Plt. BUPATI TOBASA LIBERTY PASARIBU TERIMA AUDIENSI KKI TOBASA

Audiensi KKI 01Plt. Bupati Toba Samosir Liberty Pasaribu terima Audiensi Pengurus KKI Toba Samosir (Tobasa) dengan penuh kekeluargaan di Rumah Dinas Plt. Bupati Tobasa, Senin (13/4) didampingi Kabag Humas dan Protokol Albert Sidabutar dan Kabag Kesejahteraan Sosial Tanda Dongoran.

Pengurus KKI Tobasa dan para pelatih yang juga membawa para atlit yang telah menorehkan prestasi mereka mulai dari tingkat daerah sampai dengan tingkat Nasional ini mendapat apresiasi yang positif dari Liberty Pasaribu. Bahkan salah satu diantara atlit Karate yang hadir adalah merupakan peraih Gelar Best Of The Best pada Open Turnamen Internasional yang dilaksanakan baru-baru ini dari tanggal 6-8 April 2014 di Medan atas nama Iwan Bido Sirait yang berasal dari Porsea.

Audiensi KKI 03“Kepada seluruh atlit yang hadir saat ini, Saya mengucapkan terimakasih dan memberikan apresiasi setinggi-tingginya buat kalian, karena kalian sudah menjadi pahlawan olahraga buat Kabupaten Tobasa yang kita cintai ini. Dan nama Tobasa sudah dikenal karena prestasi Karate hingga tingkat Internasional, untuk itu Saya berpesan agar para atlit untuk selalu bersemangat dan Pemerintah akan berusaha sekuat tenaga untuk mendukung para atlit ke depan,“ ujar Liberty.

Audiensi KKI 02Sebelumnya Binahar Napitupulu selaku pembina KKI Tobasa didampingi Ketua KONI Tobasa Franky Hutauruk, menjelaskan berbagai prestasi yang telah diraih para atlit binaan yang ada di Tobasa, bahkan diantara atlit sudah ada yang memperoleh medali perunggu, medali perak serta medali emas pada berbagai event tingkat Kabupaten, Propinsi, Nasional dan Internasional. Akan tetapi masih banyak juga masalah yang dihadapi para atlit terutama masalah dana (sponsor), dan melalui audiensi ini Binahar Napitupulu mewakili pengurus KKI Tobasa memohon perhatian Pemerintah untuk dapat membantu mengatasi permasalahan ini.

Sebelum para Pengurus KKI meninggalkan Rumah Dinas Plt. Bupati, rombongan menyempatkan diri untuk melakukan foto bersama dan sebelumnya Liberty Pasaribu beserta Pengurus KKI juga berpose bersama Atlit peraih Gelar Best Of The Best Iwan Bido Sirait.

(Relis Bagian Humas dan Protokol Setdakab Toba Samosir)

Plt. BUPATI TOBA SAMOSIR PIMPIN RAKOR

DSC05623Pelaksana Tugas (Plt) Bupati Toba Samosir Liberty Pasaribu, memimpin rapat dengan pimpinan Satker dan para Camat Se- Kab. Toba Samosir, Jumat (10/04), di Balai Data Kator Bupati Toba Samosir.

“Surat Keputusan yang Saya terima dengan Nomor 131.12-880 Tahun 2015 tertanggal 1 April 2015. Jadi sejak tanggal itu, kendali pemerintahan ada ditangan Plt. Bupati”, ujar Liberty. Ditambahkannya menjadi Pelaksana Tugas Bupati bukanlah kehendak atau ambisi pribadi, namun merupakan kehendak negara dan aturan Undang-undanglah yang mengaturnya. “Tidak ada ambisi pribadi, dan Saya sadar bahwa tugas ini merupakan amanah yang harus saya emban dan laksanakan dengan penuh tanggung jawab”, tegas Liberty.

DSC05620Lebih lanjut Plt. Bupati mengajak seluruh PNS untuk bersama membangun Toba Samosir. “Jangan lagi melihat ke masa yang lalu, marilah bekerja sama dan mendukung Saya sebagai Plt. Bupati untuk bersama memberikan yang terbaik kepada masyarakat”, pinta Liberty.

Khusus untuk pelaksanaan kegiatan yang mendesak, Plt. Bupati meminta agar segera dilaporkan kepadanya, agar dapat ditangani bersama. Terutama penyusunan LKPJ Tahunan dan LKPJ Akhir Masa Jabatan Bupati Toba Samosir agar dapat dipersiapkan dengan baik.

Kepada para Camat sebagai ujung tombak pemerintahan, Plt. Bupati menghimbau agar memberikan pelayanan yang terbaik kepada masyarakat di wilayahnya.

(Relis Bagian Humas dan Protokol Setdakab Toba Samosir)

DSC05646

TOBASA BUAT PETA GURU UNTUK MENINGKATKAN MUTU PENDIDIKAN

Bupati Toba Samosir (Tobasa) Pandapotan Kasmin Simanjuntak mengatakan, pemerintah berkewajiban menyediakan pelayanan terbaik bagi masyarakat. Salah satunya dengan memberikan layanan pendidikan berkualitas. “Semua warga Tobasa baik di perkotaan maupun pedesaan berhak mendapatkan pendidikan berkualitas. Kualitas itu hanya bisa kita berikan jika guru-guru terbaik kita, telah tersebar di seluruh kecamatan dan sekolah,” terang Kasmin saat membuka Konsultasi Publik Program Penataan dan Pemerataan Guru (PPG) di Hotel Sere Nauli, Laguboti, Kamis (9/4) yang juga dihadiri oleh anggota DPRD Komisi C Pagar Tua Siahaan, Sekdakab Tobasa Audi Murphy O. Sitorus dan Kadis Pendidikan Lalo Hartono Simanjuntak.

Lebih lanjut Bupati mengatakan, Pemkab Tobasa bersama USAID PRIORITAS telah membuat peta guru. Peta ini digunakan untuk mendapatkan informasi penyebaran guru dan mutu pendidikan. Data yang disajikan mampu menunjukkan sekolah-sekolah yang mengalami kelebihan dan kekurangan guru, guru-guru yang kekurangan jam mengajar, yang belum memenuhi kualifikasi dan prediksi guru yang akan pensiun. Dengan data-data tersebut Pemkab Tobasa dapat merumuskan kebijakan yang lebih efektif untuk memastikan pemerataan mutu pendidikan. “Saya berkomitmen untuk memastikan setiap sekolah yang ada di Tobasa memiliki guru yang berkualitas,” tegasnya.

Kepala Dinas Pendidikan Tobasa Lalo Hartono Simanjuntak mengatakan, pihaknya telah merumuskan sejumlah kebijakan untuk melaksanakan PPG. Kebijakan ini bertujuan akan mendorong pemerataan kualitas pendidikan. Kebijakan-kebijakan yang direncanakan seperti rekruitmen guru baru, pendistribusian guru ke sekolah-sekolah yang kekurangan guru, pemberian tunjangan khusus untuk guru yang bersedia ditempatkan di daerah yang jauh, pemberlakuan guru mobile, mengajar kelas rangkap dan kerjasama dengan LPTK untuk meningkatkan kualifikasi. “Kebijakan ini akan efektif dikerjakan jika semua pihak memberikan dukungan. Untuk itu kita harus bersedia memikirkan kepentingan yang lebih besar yaitu masa depan anak-anak Tobasa,” tegasnya.

Akademisi Universitas Negeri Medan (Unimed) Prof. Dr. Effendi Napitupulu, M.Pd, mengatakan Pemkab Tobasa perlu menindaklanjuti hasil rekomendasi PPG. Ia meminta Pemkab Tobasa untuk melakukan dua hal. Pertama, Pemkab melakukan perencanaaan program yang sistemik, efektif dan efesien untuk mengimplementasikan rekomendasi PPG. Sekretaris Daerah (Sekda) diharapkan memimpin perencanaan ini. Kedua, Pemkab Tobasa membuat peraturan-peraturan yang bisa memperkuat pelaksanaan PPG. “Kita berharap implementasi rekomendasi PPG ini bisa membuat mutu pendidikan Tobasa semakin baik,” tambah putra daerah Tobasa ini.

Ahli Tata Kelola dan Manajemen Pendidikan USAID PRIORITAS Sumut Rimbananto, mengatakan peta guru dan kebijakan yang disusun Pemkab Tobasa merupakan langkah maju. Kebijakan ini merupakan praktik baik yang dapat ditiru oleh kabupaten/kota lain di Indonesia. “Program penataan dan pemerataan guru merupakan bagian penting dari visi misi Presiden Joko Widodo. Artinya kebijakan yang dibuat di Tobasa, juga mendukung program kerja presiden,” tambahnya.

Dinas Pendidikan dan USAID PRIORITAS menggelar konsultasi publik PPG untuk mendapatkan masukan atas hasil analisa data pendidikan di Tobasa. Kegiatan ini juga dihadiri Sekda Tobasa Audi Murphy O. Sitorus dan perwakilan Komisi C DPRD Tobasa Pagar Tua Siahaan. Program USAID Prioritizing Reform, Innovation, Opportunities for Reaching Indonesia’s Teacher, Administrators, and Students (USAID PRIORITAS) adalah program lima tahun yang didanai oleh United States Agency for International Development (USAID). Program ini didesain untuk membawa pendidikan berkelas dunia kepada banyak siswa di Indonesia.

(Relis Bagian Humas dan Protokol Setdakab Toba Samosir)

TOBASA PERSIAPKAN PELAYANAN BERBASIS TEKNOLOGI INFORMASI

Dalam rangka meningkatkan disiplin, mengingatkan tentang beban tugas dan volume kerja pada masing-masing instansi maka Pemerintah Kabupaten Toba Samosir (Pemkab Tobasa) secara rutin melakukan Rapat Koordinasi (Rakor) setiap bulannya. Rakor yang dilaksanakan di Balai data Kantor Bupati, Rabu (8/4), dibuka langsung oleh Bupati Toba Samosir yang dihadiri seluruh Kepala SKPD di lingkungan Pemkab Tobasa.

Rakor kali ini menghadirkan Narasumber A. Sukarsono, S.T, M.C.S dari pihak Management Diginet Media Yogyakarta memaparkan tentang Program Information Communication Technology (ICT), dengan menghadirkan program aplikasi berbasis teknologi informasi yang dapat mendukung kinerja SKPD dalam pelayanan kepada masyarakat.

Dalam paparannya A. Sukarsono menjelaskan bahwa Pemanfaatan Teknologi Informasi dan Komunikasi (TIK) di lingkungan pemerintah Kabupaten/Kota merupakan hal yang penting dalam pencapaian tata kelola pemerintahan yang baik (Good Governance Government/3G), guna meningkatkan kinerja dan pelayanan kepada masyarakat yang cepat akurat dan tepat waktu. Pihak Diginet Media menampilkan beberapa aplikasi yang telah disiapkan seperti Sistem Perizinan Online, Aplikasi Pengawasan dan Pengaduan Perizinan (WASDU), SIG Potensi Investasi Daerah dan Sistem Informasi Profil Daerah (SIPD).

Dalam sambutanya Bupati mengapresiasi kehadiran pihak Diginet Media dengan Program ICT yang nantinya dapat meningkatkan mutu pelaksanaan program berbasis teknologi. “Jadikan Rapat Koordinasi ini sebagai sarana menyatukan pemahaman dan menggali pengetahuan guna meningkatkan mutu pelaksanaan program pembangunan di Kabupaten Tobasa yang kita cintai ini”, ujar Bupati.

Sementara itu Sekretaris Daerah Audi Murphy O. Sitorus menyatakan, sejalan dengan kemajuan teknologi yang berkembang saat ini maka pelayanan masyarakat dengan penerapan IT sudah sangat mendesak sehingga diharapkan menjadi perhatian bagi seluruh pejabat di jajaran Pemkab Tobasa. “Bahkan sebagaimana dipaparkan oleh pihak diginet media, melalui aplikasi berbasis teknologi nantinya kinerja setiap aparat dapat dikendalikan dan dimonitor melalui perangkat android (Handpone) setiap saat”, pungkas Sekda.

(Relis Bagian Humas dan Protokol Setdakab Toba Samosir)

PEMKAB TOBASA SOSIALISASIKAN SEKOLAH ADIWIYATA

_MG_0969Pemerintah Kabupaten Toba Samosir (Pemkab Tobasa) lakukan Sosialisasi Sekolah Peduli dan Berbudaya Lingkungan (Adiwiyata) yang diselenggarakan oleh Badan Lingkungan Hidup dan Pertambangan Toba Samosir bertempat di Aula Guru SMK Negeri 1 Balige, Senin (31/3).

Acara Sosialisasi Adiwiyata ini dibuka langsung oleh Bupati Toba Samosir Pandapotan Kasmin Simanjuntak yang juga dihadiri oleh Kepala Badan Lingkungan Hidup Provinsi Sumatera Utara yang diwakili oleh Pejabat Fungsional Pedal Muda Linda Juliana Simanjuntak, sekaligus menjadi narasumber pada acara tersebut.

_MG_0982Bupati menyambut baik dilaksanakannya acara sosialisasi dan menghimbau peserta yang terdiri dari siswa dan Kepala Sekolah/Guru Pendamping perwakilan dari Sekolah yang ada di Kab. Tobasa untuk menerapkan peduli lingkungan kepada para anak didik di sekolah masing-masing. Dan diharapkan melalui program Adiwiyata selain menciptakan sekolah yang nyaman dan asri juga akan memberikan pendidikan positif melalui pengenalan lingkungan hidup sejak dini kepada generasi muda, juga memberi pemahaman, penyadaran dalam mengelola lingkungan, sehingga siswa/i sekolah bersikap dan berperilaku peduli akan lingkungan sebagai sumber kehidupan (penyedia udara bersih/penyuplai oksigen).

Kegiatan Adiwiyata ini merupakan wujud dari pelaksanaan UU No.32 Tahun 2009 tentang perlindungan dan pengelolaan lingkungan hidup, Permen Lingkungan Hidup No. 5 Tahun 2013 tentang pedoman Adiwiyata dan melaksanakan kesepakatan bersama antara Menteri Lingkungan Hidup dan Menteri Pendidikan sesuai SKB No. 01 Tahun 2010 tentang pembinaan dan pengembangan pendidikan lingkungan hidup.

_MG_0978Selanjutnya Bupati menyatakan rasa bangga akan keberhasilan Sekolah SMA Negeri 2 Balige yang berhasil menunjukkan prestasi melalui penghargaan Adiwiyata di Tingkat Kabupaten, Provinsi bahkan Tingkat Nasional pada Tahun 2014 yang lalu. Maka melalui sosialisasi ini diharapkan untuk masa mendatang akan lebih banyak sekolah dari Toba Samosir yang peduli guna memperoleh penghargaan Adiwiyata baik tingkat SD, SMP dan SMA.

Turut hadir pada acara Sosialisasi Adiwiyata ini Kaban LHP Toba Samosir Parulian Siregar, Asisten Ekonomi Pembangunan Jhon Piter Silalahi dan perwakilan Dinas Pendidikan.

(Relis Bagian Humas dan Protokol Setdakab Toba Samosir)

DINAS PENDIDIKAN GELAR DOA BERSAMA JELANG UJIAN NASIONAL

_MG_9877Dinas Pendidikan Kab. Toba Samosir menggelar Doa Bersama Pemberangkatan Siswa/i menghadapi UN Tahun Pelajaran 2014/2015. Kegiatan dipusatkan di SMK Negeri 1 Laguboti, Jumat (20/03). Kegiatan yang langsung dihadiri Bupati Toba Samosir Pandapotan Kasmin Simanjuntak ini diikuti sekitar 320 orang perwakilan siswa/i SD/SLTP/SMU/SMK se-Toba Samosir, para Kepala UPTD, para kepala sekolah dan orang tua murid.

Bupati Pandapotan Kasmin Simanjuntak dalam bimbingan dan arahannya mengatakan, dalam menghadapi ujian, diharapkan agar siswa/i dapat bersaing secara sehat dan kiranya mampu menjawab semua materi yang diujikan dengan menerapkan metode “Ora Et Labora” yang berarti Bekerja sambil Berdoa. Selanjutnya kepada para orang tua murid ditekankan oleh Bupati untuk mewujudkan philosophy Batak “Anakhon hi do Hamoraon Di Au”, yang mendorong semangat juang untuk mengupayakan anak-anaknya mencapai pendidikan setinggi-tingginya.

Pada kesempatan tersebut, disamping memberikan “Boras Sipir Ni Tondi” (memberi restu/doa-red), Bupati Pandapotan Kasmin Simanjuntak juga menyerahkan secara simbolis peralatan sekolah bagi perwakilan siswa/i yang akan mengikuti UN tersebut.

_MG_9873Sementara itu Kepala Dinas Pendidikan Kab. Toba Samosir Drs. Lalo Simanjuntak, mengatakan untuk jadwal pelaksanaan Ujian Nasional TP 2014/2015, di Kabupaten Toba Samosir, UN untuk tingkat SMA dan SMK akan dilaksanakan dari tanggal 13 April hingga 15 April 2015. Lebih lanjut diuraikannya, UN tingkat SMP/MTS akan digelar dari tanggal 04 Mei hingga 07 Mei 2015 dan untuk tingkat SD/MI/SDLB akan dilangsungkan dari tanggal 18 sampai 20 Mei 2015.

Untuk peserta UN TP 2014/2015, Lalo Simanjuntak menyebutkan peserta UN keseluruhan berjumlah 12.220 siswa/i dengan rincian, 2137 siswa/i peserta UN SMA, sebanyak 1.647 orang peserta UN SMK, sejumlah 4.141 siswa/i peserta UN SMP/MTs dan sebanyak 4.295 orang peserta Ujian Sekolah SD/MI/SDLB.

Doa Bersama pemberangkatan menghadapi UN ini juga dihadiri, Ketua TP. PKK Ny. Netty Pandapotan Kasmin br. Pardosi, Sekdakab Tobasa Audi Murphy Sitorus, Ketua DWP Kab. Toba Samosir Riama Lumbantungkup, Ketua Dewan Pendidikan Lambaik Manalu, Sekretaris DPPKKD Ganyang Situmorang, serta Uspika Laguboti.

(Relis Bagian Humas dan Protokol Setdakab Toba Samosir)

PEMKAB TOBASA GELAR MUSRENBANG RKPD KABUPATEN TAHUN 2016

_MG_9697Pemerintah Kabupaten Toba Samosir (Pemkab Tobasa) selenggarakan Musrenbang RKPD Kabupaten Toba Samosir Tahun 2016. Penyelanggaraan Musrenbang RKPD Kabupaten Tobasa Tahun 2016 ini dimulai dengan pelaksanaan musrenbang secara berjenjang dari tingkat Desa, Kecamatan hingga Kabupaten. Musrenbang RKPD Kabupaten Tobasa Tahun 2016 dijadwalkan selama dua hari, yaitu mulai tanggal 17-18 Maret 2015 yang dilaksanakan di Aula SMK Negeri 1 Balige.

Musrenbang dibuka oleh Bupati Toba Samosir Pandapotan Kasmin Simanjuntak dengan pemukulan gong sebagai tanda dimulainya Musrenbang RKPD Tahun 2016, yang juga dihadiri oleh Gubernur Sumatera Utara yang diwakili oleh Kadisnaker Provsu Bukit Tambunan, Kepala Dinas Tarukim Provsu Binsar Situmorang, Ketua DPRD Tobasa Boike Pasaribu dan Sekdakab Tobasa Audi Murphy O. Sitorus.

Bupati dalam sambutannya mengatakan Musrenbang Kabupaten adalah arena strategis bagi semua pihak dalam merumuskan perencanaan pembangunan daerah secara kolaboratif dengan melibatkan 3 (tiga) pilar, yaitu Pemerintah daerah (eksekutif), Legislatif dan masyarakat serta kalangan swasta, sehingga mampu mengoptimalkan keberhasilan pembangunan Kabupaten Tobasa yang kita cintai ini sesuai dengan skala prioritas.

Ditambahkan Bupati bahwa sesuai amanat Undang-undang Nomor 25 Tahun 2014 tentang sistem perencanaan pembangunan nasional dan peraturan menteri dalam negeri Nomor 54 Tahun 2010 tentang pelaksanaan Peraturan Pemerintah Nomor 8 Tahun 2008 tentang tahapan tata cara penyusunan pengendalian dan evaluasi pelaksanaan rencana pembangunan daerah, maka Musrenbang RKPD bertujuan untuk menyelaraskan prioritas sasaran pembangunan, mengklarifikasi usulan program, mempertajam indikator kinerja program dan menyepakati prioritas pembangunan.

Sementara itu dalam sambutan tertulis Gubsu yang dibacakan oleh Bukit Tambunan menyebutkan bahwa langkah-langkah strategis untuk memulai perencanaan pembangunan dengan dasar PDRB tidak lagi memakai sembilan sektor, akan tetapi telah dirubah menjadi 17 kategori, agar hal ini dikoordinasikan dengan baik bersama BPS, himbau Gubsu. Dan diharapkan melalui Musrenbang Kabupaten akan menghasilkan skala prioritas pembangunan yang berpihak pada peningkatan kesejahteraan rakyat dan nantinya akan diusulkan juga menjadi prioritas ke Musrenbang Provinsi dan Nasional.

(Relis Bagian Humas dan Protokol Setdakab Toba Samosir)