pemilih terlihat cukup baik, dan pelaksanaan pemungutan suara berlangsung dengan aman, tertib dan lancar”, ujarnya singkat. Ditambahkan, pihaknya juga tidak menemukan kendala yang sampai mengganggu jalannya proses pemilihan.

IMG_20140409_110651Di sela-sela monitoring, sekitar pukul 12.15 Wib, dengan menggunakan Formulir A-5, Bupati Pandapotan Kasmin Simanjuntak memberikan hak suaranya di TPS II Simpang Tiga Parsoburan, Kecamatan Habinsaran. Setelah didaftar dan dipanggil, dengan sigap, para Petugas KPPS memberikan kertas suara dan mengarahkan hingga tahapan pencoblosan. Setelah memasukkan surat suara ke dalam kotak suara, Bupati mencelupkan jarinya dengan tinta yang disediakan sebagai tanda telah menggunakan hak suaranya

(Relis Bagian Humas dan Protokol Setdakab Tobasa)

TIM FASILITASI PERKEMBANGAN POLITIK, KPU, PANWASLU TOBA SAMOSIR MONITORING KESIAPAN PEMILU

5 TPS PADA BEBERAPA DAPIL DITINJAU KESIAPANNYA

Monitoring Persiapan TPS04Tim Fasilitasi Pelaksanaan Pemantauan Pelaporan Dan Evaluasi Perkembangan Politik di Kabupaten Toba Samosir bersama KPU melaksanakan monitoring persiapan beberapa TPS pada beberapa Daerah Pemilihan (DAPIL) di wilayah Kabupaten Toba Samosir, Selasa (08/04).

Sekretaris Tim Fasilitasi melalui Bidang Pelaksanaan Pemilu, Dimposma Sihombing, yang juga Kabag Pemerintahan Setdakab Toba Samosir menyebutkan, monitoring ini dilakukan untuk memeriksa dan memastikan kesiapan pelaksanaan pemilihan umum anggota DPR, DPD dan DPRD Provinsi dan Kabupaten di seluruh Dapil di Toba Samosir

Monitoring Persiapan TPS03Tim Monitoring ini katanya, dibagi dalam 5 (lima) tim sesuai jumlah dapil di wilayah Kabupaten Toba Samosir, yakni Dapil I meliputi Kecamatan Tampahan dan Balige, Dapil II meliputi Kecamatan Uluan, Bonatua Lunasi, Lumban Julu, Ajibata, Dapil III meliputi Kecamatan Siantar Narumonda, Porsea, Parmaksian, Pintu Pohan Meranti, Dapil IV meliputi Kecamatan Laguboti, Sigumpar, Silaen, dan Dapil V meliputi Habinsaran, Nassau Dan Borbor.

“Monitoring yang dilakukan meliputi persiapan pelaksanaan pemilu hingga ke tahapan pemungutan dan penghitungan suara”, kata Dimposma didampingi Plt Kabag Humas dan Protokol Robintang Sitepu kepada wartawan.

Lebih lanjut, katanya, hal-hal yang akan menjadi pokok perhatian selama monitoring meliputi, penanganan distribusi logistik dan permasalahan yang mungkin timbul di lapangan, serta akan memonitor kesiapan petugas Kelompok Penyelenggaraan Pemungutan Suara (KPPS), kesiapan TPS dan keamanan kotak suara.

Sedangkan, pada hari ‘pencoblosan’, kata Dimposma, Tim ini akan memantau pelaksanaan pemungutan hingga ke tahapan penghitungan. “Tim juga akan memonitor pengamanan hasil penghitungan suara, dan selama monitor berlangsung, akan dilakukan koordinasi atas segala permasalahan yang muncul selama proses berlangsung”, pungkasnya.

KPU TOBASA MUSNAHKAN 756 KERTAS SUARA SISA/ RUSAK

Sebelumnya, Komisi Pemilihan Umum (KPU) Toba Samosir memusnahkan surat suara yang rusak dan surat suara yang sisa dari surat suara yang telah didistribusikan ke seluruh daerah pemilihan di wilayah Kabupaten Toba Samosir.

Sebanyak 756 surat suara sisa/rusak dimusnahkan Ketua KPU Rinto P Hutapea dan komisioner lainnya, di pelataran Kantor KPU Tobasa, Selasa (08/04) di Balige. Surat suara sisa/ rusak ini terdiri dari surat suara DPR RI sebanyak 415 surat suara, DPD 128 surat suara, DPRD Provinsi 1 surat suara, dan DPRD Kabupaten 212 surat suara.

Monitoring Persiapan TPS01Pemusnahan sisa surat suara ini disaksikan Bupati Tobasa Pandapotan Kasmin Simanjuntak, Ketua DPRD Sahat Panjaitan, Kajari Balige Harly Siregar, Kapolres Tobasa Edy Faryadi, Kasdim 0210/TU Risa Wilsi sebagai Tim Fasilitasi Pelaksanaan Pemantauan Pelaporan Dan Evaluasi Perkembangan Politik di Kabupaten Toba Samosir. Sedangkan, mewakili Panwaslu Tobasa dihadiri anggota Panwaslu, Partogi Siahaan. Setelah pemusnahan, dilakukan penandatanganan Berita Acara Pemusnahan oleh komisioner KPU, Panwaslu dan Forum Komunikasi Pimpinan Daerah Tobasa.

(Relis Bagian Humas dan Protokol Setdakab Tobasa)

7 KEGIATAN FISIK PNPM-MP DI LAGUBOTI DAN TAMPAHAN DIRESMIKAN

PNPM L.boti01Bupati Toba Samosir (Tobasa) yang diwakili Sekretaris Daerah Liberty Manurung, meresmikan 7 (tujuh) kegiatan fisik PNPM-MP, di Kecamatan Laguboti dan Tampahan, Senin (07/04). Untuk Kecamatan Laguboti, kegiatan fisik yang diresmikan berupa Pembangunan Saluran Irigasi sepanjang 886 Meter di Desa Ujung Tanduk, pembangunan saluran irigasi sepanjang 500 Meter dan  pembangunan tembok penahan tanah sepanjang 500 di Desa Sibarani Nasampulu. Juga diresmikan pembangunan saluran irigasi sepanjang 600 Meter di Desa Sitoluama.

Sedangkan, kegiatan fisik PNPM-MP di Kecamatan Tampahan yang diresmikan, yakni pembangunan irigasi sepanjang 500 meter di Desa Tangga Batu Timur, pembangunan jalan rabat beton sepanjang 317 meter dan pembangunan irigasi sepanjang 400 meter, keduanya di Desa Lintong Nihuta. Disamping meresmikan kegiatan fisik dimaksud, untuk kelangsungan PNPM-MP Tahun 2014, juga dilakukan penyerahan secara simbolis alokasi dana dan surat keputusan pengangkatan Unit Pengelola Kegiatan di masing-masing kecamatan.

PNPM Tampahan01Dalam amanat tertulisnya yang dibacakan Sekda Liberty Manurung, Bupati Tobasa mengapresiasi partisipasi aktif seluruh masyarakat pada masing-masing desa tersebut, karena telah memberikan perhatian dan dukungan untuk mewujudkan pembangunan di daerahnya. Diharapkannya, dukungan serupa akan terus berlanjut, bahkan lebih ditingkatkan lagi, sehingga upaya peningkatan kesejahteraan masyarakat segera terwujud.

Diakuinya, dengan memperhatikan mekanisme pendanaan kegiatan pada PNPM-MP, pembangunan kegiatan fisik tersebut tidaklah diperoleh dengan mudah. Semuanya itu, tidak terlepas dari upaya seluruh masyarakat setempat, yang rela meluangkan waktu dan pikiran, yang dimulai sejak tahapan perencanaan hingga akhirnya dapat didanai untuk dibangun.

Karena itu, katanya, pencapaian patut diacungi jempol dan berharap hasil pembangunan tersebut dapat dipelihara dengan baik, sehingga manfaat hasil pembangunan tersebut dapat dinikmati untuk jangka waktu yang lama.

(Relis Bagian Humas dan Protokol Setdakab Tobasa)

BUPATI TOBASA RESMIKAN KEGIATAN FISIK PNPM-MP DI SIANTAR NARUMONDA

WARGA SEBUT BUPATI SEBAGAI “BAPAK PNPM TOBASA” ATAS KEGIGIHANNYA

IMG_3869Di sela-sela aktifitasnya yang cukup padat, Bupati Toba Samosir (Tobasa) Pandapotan Kasmin Simanjuntak didampingi Ketua TP PKK Ny. Netty Pandapotan br Pardosi, berkesempatan mengunjungi salah satu desa yang dianggap cukup berhasil melaksanakan Program Nasional Pemberdayaan Masyarakat- Mandiri Perdesaan (PNPM-MP) di Desa Siantar Dangsina, Kecamatan Siantar Narumonda, Tobasa, Sabtu (05/04).

Disambut hangat warga setempat, Bupati beserta rombongan yang terdiri dari para pejabat dan pimpinan SKPD bertatap muka langsung dengan warga. Kesempatan ini, dimanfaatkan warga untuk menyampaikan aspirasinya,  khususnya untuk menyampaikan usulan-usulan pembangunan sesuai skala prioritas kebutuhan warga.

IMG_3878Pada kesempatan ini, Bupati Pandapotan Kasmin Simanjuntak, juga meresmikan kegiatan fisik PNPM-MP berupa pembangunan saluran irigasi di Desa Siantar Tonga-Tonga II, Desa Narumonda VII dan Desa Siantar Dangsina, Kecamatan Siantar Narumonda.  Untuk kelangsungan pelaksanaan PNPM-MP Tahun 2014, Bupati juga menyerahkan secara simbolis alokasi dana PNPM-MPd dan surat keputusan Unit Pengelola Kegiatan (UPK) dan bagi desa-desa yang didanai.

Tokoh masyarakat, TR Marpaung didampingi Kades Siantar Dangsina Manutur Marpaung mewakili warga setempat, merasa bangga dan berterima kasih atas kunjungan Bupati Pandapotan Kasmin Simanjuntak di desa mereka. “Suatu kebanggaan bagi kami, Bapak Bupati berkenan berkunjung ke pelosok desa kami dan bertatap muka dengan warga secara langsung”, ujar TR Marpaung yang diamini Kades.

IMG_3875Terkait pelaksanaan PNPM di daerahnya, TR Marpaung memberikan apresiasi atas kepedulian Bupati, sehingga program tersebut dapat berkesinambungan di Tobasa khususnya di Kecamatan Siantar Narumonda. Diungkapkannya, PNPM-MPd nyaris tidak akan dirasakan warga pada Tahun 2010 lalu, karena saat itu tidak tersedia dana pendamping. Namun, dengan dukungan dan campur tangan Bupati Pandapotan Kasmin Simanjuntak yang baru dilantik saat itu, PNPM-MP akhirnya dapat kembali bergulir untuk dilaksanakan.

Karena itu, menurutnya, atas kegigihan Bupati Pandapotan Kasmin Simanjuntak yang sangat gencar mendukung terlaksananya kembali PNPM-MP, layak disebut sebagai “Bapak PNPM Tobasa”.  Diakui, PNPM-MP merupakan program yang sangat menyentuh seluruh lapisan masyarakat. Program ini, katanya, telah memberikan kesempatan yang lebih luas untuk turut serta menyusun perencanaan pembangunan melalui penggalian gagasan hingga pada pelaksanaannya. Lebih lanjut disebutkan,

Kegiatan fisik yang dilakukan telah mampu menjawab kebutuhan warga akan infrastruktur yang menjadi prioritas. Ditambahkan, melalui Simpan Pinjam Perempuan (SPP) PNPM-MP, masyarakat setempat yang mayoritas petani, telah terbebas dari cengkraman tengkulak.

IMG_3889Sementara, Bupati Tobasa Pandapotan Kasmin Simanjuntak, juga mengapresiasi antusiasme warga setempat yang dengan penuh kekeluargaan menyambut kehadirannya di desa mereka. Hal ini menurutnya, telah menjadi gambaran adanya sinergi antara pemerintah dan masyarakat untuk mencapai tujuan sesuai cita-cita pembangunan. Dikatakan, indikator keberhasilan pembangunan itu, salah satunya terlihat pada kesetaraan peran pemerintah, pengusaha dan masyarakat dalam setiap gerakan pembangunan.

Bupati juga menghimbau masyarakat Siantar Narumonda, untuk terlibat aktif dalam memajukan daerahnya, sehingga peningkatan kesejahteraan masyarakat dapat terwujud. “Manfaatkan dan pelihara hasil pembangunan, dan pemerintah daerah juga akan terus berupaya meningkatkan kualitas pembangunan di kabupaten yang kita cintai ini”, ujarnya.

(Relis Bagian Humas dan Protokol Setdakab Tobasa)

MALAM KESENIAN TOBASA DI ARENA PRSU TUAI PUJIAN

SENDRATARI PENGANGKATAN RAJA SISINGAMANGARAJA XII DIPENTASKAN

IMG_3658Pemerintah Kabupaten Toba Samosir (Tobasa) menggelar persembahan Malam Kesenian Tobasa di arena Pekan Raya Sumatera Utara, Kamis (03/04) di Medan. Pagelaran malam kesenian ini, dengan persembahan puncak dengan pementasan Sendratari Pengangkatan Raja Sisingamangaraja XII oleh Sanggar Lusido Ajibata, berhasil memukau ribuan pasang mata pengunjung open stage arena PRSU.

Dalam sendratari ini, para penari berhasil menggambarkan alur cerita, tata cara pengangkatan Raja Sisingamangaraja XII “Satti Raja” (raja yang sakti dan berwibawa-red), da menjadi panutan rakyatnya. Para penari juga membawakan ritual-ritual mekanisme pemilihan raja melalui ritual ke-Batak-an, diantaranya ritual “Raja Parhata, Pamitta Gondang, Datu Bolon, Sibaso Bolon dan Siloan Nabolon”.

IMG_3798Sendratari ini membawakan 10 jenis Gondang dibarengi tortor (tarian Batak diiringi alat musik khas Batak-red). Diawali dengan gondang Lae-Lae Sahala (gondang Dalan Masuk) yang mengiringi para penari memasuki pentas. Secara berturut-turut ditampilkan gondang Mula-Mula dan gondang Somba, gondang Liat-Liat, dan gondang Simonang-monang. Kemudian, saat calon raja ditampilkan, dipersembahkan gondang Lae-Lae Debata yang dilanjutkan dengan gondang Sahala pertanda raja sudah ditahbiskan. Selanjutnya pemeran tokoh Raja Sisingamangaraja XII “manortor” diiringi  gondang Malim, gondang Mulajadi, gondang Saneang Naga Laut dan diakhiri dengan gondang Sitio-tio Hasahatan.

Sebelumnya di awal pementasan, tampil Polisi Cilik yang berasal anak-anak sekolah dasar Bona Pasogit mempersembahkan keterampilannya serta tortor polisi cilik yang dibina Polres Tobasa. Anak-anak sekolah ini berhasil mengkreasikan tugas-tugas kepolisian melalui tortor dan gerakan-gerakan yang mampu menghibur para penonton.

IMG_3708Kemudian, ditampilkan Tortor Monsak, yakni gerakan Monsak Batak (beladiri khas Batak-red) yang dikreasikan dalam bentuk tarian untuk menyambut para raja-raja, dan untuk sekarang ini sering ditampilkan sebagai penyambutan undangan pada pesta adat. Selepas itu, Sanggar Lusido pimpinan Rismon RM Sirait menampilkan, sendratari Pesta Adat Pernikahan Batak Toba, yang menggambarkan pelaksanaan prosesi pernikahan adat Batak Toba pada dahulu kala. Tarian ini menggambarkan, prosesi Pesta Adat dimana pihak mempelai pria dan wanita sudah menyepakati pesta pernikahan melalui suatu pesta besar.

IMG_3684Pada kesempatan sebelumnya, Bupati Toba Samosir, Pandapotan Kasmin Simanjuntak menyebutkan, pagelaran malam kesenian ini merupakan upaya pihaknya untuk terus menggali, mengembangkan dan melestarikan nilai-nilai budaya di Tanah Toba. Diharapkannya, sebagai suatu kearifan lokal, seni budaya tersebut, tidak akan lekang tergilas perkembangan, sehingga generasi muda Batak dapat terus mengembangkannya. Diharapkannya lagi, pementasan tersebut, mampu mendorong dan meningkatkan rasa mencintai dan memiliki budaya sendiri.

Bupati mengakui, Tobasa memiliki ragam karya seni budaya yang diwariskan para leluhur, sebagai suatu kebanggaan masyarakat Tobasa. Karena itu, diperlukan dukungan seluruh pihak sehingga dapat dilestarikan dan diwariskan, mengingat budaya tersebut telah menggambarkan falsafah hidup masyarakat Tobasa dalam bertindak, bertutur, dan berperilaku. “Kekayaan nilai budaya ini menjadi suatu kebanggan tersendiri buat masyarakat Tobasa”, kata Kasmin.

IMG_3839Secara khusus, Bupati Pandapotan Kasmin Simanjuntak, juga meminta dukungan seluruh pihak untuk mensukseskan penyelenggaraan Festival Danau Toba (FDT) 2014, dimana Kabupaten Tobasa telah ditunjuk sebagai tuan rumah even akbar bagi kabupaten di kawasan Danau Toba. Dikatakan, kepercayaan pemerintah pusat untuk Tobasa dalam penyelenggaraan even tersebut, diharapkan akan mampu membangkitkan dan meningkatkan geliat industry wisata di daerah tersebut.

(Relis Bagian Humas dan Protokol Setdakab Tobasa)

13 PEJABAT STRUKTURAL ESELON III DAN IV DILANTIK

APARAT PEMKAB TOBASA DIMINTA KEDEPANKAN ETIKA BIROKRASI

Bupati Tobasa diwakili Sekdakab Tobasa Liberty Manurung melantik dan mengambil sumpah 13 Pejabat Strukturak di Lingkungan Pemkab Tobasa, Selasa (01/04)
Bupati Tobasa diwakili Sekdakab Tobasa Liberty Manurung melantik dan mengambil sumpah 13 Pejabat Strukturak di Lingkungan Pemkab Tobasa, Selasa (01/04)

Memenuhi tuntutan dan tantangan birokrasi dalam mewujudkan “Good Governance”, diperlukan aparat birokrasi yang tangguh, dan berkinerja tinggi. Aparat juga harus dibarengi dengan wawasan dan pengetahuan yang luas, serta mampu beradaptasi dengan perubahan, dinamis dalam pemikiran serta memiliki visi kedepan.

Hal ini diamanatkan Bupati Tobasa melalui Sekretaris Daerah Liberty Manurung, pada pelantikan dan pengambilan sumpah 13 (tiga belas) pejabat struktural eselon III dan IV di Lingkungan Pemkab Tobasa, di Balai Data Kantor Bupati Tobasa, Selasa (01/04) di Balige. Juga hadir pada kesempatan tersebut, Asisten Adminitrasi Umum Salomo HK Simanjuntak dan Kepala BKD Budiyanto Tambunan serta undangan lainnya.

Disebutkan lagi, menjawab tantangan itu pula, salah satu langkah strategis yang dianggap perlu dilakukan, melalui mutasi dan promosi Pegawai Negeri Sipil  (PNS) yang dinilai layak dan mampu untuk diangkat pada suatu jabatan. Hal ini dimaksudkan guna meningkatkan kapasitas dan kualitas penyelenggaraan pemerintahan, disamping sebagai suatu proses peningkatan kemampuan PNS sebagaimana tuntutan organisasi.

Pelantikan05Karena itu, kepada para pejabat yang dilantik dan diambil sumpahnya tersebut, diminta untuk senantiasa mengedepankan etika birokrasi serta mengutamakan pelayanan kepada masyarakat. “Laksanakan seluruh tugas dan kewajiban dengan penuh dedikasi dan tanggung jawab”, ujar Liberty dalam amanat tertulis Bupati. Bagi pejabat yang mendapat promosi jabatan, diingatkan, bahwa dengan jabatan yang diemban tersebut, maka semakin besar pula tanggung jawab yang harus diwujudkan dalam kinerjanya.

Sebagaimana tertuang dalam SK Bupati Tobasa Nomor 063 Tahun 2014, para pejabat eselon III yang dilantik tersebut, yaitu Ir Martilda sebagai Sekretaris Dinas Pertanian, Peternakan dan Perikanan, Sabar Siagian sebagai Kabid Tanaman Pangan dan Hortikultura pada Dinas Pertanian, Peternakan dan Perikanan, Janly Freniko Bancin sebagai Sekretaris Badan Lingkungan Hidup dan Pertambangan, Rina Sondang T Lumbantoruan sebagai Kabid Lingkungan Hidup pada Badan Lingkugan Hidup dan Pertambangan.

Pelantikan04Kemudian, para pejabat eselon IV, yakni Anna Maria Naibaho sebagai Kasubbag Humas Pimpinan pada Bagian Humas dan Protokol, S. Rudin Mayfrits Lumbantungkup sebagai Kasubbag Program dan Akuntabilitas pada Badan Lingkungan Hidup dan Pertambangan, Lidia Hutahaean sebagai Kasubbag Program pada Dinas Pemuda dan Olah Raga, Polen Leonar Herianto Silitonga sebagai Kasubbid Pengendalian pada Bappeda, Parlindungan Pasaribu sebagai Kasie PMD/K pada Kantor Kecamatan Silaen, Partogi Ihutan Tambunan sebagai Kasubbag Kerjasama pada Bagian Pemerintahan, Pairen sebagai Kepala UPT KPHL Model pada Dinas Kehutanan dan Perkebunan, Harry Passion Panjaitan sebagai Kasubbag Tata Usaha KPHL Model, dan Julianty H Tambunan sebagai Kasie Pembangunan dan Kemasyarakatan pada Kantor Kelurahan Sangkar Nihuta, Kecamatan Balige.

(Relis Bagian Humas dan Protokol Setdakab Tobasa)

SISWA/I TOBASA DIDOAKAN SUKSES MENGHADAPI UN

BUPATI TOBASA MINTA ORANGTUA MEMBERI KESEMPATAN BELAJAR YANG LEBIH BAGI SISWA/I

Doa bersama02
Bupati Tobasa Pandapotan Kasmin Simanjuntak, Ketua TP PKK Ny. Netty Pandapotan br Pardosi, Anggota DPRDSU Biller Pasaribu, Anggota DPRD Tobasa Pdt Gumontang Pasaribu, Kadis Pendidikan Lalo H Simanjutak dan Ketua Dewan Pendidikan Lambaik Manalu diabadikan usai menyerahkan secara simbolis peralatan sekolah pada siswa/i yang akan menghadapi UN di Borbor, Tobasa, Senin (31/03)

Ujian Nasional (UN) merupakan salah satu indikator penentuan kelulusan siswa/i dalam proses pendidikan. Setelah melalui tahapan ini, siswa/i dapat menentukan jenjang pendidikan yang akan diikuti selanjutnya untuk mencapai masa depan yang lebih baik sebagai generasi penerus bangsa. Karena itu, Bupati Toba Samosir, Pandapotan Kasmin Simanjuntak meminta siswa/i se-Tobasa yang akan menghadapi UN, lebih bersungguh-sungguh dalam mengikuti proses belajar mengajar untuk memperolah hasil yang memuaskan. Para siswa/i juga diminta, untuk memanfaatkan seluruh kesempatan yang ada untuk mengulangi dan memperdalam mata pelajaran yang sudah didapatkan di sekolah.

“Keberhasilan dalam mengikuti UN, sangat menentukan masa depan, gunakan setiap kesempatan yang ada untuk mengulangi pelajaran di sekolah”, kata Bupati dihadapan ribuan siswa/i SD, SLTP dan SMU/SMK,  para Kepala UPTD, para kepala sekolah se Kabupaten Tobasa, di Borbor, Senin (31/3).

Doa bersama01
Bupati Pandapotan Kasmin Simanjuntak secara simbolis menyerahkan alat tulis sekolah bagi siswa/i yang akan menghadapi UN pada Doa Bersama Pemberangkatan UN siswa/i se Tobasa, Borbor, Tobasa (Senin,31/03)

Lebih lanjut, Bupati menyebutkan, dukungan dan peranan orang tua sangat berpengaruh pada proses belajar anak didik, karena itu, Bupati menghimbau para orang tua yang turut mendampingi siswa/i, agar memberi waktu dan kesempatan yang lebih luas bagi anak didik, sehingga dapat lebih berkonsentrasi belajar dan mempersiapkan diri menghadapi UN. “Dukunglah anak-anak ini untuk memfokuskan jiwa raga dan pikirannya dalam menghadapi UN”, harap Bupati.

Doa bersama pemberangkatan siswa/i menghadapai UN ini, diawali dengan kebaktian yang dipimpin Pdt Jimmy Pandiangan, STh sekaligus melakukan pengutusan. Sementara, dalam khotbah yang dibawakan Pdt. M. Simanjuntak, M.Div, yang dikutip dari Nats Alkitab 1 Rajaraja 3:5b & 9, dalam menghadapi UN nantinya, siswa/i diharapkan untuk terus membekali diri serta berserah kepada Tuhan.

Doa bersama03
Siswa/i yang akan menghadapi UN menerima “Boras Sipir Ni Tondi” dari Bupati Pandapotan Kasmin Simanjuntak dengan harapan siswa/i dapat menghadapi UN dengan sukses, Borbor, Senin (31/03)

Disamping mendoakan para siswa/i tersebut, sebagaimana lazimnya dalam adat Batak, Bupati Pandapotan Kasmin Simanjuntak didampingi Kadis Pendidikan Lalo H Simanjuntak, juga memberikan “Boras Sipir Ni Tondi” (memberi restu/doa-red) kepada seluruh siswa/i. Selanjutnya, Bupati bersama Ketua TP PKK Ny. Netty Pandapotan br Pardosi, menyerahkan secara simbolis peralatan sekolah berupa alat tulis bagi perwakilan siswa/i.

Anggota DPRD Sumatera Utara, Biller Pasaribu yang hadir pada kesempatan tersebut, mengapresiasi pembangunan sektor pendidikan yang cukup pesat di kampung halamannya tersebut. Diakuinya, Bupati Pandapotan Kasmin Simanjuntak telah memberikan perhatian yang cukup besar, sehingga anak-anak di Kecamatan Borbor mendapat kemudahan untuk memperoleh pendidikan dari tingkat SD hingga SLTA/ SMK. Ditambahkannya, pembangunan sekolah-sekolah dan penempatan tenaga pendidik di daerah itu, merupakan suatu hal mendasar yang sangat penting, karena dengan demikian, kesempatan untuk memperoleh pendidikan bagi anak-anak setempat dan kualitas pendidikan di wilayah tersebut dapat semakin membaik.

(Relis Bagian Humas dan Protokol Setdakab Tobasa)

TOBASA BENTUK TIM FASILITASI PERKEMBANGAN POLITIK JELANG PEMILU 2014

BUPATI INSTRUKSIKAN CAMAT, KADES/ LURAH SOSIALISASIKAN PEMILU

Sosialisasi02Untuk menciptakan sinergi antar instansi terkait khususnya dalam fasilitasi penyelenggaraan Pemilihan Umum Legislatif di Kabupaten Toba Samosir (Tobasa), melalui Surat Keputusan Bupati Tobasa Nomor 63 Tahun 2014 telah membentuk Tim Fasilitasi Pelaksanaan Pemantauan, Pelaporan dan Evaluasi Perkembangan Politik di wilayah Kabupaten Tobasa.

Bupati Tobasa Pandapotan Kasmin Simanjuntak menyebutkan, sebagai tindak lanjut dari Permendagri Nomor 61 Tahun 2011, upaya pemerintah daerah untuk mensukseskan penyelenggaraan Pemilu degan tertib, aman dan lancar serta dapat dilakukan secara terkoordinasi salah satunya dapat diakomodir Tim tersebut.

“Tim ini juga harus berperan dalam menginventarisir, mengantisipasi dan memberikan saran dalam penyelesaian permasalahan terkait Pemilu”, ujar Bupati Kasmin Simanjuntak, dalam arahannya pada Sosialisasi Pemilu yang dihadiri seluruh camat, kepala desa/ lurah se- Kabupaten Tobasa di Aula SMKN 1 Balige, Rabu (26/03). Untuk meningkatkan partipasi pemilih, secara khusus, Bupati menginstruksikan para camat, kades/ lurah, untuk mengajak seluruh masyarakat menggunakan hak pilihnya, serta melakukan sosialiasi tahapan pemilihan.

Sosialisasi01Lebih lanjut diharapkannya, Tim Fasilitasi juga harus dapat berperan melakukan sosialisasi dan memberikan informasi terkait keseluruhan tahapan penyelenggaraan Pemilu, sehingga para pemilih dapat lebih memahami mekanisme dan tata cara pencoblosan. Dukungan lainnya yang diharapkan dengan keberadaan Tim ini, yakni mampu memberikan advokasi penyelesaian sengketa ataupun pelanggaran dan permasalahan hukum selama Pemilu.

Terkait dengan sengketa Pemilu yang mungkin terjadi, Kajari Balige Harly Siregar mengatakan, KPU dan Panwaslu dapat menghunjuk jaksa sebagai pengacara negara untuk menangani gugatan perdata Pemilu. Sementara, Kapolres Tobasa AKBP Edy Faryadi menegaskan kesiapan jajarannya dalam pengamanan seluruh tahapan penyelenggaraan Pemilu dengan mempersiapkan 322 personil dan didukung 1 pleton pasukan TNI.

Menurutnya lagi, dinamika politik sangat berpengaruh pada setiap  tahapan  pemilu yang  berpotensi  menimbulkan  konflik yang selanjutnya berpengaruh pada stabilitas  kamtibmas. Karena itu, katanya, hal ini harus diantisipasi aparat kepolisian dengan dukungan stakeholders lainnya  termasuk  TNI  dalam PAM Pemilu 2014.

Senada juga disampaikan Dandim 0210/TU Letkol (inf) Viktor Tampubolon, dalam menghindari keseluruhan potensi konflik yang mungkin terjadi, dihimbaunya agar seluruh instansi terkait dapat melakukan deteksi dini, sehingga permasalahan tidak sampai membesar.

Dalam Sosialisasi ini, Ketua KPU Tobasa Rinto P Hutapea menyebutkan, KPU Tobasa telah membuat target diatas 75% warga yang telah masuk Daftar Pemilih Tetap (DPT) ikut serta dalam pelaksanaan pemilihan umum 9 April 2014 mendatang.

“Tingkat nasional sudah membuat target 75% maka KPU Tobasa harus diatas 75% dari DPT untuk ikut serta memberikan suaranya dalam pemilu 9 April 2014”, kata Ketua KPU Tobasa Rinto Hutapea,  menjawab pertanyaan wartawan pada konferensi pers usai sosialisasi yang juga dihadiri Ketua Panwaslu Tobasa, Guntur Hutajulu.

Sosialisasi03Masih menurut Rinto, strategi yang diterapkan untuk meningkatkan kesuksesan pelaksanaan pemilu dengan melakukan penelitian kembali DPT, pada pleno pertama sebanyak 133 ribu pemilih dan akhirnya berkurang menjadi 127.920 pemilih. Sasaran pertamanya dengan menekan angka golput administrasi kata Hutapea, kemudian mendata para pemilih yang tidak bisa ikut pemilu di Kab.Tobasa , lalu disarankan mengambil formulir A5 yang digunakan untuk pindah memilih waktu pelaksanaan pemilu.

Langkah selanjutnya, KPU Tobasa telah membentuk relawan-relawan demokrasi yang bertugas memberikan penjelasan sistem, waktu dan manfaat pelaksanaan pemilu 9 April 2014 mendatang, secara langsung  kepada para warga. Disamping itu, juga dilakukan sosialisasi melalui gerak jalan pemilu dan mengumumkan pelaksanaan pemilu melalui tempat ibadah serta media radio lokal.

(Relis Bagian Humas dan Protokol Setdakab Tobasa)

BUPATI TOBASA TINJAU KESIAPAN LOGISTIK PEMILU LEGISLATIF 2014

IMG_3016Bupati Tobasa Pandapotan Kasmin Simanjuntak didampingi Ketua KPU Rinto Hutapea, anggota Sahat Sibarani, Jonny Harahap dan Ketua Panwaslu Kabupaten Guntur Hutajulu tinjau logistik Pemilihan Umum Legislatif tahun 2014, di Aula Balai Desa Balige, Rabu (26/3). Bupati hadir bersama Kapolres AKBP M Edi Faryadi Sik SH MH, Kepala Kejaksaan Negeri Balige Harli Siregar SH MH dan Dandim 0210 TU/TS Letkol Inf Viktor Tampubolon.

Setiba dilokasi rombongan Bupati langsung menuju tempat kertas suara yang sudah terlipat rapi, dan oleh Ketua KPU Rinto Hutapea mengatakan, kertas suara pemilu ini terdiri dari empat warna, untuk DPR RI warna kuning, DPRD Kabupaten/Kota warna hijau, DPRD Provinsi warna biru, dan DPD warna merah.

“Kertas suara terdiri dari empat warna, untuk DPR RI warna kuning, DPRD Kabupaten / Kota warna hijau, DPRD Provinsi warna biru dan DPD warna merah,” ungkapnya seraya membuka lipatan kertas suara dan menunjukkannya kepada Bupati Pandapotan Kasmin Simanjuntak, Kapolres AKBP M Edi Faryadi, Dandim Letkol Inf Viktor Tampubolon, Kajari Harli Siregar dan Ketua Panwaslu Guntur Hutajulu.

Sebelum beranjak meninggalkan lokasi, kepada Ketua KPU, Bupati berpesan supaya keamanan gudang penyimpanan logistik pemilu tersebut tetap dan selalu dijaga, agar tidak sampai terjadi hal-hal yang tidak diinginkan.

“Sampai saat ini masih aman pak, karena setiap saat selalu dijaga pegawai sekretariat KPU, dibantu enam orang anggota Polres Tobasa secara bergiliran. Mudah-mudahan aman pak,” sebut Rinto menjawab pesan Bupati.

Terpisah, Ketua KPU Rinto Hutapea kepada wartawan mengatakan pihaknya sudah siap melaksanakan Pemilu Legislatif tanggal 9 April 2014, karena pihaknya didukung penuh oleh Pemerintah daerah setempat, Kepolisian dan TNI serta Forum Komunikasi Pimpinan Daerah (FKPD) lainnya. “Secara bersama-sama kita sudah bersepakat untuk mensukseskan Pemilu di bumi Tobasa,” ujarnya.

Sementara mengenai kertas suara yang diterima, Rinto mengatakan, keseluruhannya berjumlah 523.115 lembar, 5.000 lembar untuk pemilu ulang dan 334 lembar rusak.

(Relis Bagian Humas dan Protokol Setdakab Tobasa-ed)

TANGGAP PENANGANAN GANGGUAN KEAMANAN, PEMKAB TOBASA BENTUK TIM TERPADU

IMG_2946Pemerintah Kabupaten Toba Samosir (Tobasa) telah membentuk Tim Terpadu Penanganan Gangguan Keamanan, serta menyusun rencana aksi Tim tersebut, yang melibatkan instansi vertikal dan SKPD terkait di Lingkungan Pemkab Tobasa.  Tim ini diharapkan akan mampu menjamin terciptanya kondisi sosial, hukum dan keamanan yang kondusif untuk mendukung pelaksanaan pembangunan.

“Berdasarkan Inpres No 2 Tahun 2013, dan Keputusan Menkopolhukam Nomor 12 Tahun 2013, Pembentukan Tim Terpadu Penanganan Gangguan Keamanan perlu ditindaklanjuti oleh pemerintah kabupaten/ kota”,  ujar Bupati Tobasa Pandapotan Kasmin Simanjuntak, saat membuka secara resmi Rapat Koordinasi Tim Terpadu Penanganan Gangguan Keamanan di Kabupaten Tobasa, yang dilangsungkan di Balai Data Kantor Bupati Tobasa, Selasa (25/04).

Lebih lanjut, katanya, keberadaan Tim ini akan menciptakan keterpaduan antar instansi pusat dan daerah dalam penanganan berbagai macam ancaman dan gangguan keamanan di wilayahnya. Dengan bersinergi, melalui Tim ini, akan mampu dilakukan optimalisasi serta efektifitas penangangan gangguan keamanan dalam negeri, sesuai tugas, fungsi dan kewenangannya.

IMG_2942Secara khusus dalam mendukung pelaksanaan Pesta Demokrasi 2014, Bupati Kasmin Simanjuntak berharap, Tim ini akan mengambil peranan yang strategis, sehingga pelaksanaan Pesta Demokrasi tersebut dapat berlangsung dengan tertib, aman dan lancar. “Perwujudan kondisi keamanan dan ketertiban yang baik, akan berdampak pada terciptanya kondisi sosial yang kondusif dan terkendali “, ujarnya selaku Ketua Tim.

Rakor ini dilanjutkan dengan paparan Kaban Kesbangpollinmas Edward R Tampubolon tentang implementasi Instruksi Presiden yang mengamanatkan pembentukan Tim ini, sehingga seluruh elemen yang terlibat dalam Tim dimaksud dapat lebih memahami tujuan dan sasaran yang hendak dicapai.

Selanjutnya, paparan rencana aksi terpadu penanganan gangguan keamanan juga disampaikan Polres Tobasa dan paparan Penanggulangan Bencana Alam oleh Kodim 0210/TU. Menjelang pelaksanaan Pemilihan Legislatif di Kabupaten Toba Samosir, Ketua KPU Tobasa Rinto P. Hutapea memanfaatkan kesempatan tersebut, gunamemaparkan kesiapan pihaknya, serta dengan harapan Tim ini akan mampu berkontribusi mensukseskan penyelenggaraan Pesta Demokrasi tersebut.

Tim Terpadu yang juga melibatkan para pejabat di jajaran Polres Tobasa dan Kodim 0210/TU serta para pejabat pada beberapa satuan kerja di lingkungan Pemkab Tobasa, juga melakukan diskusi seputar prioritas antisipasi dan penanganan gangguan keamanan di wilayah Tobasa.

(Relis Bagian Humas dan Protokol Setdakab Tobasa)