TOBASA SOSIALISASI KABUPATEN LAYAK ANAK (KLA)

_MG_6629Meningkatkan efektivitas pengawasan penyelenggaraan pemenuhan hak anak yang dilakukan oleh para pemangku kewajiban perlindungan anak sebagaimana ditegaskan dalam UU No. 35 Tahun 2014, maka dalam hal diperlukan, Pemerintah Daerah dapat membentuk Komisi Perlindungan Anak Daerah atau Lembaga lainnya yang sejenis.

Sebagaimana diamanatkan dalam UU Nomor 35 Tahun 2014 tersebut Pemerintah Kabupaten Toba Samosir lakukan sosialisasi Kabupaten Layak Anak (KLA) tingkat Kabupaten bertempat di Balai Data Lt. IV Kantor Bupati Tobasa, Rabu (4/5).

Dalam sambutan Bupati Tobasa yang diwakili oleh Sekdakab Audi Murphy Sitorus mengatakan menyambut baik Sosialisasi Kabupaten Layak Anak, karena ini merupakan langkah awal untuk memperhatikan kebutuhan anak di setiap tahap pengambilan keputusan dalam program pembangunan.

_MG_6632Selanjutnya Bupati menyebutkan bahwa tujuan kebijakan KLA adalah untuk meningkatkan komitmen pemerintah, masyarakat, dunia usaha mewujudkan pembangunan yang peduli anak, mengintegrasi potensi SDA, keuangan, sarana, prasarana, metoda dan teknologi mewujudkan hak-hak anak serta mengimplementasikan kebijakan perlindungan anak melalui perumusan strategi dan perencanaan pembangunan Kabupaten Tobasa secara berkelanjutan sesuai indikator Kabupaten Layak Anak.

“Kita harapkan melalui sosialisasi KLA pemenuhan hak dan perlindungan anak dapat diimplementasikan setiap peserta di tempat tinggal masing-masing, sehingga akan tercipta anak-anak yang handal dimasa yang akan datang di Kabupaten Tobasa,” harap Audi Murphy Sitorus.

Sebagaimana disebutkan dalam laporan Ketua Panitia dr. Pontas Batubara bahwa panitia mendatangkan Narasumber dari, Komisi Perlindungan Anak Daerah Sumut diwakili Drs. Zahrin Piliang, M. Si, Kabiro PPAKB Setdaprovsu yang diwakili Kabag Perlindungan dan Kesejahteraan Anak Burhanuddin, SH, M. Si dan Kapolres Tobasa AKBP Jidin Siagian.

Dan sebagai peserta sosialisasi hadir anggota TP. PKK Kecamatan, para Camat, Penyuluh Lapangan Keluarga Berencana (PLKB), sebut Batubara.

(Relis Bagian Humas dan Protokol Setdakab Toba Samosir)

BONA PASOGIT GELAR PENGOBATAN GRATIS

DSC_0120Bona Pasogit yang merupakan badan semi otonom dari Badan Eksekutif Mahasiswa (BEM) Fakultas Kedokteran (FK) Universitas Methodist Indonesia menggelar bakti sosial berupa penyuluhan dan pengobatan gratis bertempat di SD Negeri desa Sionggang Tengah, Kecamatan Lumbanjulu, Toba Samosir.

“Bakti sosial yang digelar ini melibatkan sebanyak 145 orang mahasiswa kedokteran, berlangsung selama tiga hari, dari tanggal 1 sampai 3 Mei 2016”, demikian disampaikan Ketua Panitia bakti sosial Dian Napitupulu, Senin (02/05). Ditambahkannya kegiatan yang dilaksanakan berupa pengobatan gratis dan penyuluhan bagi siswa/i SD dan SMP tentang tatacara menyikat gigi dan cuci tangan yang baik serta penyuluhan tentang bahaya narkoba.

DSC_0081Sampai dengan hari kedua pelaksanaan bakti sosial, antusiasme masyarakat sangat tinggi. Tercatat sudah 240 pasien yang mendapat pelayanan. “Kami merasa bangga antusiasme masyarakat ternyata melebihi ekspektasi kami,” ujarnya mengakhiri.

Ketua BEM FK Universitas Methodist Indonesia Alex C.L Situmorang didampingi Ketua Bona Pasogit Rizko Malau menambahkan bahwa kegiatan ini merupakan kegiatan rutin tahunan dan wujud dari pelaksanaan Tri Dharma Perguruan Tinggi.

Sementara itu Anggota DPRD Toba Samosir Syamsudin Manurung mengapresiasi pelaksanaan bakti sosial ini. “Kita mendukung kegiatan yang langsung menyentuh masyarakat, terutama yang berhubungan dengan kesehatan”, ujar Syamsudin saat meninjau pelaksanaan kegiatan.

Untuk kelancaran pelaksanaan kegiatan seperti ini, Syamsudin berharap Pemkab Toba Samosir aktif untuk melibatkan masyarakat, Kepala Desa, dinas terkait dan aparat keamanan. “Seluruhnya harus terlibat dan saling mendukung untuk mendapat manfaat yang maksimal dari bakti sosial ini,” pungkasnya.

Tampak hadir pada kesempatan ini Kadis Kesehatan dr. Frida Sinaga, Camat Lumbanjulu Alfaret Manurung dan para petugas kesehatan dari Puskesmas Lumban Julu.

(Relis Bagian Humas dan Protokol Setdakab Toba Samosir)

RAKOR TINDAK LANJUT BADAN OTORITA PARIWISATA DANAU TOBA

Drakor2ari 16 Kecamatan di wilayah Kabupaten Toba Samosir, Kecamatan Ajibata yang memiliki Bandar Udara (Bandara) Sibisa adalah potensi yang dimiliki untuk dikembangkan dalam menunjang majunya  pariwisata di daerah kawasan Danau Toba.

Hal ini dikatakan Pj. Bupati Toba Samosir Hasiholan Silaen dalam Rapat Kordinasi (Rakor) Tindak Lanjut Badan Otorita Pengelola Kawasan Pariwisata Danau Toba, di IT DEL Laguboti, Kabupaten Toba Samosir, Sumatera Utara, Sabtu (9/1). Rakor ini termasuk istimewa karena dihadiri lima menteri.

rakor1Kelima menteri tersebut yakni Menpariwisata Arief Yahya, Menkopolhukam Luhut Panjaitan, Menko Maritim Rizal Ramli, Menteri Lingkungan Hidup dan Kehutanan (LHK) Siti Nurbaya dan Menteri Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR) Basuki Hadimuljono. Serta, beberapa pejabat dari Sumatera Utara, seperti Plt Gubernur Sumatera Utara Erry Nuradi dan para Bupati Se-Kawasan Danau Toba.

Rizal Ramli, yang bertindak sebagai pimpinan Rakor menjelaskan bahwa kita semua (termasuk masyarakat sekitar Danau Toba) punya mimpi agar Danau Toba yang indah ini makin dikenal dunia. Caranya antara lain merubah pola lama dan mereformasi pemikiran lokal tentang pariwisata. Selain itu akan dibenahi fasilitas, infrastruktur dan pengelolaan pariwisata termasuk menjual history terkait Danau Toba. “Untuk itulah dibentuk Badan Otorita Pengelola Kawasan Danau Toba menjadi satu pintu dalam hal share,” katanya.

Sementara itu Menkopolhukam Luhut Binsar Panjaitan dalam pengantarnya menyampaikan harapan yang sudah puluhan tahun diidam-idamkan.

“Saya bicara sebagai warga Batak, dari lubuk hati terdalam bahwa inisiatif dari Menko Maritim, Menpar, Menteri LHK, dan Menteri PU adalah langkah yang baik. Di sini kita berkumpul untuk membicarakan infrastruktur, pariwisata, lingkungan dan lain-lain mengenai Danau Toba. Saya sudah sampaikan ke Presiden Jokowi dan beliau senang sekali,” kata Ketua Pembina Yayasan DEL ini.

Setelah Rakor selesai, Rizal Ramli masih memberikan kuliah umum untuk SMA DEL dan mahasiswa IT DEL.

TABUR BENIH IKAN

Sebelumnya, Rizal Ramli didampingi Pj. Bupati Tobasa Hasiholan Silaen, Wakil Ketua DPRD Tobasa Toni Simanjuntak, SE, Drs. Sahala Tampubolon,  Kadis Pertanian Ir. Tua benih1Pangaribuan dan, Camat Balige Sahala Siahaan  melakukan penaburan benih ikan mas dan ikan nila  sebanyak 20 ribu ekor di pantai Lumban Gaol,T ambunan, Balige.

“Penaburan benih ikan ini dengan tujuan pengembangan Danau Toba sebagai objek wisata yang menjadi mimpi warga Sumut dan saya harap adanya gerakan masyarakat untuk sadar wisata,” kata Rizal Ramli.

(Relis Bagian Humas dan Protokol Setdakab Tobasa)

FESTIVAL KULINER KHAS BATAK di TB. SILALAHI CENTER

_MG_0244Pj. Bupati Toba Samosir Hasiholan Silaen, SH menyambut baik dan memberi apresiasi yang tinggi pada Festival Kuliner Khas Batak dengan menampilkan masakan khas Batak dari enam puak Subetnis Suku Batak yang digelar TB. Silalahi Center, Rabu (30/12) dan dijadwalkan akan berlangsung selama 5 hari, dari tanggal 30 Desember 2015 hingga 03 Januari 2016.

“Festival Kuliner Khas Batak yang baru pertama kali diselenggarakan di TB. Silalahi Center ini cukup menarik, juga dapat dijadikan sebagai sarana untuk memperkenalkan serta melestarikan warisan budaya kepada khalayak umum khususnya generasi muda Suku Batak,” sebut Hasiholan dalam sambutanya.

_MG_0290“Oleh panitia Festival yang bertajuk Siallang Na Tabo (red: orang yang gemar sajian enak) sangat tepat untuk menarik minat para pengunjung sehingga peran kegiatan ini kita harapkan mampu meningkatkan kunjungan wisata dan peningkatan ekonomi kreatif masyarakat,” ujar Pj. Bupati.

Setelah membuka pelaksanaan Festival secara resmi Pj. Bupati Tobasa Hasiholan Silaen didampingi Sekdakab Tobasa Audi Murphy Sitorus dan Andi Marpaung dari Kementerian Pariwisata dan Ekonomi Kreatif, langsung meninjau Stand dan Bazar masakan khas Batak yang dipandu langsung oleh Ketua Umum TBSC Duma Yanti Silalahi, SE, M. Hum.

_MG_0265Mengawali kegiatan disebutkan oleh Ketua Umum TBSC, Duma Yanti Silalahi selaku penyelenggara kegiatan, bahwa Festival Kuliner Khas Batak didesain menjadi kegiatan budaya yang memperkenalkan warisan budaya Batak dari enam sub etnis Batak yaitu, Batak Karo Simalungun, Toba, Mandailing, Pakpak dan Angkola.

Informasi dari Panitia, pada kegiatan Festival ini akan dilakukan demo memasak makanan khas dan lomba memasak dengan bahan baku dari ubi dan jagung.

(Relis Bagian Humas dan Protokol Setdakab Tobasa)

TOBASA GELAR SOSIALISASI RANHAM

DSCN6001Dalam rangka meningkatkan pengetahuan pemahaman terhadap Rencana Aksi Nasional Hak Asasi Manusia (Ranham), Pemerintah Kabupaten Toba Samosir (Pemkab Tobasa) melalui Bagian Hukum lakukan kegiatan sosialisasi di Balai Data Kantor Bupati, Rabu (23/12).

Ranham merupakan komitmen pemerintah dalam menghormati, memajukan dan memenuhi serta melindungi HAM sesuai prinsip-prinsip Negara berdasarkan atas hukum, sehingga melalui sosialisasi ini diharapkan dapat memberikan fasilitasi pembentukan dan penguatan institusi pelaksanan Ranham, demikian dikatakan Pj. Bupati Tobasa dalam sambutan tertulisnya yang dibacakan Sekdakab Tobasa Audi Murphy Sitorus pada pembukaan sosialisasi.

DSCN6002Selanjutnya ia juga mengatakan agar sosialisasi ini sebagai persiapan harmonisasi peraturan daerah dalam melakukan diseminasi dan pendidikan HAM dalam penerapan norma serta penyusunan usulan program prioritas HAM di Kabupaten Toba Samosir.

“Untuk itu saya harapkan kepada seluruh peserta sosialisasi agar memanfaatkan pertemuan ini untuk menambah wawasan serta wadah untuk berkornsultasi dengan para narasumber agar dapat memahami materi sosialisasi dalam pelaksanaan ranham nantinya,” ujar Sekdakab Audi Murphy Sitorus.

Kepala Bagian Hukum Setdakab Tobasa Jhonny Sinaga, SH sebagai Ketua Panitia mengatakan bahwa sebagai Narasumber pada sosialisasi ini hadir Kepala Divisi Pelayanan Hukum dan HAM Kanwil Kemenkum HAM Sumatera Utara M. Yunus Affan dan Kasubbag Perlindungan Hukum dan HAM Biro Hukum Setdaprovsu Mangihut Nadeak.

(Relis Bagian Humas dan Protokol Setdakab Tobasa)

Pj. BUPATI PIMPIN APEL GELAR PASUKAN Ops. LILIN TOBA-2015

_MG_9760Kepolisian Resort Toba Samosir laksanakan Apel Gelar Pasukan Operasi Lilin Tahun 2015 yang dipimpin langsung oleh Pj. Bupati Toba Samosir (Tobasa) Hasiholan Silaen, SH sebagai Inspektur Upacara di Mapolres Toba Samosir, Siantar Narumonda, Rabu (23/12).

Apel diawali dengan pemeriksaan pasukan didampingi Komandan Upacara, dilanjutkan dengan penyematan pita tanda operasi secara simbolis kepada perwakilan antar instansi terkait, seperti personil POLRI, TNI, Dinas Perhubungan dan Satpol PP oleh Pj. Bupati Tobasa.

_MG_9762Dalam amanat Kapolri yang dibacakan oleh Pj. Bupati mengingatkan seluruh anggota POLRI untuk peka terhadap situasi di dalam dan luar negeri. Selanjutnya Kapolri memberikan sejumlah perintah khusus pada pelaksanaan apel gelar pasukan Ops. Lilin Tahun ini antara lain, agar mengoptimalkan peran fungsi intelijen dan Babinkamtibmas untuk tahu dinamika dan fenomena di masyarakat. Jadi tiap masalah apapun dapat diantisipasi.

Untuk menempatkan personel sekaligus memperhatikan ancaman teroris pada petugas di pos pengaman. Petugas di pos berfungsi sebagai pelayanan bila terjadi aksi kriminalitas, kemacetan dan kecelakaan lalu lintas agar cepat bertindak. Serta Tingkatkan kepekaan, kewaspadaan mengantisipasi aksi teror yang memanfaatkan momentum Natal dan Tahun Baru dan awasi titik rawan yang potensi jadi target terror, sebutnya.

_MG_9773Kapolri juga menegaskan untuk selalu menjalin harmonisasi dengan instansi terkait bersatu padu agar kondusif.

Kapolres Tobasa AKBP Jidin Siagian menyebutkan apel tersebut, diselenggarakan secara serentak oleh jajaran Polda di seluruh Indonesia. Sebagaimana Tema Ops. Lilin Tahun 2015 di Toba Samosir, Melalui Apel Gelar Pasukan Operasi “Lilin Toba-2015,” kita tingkatkan sinergi Polri dengan Instansi terkait dan masyarakat dalam rangka memberikan rasa aman dan nyaman pada perayaan Natal 2015 dan Tahun Baru 2016 di Kabupaten Toba Samosir.

Hal ini sebagai tahapan manajerial yang penting dalam rangka pengecekan terhadap kesiapan akhir pelaksanaan operasi, baik pada aspek personel, materiil, sarana prasarana serta perlengkapan pendukung lainya, termasuk pelibatan seluruh stakeholders untuk menciptakan rasa aman, nyaman bagi masyarakat dalam melaksanakan kegiatan Natal dan Tahun Baru baik saat beribadah dan bersilaturahmi, sebutnya.

(Relis Bagian Humas dan Protokol Setdakab Tobasa)

9 GAPOKTAN TOBASA TERIMA “RICE TRANSPLANTER”

landbouw2Sembilan Gabungan Kelompok Tani (Gapoktan) yang tersebar di berbagai kecamatan di Kabupaten Toba Samosir (Tobasa) menerima bantuan berupa alat  mesin tanam padi yang efektif (Rice Transplanter) yang merupakan bantuan dari Kementerian Pertanian RI melalui APBN-P 2015 dalam rangka mendukung program swasembada pangan Tahun 2017, Selasa (22/11).

Penyerahan Rice Transplanter sebanyak 15 unit,  dilakukan langsung oleh Pj. Bupati Tobasa Hasiholan Silaen, SH didampingi oleh Kepala Dinas Pertanian, Peternakan dan Perikanan Tobasa Ir. Tua Pangaribuan, Camat Laguboti Pintor Pangaribuan serta Danramil Laguboti di halaman UPTD Landbow Kecamatan Laguboti.

landbouw3Hasiholan dalam arahannya mengharapkan dengan pemberian alat ini  supaya benar-benar bermanfaat bagi petani. “Menyambut baik atas bantuan yang diberikan oleh pemerintah pusat khususnya Kementerian Pertanian, disamping itu harapan dari pemerintah daerah khususnya Pemerintah Kabupaten Tobasa adalah agar bantuan ini dapat meningkatkan hasil pertanian serta mempermudah pengerjaan bagi kelompok tani yang menerima bantuan”, katanya.

Traktor panen (Rice Transplanter) tersebut diberikan kepada para petani, agar dalam menanam padi dapat dilakukan secara cepat, efisien dan efektif serta pengaturan jarak tanam yang teratur. Selain itu biaya produksi dalam usaha tani sawah dapat ditekan.

landbouw4“Saya berpesan untuk menjaga bantuan yang diberikan karena bukan mudah untuk mendapatkan bantuan yang memiliki nilai harga tinggi. Selain itu saya mengharapkan bisa melihat hasil dari kegiatan peningkatan hasil pangan khususnya padi”, ucapnya.

Sementara itu Kepala Dinas Pertanian dan Peternakan (Dispertanak) Ir. Tua Pangaribuan mengatakan jika mesin penanam padi tersebut merupakan inovasi baru saat ini bagi petani yang ada di Kabupaten Tobasa dan berharap bagi calon penerima bantuan mau belajar dalam proses pemanfaatannya sebaik mungkin.

Informasi tambahan melalui Kabid Tanaman Pangan dan Holtikultura (TPH) Jerry Silaen dikatakan Rice Transplanter merupakan solusi teknologi yang dipergunakan untuk menanam bibit padi yang telah disemaikan pada areal khusus dengan umur tertentu, pada areal tanah sawah kondisi siap tanam, mesin dirancang untuk bekerja pada lahan berlumpur dan mesin ini dirancang ringan dan dilengkapi dengan alat pengapung.

(Relis Bagian Humas dan Protokol Setdakab Tobasa)

SUKACITA NATAL KEJARI BALIGE DAN CABJARI PORSEA

IMG_9541Sukacita dan keceriaan terasa pada Perayaaan Natal Bersama Keluarga Besar Kejaksaan Negeri Balige dan Cabang Kejaksaan Balige di Porsea, di Gereja GKPI Balige Senin (21/12). Sukacita juga terlihat dari para Undangan yang hadir, seperti Pj. Bupati Tobasa Hasiholan Silaen, Kapolres Tobasa AKBP Jidin Siagian,  Kapt.(inf) Merayot Simanjuntak mewakili Dandim 0210/TU, Ketua Pengadilan Safril P.Batubara dan undangan lainnya.

Ibadah diawali dengan prosesi dan mengumandangkan lagu-lagu pujian serta diselingi dengan liturgi yang dibawakan Pj. Bupati, Kajari, Kapolres, Danramil, Kacab, Kasubagbin, Kasipidsus, Kasipidum, Pemeriksa. Yang menarik, keceriaan Natal begitu terlihat saat liturgi anak-anak digelar. Dengan kepolosannya, anak-anak begitu bersemangat menyampaikan liturginya dengan suara yang lantang.

Juga dilakukan penyalaan lilin diiringi lagu pujian “O Holy Night” oleh Pj. Bupati, Kajari, Ibu Ketua IAD, Kacab Porsea, Ketua Panitia Natal, Perwakilan Purwaja, Kapolres,dan Dandim.

IMG_9523Dalam khotbahnya, Pdt Landi Malau mengajak jemaat yang hadir untuk mengingat bahwa kita sudah diberikan kesempatan yang baru dari Allah dan seharusnya kesempatan itu menjadi cambuk yang menyakitkan bagi kita karena mengingat seringnya kita mengecewakan Allah.

 Pdt Landi Malau juga meminta jemaat dapat merenungkan tema yang diangkat dalam nats Alkitab Kejadian 9:16 yang berbunyi “Hidup Bersama Sebagai Keluarga Allah”. Untuk itulah hendaknya melalui perayaan Natal Kali ini kita dapat kembali hidup di dalam keluarga Allah melalui dua cara yaitu “hidup dalam kasih, dan hidup dalam penguasaan diri”.

Kajari Balige Jeffry Maukar, dalam sambutannya mengatakan dalam acara natal ini kita patut bersyukur karena acara ini sangat luar biasa, namun hal ini juga tidak lepas dari adanya karya keselamat yang berasal dari kelahiran Tuhan kita Yesus Kristus. Dan makna natal yang dapat kita ambil dari Natal ini adalah bagaimana kita mengaplikasikan terang yang berasal dari Dia, agar kita dapat layak hidup bersama dengan Dia sebagai satu keluarga yaitu keluarga Allah.

Sementara Pj Bupati Toba Samosir dalam sambutannya mengatakan melalui tema perayaan Natal kita tahun ini hendaknya dapat memberikan pesan kepada kita semua, sebagai anggota keluarga kita masing-masing mempunyai tanggung jawab untuk menjadikan hidup bersama di bumi ini semakin baik, bukan hanya tanggung jawab untuk keselamatan manusia tetapi juga untuk keutuhan seluruh ciptaan.

Setelah selesai digelar ibadah acara kemudian dilanjutkan dengan pemberian bingkisan khusus untuk anak-anak dan pemberian hadiah lucky draw.

(relis bagian humas dan protokol setdakab tobasa)

NATAL POLRES TOBASA HIKMAD

Suasana Sukacita Natal menghiasi wajah para Jemaat Kristiani yang hadir mengikuti Perayaan Natal Keluarga Besar Polres Toba Samosir yang dilaksanakan di Gereja HKBP Parparean, Selasa (22/12) Kecamatan Porsea

.
natal polres1Jemaat yang hadir disambut dengan ramah oleh para penerima tamu sambil membagikan kertas acara Kebaktian Natal Keluarga Besar Polres Toba Samosir dengan Thema :  “Hidup Sebagai Keluarga Allah Memotivasi Profesionalisme Polri dan Penggerak Revolusi Mental“, dan Sub Tema : Dengan Semangat Natal, Polres Tobasa Bersatu Membangun Toba Samosir.

Perayaan Natal Keluarga Besar Polres Toba Samosir ini dihadiri langsung oleh Pj. Bupati Tobasa Hasiholan Silaen, SH, beserta Ibu, beserta para staf Polres Tobasa.

Dalam sambutanya Pj. Bupati menyampaikan apresiasi yang tinggi kepada pihak keluarga besar Polres Tobasa yang telah ikut menjaga kekondusifan Tobasa dalam pelaksanaan Pilkada dan Pilkades.

Sebagai lambang penyambutan Kelahiran Juruselamat dalam perayaan Natal Keluarga Besar Polres Tobasa ini ditandai dengan penyalaan lilin oleh Pengkotbah Pdt. Thamrin Simanjuntak, Pj. Bupati Tobasa Hasiholan Silaen, SH, Kapolres Tobasa AKBP Jidin Siagian, Ibu Ketua Bhayangkari, Ketua Panitia Natal, dan perwakilan personil Polres Tobasa.

(Relis Bagian Humas dan Protokol Setdakab Tobasa)

PENINGKATAN KAPASITAS JURNALISTIK WARTAWAN TOBASA

foto by pamahar pardosi
foto by pamahar pardosi

Dalam menjalankan tugas mulia wartawan, perlu adanya pengetahuan semua stake holder pemerintahan termasuk pemerintahan kabupaten untuk mengetahui apa dan bagaimana profesi wartawan , hal ini sesuai dengan Undang-Undang No.40 tahun 1999 tentang Pers. Hal ini dikatakan Penjabat Bupati Toba Samosir Hasiholan Silaen,SH saat membuka acara Peningkatan Kapasitas Jurnalistik Kabupaten Toba Samosir T.A 2015 di Pendopo Rumah Dinas Bupati Tobasa, Senin (21/12).

“Melalui acara yang dilaksanakan bagian humas dan protokol setdakab Toba Samosir ini saya harapkan tercapainya pemahaman dan pengetahuan kita bersama tentang dunia pers yang sering disebut pilar keempat demokrasi . mengingat  keberadaan pers merupakan mitra dalam menyampaikan informasi pembangunan daerah, apalagi fungsi dan peran pers tidak dapat dipisahkan dari penyelenggaraan pemerintah,”  kata Hasiholan Silaen di hadapan peserta ,para wartawan dan wartawati yang bertugas di Pemkab Tobasa.

Sebagai narasumber, Ketua PWI Sumut H.Hermansjah,SE dan Dosen Ilmu Komunikasi Universitas Asahan Drs.Dailami,M.Ikom.

Tampil sebagai narasumber pertama, Hermansjah memaparkan profesionalisme wartawan dan Kode Etik Jurnalistik. Kemudian dilanjutkan oleh narasumber kedua, Dailami menyampaikan materi Dasar-Dasar Jurnalistik, Reportase atau Teknik Meliput Berita, dan Teknik dan Etika Wawancara.

Selama acara berlangsung terlihat antuasias  dari peserta. Para wartawan dan wartawati terlihat banyak bertanya kepada kedua narasumber.

(relis bagian humas dan protokol setdakab tobasa)